
Christopher bersiap mencicipi manisnya bibir wanita yang sangat di cintai nya, hingga kemudian suara seseorang mencegah dirinya.
"Maaf tuan Christopher, ada pesan dari Tuan agar Anda segera ketempat nya bersama saya sekarang juga" ucap salah satu pengawal yang ditugaskan untuk membawa Christopher Nolan.
"S-hit!, Tidak bisakah aku ke sana nanti saja, masih ada urusan penting yang harus saya lakukan" jawab Christopher Nolan dengan wajah yang sangat kesal.
"Maaf tuan, ini perintah yang harus anda lakukan sekarang juga, karena ini juga hal yang sangat penting" jawab pengawal itu.
"Oke-oke, Baiklah..aku akan ikut sekarang juga, sialan..!" Umpat Christopher yang terpaksa mengurungkan niatnya melampiaskan hasrat yang sudah ada di ubun-ubun, dilepaskannya Kirana dari jeratan hipnotisnya lalu dirinya segera pergi.
Kirana yang baru saja sadar, merasa bingung, melihat sekeliling seolah dirinya baru saja bangun dari mimpi panjang yang tidak dapat diingatnya sedikitpun.
"Astagfirullah..apa yang terjadi denganku, aku seperti masih ada dalam mimpi" ucap lirih Kirana yang kini sudah bangkit dari atas kasur dan menuju ke pintu lalu berusaha keras untuk membukanya.
"Sialan, Kenapa tidak bisa aku buka, rupanya pengamanan disini sangat ketat, aku begitu susah menembusnya dengan tenaga dalam ku" batin Kirana yang masih terus berusaha.
*
Sementara itu Christopher Nolan kini sudah ada di hadapan sang Tuan, "saya sudah datang Tuan, ada hal penting apa, sampai tuan harus menjemput ku sekarang juga?" Tanya Christopher Nolan.
"Aku ingin kau melakukan hasil penelitiannya padaku saat ini juga, tubuhku sudah tidak kuat lagi, dan aku berharap ini akan berhasil membuka semua kunci tenaga dalam ku yang sudah lama hilang dari tubuhku" ucap Sang Tuan.
"Jadi..anda menginginkan hal itu sekarang juga, baiklah, akan saya persiapkan, anda bisa masuk ke dalam ruang laboratorium sepuluh menit lagi, dan setelah itu anda bisa datang dan kita lakukan apa yang Anda inginkan Tuan" jawab Christopher Nolan.
"Bagus, pergilah dan kita akan memulainya segera, aku sudah tidak sabar!" Perintah sang Tuan, lalu kemudian Christopher Nolan tersenyum penuh misteri dan segera pergi mempersiapkan diri.
Dan tak lama kemudian proses penemuan Christopher kini telah digunakan, Kirana sudah terbaring tanpa perlawanan karena hipnotis yang dilakukan oleh Christopher Nolan, alat tertentu sudah menancap di beberapa titik aliran pembuluh darah besarnya.
Sesaat kemudian Kirana dibuat tidak sadar dan akhir nya proses memindahkan darahnya ke tubuh sang Tuan kini tengah terjadi.
Christopher masih terus mengamati, lima menit telah berlalu, dan akhirnya Christopher Nolan berniat untuk menghentikannya, karena takut akan keselamatan Kirana yang mulai nampak begitu pucat.
__ADS_1
Namun baru saja Christopher akan menyudahi prosesnya, tiba-tiba saja beberapa pengawal menghadang.
"Hei.. apa-apaan kalian, kenapa menghalangiku, ha!!" Bentak Christopher yang terus berusaha mendorong pengawal yang ada di hadapannya.
"Maaf Tuan Christopher Nolan, ini perintah sang Tuan, bahwa dia masih menginginkan kekuatan wanita itu terus berpindah ke tubuhnya" ucap salah satu pengawal.
Christopher sangat terkejut dengan apa yang sudah dijelaskan oleh salah satu pengawal Tuannya, "Bangsat..dengan kata lain, Tuan kalian akan terus mengambil darah Kirana tanpa perduli dengan keselamatan nya, begitu?!" Bentak Christopher Nolan.
Namun tidak ada jawaban apapun dari kedua pengawal yang sudah mengamankannya, dan tak lama kemudian Christopher dikejutkan dengan tubuh Kirana yang tiba-tiba saja mengejang.
"Hentikan..sudah cukup, jangan dilanjutkan lagi, Kirana bisa meninggal kalau terus Tuan lakukan" teriak Christopher memperingatkan.
"Diam!, Lanjutkan, jangan berani melawanku, aku tidak perduli wanita itu mati!" Ucap sang Tuan dengan lantang.
Deg
Christopher sangat terkejut saat mengetahui bahwa tuannya tidak perduli dengan nyawa Kirana, hingga kemudian dia nekat untuk berhentikan semua proses yang sedang terjadi.
"Bangsat..apa yang kau lakukan Christopher, beraninya kau mengacaukan semuanya, Bajingan..segera benahi kerusakannya atau aku akan membunuhmu sekarang juga!" Bentak sang Tuan, yang kelihatan sangat murka.
Christopher Nolan segera berlari di suatu tempat rahasia, dan tentu saja konsekwensinya dia harus menghadapi banyaknya anak buah Sang Tuan yang sudah bersiap menangkap dirinya. Rupanya dalam pelarian, mereka berhasil menembakkan peluru yang kini bersarang di lengan dan bahu Christopher Nolan.
Setelah berhasil keluar dari tempatnya, Christopher segera bersembunyi di sebuah gang yang sepi dan gelap, "semoga saja aku masih aman berada di sini malam ini, aku bingung harus kemana sekarang" batin Christopher Nolan yang tampak begitu kacau dengan darah yang terus mengucur dari luka tembaknya.
Namun baru saja dirinya akan beranjak dari tempatnya, tiba-tiba saja terdengar percakapan orang-orang yang mencarinya dan beberapa orang itu kini sudah berjalan mendekat ke arahnya.
Dalam kebingungan yang luar biasa, tubuh Christopher lagi-lagi bereaksi kesakitan karena tidak bisa menahan kekuatan dalam tubuhnya, namun dirinya tetap bertahan hingga kebetulan ada wanita yang melintas, dirinya segera menyambar wanita itu dan menciumnya dengan begitu dalam.
"Emmhh..!" Wanita itu meronta.
"Please..tolong bantu aku" ucap Christopher pelan, dan wanita itu akhirnya terdiam saat Christopher melu-mat bibir nya begitu saja.
__ADS_1
Pengawal yang mengejar pun terkecoh, melihat bayangan dua orang yang sedang bercumbu mesra, akhirnya mereka pergi meninggalkan tempat itu.
Sesaat kemudian Christopher merasakan semua begitu gelap.
BRUG..
Christopher pingsan di dalam pelukan seorang wanita yang kini sudah panik bukan kepalang.
"Astaga..tuan..bangun..tuan!"
Wanita itu pun akhirnya memapah Christopher masuk ke dalam mobilnya dan membawanya pulang ke Apartemennya yang tidak jauh dari sana.
Beberapa jam kemudian Christopher terbangun, dilihatnya sekeliling dan dia sangat terkejut menyadari dirinya berada di tempat yang asing.
Lalu kemudian seorang wanita masuk sambil membawa makanan dan juga minuman hangat, Christoper baru menyadari bahwa semalam wanita ini yang telah membantunya.
"Apa Tuan sudah merasa baikan?" Ucap wanita itu dan meletakkan semua bawaannya di meja dekat dengan Christopher yang masih terpana dengan sosok wanita cantik yang kini begitu dekat dengannya.
"Hem.." ucap Christopher sedikit gugup, "Maaf saya merepotkan anda Nona, saya akan segera pergi" Christopher berusaha bangun, namun rasa nyeri di bagian lengan dan bahunya sangat terasa, hingga dia meringis kesakitan.
"Tunggulah dulu Tuan, keadaan anda masih belum baik, luka tembak yang ada di lengan dan bahu Anda sangat dalam dan lumayan parah" ucap Seorang wanita yang kini membantunya untuk duduk diatas kasur.
"Apa Nona yang sudah mengeluarkan pelurunya?" Tanya Christopher dengan menatap wajah wanita cantik yang kini sudah duduk di pinggiran kasur yang ditempatinya.
Wanita itu tidak langsung menjawab pertanyaan Christopher, lalu hanya memandanginya sejenak, dan kini mengulurkan tangan untuk memperkenalkan dirinya, "Perkenalkan namaku_"
Tiba-tiba saja Terdengar suara bel Apartemen berbunyi, dan mengagetkan mereka, lalu keduanya saling pandang dengan pikiran masing-masing.
Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMENnya.
Telah Hadir Lanjutan Cerpen Akhirnya AKU Episode Terakhir di channel YouTube, segera baca dengan ketik: Cerpen Akhirnya AKU, Episode Terakhir by Sinho, dijamin ceritanya seru dan sangat menarik.
__ADS_1
Bersambung.