SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 116


__ADS_3

Christopher Nolan dan Louise Anastasya terkejut melihat kedatangan seseorang yang menyelamatkannya.


"Alfaro.." suara lirih Christopher.


"Nona_?" Ucap Louise tak percaya melihat sosok wanita yang sangat cantik berlari menyusul keberadaan Alfaro yang tengah menolongnya.


Alfaro segera menyerang habis-habisan keempat orang itu dengan kekuatannya, hingga tidak ada satupun dari mereka yang bisa bergerak kembali.


Christopher masih duduk mengatur nafasnya bersandar di tembok, darah dari luka tembaknya merembes keluar lumayan banyak, rupanya luka itu menganga kembali saat dia melakukan gerakan mengeluarkan tenaga dalamnya.


Hingga kemudian dia hanya mendengar teriakan Louisa sebelum akhirnya terjatuh tak sadarkan diri.


"Bawa laki-laki ini ketempat kita Chris, dan anda Nona, silahkan ikut dengan kita ketempat yang lebih aman" ucap seorang wanita yang tak lain adalah Alena.


Louise masih terpana dengan keberadaan Alena, dirinya masih tidak menggerakkan tubuhnya sama sekali, melihat sosok Alena yang dulu hanya dia dengar dari Aliando membuat jantungnya terasa mau berhenti.


Hingga akhirnya Alena menarik nafas panjang saat menyadari apa yang dilakukan Louise didepannya.


"Nona..hei..nona.. LOUISE...!!!" Teriak Alena kemudian berusaha untuk menyadarkannya.


"Ha..eh..iya..maaf..saya_" ucap Louise tergagap dan bingung.


"Cepat ikut kita, jangan buang waktu lagi Nona Louise, mengerti..!" Ucap Alena yang kini menatap Louise dengan begitu dekat.


Louise sampai terperanjat saat ditatap begitu intens dengan sosok wanita yang sangat di idolakan nya dari dulu dan baru kali ini bisa bertemu langsung dengannya.


Sedangkan Alfaro hanya menggelengkan kepala melihat apa yang dilakukan oleh Louise karena dia juga sangat tau bagaimana Sekretaris nya itu begitu memuja sosok Alena.


*


Di sudut kamar yang lain, tergeletak wanita cantik dengan keadaan yang masih sangat lemah, beberapa dokter melakukan penjagaan ketat untuk memberikan perawatan yang terbaik sesuai dengan perintah seseorang.


"Jangan sampai terjadi apapun dengan wanita ini, atau..nyawa kalian akan melayang!" Ucap laki-laki yang kini sudah tidak memakai balutan perban lagi di tubuhnya.


Beberapa pengawalnya mengikuti langkah kemana laki-laki itu pergi setelah memberikan perintah. Lalu kemudian sebuah ruangan kamar yang sangat megah terbuka dan dia pun masuk ke sana, kini tak ada lagi pengawal yang mengikutinya.

__ADS_1


Berdiri di depan cermin, laki-laki itu tersenyum melihat keadaannya yang hampir pulih seratus persen, hingga kemudian datang seorang wanita masuk ke dalam kamarnya dan sangat terkejut melihat perubahan sosok Sang Tuan yang ada di depannya.


"Tuan..anda_?"


"Hem..aku sudah kembali ke wujud ku semula, seorang pangeran Kenan" sahut laki-laki itu yang tak lain adalah Kenan, pangeran dari klan Hitam yang pernah dihancurkan oleh keluarga Eagle dan Nugraha.


"Salam hormat Pangeran Kenan" ucap wanita itu yang tak lain adalah Sima.


"Iya, ada apa kau kemari?" Tanya Kenan.


"Saya ingin memberikan kabar bahwa Tuan Bima telah_"


"Aku tau, dia sudah dibawa oleh mereka, Tuan mu itu terlalu sembrono dan meremehkan mereka"


"Maafkan tuan Bima pangeran, saya mohon bantu bebaskan Tuan Bima dari tangan mereka" ucap Sima yang kini sudah bersujud dan memohon.


"Keadaan Tuan mu Bima di dalam tangan mereka sangat membahayakan keberadaan klan kita, apalagi kekuatan ku belum sepenuhnya sempurna, secepatnya aku akan mengatasi hal itu dengan caraku, dan saat ini pasukan klan terkuat kita sedang berusaha membebaskan Tuan mu."


"Benarkah, terimakasih pangeran, saya akan melakukan apapun yang anda perintah kan karena sudah menolong Tuan Bima dari tangan mereka" ucap Sima.


*


Kaisar menghadapi begitu banyak orang-orang klan Hitam yang hampir semuanya mempunyai kekuatan tenaga dalam.


Alena yang sedang menemani Alfaro pergi ke Apartemen Louise tentu saja tidak bisa membantu Kaisar yang kini tengah mengatasi masalahnya sendiri.


"Jaga tawanan kita, jangan sampai dia berhasil diambil oleh mereka!" Teriak Kaisar memberikan peringatan kepada para pengawalnya.


Namun semuanya gagal total, sekuat apapun tenaga dalam Kaisar, tidak akan mampu menghadapi sendiri lawannya yang begitu banyak dan kuat kali ini, hingga akhirnya mereka berhasil membawa kabur Bima sebelum misinya mengorek keterangan dari mulutnya berhasil.


"S-hit!, Mereka berhasil membawa Bima, tidak ada gunanya juga aku mengejarnya, ini tidak akan berhasil" ucap Kaisar berbicara dengan dirinya sendiri. Dia pun mulai menyadari bahwa mereka adalah orang-orang kuat dengan kemampuan tenaga dalam dari klan Hitam yang pernah di ikuti nya dahulu.


"Bagaimana tuan, apa kita akan mengejar mereka?"


"Tidak perlu, saat ini kita tidak akan bisa merebut tawanan kita lagi, percuma saja di kejar, kalian kembali ke Mansion bersamaku saat ini juga, sepertinya musuh yang lebih besar lagi akan kita hadapi pada akhirnya" ucap Kaisar, kemudian diri ya segera kembali ke Mansion bersama dengan yang lainnya.

__ADS_1


Rupanya kedatangan Kaisar hampir bersamaan dengan Alfaro dan Alena yang kini sudah membawa dua orang yang sudah diselamatkan, Kaisar terkejut saat Alfaro membawa Seorang laki-laki yang penuh luka dan tak sadarkan diri.


"Siapa_?"


"Sstt..nanti aku jelaskan, biarkan dia di obati dulu, kunci dimana Kirana disembunyikan, ada pada laki-laki ini" sahut Alena, lalu kemudian segera masuk ke kamar mengikuti Alfaro yang kini sudah merebahkan Christopher di dalam kamar.


Alena segera membersihkan dirinya di kamar mandi kamar itu, lalu bersiap mengobati luka Christopher dengan tenaga dalamnya.


Alfaro dan Kaisar berdiri menemani Alena saat melakukan proses pengobatan, sementara Louise yang begitu terkejut saat melihat dengan nyata bagiamana Alena menyembuhkan luka-luka kecil di dalam tubuh Christopher itu, menutup mulutnya tak percaya.


Alena segera menghentikan gerakan tangannya saat mendapati ada yang tidak beres dalam tubuh Christopher.


"Ada apa?" Tanya Kaisar.


"Aku tidak bisa melanjutkan, tenaga dalam yang ada dalam tubuh laki-laki ini sangat kacau, kalau aku memaksakan tenaga dalam ku masuk ke tubuhnya, itu akan sangat berbahaya baginya, dia adalah laki-laki yang aku ceritakan tempo hari Kai" ucap Alena.


"Apa..?!" Sahut Kaisar sangat terkejut.


"Aku akan membantu mu Al, akan aku berikan tenaga dalam ku ke tubuhmu untuk melanjutkan proses penyembuhannya lagi"


"Itu berarti kau harus membuka bajuku Kai, memangnya kau siap menerima konsekuensinya dari Edward, dia bisa melepas kepalamu kalau sampai tau kau melakukan hal itu" jawab Alena yang tengah menatap Alfaro yang sedang menahan tawanya.


"Ck..lalu apa yang harus kita lakukan?, Kita harus tau dimana Kirana secepatnya, aku merasakan dia dalam bahaya Al" sahut Kaisar.


"Aku tau, tenanglah..aku tidak bisa menyembuhkan laki-laki ini secara total, tapi hampir 70 persen dia sudah lebih baik, sebentar lagi pasti akan siuman..bersabarlah sedikit lagi, percayalah.. aku juga sangat ingin secepatnya menemukan Kirana sama sepertimu Kai" sahut Alena.


"Iya aku tau..maaf Al, aku hanya terlalu panik dan khawatir dengan Kirana"


"Dari yang saya tau sekilas, Kirana dalam keadaan aman saat ini, mereka tidak bisa menyakitinya, itu saja yang sempat diceritakan oleh Christopher padaku" sahut Louise kemudian.


Kaisar menatap Louise sejenak, begitu juga dengan Alfaro dan Alena, hingga kemudian Aliando masuk dan tersenyum ke arah Louise.


"Terimakasih atas informasinya Louise, kita bisa sedikit lebih tenang, ayo..sebaiknya kau ikut aku, istriku akan membawamu ke kamar dan bersihkan dirimu dulu, lihatlah kau sangat berantakan sekali" ucap Aliando yang kini sudah membawa Louise untuk menemui Aisyah dan membawanya ke kamar tamu.


Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMENnya.

__ADS_1


Telah Hadir Lanjutan Cerpen Akhirnya AKU Episode Terakhir di channel YouTube, segera baca dengan ketik: Cerpen Akhirnya AKU, Episode Terakhir by Sinho, dijamin ceritanya seru dan sangat menarik.


Bersambung.


__ADS_2