SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 75


__ADS_3

Sementara itu, Kaisar sudah berada di Mansion Aliando dan di sambut oleh Edward yang baru saja istirahat sehabis melakukan latihan bela diri dan tenaga dalamnya bersama dengan Alena.


Kini keduanya sudah duduk santai di ruang tengah.


"Dimana Alena, aku tidak melihatnya" tanya Kaisar.


"Sedang memberikan terapi tenaga dalamnya ke paman Aliando" jawab Edward.


"Lalu Daddy mu?"


"Ada di dalam kamar paman juga bersama dengan Alena, ada kemajuan yang lumayan dari kesehatan fisik paman Ali, kemungkinan sebentar lagi kita akan segera membawa paman Ali ke Indonesia, tepatnya di tempat kakek Rahmad" ucap Edward.


"Oh ya .. Alhamdulillah..tenaga dalam pemulihan dari klan Nugraha memang sangat dahsyat" sahut Kaisar.


"Hem aku tau, tapi Kalau hanya tenaga dalam Alena saja, tidak akan cukup untuk kesembuhan Paman Aliando, jadi kira harus segera membawa paman Ali ke Indonesia secepatnya" ucap Edward.


Kaisar mengangguk beberapa kali, tanda di mana dirinya memahami apa yang di ucapkan oleh Edward, tak lama kemudian terdengar teriakan keras dari kamar Aliando, Edward langsung panik dan melesat masuk ke dalam kamar diikuti oleh Kaisar yang ada di belakangnya.


" Ada apa Bee?' tanya Edward langsung mendekati Alena.


"Lihatlah honey...lihat..apa yang paman Ali sudah bisa lakukan...ayo paman sekali lagi, tunjukkan kalau paman benar-benar ingin sembuh" ucap Alena.


Dan Aliando yang tengah duduk di kursi Rodanya perlahan berdiri sendiri beberapa saat dan bisa menopang tubuhnya walau cuma sebentar, kaisar dan Edward tersenyum bahagia melihat perkembangan Aliando.


"Alhamdulillah paman... akhirnya...sepertinya kita harus segera pulang ke Indonesia untuk proses penyembuhan selanjutnya" ucap Edward.


"Iya..jangan membuang waktu lagi, aku rasa paman Aliando sudah bisa melakukan perjalanan jauh sekarang" Sahut Kaisar.


Aliando mengangguk dan tersenyum menyetujui apa yang dikatakan oleh Edward dan Kaisar. Edoardo juga sangat bahagia dan langsung memeluk saudara kembarnya.


Kabar bahagia segera di beritahukan kepada Alfaro dan juga Kirana, mereka berdua mengucap syukur dan sangat bahagia dengan apa yang sudah didengarnya.


"Ada apa Kirana, sepertinya kau bahagia sekali?" Ucap ibu Aisyah.

__ADS_1


"Alhamdulillah Bu, ada kabar baik, Daddy Aliando sudah bisa berdiri sendiri walaupun hanya sebentar"


"Apa?!, Alhamdulillah...aku ikut senang mendengarnya" ucap ibu Aisyah.


"Alhamdulillah..aku juga ikut senang mendengar kabar bahagia ini Kirana, semoga paman Aliando bisa segera sembuh seperti sedia kala"


"Amin..." Sahut ini Aisyah dan Kirana bersamaan.


Dan Kirana segera menghubungi suaminya untuk mengetahui apakah kabar berbahagia ini sudah sampai padanya.


"Jadi kak Alena juga sudah memberi tahu honey?" Ucap Kirana.


"Sudah...nanti sepulang dari kerja aku akan menjemputmu dan kita akan langsung ke Mansion Daddy, bagaimana?" Ucap Alfaro dalam perbincangan di handphone.


"Baiklah..aku setuju, ibu Aisya dan Hani akan ikut kesana juga honey.." sahut Kirana


"Oh ya...kebetulan sekali, ya sudah kita akan bersama-sama nanti ke sana, Ronan juga akan ikut bersama kita" ucap Alfaro.


**


Hari itu Alfaro mendapatkan kabar yang sangat membahagiakan bagi dirinya, bukan hanya soal perkembangan kesehatan Daddy nya tapi juga perkembangan kasus perusahaannya.


"Begini tuan, sebenarnya bukti yang kita dapat sudah sangat jelas, bahwa anak buah dari Vaden Fernandez lah yang melakukan pembakaran di perusahaan anda"


"Lalu?" Sahut Alfaro.


"Tapi saya tidak menjamin, dengan bukti ini kita bisa menjeratnya dengan hukum yang berlaku di negara ini, pasalnya saya sangat tau siapa Vaden Fernandes, dia punya orang-orang kuat yang akan membantunya bebas dari semua hukuman" ucap kuasa hukum Alfaro.


"Aku juga ragu kalau Vaden Fernandez bisa kita seret ke penjara untuk mempertanggung jawabkan perbuatanya untuk saat ini, kecuali_" sahut Ronan.


"Kita menghancurkan kekuasaannya dulu.." jawab Alfaro seolah mengerti apa yang ada dalam pikiran Ronan sahabatnya.


"Yap..itu maksudku, kekuasaannya saat ini ada dimana-mana karena dia mempunyai harta dan kekayaan yang melimpah, dan kalau kita goyang kerajaan uangnya..aku pastikan semua yang ikut membantunya selama ini akan pergi menjauh dan bahkan akan meninggalkan nya" ucap Ronan.

__ADS_1


"Dan saat itulah, cara termudah untuk kita melempar kasus ini ke pengadilan dan menyeret Vaden Fernandes ke penjara, saya akan berusaha untuk menuntut dengan hukuman yang seberat-beratnya tuan" ucap kuasa hukum Alfaro.


Alfaro dan Ronan saling menatap dan tersenyum, akhirnya sudah saatnya Alfaro dan Ronan membalas semua yang dilakukan Vaden Fernandes terhadap diri mereka, Rencana disusun rapi oleh keduanya untuk membuat perusahaan Vaden akan menghadapi kehancurannya, karena saat ini Eagle Company pusat yang pimpin oleh Alfaro adalah perusahaan besar di atas Fernandez Company.


Tidak pernah di sadari oleh Vaden Fernandes, kalau seseorang yang merasa sudah dia hancurkan, kini sudah bangkit kembali memimpin perusahaan besar dan bersiap akan membuat perhitungan dengannya, Vaden Fernandes tidak menyadari bahwa perbuatannya sudah di ketahui oleh Alfaro.


Seperti saat ini, yang dia lakukan hanya bersenang-senang dengan perempuan-perempuan yang diambilnya dari Agensi SEM milik adiknya, pesta se* ks dan juga obat-obatan terlarang sering dia lakukan, bahkan Viona kini juga mulai ikut mencicipi barang terlarang itu sebagai tempat pelarian rasa jenuhnya.


Hingga sebuah kejadian yang mengerikan akhirnya di alami oleh Viona karena dalam keadaan mabuk berat saat melakukannya.


Di sebuah kamar hotel yang sangat mewah.


"Yes baby..ouh..yes..kau sangat nikmat...!" Teriak seorang laki-laki yang sedang menyerang Viona dari belakang.


"Akh..Faster..aku menginginkanmu..!!" Teriak Viona yang tubuhnya sudah mulai menegang ingin melakukan pelepasan.


Viona bahkan meminta lebih saat laki-laki itu sudah menumpahkan lahar panasnya ke dalam miliknya, setelah sang pusaka terlepas dari miliknya, Viona segera mendorong laki-laki itu dan menung-gang-inya, kini Viona mencari kenikmatan lagi diatas tubuh laki-laki itu dengan mende-sah tidak karuan.


Teriakan dan racauan dari mulut kedua manusia yang sedang melakukan hubungan in"tim di tengah pengaruh Alkohol dalam tubuhnya terjadi begitu panas, bahkan mereka melakukannya berkali-kali.


Pagi itu Viona terbangun dan mendapati tubuhnya polos tanpa sehelai benangpun, dia berusaha mengingat apa yang sudah terjadi dengan dirinya tadi malam di kamar itu, dan bayangan adegan Ranjang yang di lakukan nya dengan seorang laki-laki terlintas dalam ingatannya.


"Sh-it..!, Apa yang sudah aku lakukan, oh tidak..siapa laki-laki yang sudah melakukannya denganku?" Ucap Viona langsung panik seketika dan segera beranjak dari tempat tidur mencari sosok laki-laki yang mungkin ada di sekitarnya.


"Sial, brengsek..!, Rupanya laki-laki itu sudah pergi, siapa dia sebenarnya, berani sekali memanfaatkan tubuhku di saat aku sedang mabuk.. bajingan..!!" Teriak Viona.


Dirinya terduduk di pinggiran tempat tidur, terus berusaha mengingat siapa laki-laki yang sudah melakukan malam panas bersamanya, namun hanya bayangan saja yang terekam dalam ingatan.


Bersambung.


Ada yang bisa menebak siapa laki-laki itu.?, Yang merasa penasaran, harap bersabar..yuk jangan lupa VOTE, HADIAH, LIKE, dan KOMEN ditunggu..


Yang belum baca Episode terbaru kisah ALEX dan ALENA..segera mampir di Novel AKULAH WANITAMU.

__ADS_1


__ADS_2