
"Fey, apa kamu tidak apa-apa?" tanya Fadil yang cemas sambil mengulurkan tangannya.
"Aku tidak apa-apa, tolong jangan dekati aku!, aku bisa berdiri sendiri!." jawab Fey sambil berusaha berdiri sendiri dan memegang pantatnya.
Lalu Linda pun mendekat dan membantu ku berdiri sembari bertanya "Apa kamu terluka?."
"Tidak cuma pantatku saja yang terasa sakit" gumam Fey sembari berdiri menahan rasa sakit dan berjalan menjauh dari tempat itu.
Aku pun pergi dari tempat itu bersama Linda, sejak kejadian itu aku tidak pernah menatap ataupun menyapa Fadil di kelas.
(Di kamar Fey)
"Oh, jadi dia (Roby teman sekelas fey) cuma membantumu menunjukan arah, aku kira kalian saling kenal." Ucap Linda sambil membuka bungkus Snack.
"eus imana amu eang Ama adil, aa amu asih aa aak? (Terus gimana kamu sekarang sama Fadil, apa kamu masih jaga jarak?)" Ucap Amel sambil memakan kentang rebus buatan kakak Restu.
"Hei mel, kalo mau berbicara habisin dulu tu kentang di mulut mu!" sela Linda.
Fey pun menjawabnya sambil membalik lembaran buku novel milik Linda "Masih!, tapi entah kenapa, tiba-tiba aku merasa seperti.." ucapan fey terpotong karena kak restu masuk ke kamar Fey dan berkata, "Fey! kamu bisa apa enggak, kalau besok sepulang sekolah pergi bersama kakak, untuk menemui Pk bagus sama Bu indah di cafe, dan dari tadi kamu ditelfon tapi gk diangkat-angkat."
"Buat apa? kan masa kontrak nya sudah habis dan aku sudah memutuskan utuk keluar, sekarang aku hanya ingin fokus dengan sekolah ku " jawab Fey sambil menutup buku nya.
"Tapi, kasian pak bagus, temui saja sebentar!" jawab kak Restu.
"Nanti saja kita bahas lagi kak!, aku sekarang sedang ngobrol sama teman-teman ku" jawab Fey sambil tersenyum.
"Yasudah kalo begitu kakak mau mengurus Aron dulu!" ucap kak restu sambil pergi dan menutup pintu.
"Kontrak apa Fey?" tanya Linda yang sangat penasaran.
"Eum.. kontrak kerja part time ku, he-he-he... ohya menurutmu Fadil tu orang nya gimana?" Fey pun mencoba mengalihkan pembicaraan Linda.
"Part time apa? kalo cocok, apa aku boleh ikut? soalnya aku juga butuh tambahan uang jajan! He-he-he." tanya Linda.
__ADS_1
"Aku juga!" jawab Amel dengan serius.
Aku melihat mereka memohon kepadaku dengan mata yang berbinar-binar, tetapi aku menolak permintaan mereka, lalu akupun berkata sambil tersenyum "I...itu pekerjaan yang sangat sulit!, bahkan nilai ku jadi jelek akibat pekerjaan itu, He-he-he."
Teman-teman ku terus menatap ku selama beberapa menit, dan aku pun berkata "A..anu, teman-teman apa ada yang aneh dengan wajah ku?."
"Fey! kalau dilihat-lihat lagi! kamu ini mirip dengan Feyza yang lagi naik daun itu!, benarkan mel!." Ucap Linda dengan sangat serius.
"Benar Lin!" tegas Amel.
"A..apa maksud kalian?" tanya Fey.
"Fey, coba kamu buka kacamata dan lepas ikat rambut mu, aku 100% yakin! kamu ini sangat mirip sekali dengan bintang yang di kabarkan keluar dari dunia entertainmen itu, dia berhenti dengan alasan ingin belajar di luar negeri, benar kan mel?" tegas Linda sambil menatap wajahku.
"Iya, kalo dilihat dari dekat kamu ini benar-benar mirip lho." jawab Amel yang juga menatapku dengan wajah yang sangat serius.
"M..mana mungkin, mungkin cuma kebetulan mirip!" jawab Fey dengan senyum yang dipaksakanan nya.
Entah mengapa tiba-tiba suasana di kamarku jadi sunyi....
"K..kenapa kalian menatapku seperti itu?" tanya Fey yang sedikit gugup. "Perasaanku kok gak enk." Ucap batin Fey.
"yah.. aku akui kita baru kenal tadi pagi, yasudah Fey, kami pamit pulang dulu" Linda pun berdiri bersama Amel dan bergegas untuk pergi.
"T...tunggu, kalian mau kemana?" tanya Fey yang sedikit bersedih.
"Pulang lah! mau kemana lagi?, kami juga bukan siapa-siapa!, teman bukan!, sahabat juga bukan, ayo mel!." Ucap Linda sambil berjalan keluar dan menarik tangan Amel.
"T..tunggu a..aku mengaku, tapi tolong jangan tinggalin aku, aku gak punya teman lagi selain kalian disini" Ucap Fey sambil menarik tangan Linda.
"Ehem.. benarkah!" Ucap Linda sambil tersenyum.
" Be..benar, aku cuma pendatang, jadi aku gak punya teman lain selain kalian berdua" Ucap Fey.
__ADS_1
"Kalo begitu! tolong ceritakan yang sebenarnya, lagi pula mana ada yang nama nya kebetulan yang seperti ini!" Ucap Linda.
Akupun menceritakan siapa aku yang sebenarnya, nama asliku adalah Feyza Amelia, aku adalah seorang bintang yang sedang naik daun, aku memutuskan untuk berhenti di dunia entertainment karena aku ingin menghabiskan masa-masa remaja ku di sekolah. waktu aku masih menjadi seorang bintang, aku banyak menerima panggilan kontrak, bahkan empat bulan yang lalu, aku mendapatkan kontrak yang sangat gila, kontrak itu menghabis kan banyak waktuku, mulai dari bangun tidur sampai tidur lagi aku harus berhadapan dengan yang namanya lensa kamera, dan rata-rata aku masuk ke sekolah hanya 2 kali dalam seminggu, karena biasanya, selesai bekerja aku langsung menghabiskan waktu untuk beristirahat dan tidur.
Setelah semua kontrakku habis, aku mendapat kontrak baru, yang mana itu mengharuskanku pergi ke luar negri selama beberapa bulan, sampai sekarang pun aku masih banyak tawaran kontrak dari iklan sampai Film, bahkan menejer ku sampai kualahan karena menerima begitu banyak tawaran. Memang aku akui, aku ini terlahir cantik, hingga bisa membuat orang lain yang melihat ku terpesona dan iri terhadapku, aku juga punya banyak bakat diantaranya beladiri, memasak, bernyanyi, berakting dan masih banyak lagi, sebab itulah aku dapat banyak sekali tawaran.
"Maka dari itu, untuk sementara waktu, aku berhenti dari dunia entertainment, dan memutuskan untuk pindah kesini dan aku berharap tidak akan ada yang mengenaliku jika aku adalah Feyza Amelia dengan cara mengubah penampilanku, aku tidak menyangka kalian akan mengenaliku, tapi aku heran kenapa Fadil tidak tau kalau aku adalah seorang bintang, padahal dia pernah melihatku tanpa kaca mata dan ikat rambut ku, apa dia tidak punya TV dirumh nya" jelas Fey.
"Selain itu, sebenarnya aku masih punya alasan lain, tapi aku masih belum bisa mengatakan nya" Ucap batin Fey.
"Wah.. beneran kamu Feyza Amelia yang itu?, aku tidak menyangka, aku juga ter masuk penggemar berat mu lho, dan kamu pasti kenal sama andrian kan, aktor cowok yang super ganteng itu, kalo ada waktu tolong ajak aku berkenalan dengannya." Ucap Linda dengan mata yang begitu bersemangat.
"Aku juga" Ucap Amel yang cuma ikut-ikutan gembira.
"Kamu itu ngikut-ngikut aku terus mel, kalau aku nyebur kesungai kamu pasti ikut nyebur juga!." Ejek Linda.
"Biarin." cetus Amel.
"Kalian ini, sebenarnya maunya apa sih, dan sebenarnya kalian itu ngefans sama andrian atau sama aku" batin Fey.
"Te..teman-teman dengerin aku sebentar!" Pinta Fey.
" Tentu, jadi kapan kita bisa bertemu dengan Andrian?. " tanya Linda dan Amel secara bersamaan.
"Hah... kalian ini." Ucap Fey sambil menghela nafasnya.
"Nanti aku atur, tapi aku punya satu permintaan!." Ucap Fey.
"Apa itu?, aku rela melakukan apapun demi bertemu dengan Andrian." Ucap Linda yang begitu bersemangat.
"Aku juga." Ucap Amel yang cuma ikut-ikutan.
\=\=\=\=Bersambung di episode 5\=\=\=\=
__ADS_1