SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 36


__ADS_3

Alfaro tersadar dan memutuskan kontak tatapan matanya dengan Kirana, saat mendengar teriakan kesakitan dari Viona yang terhempas dilantai restoran karena perbuatannya.


"Maaf Viona..kau tidak apa-apa?" Ucap Alfaro yang segera membantu Viona untuk berdiri kembali.


"Maaf, aku tidak sengaja" ucap Kirana yang kemudian melanjutkan langkah kakinya menuju mobilnya yang terparkir.


"Tunggu, enak saja..kau sudah berbuat salah dan mempermalukan ku, sekarang seenaknya mau lari!!" Teriak Viona yang sudah mengejar Kirana.


"Viona..hentikan!!" Teriak Alfaro yang ikut menyusul Viona di belakangnya.


Kirana menghentikan langkahnya dan berbalik saat merasa Viona kini sudah mulai dekat dengan dirinya.


"Ada apa lagi, aku sudah meminta maaf padamu Viona dan tidak ada waktu lagi untuk meladeni mu, aku ingin segera kembali pulang, jadi jangan membuat ulah disini" ucap Kirana.


"Brengsek, kau yang membuat ulah, sekarang malah menuduhku, kurang ajar!!" Teriak Viona dan sudah melayangkan tangannya untuk menampar Kirana.


Tentu saja tidak akan semudah itu tangan Viona bisa menyentuh Kirana, dengan sigap Kirana sudah menangkap tangan Viona dan memegang nya erat.


"Jangan coba-coba berbuat kasar, kamu seorang wanita, harusnya bisa menjaga harga dirimu!!" Ucap Kirana lalu menghempaskan tangan Viona begitu saja. dan berbalik meninggalkannya.


Viona tidak tinggal diam, dia merogoh sesuatu di dalam dompetnya dan kini sudah tersenyum iblis menarik sesuatu yang bisa mengeluarkan peluru.


"Kirana Awas!!" Teriak Christoper.


"Hentikan!!" Teriak Alfaro hendak melompat ke arah Kirana.


Kirana segera berbalik dan peluru sudah mengarah ke tubuhnya, tiba-tiba reflek tubuhnya mengeluarkan awan putih yang melindunginya dari peluru yang hampir saja menembus tubuhnya.


Kirana bersyukur dalam hati, rupanya latihan ilmu tenaga dalamnya yang kembali di lakukan tidak sia-sia. Dan saat itulah Viona dan Christopher membelalakkan mata tidak percaya dengan pemandangan yang ada di depannya.


"Apa ini, tidak mungkin!" Ucap lirih Viona yang masih shock melihat apa yang terjadi dengan Kirana.


"Kirana..dia..?" Ucap Christopher Nolan masih belum bisa mengerti apa yang tengah terjadi.


Sementara Alfaro segera mendekat ke arah Kirana yang sudah menyimpan kembali kekuatan supranatural nya.


"Kau tidak apa-apa?" Tanya Alfaro.


"Sebaiknya kau cemaskan wanitamu, seperti nya dia terkejut" jawab Kirana dan kemudian segera masuk ke dalam mobilnya, lalu meninggalkan tempat begitu saja.

__ADS_1


Alfaro membalikkan badan dan kelihatan begitu murka saat melihat Viona yang masih memegang senjata apinya.


"Ikut Aku!!" Bentak Alfaro sambil merebut senjata api milik Viona dan menarik tangannya, sambil berjalan masuk ke dalam Restoran Alfaro membuang senjata itu ke sungai.


Sementara Christopher Nolan berusaha menyadarkan dirinya kembali, lalu menarik nafas panjang sebanyak-banyaknya untuk menenangkan dirinya.


"Tuan..?" Ucap salah satu pengawalnya.


"Diam..aku tidak apa-apa" Ucap Christopher memperingatkan pengawalnya, lalu segera melangkah pergi dan masuk ke dalam mobil mewahnya bersama dengan kedua pengawalnya.


"Jadi, dia mempunyai kekuatan supranatural juga..?, Sama dengan Alfaro yang juga memilikinya, mereka berdua..?" Ucap lirih Christopher yang terlihat begitu gusar.


Hingga kemudian deringan panggilan terdengar di dari handphone nya, Christopher segera mengambil handphone dan menerima panggilan masuk.


"Ada apa?"


"Ada kemajuan dari uji coba yang kita lakukan"


"Bagus, aku akan segera ke sana" jawab Christopher dengan senyuman puas terlihat darinya.


**


"Kenapa?" Tanya Viona yang merasa risih.


"Apa yang kau lakukan tadi, kau ingin membunuh Kirana?" Ucap Alfaro.


"Memangnya kenapa, apa urusanmu dengan Kirana?" Jawab Viona enteng.


"Kau benar-benar keterlaluan Viona, kelakuanmu tidak bisa aku toleran lagi!!" Teriak Alfaro.


"Memangnya aku perduli..kau lihat sendiri dia bukan manusia kan, dia itu penyihir, wanita iblis!!" Teriak Viona.


"Diam..!!, Jaga mulutmu..!!" Teriak Alfaro lebih keras lagi, hingga membuat Viona terjingkat, begitu juga dengan beberapa orang yang ada disekitarnya, sontak Alfaro kini menjadi perhatian beberapa orang disana.


"Apa yang kau lakukan Faro..kenapa kau membentak ku?" Ucap Viona dengan wajah heran.


"Dengar baik-baik, aku rasa keputusanku membawamu kesini untuk menyelesaikan hubungan kita memang tidak salah, mulai hari ini kita..PUTUS !!" Ucap Alfaro dan membuat semua orang yang memperhatikannya terkejut.


Apalagi Viona yang tidak pernah menyangka kata-kata itu akan keluar dari mulut kekasihnya, Viona membeku, ditempatnya, masih tidak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya, dan tanpa menyadari..Alfaro sudah berjalan meninggalkan dirinya.

__ADS_1


Beberapa saat kemudian Viona tersadar dan berlari mengejar keberadaan Alfaro.


"Faro tunggu..ini tidak benar kan, kamu hanya bercanda..iya kan Faro?!" Ucap Viona yang kemudian menarik tangan Alfaro untuk menoleh ke arahnya.


"Aku serius Viona, kau sudah tidak terkendali lagi, aku semakin takut dengan semua cintamu"


"Tidak..aku tidak terima, kau hanya milikku Alfaro..selamanya kau milikku, tidak akan ada yang bisa memilikimu selain aku..tidak ada..!!" Teriak Viona semakin histeris.


"Cukup Viona, aku terlalu lelah menuruti semua kemauan mu selama ini, semakin hari aku bahkan ragu, sebenarnya yang kau rasakan itu Cinta atau hanya obsesi semata?!"


"Apa kau bilang..?, Teganya kau berkata seperti itu Alfaro, lihat kebelakang,apa ya sudah aku lakukan untukmu ha!!, Dan kau masih meragukan cintaku?, Lalu apa yang selama ini kamu lakukan.. kita saling menikmati, bukankah itu bentuk cinta kita?!"


"Bukan..!!, Kita hanya di buta kan oleh nafsu, terlalu jauh aku terseret arus dosa yang sudah aku lakukan denganmu Viona, kita sudahi semua disini..Aku minta maaf, kita tenangkan diri kita dulu, aku ingin benar-benar berfikir jernih" ucap Alfaro yang kemudian melepaskan tangan Viona dan masuk ke dalam mobilnya lalu pergi meninggalkan Viona.


"Faro..tidak..Faro tunggu..!!Sialan kau Faro...!! Brengsek...!!, Tidak akan aku biarkan kau bisa bahagia dengan siapapun, ingat itu!!" Teriak Viona histeris sambil menangis sejadi-jadinya, tak lama kemudian dirinya menghubungi sang kakak yang tentu saja sangat tekejut mendengarnya menangis.


Tak beberapa lama, datanglah Vaden Fernandez dan langsung membawa Viona ke Rumah mewahnya.


"Jangan menangis lagi, terangkan dirimu dan ceritakan apa yang terjadi" ucap Vaden Fernandez.


"Alfaro...dia.." ucap Viona tertahan seolah tidak kuasa melanjutkan kata-katanya karena luka hebat yang ada dihatinya.


"Kenapa lagi dengan Alfaro?"


"Dia..berani meninggalkanku kak, Dia memutuskan hubungan denganku..aku tidak bisa hidup tanpa dirinya kak..!!" Ucap Viona yang kini sudah menangis kembali.


Vaden Fernandez terdiam lalu memeluk Viona untuk membuatnya tenang, Kini Viona menangis dalam pelukan kakaknya.


"Sudahlah, tenangkan dulu dirimu Viona, aku akan mengembalikan Alfaro padamu..atau dia akan bersiap hancur kalau tidak menuruti apa mau ku"


"Benar kak..?, Kau bisa mengembalikan Alfaro padaku?" Tanya Viona penuh dengan harapan.


"Tentu saja, kau lupa berapa hutang yang belum dia bayar padaku, dengan mengambil semua uang pinjaman ku, aku yakin perusahaanya akan langsung Colap..dia harus berpikir ribuan kali kalau harus berurusan dengan ku, Dasar Manusia tidak tau diri..harus diberi pelajaran rupanya kekasihmu itu" ucap Vaden Fernandez.


"Tapi kak..aku mohon jangan sampai membahayakan nyawanya, aku tidak mau Alfaro sampai kenapa-napa"


"Tenang saja, aku lebih suka menyiksa batinnya, aku tau fisiknya tidak mungkin aku tandingi, tapi batin dan kejiwaannya sangat rapuh..akan aku hajar dirinya dari sisi itu, dan teman-teman Dekatnya bisa aku jadikan sasaran awal untuk membuatnya ketakutan" sahut Vaden Fernandez dengan seringai iblis nya.


Bersambung.

__ADS_1


Apa yang akan terjadi berikutnya..yuk kita sabar menunggu update selanjutnya..jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN.


__ADS_2