SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 72


__ADS_3

Ronan sudah tersadar sepenuhnya, dia dan Hani menceritakan dari awal kejadian, dan seperti yang di duga oleh Alena ternyata laki-laki itu adalah seseorang yang telah memasang susuk dalam tubuh Ronan.


"Namanya Tuan Bima, begitulah kami memanggilnya, dan perempuan itu adalah tangan kanannya, biasa dipanggil nyonya Risma" ucap Reno menjelaskan.


"Seperti yang aku duga Bee..dia tidak terima susuk kau kembalikan ke pemiliknya" sahut Edward sambil menatap istrinya.


"Aku tau..tapi aku tidak menyangka kalau mereka mempunyai kekuatan seperti kita Honey" jawab Alena.


"Apa?, Jadi mereka punya kekuatan supranatural dari suatu klan seperti kita?" Tanya Alfaro terkejut.


"Hem, dari ceritamu sudah sangat jelas bisa dilihat Alena, aku harap kalian lebih hati-hati lagi" sahut Kaisar.


"Lalu apa yan harus kita lakukan?" Ucap Hani dengan wajah penuh dengan ketakutan.


"Tenanglah, aku sudah melumpuhkan wanita itu, dia tidak akan bisa lagi menggunakan kekuatan tenaga dalamnya dalam waktu yang cukup lama, bahkan mungkin selamanya" jawab Edward.


"Begitu juga dengan seseorang yang bernama Bima, aku melumpuhkan beberapa titik pusat pengeluaran tenaga dalam yang ada pada tubuhnya, aku rasa dia harus berusaha cukup keras untuk membuatnya berfungsi kembali dengan baik, itu artinya dia tidak bisa berbuat apa-apa lagi saat ini" sahut Alena.


Kirana terkejut dengan apa yang telah diceritakan, dia juga mengatakan tidak sengaja berpapasan dengan mereka di pintu gerbang saat akan masuk ke dalam Mansion.


"Astaga..jadi tadi kamus bertemu dengan mereka honey?" Ucap Alfaro sambil memeriksa keadaan istrinya.


"Aku gak apa-apa Honey...tadi aku juga khawatir saat mereka bersiap akan menyerang ku..dan aku heran saat laki-laki itu sepertinya menyebut Namaku lirih dan tidak jadi melakukan pergerakan, atau aku yang salah dengar ya?" ucap Kirana agak ragu dengan apa yang didengarnya waktu itu.


"Maksudmu..mereka tidak jadi menyerang mu dan pergi begitu saja?" Sahut Alena.


"Iya kak, aku juga sedikit heran, tapi mungkin saja mereka melakukannya karena sudah tidak bisa menggunakan kekuatannya lagi" ucap Kirana.


"Bisa juga..bagaimanapun kalian tetap harus berhati-hati di Paris ini, kemungkinan apapun bisa saja terjadi, aku ingin kau dan Alfaro sering-seringlah berlatih fisik dan ilmu tenaga dalam" ucap Kaisar.


"Dan kau juga Ronan, aku lihat kau bisa ilmu bela diri yang lumayan, latihlah fisik dan ketajaman insting mu dengan baik..pasti kau akan membutuhkannya suatu saat nanti, itu penting juga untuk melindungi dirimu sendiri" sahut Edward.


"Baik tuan Edward, saya akan sering melatih kemampuan saya" jawab Ronan yang masih merasakan tubuhnya sedikit lemah.

__ADS_1


Akhirnya Edward dan Alena segera kembali ke Mansion Aliando setelah memastikan keadaan sudah terkendali dengan baik, sementara Kaisar akan tetap tinggal, sedangkan Alfaro dan Kirana sudah meminta tolong pengawalnya untuk mengambil semua keperluan yang akan di bawa kembali ke Mansionnya.


**


Laki-laki yang bernama Bima sudah sampai di kediamannya, luka dalam yang dialami Sima tangan kanannya sangat parah, hingga dia tidak bisa membantu mengembalikan lagi ilmu tenaga dalamnya.


"Maaf Sima..aku tidak bisa mengembalikan ilmu tenaga dalam mu kembali.. laki-laki itu benar-benar bisa membuat kekuatan supranatural mu lumpuh total" ucap Bima menyerah.


"Brengsek..siapa mereka sebenarnya.. bagaimana bisa laki-laki itu melumpuhkan semua energi supranatural dalam tubuhku" ucap Sima.


"Aku juga tidak tau pasti siapa mereka, yang jelas kekuatanya luar biasa, wanita itu bahkan dengan sekali hempasan mampu memukul mundur diriku..dan satu lagi yang tidak asing dan pernah aku lihat.."


"Apa itu..?" Tanya Sima penasaran.


"Perisai.."


"Maksudmu?" Tanya Sima lagi.


"Tunggu.. maksudmu keluarga Nugraha yang menghancurkan klan Kita dulu?" Tanya Sima.


"Iya, kau benar sekali...atau jangan-jangan, Wanita itu adalah.."


"ALENA.." ucap keduanya dengan wajah yang sangat terkejut.


keduanya teringat akan kejadian masa lalu tentang kehancuran klan nya yang dilakukan oleh sebuah keluarga dari Klan Nugraha dan Eagle.


"Brengsek.. laki-laki itu pasti suaminya dari klan Eagle, pantas saja dia bisa menghajar ku dengan mudah, dan tenaga dalam ku kini terluka cukup parah, " ucap Bima


"Apakah wanita penghianat dan juga kakaknya hidup bersama dengan mereka?...mustahil" ucap Sima lirih.


"Ini tidak bisa dibiarkan, Kirana adalah satu-satunya wanita yang bisa mengembalikan keadaan Tuanku, aku harus segera melaporkan hal ini secepatnya" ucap Bima yang kemudian segera bergegas untuk menemui Sang tuan yang di maksud kan.


Perjalanan di lakukan hampir dua jam oleh Bima, hingga akhirnya dirinya kini sudah ada di hadapan Tuannya.

__ADS_1


"Maaf Tuan, aku terpaksa meminta waktumu karena ada hal sangat penting yang harus saya sampaikan"


"Hem..katakan...ada apa?, Jangan sampai aku menghajar mu karena sudah berani mengganggu waktu istirahatku" ucap sang Tuan.


"Saya bertemu dengan Kirana, wanita yang Tuan inginkan, dan wanita itu ternyata tidak sendiri Tuan"


"Maksudmu?" Tanya Sang Tuan.


"Ada keluarga Eagle dan Nugraha yang berada di sekitarnya, saya pikir Wanita itu sudah menjadi bagian dari mereka, dan saya sempat bertarung dengan mereka Tuan, saya yakin laki-laki itu dari_"


"Diam..!!"


PLAK


Pukulan keras di dapatkan Bima dari sang tuan hingga bibirnya pecah dan berdarah.


"Apa kau tau..dengan kebodohanmu ini, mereka akan lebih waspada dan aku akan semakin kesulitan untuk mendapatkan Kirana..kau pikir aku tidak tau semua informasi tentang mereka ha!!..aku diam bukan karena aku tidak tau apapun..tapi aku menyembunyikan keberadaan klan kita dari mereka!!" Teriak sang Tuan yang begitu murka.


"Ampun Tuan..saya benar-benar tidak mengerti kalau Tuan sudah tau segalanya, saya juga tidak sengaja bertemu dengan mereka Tuan" ucap Bima yang sudah bersimpuh.


"Aku sudah bilang padamu.. hati-hati menjalankan praktek susuk bodoh mu itu, dan sekarang kau malah membahayakan keadaan kita, dasar kau tidak punya otak..pergi dari hadapanku dan jangan sampai aku mendengar kau mendekati mereka lagi, aku akan benar-benar membunuhmu..!!, Kau mengerti..pergi!!" Teriak Sang Tuan membuat semua orang yang ada disana begitu ketakutan.


"Baik Tuan, terimakasih sudah mengampuniku" ucap Bima segera pergi dari hadapan Tuanya.


Tangan kanan sang Tuan segera maju memberitahu untuk mengontrol emosinya.


"Maaf Tuan, jaga emosi anda, akan sangat bahaya kalau sampai tenaga anda terkuras habis karena kemarahan yang tidak bisa Anda kendalikan" ucapnya.


"Aku tau...dan aku juga sudah tidak sabar lagi dengan penelitian kita, aku ingin segera menemukan hasil yang memuaskan, beri tahu Ilmuwan gila itu untuk segera mempercepat masa uji cobanya, aku sudah tidak bisa menunggu lama lagi, dendam ku harus segera terbalas, dan Dunia akan tunduk pada kekuasaan ku" ucap Sang Tuan.


Bersambung.


Yang makin penasaran...ayo dong segera kirim VOTE, VOTE, VOTE, Jangan lupa HADIAH, HADIAH, HADIAH dan selalu Author tunggu LIKE dan KOMEN yang sebanyak-banyaknya agar menjadi salah satu pemenang HADIAH yang akan Author bagi di akhir Episode nanti.

__ADS_1


__ADS_2