
Disaat itulah suara lantang seseorang mengagetkan beberapa orang yang kini sudah mendapatkan Hani.
"Bajingan, lepaskan wanita itu sebelum kalian menyesal!!" Teriak seorang laki-laki yang tak lain adalah Ronan.
Beberapa pengawal itu langsung mengalihkan perhatiannya. Dilihatnya Ronan dengan tatapan tajam, tidak menunggu lama, kini Ronan sudah bertarung menghadapi hampir enam orang sendirian.
Ronan hanyalah orang biasa yang tidak memiliki kekuatan supranatural apapun, keadaan itu tentu saja membuatnya keteteran mengahadapi serangan musuhnya yang hampir semua memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni.
Tendangan telah mendarat di perut dan tubuh Ronan lainya, sontak dirinya terpental jatuh ke tanah.
"Sial..mereka terlalu banyak dan kuat" batin Ronan berusaha untuk bangun dan mengusap darah yang ada di pelipisnya.
Tidak tinggal diam, Louise yang ada di sana segera menghubungi Alfaro dengan tetap bersembunyi di tempatnya, tangannya gemetaran dan suaranya terlihat parau saat berhasil memberi kabar ke Alfaro apa yang tengah terjadi.
"Iya tuan Alfaro, Tolong segera kesini"
BRAK..
Rupanya handphone yang di pegang Louise kini sudah terlempar, dan Selanjutnya Louise segera diseret untuk bergabung bersama dengan Hani.
"Bangsat!, Lepaskan wanita itu..kalian bawa saja aku sebagai gantinya..!!" Teriak Ronan yang sudah bersimbah darah terkapar di tanah.
"Biarkan saja laki-laki itu..habisi segera..dan bawa kedua wanita itu.!!" Teriak Christopher Nolan.
Sesaat kemudian suara dua tembakan terdengar dan Ronan diam tak bergeming.
"Tidak..Ronan..Ronan.. Bangun..!!" Teriak Hani histeris dan meronta ingin lari ke arah Ronan yang tidak bergerak sama sekali.
Sementara Louise yang melihat kejadian mengerikan pertama kali dalam hidupnya langsung histeris dan tidak sadarkan diri.
Berikutnya para pengawal itu membawa Louise dan Hani pergi ke suatu tempat yang sudah disiapkan untuk mereka.
**
Alfaro yang baru saja keluar dari kamar mandi dikejutkan dengan kabar dari Louise lewat Handphonenya.
"Louise.. halo.. Louise!!" Teriak Alfaro seketika panik saat sambungan handphone terputus.
"Ada apa honey..?!" Tanya Kirana yang baru saja ada di belakang Alfaro.
"Terjadi sesuatu dengan Ronan dan Hani, baru saja Louise menghubungiku dan tiba-tiba sambungan terputus"
"Apa?!, Apa yang sebenarnya terjadi?" Tanya Kirana yang ikutan panik seketika.
"Aku akan cafe tempat Louise memberitahu barusan honey.." ucap Alfaro segera melesat keluar di ikuti oleh Kirana yang tidak mau berdiam diri di Mansion.
__ADS_1
Kurang lebih setengah jam perjalanan di tempuhnya, tiba di lokasi kejadian, semua sudah ramai dan bahkan ada mobil ambulan.
Alfaro segera menerobos kerumunan untuk melihat siapa yang akan dimasukkan ke dalam mobil ambulan.
"Ronan.. Astagfirullah..Ronan!!" Teriak Alfaro serasa jantungnya berhenti berdetak.
"Maaf..anda keluarganya?" Tanya salah satu petugas yang mendorong masuk Ronan ke dalam ambulan.
"Iya, saya satu-satunya keluarganya saat ini, bagaimana keadaannya?" Tanya Alfaro.
"Ada dua Luka tembak di dada dan perutnya nya..keadaanya sangat kritis, kami harus segera membawa ke Rumah sakit segera"
"Apa?!, Baik..lakukan yang tebaik, saya akan mengikuti anda sampai rumah sakit" ucap Alfaro.
Sementara itu, Kirana yang masih berada di tempatnya karena tidak bisa maju menyusul Suaminya, saat memperhatikan sekitar, mata tajamnya melihat mobil mencurigakan melesat sangat cepat..sekilas dirinya seperti melihat bayangan Hani ada di jok belakang seperti memanggil dirinya.
"Sepertinya itu tadi Hani..benarkah?..oh sial..!!" Kirana segera masuk kedalam mobil dan melajukan nya cukup kencang, berusaha mengejar mobil yang tadi di curigai nya.
Terdengar suara deringan handphone, dan Kirana segera mengangkat sejenak sambil terus berkonsentrasi.
"Kau dimana Honey?!" Tanya Alfaro.
"Aku mengejar mobil yang sepertinya membawa hani"
"Apa?!, Hati-hati honey..aku akan menyusul mu, aku tau dimana posisimu, ada pelacak yang aku pasang di mobilku"
Alfaro memerintahkan enam orang pengawalnya untuk mengantar dan menjaga Alfaro di Rumah Sakit, dan dua orang pengawal lagi ikut dengan dirinya.
**
Christoper dan Viona kini berada dalam mobil yang sama.
"Brengsek..kenapa jadi berantakan seperti ini, aku tidak menyangka akan muncul wanita gila ini" ucap Viona.
"Tenanglah..bukankan anak buah mu sudah kau suruh untuk melenyapkan mereka?" Tanya Christopher.
"Iya tentu saja..tidak akan aku biarkan mereka menghancurkan rencana kita" jawab Viona.
"Hem..aku akan mengantarmu pulang"
"Kenapa pulang, aku ingin melihat kematian mereka..hahaha" ucap Viona lalu tertawa keras.
"Jangan terlalu bodoh untuk bertindak"
"Apa maksudmu Bicara seperti itu Chris..kau mengatakan aku bodoh?"
__ADS_1
"Hehh..kau ini terlalu ceroboh, untuk saat ini kita jangan sampai terlihat oleh Kirana dan Alfaro, kau lihat kan tadi mereka sempat menghubungi Alfaro, kau kira Alfaro dan Kirana akan berdiam diri begitu saja..aku yakin kini mereka sedang mencari keberadaan teman-temannya, kalau kau kesana dan Kirana bisa menemukan mereka..apa yang kira-kira Kirana akan lakukan Hem?" Ucap Christopher menyadarkan Viona.
"Aku_?"
"Sudahlah..kita jangan mengambil resiko terlalu dini, orang yang kita hadapi saat ini, bukan orang biasa, Kirana dan Alfaro mempunyai kekuatan supranatural yang tidak bisa dilawan dengan orang biasa, kau mengerti itu kan?"
"Iya, kenapa jadi sudah sekali untuk menghancurkan Kirana!" Teriak Viona kesal.
"Karena dia wanita yang istimewa" sahut Christopher.
"Cih..aku heran kenapa kau begitu memujanya, dan bukan hanya kau..Bahkan banyak laki-laki sepertinya tersihir olehnya, terutama Alfaro, apa sih yang ada dalam diri wanita itu, tubuhnya saja tertutup seperti itu, apanya yang menarik dari dirinya..Aneh" ucap Viona.
"Kau tidak akan pernah mengerti, besok segera ungkap foto-foto kemesraan mereka, semua media masa akan aku bayar untuk menyebarkan berita, beberapa anak buah ku berhasil mendapatkan foto-foto mereka berdua jalan bersama dan bahkan bergandengan tangan" ucap Christopher.
"Benarkah..kurang ajar..mereka semakin tidak tau malu..!!" sahut Viona.
"Alfaro benar-benar Bangsat..aku sudah tidak tahan lagi untuk memisahkan mereka dan membawa Kirana pergi untuk ku jadikan milikku..hanya milikku.." ucap Christopher.
Tak berapa lama, akhirnya Christopher sudah mengantarkan Viona ke Apartemennya, lalu segera kembali ke tempatnya, Christopher menghubungi seseorang untuk melancarkan aksinya, kali ini tidak main-main, semua foto kebersamaan Kirana dan Alfaro sudah didapatkan, dan besok Viona juga akan jumpa pers bersandiwara untuk terlihat menderita karena telah di selingkuhi oleh Alfaro kekasihnya.
**
Kirana berhasil mengikuti mobil yang kini telah berhenti di sebuah gudang besar d pinggiran kota, dengan langkah perlahan dirinya berusaha mendekat tanpa terlihat.
Kirana melihat Hani dan Louise kini sudah di seret masuk kedalam bersama dengan beberapa orang.
"Ya Allah..kuatkan lah mereka.." ucap Kirana yang masih mencari cara untuk bisa masuk dan menolong mereka.
Tak lama kemudian terdengar suara jeritan dari dalam, dan dipastikan itu adalah suara Hani, sontak Kirana ingin berlari dan menerjang masuk, beruntung akal sehatnya masih bisa bekerja.
"Kalau aku menyerang mereka dengan terang-terangan dan mendadak, Keselamatan mereka berdua pasti akan terancam, aku harus lebih berhati-hati" ucap Kirana dalam hati.
Dengan langkah perlahan, Kirana melompat dan berjalan menyusuri tembok untuk melumpuhkan beberapa Cctv yang terpasang disana, berhasil dengan itu, saat nya Kirana melumpuhkan Beberapa penjaga pintu gerbang dengan senyap dan tak terlihat.
Sementara itu Alfaro masih terus melajukan mobilnya untuk menyusul keberadaan Kirana, tampak sekali terlihat wajah gelisah dari Alfaro hingga membuatnya beberapakali memerintahkan untuk menambah kecepatan mobilnya.
"Pastikan kalian berjalan sesuai dengan jalur pelacak yang ada di monitor, jangan sampai salah, keselamatan istriku sedang di pertaruhkan sekarang ini, kalian mengerti?!"
"Iya tuan, kami pastikan kami di jalur yang benar sesuai dengan deteksi alat pelacak yang terpasang" jawab pengawalnya.
Alfaro terdiam kembali, dalam hatinya dia selai berdoa akan keselamatan sang Istri, beberapa kali pula Alfaro menghubungi pengawalnya untuk menanyakan keadaan Ronan yang ternyata masih menjalankan operasi.
Bersambung.
VOTE, HADIAH, LIKE, KOMEN..jangan lupa gaes.
__ADS_1
PROMO: sudah hadir kembali Update terbaru kisah ALEX dan ALENA di dalam Novel AKULAH WANITAMU.