
Pagi yang sangat dingin saat itu di kota Paris, laki-laki yang tengah memeluk wanita yang sangat dia cintai terbangun dan tersenyum mendapati wajah cantik yang masih tertidur begitu damai.
Tak lama kemudian, perlahan sang wanita terbangun, "honey, apa ini sudah siang?" Tanya Kirana terkejut saat Sinar matahari menyapa kulit lembut nya.
"Sudah hampir jam delapan pagi, memang kenapa?" Jawab suaminya, Alfaro.
"Astagfirullah.. honey, aku kesiangan, malu nih kalau gak bantu-bantu, apalagi ada Mommy Jasmine dan juga yang lainnya!" Teriak Kirana begitu panik.
"Sudah..semua juga pada belum ada yang keluar dari kamar, mungkin kita semua sedang kecapekan honey..istirahatlah kembali, lagi pula keadaan tubuhmu juga masih belum pulih benar, harus banyak Istirahat dulu"
"Tapi_"
"Sudah..nanti makanan biar aku minta tolong asisten rumah tangga untuk membawa ke kamar saja, aku yakin semuanya juga sarapan sendiri-sendiri, kali ini tidak ada sarapan pagi bersama dulu"
"Beneran honey..jangan bohong ya, aku gak enak nih sama yang lainnya"
"Iya bener, sudah..sini aku peluk lagi, sebentar lagi makanan akan segera datang" ucap Alfaro yang sudah menarik tubuh istrinya kembali untuk berbaring di sampingnya.
Saat matahari semakin meninggi, perlahan Aliando dan Aisyah keluar dari kamarnya, mereka berjalan menuju taman yang ada di belakang Mansion, rupanya ketiga anak kembar yang dicarinya tengah bermain disana dengan gembira.
Nampak juga Alena dan Edward sedang berbincang dengan Alex dan juga Istrinya, Aisyah dan Aliando segera menghampiri mereka dan kemudian ikut bergabung.
Tak lama kemudian ketiga anak kembar itu segera berlari menghampiri Aliando dan Aisyah. "Apa kalian sudah merasa capek Hem?" Tanya Aisyah dengan penuh kasih sayang.
"Tentu saja tidak Grandma, kita senang bisa berlarian di taman" ucap Ethan.
"Seru kan Ai" sahut Evan.
"Iya kak, grandma mau ikut juga?" Tanya Ailina.
"Jangan.. Grandma sudah tua, kalian jangan berbuat yang aneh-aneh ya.." sahut Alena yang melihat ketiga anaknya sedang berbincang dengan Aisyah.
Tak lama kemudian datanglah Abraham dan juga Jasmine, Ethan segera berlari memeluk Abraham, begitu juga dengan kedua saudara kembarnya, berikutnya situasi segera ramai saat ditambah dengan kedatangan anggota yang lain.
Sementara anak-anak bermain berkejaran, para orang dewasa kini tengah membahas acara resepsi yang akan dilaksanakan dua hari lagi.
"Mohon maaf, saya dan tim dalam Agensi NAHA sudah menyiapkan semua baju untuk keluarga Eagle dan Nugraha untuk persiapan Resepsi nanti" ucap Hani memberitahukan maksud hatinya.
"Wah..benarkah..pasti spesial nih rancangannya, apalagi dari desainer terkenal kita..wow!!" sahut Alena membuat Hani merasa sangat tersanjung.
__ADS_1
"Terimakasih, maaf merepotkan mu Han" Kirana menyahut.
"Tentu saja tidak Kirana, kau ini..aku justru sangat senang bisa melakukan hal itu, dan aku harap nantinya rancangan yang aku buat tidak mengecewakan, jadi besok akan kita lakukan feeting baju bersama di Mansion ini, bagaimana?"
Semua menjawab setuju dengan apa yang direncanakan oleh Hani.
*
Sementara itu Christopher yang kini sudah berada di kediamannya masih beristirahat di dalam kamar. Setelah bantuan dari Alex yang diberikan untuknya, tubuh Christopher kini sudah bisa menerima kekuatan yang ada dalam tubuhnya dengan resiko beberapa tenaga dalam yang di buang karena terlalu membebani dan membahayakan.
"Hhh..rasanya aku sangat banyak berutang Budi dengan keluarga Nugraha dan Eagle, tidak pernah ku sangka mereka orang-orang luar biasa dengan kepribadian yang sangat mengagumkan, pantas saja Kirana menjadi sosok wanita yang begitu hebat" batin Christopher yang masih terbaring diatas tempat tidur.
Entah kenapa beberapa saat kemudian bayangan Louise tiba-tiba saja muncul dalam pikirannya, "Ck, kenapa jadi teringat dengan wanita itu.. Louise, baik juga dia, bahkan mau menolong ku disaat yang tidak aku duga" batin Christopher.
Mungkin batin Christopher tersambung atau sebuah kebetulan saja, suara deringan panggilan dari handphone terdengar dan saat dilihat ternyata dari Louise.
"Halo..ada apa?" Tanya Christopher.
"Em..aku memberitahukan, ada undangan untukmu di acara resepsi pernikahan Kirana, bisakah aku masuk ke dalam dan memberikannya padamu, kebetulan aku lewat" ucap Louise.
"Apa.?, Kau ada di Apartemenku?"
"Eh..tunggu, aku akan keluar" jawab Christopher yang begitu saja.
Dan kini Louise sudah berada diruang tamu berbincang dengan Christopher Nolan.
"Jadi kamu akan datang?" Tanya Louise.
Christopher diam sejenak, "Entahlah, aku masih belum tau, apalagi tubuhku juga masih belum benar-benar sehat" jawab Christopher Nolan.
"Hem, baiklah..jangan terlalu dipaksakan, okey..aku kembali bekerja dulu, pekerjaan ku sudah menumpuk banyak, ingat..acara Resepsi besok ya.." ucap Louise.
"Hem..makasih..kalau aku jadi datang, maukah kamu menemaniku?" Tanya Christopher membuat Louise mengangkat alisnya.
"Aku juga pasti ada di pesta itu Chris..mana mungkin aku melewatkan hari bahagia mereka, apalagi Tuan Alfaro adalah bos ku sekarang"
"Bukan begitu..maksudku, aku ingin kita datang bersama"
"Kenapa?"
__ADS_1
"Yah...tau sendiri aku kan masih belum sehat benar"
"Oh..jadi kamu mau aku menjagamu begitu?"
"Kalau kamu tidak keberatan"
"Baik..deal..aku akan menjemputmu besok malam, persiapkan dirimu melihat wanita yang kamu cintai besok bersama laki-laki lain ya..!" Teriak Louise menggoda Christopher sebelum akhirnya keluar dari Apartemen dengan tawanya.
"Hah..jadi..dia sudah tau masa laluku dengan Kirana?, Sial..!, "ucap lirih Christopher yang masih shock dengan apa yang diucapkan oleh Louise.
*
Hari bahagia yang ditunggu-tunggu akhirnya telah tiba, Resepsi megah dilaksanakan di dalam gedung yang sangat luas, Kirana tampak begitu sangat cantik dengan gaun khusus yang dirancang untuk ya, begitu juga dengan Alfaro yang begitu gagah dan menawan dengan setelah jas yang sudah di padi padankan dengan gaun pasangannya.
Nampak semua keluarga begitu bahagia, hingga senyuman tidak pernah memudar dari wajah mereka. Para Tamu undangan kini juga mulai berdatangan dan memenuhi gedung.
Acara demi acara pun dimulai dengan tertata rapi, semua konsep dalam acara pesta malam ini berjalan dengan lancar, hingga sebuah persembahan dari ketiga anak kembar mampu membuat geger suasana pesta.
"Baiklah..saatnya persembahan spesial dari pangeran dan tuan putri dari keluarga Nugraha, kita sambut mereka..Ethan, Evan dan Ailina..!!" Teriak MC di sambut dengan tepukan tangan dari semua yang hadir disana.
Tingkah lucu, imut dan menggemaskan dipersembahkan oleh ketiga anak kembar itu saat melakukan dance didepan Kirana dan Alfaro yang sangat bahagia melihat apa yang tengah dilakukan ketiga ponakannya.
Hingga suasana semakin heboh saat ketiga anak kembar ini menarik kedua orang tuanya untuk ikut bersama dengan mereka, Alena yang rupanya juga sangat suka melakukan hal itu, segera mengikuti gerakan dance ketiga anaknya, tentu saja dengan kecantikannya mampu menghipnotis semua mata yang memandangnya saat ini.
Dan tau sendiri kan bagaimana posesifnya sang suami, sontak Edward segera menyudahi aksi istrinya dan kini menariknya kembali ke dalam pelukannya, banyak pasang mata yang merasa geli melihat tingkah seorang Edward yang begitu menjaga istrinya.
"Honey..ish..sayang kan, aku dah lama pengen dance sama anak kita nich!" Ucap Alena yang sudah ada dalam pelukan Edward dengan paksa.
"Diam..gak usah aneh-aneh, kita nikmati saja pestanya" perintah Edward.
"Iya honey..tapi kan_!"
"Sudah..nanti dance sendiri dalam kamar, cukup aku yang lihat, kau ini..aku gak rela kamu jadi tatapan banyak mata, mereka melihatmu sangat bernafsu begitu.."
Alena akhirnya terdiam dan masih merenggut di dalam pelukan Suaminya.
Alfaro dan Kirana yang melihat kejadian itu saling pandang dan kemudian tertawa, melihat bagaimana Edward kini memeluk istrinya tanpa perduli banyak orang yang melihat perbuatannya.
Bersambung.
__ADS_1
Jangan lupa VOTE HADIAH LIKE dan KOMENnya selalu ditunggu.