SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 109


__ADS_3

Alena yang baru menyadari posisinya yang begitu dekat, segara melepaskan tangannya dan mundur beberapa langkah untuk mengambil jarak, "Maaf.." ucap Alena merasa tak enak hati.


"Tidak Nona..saya yang harusnya meminta maaf dan saya sangat berterimakasih atas bantuan yang Nona berikan, saya Christopher Nolan."


Alena mengangguk, memperkenalkan nama pendeknya juga, lalu segera membalikkan badan ingin keluar dari Toilet segera.


"Tunggu Nona..saya_"


"Sebaiknya bicara di luar" sahut Alena yang kemudian sudah berjalan dengan cepat keluar dari ruangan dan diikuti oleh Christopher Nolan di belakangnya.


"Jadi..sepertinya Nona Alena mempunyai kekuatan supranatural yang sangat dahsyat, benar begitu?"


"Itu tidak penting, aku hanya akan memperingatkanmu..sistem tubuhmu banyak yang rusak karena kekuatan yang kau miliki saat ini, aku tidak tau itu karena apa, jadi aku sarankan berhati-hati lah menggunakan kekuatanmu, karena semakin sering kau gunakan, sistem tubuhmu akan ikut terkena dampaknya"


"Apa..?, Maksud anda?" tanya Christopher.


"Apapun itu, kekuatanmu tidak seimbang dengan kekuatan tubuhmu, jadi jangan kau gunakan kekuatan mu atau kalau bisa, hilangkan dari tubuhmu segera, itu sangat berbahaya" ucap Alena yang kemudian melangkah pergi begitu saja.


Christopher tertegun dengan apa yang di dengar dari wanita yang baru saja ditemuinya dan menyelamatkannya. "Jadi penemuanku ini masih belum bisa sempurna, dan mempunyai efek yang mengerikan juga, tapi aku tidak bisa mundur saat ini, Tuanku sudah sangat percaya padaku" batin Christopher Nolan yang kini sudah berjalan keluar.


*


Tiba saatnya pernikahan Hanita Amanda Putri dan Ronan Frasto dilangsungkan hari ini, di sebuah gedung yang sangat megah, prosesi acara ijab qobul segera di langsungkan.


Tampak suasana begitu hening seketika saat Ronan dengan serius mengucapkan Ijab Qabul yang kemudian di sambut kata SAH dengan keras dari beberapa saksi yang telah hadir di sana.


Berganti suasana penuh haru saat tiba acara memberikan restu bagi masing-masing keluarga kepada penganten baru yang tengah berbahagia.


Semuanya mengucapkan selamat dan saling berpelukan, Hani menangis saat Kirana kini sudah memeluk erat dirinya, "Terimakasih selama ini sudah menemaniku Kirana, maaf kalau aku banyak salah dan sering membuatmu jengkel" ucap Hani.


"Iya, sama-sama Han, aku doakan semoga kalian selalu bahagia dan langgeng selamanya, jangan lupa malam pertama pelan-pelan ya" goda Kirana.


Plak


Hani langsung menabok lengan Kirana sambil tertawa bersama.


Begitu juga dengan Ronan yang kini sudah memeluk Alfaro sahabatnya, "Terimakasih atas support kamu selama ini Alfaro, Terimakasih juga atas semua yang kau lakukan untuk ku sampai detik ini, maaf kalau aku sering mengecewakanmu" ucap Ronan.


"Kau itu bicara apa, aku sudah menganggap mu seperti saudaraku sendiri, kita melalui semua bersama, dan kali ini kau sudah harus melewati apapun dengan istrimu, semoga kalian selalu bahagia" ucap Alfaro.

__ADS_1


Ronan melepaskan pelukannya, menatap sejenak Alfaro lalu mengusap air mata yang tidak sengaja jatuh di pipinya, Alfaro tersenyum, menepuk pundak sahabatnya untuk menguatkan hatinya, "aku akan selalu menjadi sahabat dan saudaramu Ron, jangan terlalu bersedih"


Ronan tersenyum dan kembali memeluk Alfaro untuk yang kedua kalinya.


Sementara itu ibu Aisyah dan Aliando tengah bercanda tawa dengan ketiga bocah kembar sambil menyuapi makanan setelah mengucapkan selamat kepada Hani dan Ronan.


Kaisar dan Ratu duduk bersama dengan Alena menikmati makanan yang sudah disediakan. Setelah selesai Alena segera menceritakan apa yang dialaminya kemaren.


"Aku belum pernah menemui kasus aneh seperti itu" ucap Kaisar.


"Sama, aku juga, bagaimana mungkin seseorang mempunyai kekuatan Supranatural yang tidak bisa di terima oleh tubuhnya, bukankah itu sangat berbahaya?" sahut Alena.


"Hem..itulah yang membuatku penasaran, bagaimana mungkin hal itu bisa terjadi, atau mungkin saja_?" ucap Alena lagi.


"Dia mendapatkan kekuatan itu dengan paksa" sahut Kaisar.


"Maksudnya gimana sih yang?" Tanya Ratu yang semakin bingung dengan apa yang sedang di perbincangkan oleh Kaisar dan Alena.


Perbincangan mereka terhenti sejenak saat kemudian Alfaro dan Kirana ikut bergabung disana. "Sepertinya benar-benar ramai disini, ada yang seru di perbincangkan?" Tanya Alfaro kemudian duduk di samping Kaisar, sedangkan Kirana sudah ada di dekat Alena.


Alena tersenyum lalu melanjutkan lagi ceritanya, Alfaro dan Kirana juga merasa terkejut mendengar hal itu, "Tapi bagaimana mungkin kekuatan supranatural bisa di ambil secara paksa kak?" Ucap Kirana.


"Tentu saja bisa, dan hanya klan Eagle yang bisa melakukannya bukan?" Tanya Alena.


"O..jadi seperti itu, artinya laki-laki yang kau temui tadi mungkin mengambil dengan cara yang lain, begitu kah?" Ucap Ratu.


"Tidak ada yang tau pasti akan hal itu, semoga saja orang itu bisa selamat dari kekuatannya sendiri" sahut Alena.


Sementara itu, penganten baru yang sudah nampak kelelahan segera ikut bergabung dan duduk diantara Keluarga Nugraha dan Eagle yang sedang berkumpul.


"Ampun Capeknya.." ucap Hani sambil memijit kakinya, sedangkan Kirana tertawa kecil melihat penderitaan Sahabatnya, Ronan tersenyum dan membantu Hani memijit kakinya sekejab.


"Ehem..mesra sekali pengantin baru ni?" Ucap Kirana.


Ronan tersenyum begitu juga dengan Hani yang masih menikmati pijitan suaminya."Oh iya Kirana, nanti kita akan tinggal bersama di rumah ku, kemaren sudah aku Rehap total, sengaja untuk kami tinggali nanti" ucap Ronan.


"Lalu..bagaimana dengan Mansionnya?" Tanya Kirana.


"Bisa kalian tempati, itu kan memang Mansion kamu Kirana, aku akan tinggal bersama Ronan setelah ini, lagi pula jarak tempat tinggal kita juga tidak terlalu jauh kan" sahut Hani.

__ADS_1


"Tapi Han_"


"Tolonglah Kirana, aku dan Ronan sudah memutuskan hal ini" ucap Hani.


Kirana terdiam sesaat, Alfaro segera mendekati Kirana dan kemudian memeluknya dari belakang, "kita yang akan tinggal disana, bagaimana?" Ucap Alfaro membuat Kirana langsung tersenyum senang.


"Tapi bagaimana dengan Daddy Aliando?" Sahut Kirana kemudian.


"Aku sudah ada yang menjaga, kalian lupa kalau Daddy sudah punya pendamping sekarang?" Sahut Aliando yang kini sudah duduk di depan mereka.


"Daddy.." sahut Alfaro dan Kirana bersamaan, sementara yang lain masih menyimak saja, kesepakatan akhirnya telah di putuskan, Hani akan ikut bersama dengan Ronan, sedangkan Kirana dan Alfaro akan tinggal di Mansion Kirana yang kosong setelah mengadakan pesta resepsi nanti.


*


Hani langsung di boyong ke Rumah yang sudah di janjikan oleh Ronan, mereka sengaja merencanakan malam pertama di Rumah mereka yang akan ditempatinya nanti, satu kamar utama sudah di persiapkan dan di hias seindah mungkin.


Hani tersenyum melihat kamar nan indah sudah ada di depan matanya. "Subhanallah..bagus sekali Ron..kamu yang menyiapkan semua ini?" Tanya Hani.


"Tentu saja, khusus untuk istri tercintaku, dan jangan lagi memanggil suamimu ini dengan nama.. rasanya tidak nyaman, bagaimana kalau memanggilku dengan sebutan yang lain, sayang misalnya?" Ucap Ronan.


Hani tersenyum sambil mengangguk tanda setuju dan kini Ronan mendekat, siap melaksanakan kewajibannya. "Apa kau sudah siap sayang?" Tanya Ronan.


"Insyaallah aku sudah siap..tapi_"


"Kenapa?" Tanya Ronan pemasaran.


"Katanya saat pertama kali akan terasa sakit, aku mohon pelan-pelan ya?" Ucap Hani dengan wajah menunduk, sementara Ronan hanya tertawa kecil lalu mengangkat wajah Hani kembali untuk ditatapnya dengan penuh cinta.


Ciuman pertama telah menyentuh bibir Hani perlahan dan lembut, has-rat Ronan yang lama tak tersalurkan segera bergejo-lak, satu persatu gaun yang di pakai mereka berdua terlepas begitu saja, Hani menahan tubuh Ronan saat merasakan sakit luar biasa ketika milik Ronan menembus sela-put da-ranya.


"Pelan yang.. Sakit!" Hani terpekik.


"Rileks yang..jangan tegang, sedikit lagi..sshh" ucap Ronan yang kini mulai memasukkan kembali miliknya lebih dalam, hingga akhirnya Hani mampu menerima miliknya dengan sepenuhnya.


"Maaf.." ucap Ronan sambil menghapus air mata istrinya yang sempat menetes. Namun detik berikutnya Ronan menggantinya dengan era-ngan dan de-sahan Nikmat yang luar biasa dirasakan oleh Istrinya.


Hingga keduanya berakhir dengan nafas yang memburu dan keringat yang mengguyur tubuh saat keduanya berteriak mencapai ******* bersama-sama. Kegiatan panas malam pertama dilakukan berulang kali hingga keduanya akhirnya tertidur lelap di jam 3 pagi.


Kita stop dulu gaes..di sambung di episode berikutnya..jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE dan KOMENnya ditunggu.

__ADS_1


Sebuah Cerita seru tentang bagaimana seorang wanita yang terpaksa menggantikan pengantin Wanita yang kabur dan akhirnya harus hidup dengan laki-laki dingin dan berkuasa..sudah hadir di Channel YouTube Sinho Channel, yang penasaran Kisah serunya segera mampir dengan KETIK: Cerpen Akhirnya 'AKU' by Sinho.


Bersambung.


__ADS_2