
Seorang laki-laki yang sangat Kirana kenal sedang tersenyum menyambutnya di dalam sebuah mobil yang akan membawanya. "Selamat datang Kirana, maaf mengejutkanmu" ucapnya.
"Christopher Nolan, aku sungguh tidak menyangka kau bisa melakukan perbuatan se keji ini, apa yang kau inginkan dariku ha!" Teriak Kirana yang kini sudah duduk di samping Christopher.
Tidak ada sahutan atas apa yang Kirana tanyakan, Christopher Nolan segera memerintahkan sopir dan pengawalnya untuk melajukan mobilnya, sedangkan Kirana sudah di tutup matanya oleh sebuah kain hitam yang tidak tembus pandang.
*
Sementara itu, Alfaro dan Kaisar yang baru saja sampai di dari gedung acara Resepsi yang akan digunakan nanti, segera kembali ke Mansion setelah mendapat kabar dari Aliando tentang di culik nya Aisyah.
"Ini kenapa Kirana susah sekali aku hubungi ya?" ucap Alfaro saat gagal berulang kali menghubungi istrinya.
"Coba kirimkan pesan saja Faro, siapa tau Kirana masih sibuk atau signal jaringan yang memang tidak baik" sahut Kaisar.
Tak lama kemudian keduanya sampai di Mansion dan segera ke ruang tengah dimana Aliando, Alena dan ketiga anak kembar itu berkumpul. "Apa yang terjadi Al, kalian bertiga tidak apa-apa kan?" Ucap Kaisar mendekati Ethan, Evan dan Ailina dengan wajah yang sangat khawatir.
Ketiganya memeluk kaisar bersamaan, dan Ailina menangis, "Aku sesudah berusaha melawan mereka Pa, kami kurang menyadari keadaan, tidak melihat Grandma di culik" ucap Ailina.
"Sudah-sudah, kalian tidak salah..Terimakasih sudah berani melawan mereka untuk menyelamatkan Grandma kalian" sahut Aliando yang kini sudah memeluk mereka bertiga dari belakang.
Kaisar tersenyum mencium kening mereka satu persatu untuk menenangkannya. Kemudian Alena membawa mereka ke kamar, "Kalian sudah melakukan yang terbaik, dan Mommy sangat bangga, bersihkan diri kalian dulu, mommy dan yang lain akan mencari cara menemukan Grandma kalian, jangan khawatir..okey?" Ucap Alena dan mendapat anggukan dari ketiga anaknya.
Alena sudah kembali ke ruang tengah berkumpul dengan yang lain, dari semua keterangan yang diberikan oleh ketiga anaknya, Aliando dan Alfaro bisa menyimpulkan bahwa yang sudah menculik Aisyah adalah mantan suaminya yang bernama Bima.
"Tapi aku merasa aneh, kalau hanya berniat menculik Aisyah karena masalahnya, kenapa dia harus membawa orang-orang yang begitu banyak, dan semuanya bisa bela diri, bukankah ini sangat mencurigakan?" Ucap Alena.
"Hem, aku rasa orang ini sudah merencanakan sesuatu yang belum bisa aku baca, dan dari keterangan anak-anak, dia orang yang tidak mungkin Kerja sendiri, kenapa aku merasa ini hanya taktik untuk mendapatkan sesuatu yang lebih besar dan mereka inginkan?" Ucap Kaisar.
"Aku juga merasa begitu, dan kenapa Kirana tidak melihat sama sekali pesanku..ada apa ini?" Ucap Alfaro yang mulai tampak khawatir, lalu Alena segera menghubungi Kirana dan hasilnya tetap sama.
__ADS_1
Alfaro dan Aliando sudah mengerahkan beberapa orang kepercayaannya untuk melacak keberadaan Aisyah, beberapa pengawal khusus yang dibawa oleh Alena juga membantu mencari informasi dengan menggunakan Chanel yang sudah ada di Paris sebelumnya.
Di tempat lain, Ibu Aisyah sedang menyetir mobilnya dengan sangat cepat menuju ke Mansion, saat ini yang ada di pikirannya hanya bagaimana caranya menyelamatkan Kirana secepatnya.
"Ya Allah lindungi Kirana..aku mohon padamu..lindungi anak ku" ucapnya lirih sambil berderai air mata.
Kurang lebih perjalanan hampir satu setengah jam tanpa berhenti sama sekali Aisyah akhirnya sampai di Mansion, pengawal yang ditugaskan berjaga di gerbang depan dibuat terkejut atas kedatangannya.
"Nyonya..anda_?"
"Aku tidak ada waktu, apa semua masih ada di mansion?" Tanya Aisyah sambil meninggalkan mobilnya begitu saja dan berlari masuk ke dalam Mansion.
Semuanya terkejut dengan kedatangan Aisyah dengan raut wajah dan penampilan yang kusut dan tidak karuan.
"Aku mohon selamatkan Kirana, dia sedang dalam bahaya, aku tidak tau kenapa Bima menginginkannya!" Teriak Aisyah sambil menangis dalam pelukan suaminya.
Alfaro sangat terkejut dengan apa yang diucapkan Aisyah, begitu juga dengan Alena dan Kaisar yang berdiri seketika dengan wajah yang cemas.
Aisyah menceritakan semuanya, Alfaro sangat marah dan begitu terlihat emosi mendengar apa yang diceritakan oleh Aisyah, "Brengsek!, Aku akan membuat perhitungan dengan mereka kalau sampai berani menyakiti Kirana!" Teriaknya.
"Tenanglah Faro, jangan gegabah, aku pun juga menginginkan hal yang sama denganmu, Kirana saudaraku satu-satunya, aku tidak ingin tindakan kita nanti bisa berakibat fatal baginya, sepertinya sasaran mereka yang sesungguhnya adalah Kirana" sahut Kaisar.
"Aku tidak mengerti..untuk apa mereka melakukan hal ini ke Kirana" sahut Alena lirih dan kini sudah berjalan masuk ke dalam mobil bersama dengan Kaisar dan para pengawalnya.
Alfaro dan Aliando segera bersiap untuk menyusul ke Mansion yang ditunjukkan oleh Aisyah dimana Kirana dan Aisyah sempat berada di sana, Sementara ketiga anak kembar ditugaskan untuk menjaga ibu Aisyah di Mansionnya.
Sampai di tempat yang dituju Alfaro segera turun diikuti dengan yang lainnya, rupanya kedatangan mereka sudah disambut oleh Bima dan anak buahnya.
"Bajingan..bebaskan istriku sekarang juga, atau aku tidak akan segan menghabisi mu!" Teriak Alfaro yang terus maju ingin menerjang Bima.
__ADS_1
"Tunggu Faro, jangan gegabah!" Ucap Aliando sambil menahan tangan Alfaro.
Kemudian Kaisar maju menggantikan posisi Alfaro untuk berbicara dengan tenang dengan laki-laki yang ada di depannya.
"Aku tidak tau apapun soal kalian, dan adikku Kirana juga sepertinya tidak pernah mencampuri urusan kalian bukan, jadi aku minta..Bebaskan Kirana sekarang juga."
"Hahaha..Rupanya kau sudah sangat Dewasa sekarang Kaisar.. temperamen mu juga banyak berubah, kau bisa lebih mengendalikan emosi mu" ucap Bima dengan tatapan tajamnya.
Belum selesai Kaisar terkejut akan perkataan Bima, tiba-tiba saja serangan berbahaya dari Bima datang menghantam dirinya, beruntung Kaisar segera bergerak menghindar dengan cepat, dan Kaisar semakin terkejut saat Bima mengeluarkan tenaga dalan khas Klan Hitam yang dulu sempat di ikuti nya.
"Kau_!" Ucap lirih Kaisar.
"Iya..kau sudah ingat penghianat!, Aku adalah Klan hitam yang sudah kalian khianati waktu itu!, Dan sekarang saatnya kau menerima balasanku!" Teriak Bima lagi, kali ini Bima menyerang bukan hanya sendiri tapi diikuti oleh keenam orang dari Klan Hitam yang mempunyai kekuatan yang sangat dahsyat.
Alena tidak membiarkan begitu saja Kaisar tersentuh oleh enam kekuatan dahsyat yang menyerang tiba-tiba, kedua tangannya bergerak cepat mengeluarkan Perisai untuk melindungi semuanya.
Kini semuanya melihat kembali bagaimana Alena mengeluarkan kekuatan perisai yang sangat langka dan begitu dahsyat.
Bima dan keenam orang itu langsung terpental, kekuatan yang dia gunakan untuk menyerang, menghantam perisai Alena dan berbalik hampir mengenai diri mereka sendiri.
"Bangsat..!, Rupanya kau dari klan Hitam yang sudah lama kita musnahkan, aku tidak akan memberi kalian ampun karena sudah berani menyentuh Kirana!" Teriak Kaisar yang kini segera bergerak maju dengan kekuatan Awan putihnya.
Keenam orang itu tidak tinggal diam, kini bersiap mengeluarkan kekuatan Dahsyat mereka dengan membuat kombinasi gerakan bersama. Kaisar dan Alena kini menghadapi mereka dengan kekuatannya.
Sedangkan Alfaro sudah mengumpulkan kekuatannya untuk menghajar Bima yang juga sudah bersiap dengan kekuatan tenaga dalamnya.
Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE dan KOMENnya ditunggu.
Sebuah Cerita seru tentang bagaimana seorang wanita yang terpaksa menggantikan pengantin Wanita yang kabur dan akhirnya harus hidup dengan laki-laki dingin dan berkuasa..sudah hadir di Channel YouTube Sinho Channel, yang penasaran Kisah serunya segera mampir dengan KETIK: Cerpen Akhirnya 'AKU' by Sinho.
__ADS_1
Bersambung.