
Mendengar apa yang diminta oleh suaminya, Kirana sangat terkejut, apalagi kini sang pusaka sudah masuk kembali ke dalam miliknya.
Alfaro memeluk Kirana dari belakang, kini keduanya berada dalam posisi miring membelakangi.
"Ahh..honey..sakit..!" Ucap Kirana yang menahan ping*gul suaminya saat digerakkan perlahan.
Alfaro segera menghentikan gerakannya, bibirnya kini menelusuri punggung Kirana untuk memberikan sensasi nikmat yang luar biasa, setelah dirasa Kirana mulai mende*sah menikmati permainan nya, Alfaro mencoba untuk bergerak kembali dengan pelan.
"Honey..pelan..sakit.." ucap Kirana lagi, Alfaro juga merasakan kalau milik istrinya semakin sempit dengan posisi yang sekarang ini.
Perlahan tangan Alfato mengangkat satu kaki bagian atas istrinya, dengan begitu akses untuk memasukkan pusakanya sedikit lebih bebas, disaat yang sama Alfaro mendorong masuk miliknya dengan cepat.
"Masih sakit hemm?" Ucap Alfaro di telinga Kirana.
"Sshh..nggak Honey..aku siap" ucap Kirana lirih dan tangannya mulai mere*mas sprei tempat tidur untuk menahan rasa nikmat yang luar biasa.
"Ough...cinta...ini luar biasa, shhh ahh" ucap Alfaro terus mengguncang tubuh Kirana tanpa ampun, hingga akhirnya Kirana menjerit saat Alfaro dengan cepat mendorong masuk berulang-kali miliknya dan mere*mas kedua bukit kembarnya..hingga akhirnya penyatuan telah mencapai ujung kenikmatan bersama-sama.
Alfaro melepaskan miliknya perlahan, tangannya mengusap lembut milik istrinya yang sudah basah berisi cairan miliknya. Rupanya masih ada sedikit bercak darah yang keluar, membuat Alfaro tersenyum dan kini menciumi tubuh bagian atas istrinya sambil memeluknya erat.
**
Seorang Ilmuwan tengah disibukkan oleh penelitian yang dilakukan dan sudah menunjukkan hasil yang lumayan walaupun belum sempurna.
"Maaf tuan, bagaimana dengan hasil yang sekarang ini?" Tanya salah satu anak buahnya.
"Tinggal sedikit lagi semuanya akan sempurna, aku akan segera menyerahkannya ke Tuan ku, dan sesuai janjinya..dia akan memberikanku uang dan kekuasaan, aku sudah terlalu lama lelah bekerja di balik topeng perusahaan"
"Iya tuan...setelah keberhasilan anda ini, apa yang akan anda lakukan?"
"Aku akan membangun pusat penelitian besar dan canggih, dengan kemampuan otakku, lebih banyak penemuan besar yang akan aku hasilkan..dan aku akan menguasai kerajaan uang di dunia ini"
"Selamat tuan..Nolan Company akan berubah dan semakin berjaya di bawah pimpinan anda Christopher Nolan, di bidang Teknologi Penemuan hebat anda"
Dan disaat yang bersamaan datang utusan dari Sang Tuan yang tadi sedang di bicarakan.
__ADS_1
"Selamat datang di tempatku apa ada pesan dari Sang Tuan?"
"Segera selesaikan penelitian yang tengah anda lakukan..Tuanku tidak ada waktu lagi, katakan apa yang anda butuhkan, semua akan di sediakan oleh Tuanku"
"Tentu saja..aku butuh banyak tubuh manusia yang masih hidup untuk melakukan uji coba ini, dengan begitu akan cepat ditemukan perbandingan hasil yang maksimal"
"Baik Tuan Christopher..permintaan anda akan saya sampaikan, saya harap anda segera memenuhi keinginan Tuanku"
"Baik..akan aku usahakan" ucap Christopher Nolan.
**
Di pagi yang sangat cerah, tidak ada waktu lagi untuk bersantai bagi Alfaro dan Ronan yang memulai hari kerjanya di perusahaan Eagle Company pusat.
Sebuah tantangan baru justru di rasakan oleh mereka berdua dengan memimpin sebuah perusahaan yang sangat besar di paris saat ini.
Begitu juga Kirana dan Hani yang beberapa hari tidak bisa maksimal dalam melakukan pekerjaannya di Agensi NAHA, kini keduanya sudah mulai aktif serius melanjutkan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda.
"Sepertinya kalian semua tidak menyia-nyiakan waktu untuk bekerja, apa tidak ingin beristirahat dulu beberapa hari lagi?" Tanya Kaisar di meja makan setelah melihat semuanya bersiap untuk berangkat kerja.
"Aku juga Kai, maaf kita tidak bisa menemanimu di Mansion, karena urusan pengalihan perusahaan atas namaku membawa tanggung jawab yang sangat besar dan harus aku jaga" ucap Alfaro.
"Iya..aku tau..tapi kesehatan kalian juga sangat penting, jangan terlalu di paksakan, nanti akan berdampak tidak baik untuk kesehatan kalian..terutama kau Kirana..apa kau tidak ingin segera punya anak?"
Uhuk uhuk
Kirana yang sedang minum air putih langsung tersedak mendengar apa yang ditanyakan Kakaknya.
Alfaro segera menepuk punggung Kirana untuk meredakan batuknya.
"Hati-hati honey..kau tidak apa-apa?" Tanya Alfaro sambil memberikan Tissue untuk istrinya.
"Jangan mengagetkan istriku saat kau bicara Kai..lihat apa yang kau lakukan?!" Ucap Alfaro.
"Sudah..jangan bertengkar di meja makan, sebaiknya kita segera menyelesaikan sarapan pagi lalu berangkat, mungkin kak Kai bisa main ke rumah Dady Ali kalau tidak mau kesepian di sini" sahut Kirana memberikan ide.
__ADS_1
Waktunya mereka semua pergi untuk bekerja di tempatnya masing-masing, sedangkan Kaisar rupanya menyetujui saran adiknya untuk main ke Mansion Aliando bisa bertemu dengan Edward dan yang lainnya.
Kedatangan Alfaro dan Ronan disambut dengan meriah di perusahaan Eagle Company, banyak dari mereka yang sudah mengenal kinerja Alfaro sebelumnya, hingga semua banyak optimis kalau Eagle Company akan lebih kuat lagi menghadapi semua permasalahan yang akan datang menyerang.
Sementara itu Kirana dan Hani yabg baru sampai di agensi dikagetkan dengan kedatangan ibu Aisyah yang rupanya sudah menunggu mereka.
"Bagaimana kondisi manten baru Han, aman?" Ucap ibu Aisyah yang sebenarnya menggoda Kirana.
"Tentu saja baik Bu..lihat saja, tampak lebih segar kan?" Ucap Hani menimpali.
"Jelaslah, kan sudah ada yang menyirami tiap malam..iya kan Bu?" Jawab Kirana tak mau kalah dan membuat tertawa kedua Wanita yang ada di hadapannya.
"Wih..yang udah ke siram..bawaannya kedinginan terus biar bisa dihangatkan langsung oleh yang nyiram tu" ledek Hani lagi.
"Ya jelaslah...kan enak dan nikmat, kasian yang belum pernah nyoba surga dunia..hahaha" kini keadaan terbalik dan Hani menjadi kesal sendiri, sementara ibu Aisyah dan Kirana sudah tertawa melihat ekspresi wajah Jutek Hani terhadapnya.
"Kirana..!!, Apaan sih, gak jelas banget ngomongnya, dasar...!" Teriak Hani yang sudah membuat Kirana hampir saja berlari dan akhirnya tidak jadi, setelah Kirana berhenti mendadak sambil meringis kesakitan, merasakan perih di area kewan*itaannya.
"Ada apa Kirana?" Tanya Ibu Aisyah khawatir dan langsung menghampiri Kirana.
"Ngilu Bu..rasanya sangat perih" ucap Kirana membuat ibu Aisyah tersenyum melihat apa yang dilakukan oleh Kirana.
"Memang berapa kali?" Tanya ibu Aisyah sambil tertawa memapah Kirana untuk duduk kembali di sofa ruang kerjanya.
"Hehe..dua kali semalam Bu..di tambah bonusnya juga jadi...banyak deh.." ucap Kirana dan ibu Aisyah yang sudah terkekeh.
Sedangkan Hani segera menghindari perbincangan dua orang wanita di depannya yang tidak dia pahami. Perlahan dirinya melangkah pelan untuk menghindari pembicaraan panas di pagi hari.
"Eit...mau kemana Han??!" Teriak Kirana saat tau Hani hampir saja keluar dari ruangan.
"Pergi dulu...disini telingaku tercemar!!" Teriak Hani yang sudah berlari dan pergi meninggalkan ruangan kerjanya, seketika terdengar Kirana dan Ibu Aisyah tertawa bersama.
Bersambung.
Yuk kasih VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN sebanyak-banyaknya.
__ADS_1
PROMOSI : episode terbaru dari kisah masa kecil Alena dan Alex sudah hadir kembali di Novel AKULAH WANITAMU, segera mampir gaes..