SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 118


__ADS_3

Sementara itu, perjalanan dilanjutkan kembali, Kaisar beberapa kali menoleh ke arah Alena yang kini duduk di sampingnya.


"Kenapa kau melihatku seperti itu, jangan bilang kau jatuh cinta lagi padaku" ucap Alena membuat beberapa pengawal yang mendengarnya tersenyum.


"Kau ini, ngawur saja kalau bicara, sejak kapan kau bisa mengembangkan tenaga dalam mu itu?" Tanya Kaisar.


"Hampir tiga bulanan ini, aku juga awalnya hanya iseng-iseng mencoba saja, seperti merasakan kekuatan yang sepertinya masih ada yang tertahan saat aku mengeluarkan perisai ku, hingga suatu saat aku berkonsentrasi mengeluarkan semuanya.. dan aku sendiri sangat terkejut saat mendapati kekuatan perisai berlapis-lapis yang bisa aku keluarga dalam waktu sekejap"


"Hehh..kau tau Al, dengan kekuatanmu itu, aku yakin kau akan semakin diburu, aku sarankan sembunyikan hal itu, gunakan saja kekuatan perisai mu yang biasanya, apa kau mengerti maksudku?"


"Aku tau Kai, dan ku pastikan tidak akan menggunakannya kalau tidak sangat terpaksa, terimakasih kau sudah menjagaku dengan baik, aku merasa kau lebih mirip kakakku Alex ketimbang seorang pengawal pribadiku" ucap Alena tertawa sambil melihat Kaisar yang tengah tersenyum.


*


Ditempat lain, terlihat Kenan sedang mempersiapkan sebuah pasukan untuk mencari keberadaan Christopher Nolan yang sudah diketahui keberadaannya.


"Aku ingin kalian malam ini juga mendapatkan Christopher bagaimanapun caranya, karena hanya dia satu-satunya orang yang bisa menyempurnakan kekuatanku"


"Baik pangeran Kenan"


"Ingat satu hal..jangan sampai dia mati, aku menginginkan Christopher hidup-hidup dan berhati-hati lah kalian menghadapi orang-orang yang ada di Mansion itu, mereka bukan orang sembarangan, jangan sampai kalian lengah, mengerti?!" Ucap Kenan mengingatkan.


Tak lama kemudian beberapa pasukan telah pergi menuju ke Mansion Aliando untuk merebut kembali Christopher Nolan.


Kenan kembali ke sebuah kamar dimana ada seseorang yang sedang dalam perawatan dan sudah mulai pulih kembali. "Apa kau sudah lebih baik?" Tanya Kenan.


"Iya pangeran, terimakasih pertolongannya"


"Hem, segera berlatihlah kembali, aku membutuhkanmu untuk menghadapi musuh-musuh kita nantinya"


"Siap pangeran!"


"Ingat Bima, jangan kau lakukan kecerobohan lagi, kau sudah lihat sendiri bagaimana kekuatan anggota keluarga Eagle dan Nugraha bukan?"


"Iya pangeran, maafkan saya"


Kenan hanya melihat dan menatap Bima sesaat, kemudian dirinya kembali keluar menuju kamar yang lain, sementara Sima yang dari tadi terlihat di samping Bima hanya menatap kepergian Kenan.

__ADS_1


"Pangeran Kenan sangat mengerikan, aku lihat kemaren kekuatannya benar-benar dahsyat, padahal belum pulih seratus persen" ucap Sima.


"Benarkah, kenapa bisa begitu, bukankah apa yang dilakukan Christopher sudah berhasil?" tanya Bima.


"Laki-laki itu mengkhianati pangeran Kenan saat proses itu berlangsung, dan sekarang dia berhasil melarikan diri, aku dengar kini Christopher ada dalam lindungan keluarga Nugraha dan Eagle" ucap Sima.


"Apa..?!, Kurang ajar, jadi Christopher Nolan berani melakukan hal itu, lalu bagaimana Kirana, apa wanita itu juga ikut kabur bersama Christopher Nolan?" Tanya Bima.


"Tidak, dia ada di tempat kita tuan Bima, dan sekarang pangeran Kenan menjaganya dengan sangat ketat"


"Oh..jadi begitu... baguslah.."jawab Bima yang kemudian segera bangkit dan keluar kamar untuk melatih dirinya sendiri bersama dengan Sima yang hanya punya ilmu bela diri tanpa tenaga dalamnya, karena sudah dimusnahkan oleh Edward waktu itu.


Kenan masuk kedalam sebuah kamar, Kirana yang sedang mengistirahatkan tubuhnya segera bangkit saat melihat Kenan datang mendekat.


"Rupanya keadaanmu semudah membaik" ucap Kenan.


"Tentu saja, apa kau khawatir melihat hal itu?" Sahut Kirana sambil tersenyum sinis.


"Tentu saja tidak, saat ini kekuatanmu tidak ada apa-apa nya lagi bagiku Kirana, dan aku membiarkanmu hidup sampai sekarang karena aku membutuhkan sisa darahmu untuk menyempurnakan lagi kekuatanku, setelah itu, aku mungkin akan membuatmu menemui malaikat maut" ucap Kenan.


"Oh ya...atau jangan-jangan malaikat maut lebih tertarik mendatangimu dari pada aku, ingat..yang akan kau hadapi adalah keluarga yang bahkan sudah meng hancur leburkan klan Hitam mu dulu!"


"Kami bangga melakukan hal itu, dan kau.. rasanya aku ingin tertawa saat melihatmu terlihat begitu menjijikkan di mata seorang wanita yang kau sukai...masih ingat hal itu bukan?, Kakakku Alena.."


"Bangsat..!!" Teriak Kenan yang kini sudah mencengkram leher Kirana dengan kuat, Kirana berusaha untuk melepaskan tangan Kenan dari lehernya, namun Kenan malah menguatkan cengkeramannya, Kirana sudah pasrah dan berdoa seandainya dia harus mati saat ini juga.


Namun kemudian, Suara seseorang mengagetkan Kenan, "Pangeran..kita di serang!!" Teriak salah satu anak buahnya.


Kenan segera melepas cengkeramannya, Kirana ambruk di atas tempat tidur dan mengatur nafasnya kembali yang masih tersengal-sengal.


"Siapa yang berani melakukan hal ini?!" Teriak Kenan.


"Yang kami tau mereka mempunyai kekuatan tenaga dalam yang tak biasa pengeran, penjagaan di pintu masuk telah berhasil di jebol dan kini mereka terus masuk ke tempat kita"


"Keluar dan bantu mereka, aku akan menyusul dan melihat apa yang terjadi, jangan lupa..keluarkan semua prajurit khusus yang kita punya di sini!" Perintah Kenan.


Kenan menatap Kirana dengan kilatan amarah, sedangkan Kirana tersenyum sinis membalas tatapan Kenan yang hampir saja membunuhnya. "Kau akan menghadapi kemarahan mereka Kenan, keluarga ku tidak akan membiarkanmu menyakitiku..kau lihat sendiri bukan?" Ucap lirih Kirana.

__ADS_1


"Dan akan aku pastikan, kalian akan membayar semuanya!!" Sahut Kenan lalu segera melesat keluar untuk mempersiapkan diri.


*


Sementara itu di Mansion Aliando, beberapa pengawal yang berjaga, lari ke dalam untuk memperingatkan bahwa ada penyerangan dari Klan Hitam yang tiba-tiba.


Aliando, Ronan dan ketiga anak kembar Alena, segera beranjak dan bersiap untuk menghadapi mereka.


"Kalian bertiga tetap jaga di dalam Mansion, Grandpa dan paman Ronan akan keluar menghadang mereka, berhati-hati lah!" Ucap Aliando.


Ethan segera mengajak kedua adiknya untuk berjaga dan lebih waspada, sementara semua wanita yang ada disana kini sudah berada dalam satu kamar yang sama, kecuali Louise yang kini segera masuk ke dalam kamar Christopher untuk menemaninya.


"Ada apa?" Tanya Christopher.


"Klan Hitam menyerang, semua sedang menghadapi mereka"


"Rupanya Sang Tuan masih menginginkan ku untuk melanjutkan misinya, mereka menginginkan ku Louise"


"Dan keluarga ini, tidak akan membiarkannya, kamu tenanglah saja di sini, itu perintah Tuan Aliando" jawab Louise.


Aliando kini sudah melompat kesana kemari melakukan perlawanan pasukan khusus dari klan Hitam, beruntung keadaan masih seimbang.


Begitu juga Ronan yang dengan sisa kekuatannya kini menerjang dan menghantam Beberapa musuh yang berani menyerangnya.


Namun jumlah mereka terlalu banyak, dan kekuatan mereka pun secara bersama-sama tidak bisa diatasi semua oleh keduanya, hingga kini beberapa musuh berhasil menembus masuk ke dalam Mansion.


Saatnya ketiga anak kembar itu beraksi. Musuh yang masuk awalnya hanya tertawa melihat Ethan dan kedua adiknya menghadang mereka, namun detik berikutnya, mereka di buat Terkejut dengan gerakan cepat dan perisai yang bisa dikeluarkan oleh mereka.


"Lindungi paman Christopher..jangan sampai mereka mendapatkan nya!" Teriak Ethan yang kini sudah tau maksud dari kedatangan musuh saat kekuatanya berhasil membaca salah satu pikiran mereka.


Christopher yang mendengar teriakan Ethan sangat terkejut, terharu bercampur aduk membuatnya merasa sangat bersalah dan meneteskan air mata karena saat ini tidak bisa berbuat apa-apa.


"Kenapa mereka melindungi ku, seharusnya aku pantas mati ditangan nya, tapi bahkan anak-anak itu berusaha melindungiku dengan nyawa mereka, aku tidak pantas mendapatkan semua ini" ucap Christopher dan kemudian berusaha untuk berdiri.


"Chris.. jangan..tolonglah, jangan membuat mereka yang sudah melindungi mu kecewa, aku yakin keluarga ini bisa mengahadapi mereka, anak-anak Nona Alena punya kekuatan yang sangat dahsyat seperti orang tuanya, aku sudah melihat dengan mata kepalaku sendiri, jadi aku mohon..tetaplah disini..jangan sampai mereka mendapatkan mu kembali..aku mohon Chris..?!" Ucap Louise.


Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE dan KOMENnya ditunggu.

__ADS_1


Lanjutan Cerita seru tentang bagaimana seorang wanita yang terpaksa menggantikan pengantin Wanita yang kabur dan akhirnya harus hidup dengan laki-laki dingin dan berkuasa..sudah hadir di Channel YouTube Sinho Channel, yang penasaran Kisah serunya segera mampir dengan KETIK: Cerpen Akhirnya AKU by Sinho.


Bersambung.


__ADS_2