SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 128


__ADS_3

Belum hilang keterkejutan Louise dan Christopher, kini mereka dikagetkan lagi dengan beberapa laki-laki yang sudah mendekat dan memaksa Christopher untuk turun.


"Chris..jangan di buka mobilnya, kita pergi saja dari sini" ucap Louise yang kini tampak begitu ketakutan.


"Tenanglah Louise, aku akan mencari tau apa maksud mereka, jangan sampai keluar dari mobil, kau mengerti?!" Sahut Christopher Nolan, dan ingin beranjak.


"Tapi Chris..aku takut.. bagaimana kalau terjadi sesuatu denganmu?" Ucap Louise yang tanpa sadar sudah memegangi lengan Christopher.


Christopher tersenyum dan memegang tangan Louise untuk menenangkannya. "Sudah..aku akan baik-baik saja, diamlah disini, dan hati-hati, jangan kau buka mobilnya apapun yang terjadi, okey?!"


Dan terpaksa Louise pun mengangguk menuruti apa yang diperintahkan oleh Christopher Nolan.


Kini Christopher sudah ada diluar mobil dan menatap tajam ke arah orang-orang yang sudah ada di depannya. "Aku tidak mengenal kalian, apa yang kalian inginkan, ha?!" Teriak Christopher.


"Ikut dengan kami baik-baik, atau terpaksa kami menyeret mu dengan paksa..sekarang!" Teriak salah satu dari mereka.


"Apa mau kalian sebenarnya, jangan harap aku akan menuruti keinginan kalian, Bangsat!" Teriak Christopher Nolan.


Lalu kemudian, sosok laki-laki keluar dari salah satu mobil, sontak Christopher sangat terkejut hingga membelalakkan mata karena sangat mengenal laki-laki yang kini sudah berjalan mendekat ke arahnya.


"Bagaimana kabarmu Christopher Nolan?"


"Tuan BIMA_?" Ucap Christopher lirih ditengah keterkejutannya.


"Yah..inilah aku, dan aku rasa penglihatan mu masih bagus, jadi ikut dengan ku atau Aku akan mengajarmu dan menyeret mu dengan paksa!" Ucap Bima penuh penekanan.


"Jadi kau masih hidup rupanya..dan jangan harap aku akan menuruti kemauan mu!" Jawab Christopher Nolan.


"Jangan membantah Christopher Nolan, aku tau kekuatan yang ada dalam tubuhmu sudah banyak yang lenyap, jadi kekuatanmu saat ini, tidak ada apa-apa nya dibanding dengan ku, aku peringatkan.. jangan berani menantang ku!" Sahut Bima yang mulai terlihat Emosi.


Christopher tidak menuruti kemauan Bima begitu saja, dia tau kalau bajingan yang ada di depannya saat ini ingin menggunakan dirinya untuk melanjutkan penemuan yang sudah di dapatkannya, hingga akhirnya perlawanan pun dilakukan olehnya.


Louise yang masih berada di dalam mobil terbelalak saat melihat pertarungan yang dilakukan oleh Christopher, hingga kemudian tangannya bergerak aktif mencari ponsel dan segera menghubungi seseorang. "Hallo..tuan Alfaro aku mohon..bantu kami..maksudnya Christopher..ada seseorang yang menyerangnya.. tolong...!!

__ADS_1


Klek


Ponsel tiba-tiba mati, dan ternyata kehabisan Baterai disaat yang tidak tepat.


"Oh sh-it..!, Bagaimana ini?" Ucap Louise dalam hati dan berharap apa yang diucapkannya tadi masih sempat didengarkan oleh Alfaro.


Sementara itu, Christopher masih melakukan perlawanan dengan sekuat tenaganya, hingga kemudian dirinya tumbang dengan bibir yang berlumuran darah.


"Bawa dia hidup-hidup, aku membutuhkan otaknya untuk tetap bekerja..kalian mengerti!" Teriak Bima memerintahkan anak buahnya, dan saat dua orang hendak mendekat, Christopher tidak tinggal diam, dia berusaha dengan sisa tenaganya untuk melakukan serangan dan berhasil.


Dua orang yang akan membawanya terjengkang ke belakang saat mendapatkan pukulan dari sisa tenaga dalamnya, dengan tubuh yang sempoyongan Christopher masih terus berusaha melawan, tentu saja Bima yang melihat hal itu semakin geram, dan kemudian menyerang Christopher Nolan kembali.


Detik berikutnya, tangan kanan Bima sudah mencengkram kuat leher Christopher Nolan hingga wajahnya terlihat memerah dan kesulitan untuk bernafas, tangannya berusaha menggapai untuk melepaskan cengkeraman tangan yang ada di lehernya, tapi tetap tidak bisa.


Hingga kemudian, Louise segera berlari dan berusaha memukul Bima tanpa berarti apapun, "lepaskan..kamu bisa membunuhnya...lepaskan!!" Teriak Louise tidak memperdulikan ketakutannya lagi.


"Dasar Wanita gila, merepotkan saja..!!" Teriak Bima dan selanjutnya menghempaskan Louise hingga tersungkur di tanah.


Tidak ingin membunuh Christopher, tangan Bima kemudian melepaskan cengkeramannya, "Amankan wanita itu, bawa sekalian ke markas dan buat kalian untuk bersenang-senang!!" Teriaknya.


Bima menoleh ke arahnya lalu tersenyum, dia menemukan titik kelemahan Christopher yang ada dalam diri wanita itu, "Bagus...rupanya begitu Hem, aku tidak akan menyakiti wanitamu, asal..kau mau menuruti semua keinginanku, apa kau mengerti?!"


"Bangsat kau Bima..lepaskan dia dan bawa saja diriku!" Teriak Christopher Nolan kemudian.


"Hahaha..tidak mungkin aku membiarkan begitu saja wanita secantik ini Christopher Nolan" ucap Bima yang kini mendekat ke arah Louise yang baru saja berdiri, dan tangan Bima menjulur untuk menyentuh Louise yang masih kesakitan.


Bug..


Tiba-tiba saja tubuh Bima terpental kebelakang beberapa jengkal saat sebuah tendangan berhasil mendorong tubuhnya untuk menjauh dari Louise.


"Sial..apa yang terjadi..!" Ucap lirih Bima yang kemudian sangat terkejut ketika melihat sosok wanita yang kini sudah berdiri tegak di depan Louise untuk melindunginya.


"KIRANA..?!" Ucap lirih Bima.

__ADS_1


"Kau benar-benar bajingan Bima, rupanya kau masih hidup!" Ucap Kirana yang kini menatapnya dengan tajam.


Bima tersenyum iblis, membenarkan posisinya lalu kemudian membalas tatapan Kirana yang kini sudah ada di hadapannya. "Dasar Wanita pengkhianat, Bagus kau muncul disini, sekalian saja aku akan membunuhmu di tempat ini!!" ucap Bima dengan penuh dendam.


Kirana bergerak cepat menghindari serangan Bima yang Tiba-tiba bergerak cepat ke arahnya, dengan tenaga dalam yang ada pada tubuh Kirana sekarang ini, dirasa masih bisa untuk melawan satu orang seperti Bima.


Hingga pertarungan sengit pun terjadi, Louise tidak menyia-nyiakan kesempatan itu dan segera bergerak ke arah Christopher untuk melihat keadaannya dan membantunya berdiri kembali. "Kau masih bisa berdiri Chris?"


"Hem..maaf Louise, melibatkan mu dalam masalah ini, kita harus segera menolong Kirana, tidak mungkin dia bisa menghadapi mereka semua sendirian" sahut Christopher.


"Tapi..kamu sendiri keadaannya seperti ini, apa yang bisa kita lakukan sekarang?" Tanya Louise semakin bingung dan panik.


"Hubungi Alfaro..cepat!" Perintah Christopher.


"Tidak mungkin, handphone ku mati Chris.., tapi aku tadi sempat tersambung dan berbicara dengan tuan Alfaro, tapi entahlah"


"Apa..?, Oh sial..!" Sahut Christopher yang kini tengah berjalan di papah oleh Louise untuk mencari tempat yang aman untuk sementara.


Kirana yang masih melakukan gerakan bela diri untuk menghadapi Bima, kini akhirnya harus lebih berhati-hati karena beberapa anak buah Bima akhirnya turun tangan ikut menyerangnya. "Gawat..tenagaku sudah terkuras dan mereka kini menyerang ku bersama-sama, aku tidak mungkin kuat terus menerus menghadapinya" batin Kirana.


Dan benar saja, belum sempat Kirana menghindar, satu tendangan yang tidak disangkanya kini mendarat cukup keras di perutnya, hingga kemudian dirinya ambruk dengan nyeri yang dirasakan sangat kuat di perutnya.


Bima tidak tinggal diam, melihat kesempatan untuk melumpuhkan Kirana, dia segera melompat siap menghantamkan kekuatan tenaga dalamnya, "Mati kau..!!"


Dan Kirana yang tidak mungkin lagi menghindar kini pasrah dan memejamkan mata sambil memegangi perutnya, hingga suara yang cukup keras terdengar oleh semuanya.


BLAR..


"Kirana!!" Terdengar suara keras teriakan Louise.


Tubuh yang tidak berdaya dan terluka cukup parah kini tergeletak di tanah dan tidak bisa bergerak lagi.


Ayo waktunya VOTE VOTE VOTE.. Jangan lupa ya, ditunggu juga HADIAH, LIKE, dan KOMENnya.

__ADS_1


Ketik: Sinho Channel di YouTube, untuk menikmati Cerpen-cerpen karya Author yang tak kalah seru.


Bersambung.


__ADS_2