SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 111


__ADS_3

Ailin perlahan melangkah maju dan mensejajarkan diri dengan kedua kakaknya, kini ketiga anak kembar itu telah bersiap.


"Ayo segera kita bawa wanita itu Tuan, kenapa anda lama sekali?"


"Diam, persiapkan dirimu, aku pernah bertemu dengan ketiga anak itu, mereka sepertinya punya kekuatan Supranatural, tapi aku tidak tau sampai seberapa dahsyat kekuatan mereka" sahut Bima.


"Baik tuan..biar aku yang maju dahulu, Cih..mereka hanya anak-anak" ucap Orang bayaran Bima.


Dengan gerakan cepat orang itu menyerang ke arah Ethan tanpa mengedipkan mata, namun tiba-tiba saja tubuhnya terpental saat tangannya hampir saja menyentuh Ethan, orang itu terjatuh dengan cukup keras.


"Sialan..apa ini, apa yang sudah menghantam ku tadi..?!" Dan sesaat kemudian orang itu melongo melihat Evan sudah ada di depannya.


"Bagaimana..apa paman masih mau mencobanya lagi?" Tanya Evan sambil tersenyum melihat orang dewasa yang masih melongo menatap dirinya.


"Ka..Ka..kau, bagaimana bisa muncul tiba-tiba, apa kau ini benar-benar manusia?" Pertanyaan konyol dari mulut orang itu membuat Evan makin tertawa.


Namun kemudian sebuah serangan tiba-tiba datang menghantam Evan dari arah samping, tidak membiarkan begitu saja, Saatnya Ethan beraksi dengan kekuatan perisainya menghadang tanpa menggerakkan badannya sedikitpun.


Serangan tenaga dalam Bima membentur perisai Ethan hingga menimbulkan suara keras dan dirinya terpelanting ke samping.


"Brengsek..!!, Dasar bajingan kecil, sebuah kekuatan Langka perisai sakti yang hanya dimiliki oleh klan Nugraha, jadi dia anak dari Wanita yang sudah menganjurkan klan ku dulu, bagus..ini saatnya aku membalaskan dendam ku!" Teriak Bima dan kemudian menyerang dengan kekuatan penuh.


Bima yang sebenarnya berkekuatan supranatural yang tidak bisa diremehkan, kini tengah menyerang Ethan dengan beringas, sementara Evan kini berhadapan dengan orang bayaran yang kini juga sudah tidak lagi meremehkannya.


Pertarungan semakin sengit, namun bukan hal yang sulit untuk ketiga Bocah kembar itu untuk mengatasinya, hingga datang beberapa pengawal Bima dan kini bergabung menyerang ketiganya.


Ditengah sibuknya Ethan, Evan dan Ailina mengahadapi musuh-musuhnya, ibu Aisyah nampak begitu Khawatir, hingga kemudian dia berlari ke mobil tanpa sepengetahuan Ailina yang masih sibuk mengahadapi pertarungan.


"Aku harus menghubungi Aliando dan yang lainya, kenapa juga handphone ku harus ketinggalan di mobil..ya Tuhan!" Ucap Aisyah yang kini sudah mencari keberadaan handphone didalam mobilnya


Akhirnya Aisyah sudah menemukan handphonenya dan disaat dirinya akan menghubungi suaminya, tiba-tiba saja tubuhnya ditarik paksa oleh seseorang hingga membuat Handphone jatuh entah kemana.


"Lepaskan..!" Teriak Aisyah.


"Diam..!" Suara dua laki-laki yang kini telah mendapatkan Aisyah dan membawanya masuk ke dalam mobil hitam yang meluncur dengan cepat.

__ADS_1


Bima yang menyadari akan hal itu tersenyum miring, "Kita pergi!" Teriaknya sambil mundur tiba-tiba, diikuti oleh satu orang bayarannya.


Ketiga bocah kembar juga terkejut mendengar hal itu, pertarungan tiba-tiba saja dihentikan dan kedua musuhnya melompat cepat dan masuk ke dalam mobil, tanpa mereka sadari bahwa ibu Aisyah rupanya sudah menghilang.


"Kenapa mereka pergi begitu mendadak kak, padahal kita sama sekali belum dapat dia kalahkan" ucap Evan.


"Aku tidak tau, sepertinya ada yang tidak beres, Grandma..dimana Grandma?!" Teriak Ethan diikuti oleh kedua adiknya yang kemudian melihat sekitar untuk mencari Aisyah.


Ailina berlari ke arah mobil Aisyah dengan pintu yang masih terlihat terbuka, dan Ailina sangat terkejut saat mendapati sebuah handphone yang tergeletak di tanah tak jauh dari mobil.


"Kak, sepertinya mereka berhasil membawa Grandma , bagiamana ini?" Ucap Ailina yang kini sudah begitu ketakutan dan ingin menangis.


Ethan segera memeluk Ailina untuk menenangkannya, "Sudah Ai, tenanglah..tidak apa-apa, kita akan menemukan Grandma kembali" lalu kemudian Evan menghubungi Mommy nya lewat handphone.


Tak lama kemudian datanglah Alena, Kaisar dan Aliando. Melihat kedatangan mereka, ketiga bocah itu segera berlari dan memeluk Alena. "Astagfirullah..kalian tidak apa-apa?" Tanya Alena dan yang lain.


"Tidak Mom, tapi Grandma berhasil mereka bawa" ucap Ailina yang sudah meneteskan air matanya.


"Sudah..tenanglah dulu, kita akan mencari keberadaan Grandma kalian" ucap Aliando yang tampak begitu cemas, kemudian berlari mendekati mobil Aisyah untuk mencari sebuah petunjuk yang diikuti oleh Kaisar.


Karena tidak ada petunjuk yang jelas, akhirnya Aliando dan Kaisar memutuskan untuk kembali ke Mansion dan menyusun sebuah rencana untuk mencari keberadaan Aisyah.


*


Sementara itu, Kirana yang baru sampai di sebuah tempat untuk melihat baju resepsi segera masuk dan mencobanya di kamar Ganti.


Sesaat kemudian dirinya menerima sebuah suara pesan masuk dari handphone nya, Kirana segera memeriksanya, dan betapa terkejutnya saat mendapati video berdurasi pendek dimana Aisyah sedang di sekap di sebuah ruangan dengan tangan dan kaki yang terikat.


Tak lama setelah itu, nada panggilan dari nomor tak dikenal di handphone nya berdering , dan Kirana segera mengangkatnya.


"Kalau kau tidak ingin wanita ini mati, datang ke tempat yang aku beritahukan dan jangan berani membicarakan ini ke siapapun bahkan suamimu sendiri, atau wanita ini tinggal nama sekarang juga"


"Tunggu, baik aku akan segera ke tempat yang kau inginkan, tapi ingat baik-baik..jangan sampai kau menyentuh atau menyakiti wanita itu..mengerti?!" Ucap Kirana Kemudian.


Dan detik berikutnya Kirana segera melesat keluar dan masuk ke dalam mobil, lalu melajukan mobilnya dengan kencang ke tempat yang sudah di diketahui lokasinya.

__ADS_1


Ternyata alamat yang diberikan adalah alamat sebuah Rumah mewah yang begitu megah dan dijaga oleh begitu banyak orang atau bisa dikatakan pasukan, Kirana segera mendapat sambutan sebelum memasuki pintu gerbang.


"Kau.. bukankah anda tuan Bima?" Ucap Kirana.


"Iya..selamat datang cantik, bukankah aku selalu mengatakan giliran mu akan tiba, dan inilah saatnya" ucap Bima.


"Dasar laki-laki brengsek, tidak tau malu.. kurang ajar, lepaskan Ibu Aisyah sekarang, atau aku yang akan memaksa kalian!" Teriak Kirana d depan Bima dan anak buahnya yang sudah membawa Aisyah bersamanya.


"Hahaha..tentu saja aku akan melepaskan Aisyah, saat kau juga menuruti keinginan ku"


"apa maksudmu ha?!" ucap Kirana.


"Serahkan dirimu padaku tanpa perlawanan sama sekali, atau.!"


Klek..


Sebuah pistol di arahkan tepat di kepala Aisyah, sontak Kirana terkejut dengan apa yang dilakukan oleh Bima.


"Hentikan..!, Baik..aku akan ikut kalian, tapi aku pastikan dulu wanita itu benar-benar bebas dan selamat" ucap Kirana yang kini sudah bersiap untuk maju.


"Tidak..Kirana, lebih baik kau segera pergi dari sini, jangan ikuti kemauan mereka, Cepat..!!" Teriak Aisyah.


Kirana tersenyum, kemudian dirinya segera maju bertukar tempat dengan Aisyah hingga posisi bertukar dan Aisyah kini sudah bersiap untuk lari dan masuk ke dalam mobil Kirana yang dibawa nya tadi.


"Pergilah mom.. selamatkan diri, aku akan baik-baik saja" ucapan Kirana terakhir melihat Aisyah dan memastikan Aisya telah berlari dengan berlinang air mata dan segera pergi dari tempat itu dengan membawa mobilnya.


Dan rupanya sebuah mobil sudah menunggu Kirana untuk membawanya ke suatu tempat. Begitu terkejutnya Kirana saat dirinya sudah berada di dalam sana.


"Kau_ , jadi semua ini ulah mu?"


Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE dan KOMENnya ditunggu.


Sebuah Cerita seru tentang bagaimana seorang wanita yang terpaksa menggantikan pengantin Wanita yang kabur dan akhirnya harus hidup dengan laki-laki dingin dan berkuasa..sudah hadir di Channel YouTube Sinho Channel, yang penasaran Kisah serunya segera mampir dengan KETIK: Cerpen Akhirnya 'AKU' by Sinho.


Bersambung.

__ADS_1


__ADS_2