
Kirana menghentikan mobilnya disebuah Restoran mewah yang berada di tepian sungai buatan yang sangat mewah, pancaran lampu-lampu hias menambah suasana sangat indah dan romantis.
"Kalian boleh menunggu disini, atau di manapun, asal tidak mematikan handphone, nanti kalau acara makan malam ku selesai, akan aku hubungi" ucap Kirana ke seorang pengawal sekaligus sopir nya.
"Baik Nona" jawabnya.
Kirana kini melangkah masuk, kedatangan nya ditempat itu membuat banyak pasang mata memperhatikannya, balutan gaun biru tua yang di kombinasikan sedikit pernik mengkilat, menjadikan Kirana sangat mempesona, walaupun baginya itu adalah hal biasa, sederhana memang.. tapi saat Kirana yang mengenakannya, semua akan berubah sangat istimewa.
Christopher menoleh ke arah sosok wanita cantik yang sudah lama ditunggunya, senyuman bahagia dan sorot mata kagum terlihat sangat jelas, hingga kemudian Kirana menyapanya dan kini sudah duduk di depannya.
"Wow..rupanya seorang Kirana memang tidak pernah kehilangan Pesonanya, kapanpun dan di mana pun dia berada" ucap Christopher Nolan sambil tersenyum.
"Jangan terlalu memujiku, kau hanya tidak melihat di sekelilingmu saja, disana banyak wanita yang lebih cantik dariku Chris.." sahut Kirana.
Christopher terkekeh, itulah sikap yang selalu membuatnya takjub akan sosok Kirana, tidak pernah mau di puji dan rendah hati, Kirana memang sangat berbeda di matanya.
Kini hidangan makan malam sudah tersedia, Christopher dan Kirana memulai makan malamnya dengan santai, Christopher terdiam sambil menikmati makanan, dia sangat tau kebiasaan Kirana yang tidak pernah mau diajak bicara saat sedang menyantap makanan nya.
Beberapa saat berlalu, dan kini Christopher memulai perbincangan bisnis yang akan dilakukan oleh perusahaannya.
"Jadi kau ingin melakukan kontrak kerja kembali?" Tanya Kirana.
"Hem, ini semua penjelasan kontrak kerja yang ingin aku lakukan" ucap Christopher Nolan lalu menyerahkan beberapa berkas dalam sebuah Map ke Kirana.
Sejenak Kirana membuka dan membaca isi dari kontrak kerja sama yang ingin di lakukan oleh perusahaan Nolan Company, ada perasan aneh saat Kirana membaca waktu kontrak kerja samanya, karena baginya waktu lima tahun itu sangatlah lama.
"Maaf Chris...mungkin kamu salah menuliskan lama kontrak kerjasama yang diajukan, lima tahun waktu yang sangat panjang" ucap Kirana sambil menyerahkan kembali berkas itu ke Christopher.
Christopher tersenyum sambil membuka kembali berkasnya.
"Tidak, itu memang yang ingin aku lakukan, apa kau keberatan bekerja sama denganku selama lima tahun?"
"Tentu saja, bagiku itu terlalu berlebihan, aku tidak tau pasti apa yang akan terjadi dengan Agensi NAHA di setiap tahunnya, bisa saja Agensiku mengalami pasang surut, jadi aku sarankan kau memikirkannya kembali" ucap Kirana.
"Saat kau bekerja sama dengan perusahaan ku, aku jamin Agensimu tidak akan surut" sahut Christopher.
"Hemm..apa kau bisa menjamin, nyawamu masih berada di dalam tubuhmu sampai lima tahun kedepan?" Ucap Kirana.
"Maksudnya?" Ucap Christopher terkejut dengan pertanyaan Kirana yang di lontarkan.
__ADS_1
"Chris..setiap hari ada berita kematian manusia yang jauh dari usia tua, bahkan anak-anak juga ada, kematian tidak pernah mengenal usia kita, dan syarat mati tidak harus Tua, bagaimana bisa kau menjamin sesuatu yang belum kita tau akan terjadi, sedangkan kita sendiri tidak bisa menjamin sampai kapan Nyawa akan tetap di Raga" ucap Kirana sambil tersenyum menatap Christopher sejenak.
"Oh, itu.., maaf Kirana, aku hanya ingin berusaha berada di sampingmu" ucap Christopher pada akhirnya.
"Untuk apa?" Tanya Kirana.
Christopher terdiam, dia benar-benar di buat serba salah dengan pemikirannya saat berhadapan dengan Kirana, "Sh*it!!, Wanita ini benar-benar serasa membunuhku hanya dengan ucapan yang di lontarkan" batin Christopher Nolan.
"Chris..?, Aku bertanya padamu, kau baik-baik saja?" Ucapan Kirana mengejutkan Christopher dan segera menyadarkan dirinya.
"Iya, maksudku begini Kirana.. terus terang aku menyukaimu"
"Terimakasih kalau kau suka dengan cara kerjaku" sahut Kirana.
"Bukan itu maksud ku"
"Oh ya, jadi maksudnya bagaimana?" Tanya Kirana yang kini ikut bingung dengan ucapan Christopher.
"Suka dalam konteks perasaan..aku menyukaimu sebagai laki-laki yang tertarik dengan seorang Wanita, ada rasa cinta dan bahagia dalam hatiku saat bersamamu"
DEG
Keterkejutan Kirana makin bertambah saat membaca dengan jelas hal itu, lalu dirinya memejamkan mata sekejab sambil menarik nafas panjang untuk menenangkan dirinya.
"Jadi kau sudah berhijrah dan memeluk agama Islam?"
"Yah, semua rela aku lakukan hanya untukmu Kirana, aku ingin selalu bersamamu"
"Jadi hanya untuk seorang Kirana, kau masuk Islam?" Tanya Kirana dengan tatapan yang sangat tajam.
Christopher terkejut melihat kilatan kemarahan dalam tatapan mata seorang wanita yang kini tengah menyorot dirinya.
"Aku sangat mencintaimu Kirana, apa itu salah, aku akan melakukan apapun untuk membuatmu bahagia, dan apa yang aku lakukan ini syarat untuk kita bisa bersama kan?"
"Baik..seandainya seorang Kirana tidak memeluk Agama Islam, apa yang akan kau lakukan?"
"Tentu saja, aku akan melakukan apa yang bisa menjadikanku berada di sisimu"
"Walaupun itu soal berpindah keyakinan?" Tanya Kirana memastikan.
__ADS_1
"Apapun itu Kirana" jawab Christopher dengan pasti.
Kirana terdiam dan beristighfar dalam hatinya, dia sangat sedih saat dirinya membuat seorang laki-laki di depannya menjadi Cinta buta dan bahkan menggunakan Agamanya sebagai alat untuk mencapai keinginan nafsunya saja.
"Kau tau Chris... Saat ini kau membuatku begitu hina dan rendah di mata Tuhanku?" Ucap Kirana dengan air mata yang mulai menggenang.
Christopher terperanjat melihat hal itu.
"Kirana maaf, sungguh aku tidak tau, ada apa ini, aku sudah melakukan segalanya untukmu"
"Aku tidak menyangka kau begitu rendah memandang Agamaku Chris.. kau gunakan status beragama Islam hanya karena ingin memenuhi hasrat mu untuk memiliki ku, seandainya Tuhanku tidak maha mengasih dan penyayang, aku yakin pasti dia akan mengambilku karena sudah membuat seseorang semakin tersesat"
DEG
Christopher sangat terkejut dengan ucapan Kirana, pesan yang sangat dalam menancap di relung hati nya, dia tidak pernah menyangka jalan pikiran wanita di depannya.
"Aku putuskan untuk menolak kerja sama dengan perusahaan Nolan Company, karena tujuanmu sudah tidak benar menurutku, terimakasih makan malamnya, dan aku pulang dulu Chris.."
"Tunggu!!, Apa ini karena Alfaro??" Tanya Christopher dengan lantang, hingga membuat Kirana menghentikan langkahnya dan berbalik lalu menatap tajam dirinya.
"Jaga ucapan mu Chris.. tidak ada hubungan apapun penolakan kerjasama ini dengan Alfaro..kau sudah mendengar semua alasanku, kalau masih tidak mengerti, sebaiknya kau renungkan dulu, jangan asal menuduh orang lain akan ketidakpuasan hatimu" ucap Kirana dan segera melangkah cepat, keluar dari Restoran mewah itu.
Langkah cepat Kirana membuatnya tidak sengaja menabrak seseorang.
Brugh
"Akh!!, Sialan, pakai matamu_!!" Teriak seorang wanita yang terjatuh dan kini sedang berusaha bangun dibantu oleh seorang laki-laki di sampingnya.
"Maaf Nona.. Viona?" Ucap Kirana terkejut saat ingin membantu wanita itu yang tak lain adalah Viona.
Dan seorang laki-laki itupun terperanjat melihat Kirana sudah ada didepannya hingga tanpa sengaja melepaskan pegangan tangannya dari tubuh Viona yang membuatnya terhempas ke lantai kembali.
"Aww!!, Alfaro!, Apa yang kau lakukan..Sakit!" Teriak Viona saat tubuhnya jatuh ke lantai kembali.
Bersambung.
Jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN.
PROMO: Cerpen menarik karya Author di channel YouTube sudah bisa dinikmati ya (Klik : Sinho novel )
__ADS_1