SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 121


__ADS_3

BLAR..


Suara pintu ruangan itu seketika hancur berkeping-keping, udara yang ada dalam ruangan segera berganti, sontak Ketiganya bisa menghirup udara sehat kembali, dan perlahan tersadar dan terkejut melihat sosok laki-laki yang tengah mendekat.


"ALEX..?!" Ucap Kaisar dan Alfaro bersamaan, sedangkan Kirana melongo tak percaya.


Dengan cepat Alex menghampiri ketiganya, lalu kemudian memberikan sedikit tenaga dalamnya untuk membantu memulihkan keadaan mereka walaupun cuma sedikit.


"Kalian sudah merasa lebih baik?" Tanya Alex.


Kaisar sangat terkejut melihat kehebatan Alex yang bisa dengan cepat membuat tubuhnya menjadi segar kembali, begitu juga dengan Alfaro, sedangkan Kirana merasa lebih baik walaupun masih lemah.


"Maaf merepotkan mu Alex" ucap Kaisar.


"Kau ini..kalian semua ini keluarga ku, sebuah kewajiban menolong anggota keluarga saat sedang di butuhkan, cepat ikut aku dan kita cari Alena..aku khawatir dengannya" ucap Alex.


"Alena ada tepat di samping ruangan ini Lex" sahut Kaisar. Mereka semua akhirnya segera keluar untuk membantu menolong Alena, namun pasukan musuh yang begitu banyak rupanya sudah bersiap menghadang mereka, kali ini dipimpin oleh Bima dan Sima, pasukan klan Hitam bersiap melawan anggota keluarga Eagle dan Nugraha.


*


Kenan segera menyiapkan dirinya sambil melihat bagaimana Edward kini sudah selesai menyalurkan tenaga dalam ke tubuh Alena.


"Bangsat..berani sekali tanganmu ingin menyentuh istriku, bajingan..!!" Teriak Edward kemudian.


"Honey..?!" Ucap Alena saat tau kini suaminya sudah siap menyerang Kenan dengan amarah yang sangat terlihat.


Kenan terperanjat saat tidak mungkin lagi dia menghindar kali ini, perlahan tangan yang ingin memegang wajah Alena tadi, kini berganti mengeluarkan api dan bersiap menyerang Edward dengan cepat.


Edward segera menghindar dengan memeluk tubuh Alena, melesat cepat membawa Alena ketempat yang aman, "Tunggu disini dulu Bee, aku akan menyelesaikan urusanku dengan laki-laki brengsek yang berani menyakitimu" ucap Edward, Alena segera mengangguk dan turun dari pelukan suaminya yang sekejab mencium bibirnya.


Edward langsung melesat dan menghajar Kenan tanpa ampun, perlawanan tampak begitu sengit dari Kenan, namun bagi Edward itu bukanlah hal berat karena dia tau ada masalah dengan tenaga dalam yang dikeluarkan oleh Kenan.

__ADS_1


Kaisar lega saat mendapati Edward ada di sana sedang melawan Kenan, lalu dirinya segera melesat di dekat Alena, "Ikut aku Al, kondisi mu tidak memungkinkan untuk bertarung lagi, cari tempat aman dulu" teriak Kaisar lalu membawa Alena menjauh dari arena pertarungan antara Edward dan Kenan.


Kirana yang juga masih belum pulih, kini membantu Alena yang tubuhnya semakin melemah, "Kak, apa yang terjadi padamu?" Tanya Kirana khawatir.


"Aku terkena racun yang sudah ku hirup, dan tubuhku semakin lemas saat aku menggunakan tenaga dalam ku Kirana" jawab Alena.


Sedangkan Kaisar kini ikut bertarung kembali bersama dengan yang lainnya, keadaan kini sudah terbalik, dengan kekuatan Alex, Abraham dan Edward, sudah lebih dari cukup untuk mengguncang sarang musuhnya.


Edward tersenyum miring melihat orang yang ada di depannya kini sudah mulai lelah dan tenaganya tidak bisa lagi menahan serangannya.


"Bagaimana Kenan, kau sudah bersiap menyusul yang lain ke neraka bukan?, Berani sekali kau ingin menyentuh milikku!" Teriak Edward dan kini bersiap menghantam Kenan dengan tenaga dalamnya.


Adu kekuatan dahsyat pun tidak bisa dihindari lagi, Kenan terkejut melihat kekuatan Edward yang begitu besar kini tengah menyerangnya, kekuatannya terus dia keluarkan untuk menahan serangan itu, hingga akhirnya dia merasakan sesuatu yang tidak beres dengan tubuhnya.


"Sial..ada apa dengan kekuatan ku, kenapa sepertinya_Akh..!" Teriak Kenan tiba-tiba yang merasa tubuhnya panas, seakan terbakar oleh kekuatannya sendiri.


Edward yang melihat hal itu segera melompat dan menghindar dari serangan Kenan yang membabi buta dan seakan tidak terkontrol. Tubuh Kenan mengeluarkan bara api yang luar biasa dahsyat, bahkan kedua telapak tangannya melesatkan kobaran api berkali-kali dan membuat ledakan dibeberapa tempat.


Alena yang menyadari apa yang terjadi segera berjalan tertatih-tatih mendekat ke Edward dibantu oleh Kirana.


"Sebentar saja, aku ingin memperingatkan Edward, tubuh Kenan mengalami masalah dengan tenaga dalamnya, kemungkinan dia sendiri tidak bisa menguasainya, itu akan sangat berbahaya Kiran, aku takut terjadi sesuatu" ucap Alena.


Dan sesaat kemudian, Edward yang melihat istrinya berjalan mendekat segera melompat menuju ke arahnya untuk mencegah.


"Bee, apa yang kau lakukan, pergi dari sini!" Ucap Edward penuh khawatir.


Kemudian Alena segera memberitahukan kemungkinan apa yang tengah terjadi pada diri Kenan saat ini, Edward baru menyadari nya, "Pantas, gerakannya begitu tidak terkontrol, rupanya begitu?" Ucap Edward yang kemudian menatap istrinya kembali.


"Aku mengerti Bee, kembalilah ke tempat yang aman bersama Kirana, aku akan menyelesaikan hal ini, Kenan akan segera aku hancurkan" ucap Edward meyakinkan.


"Hati-hatilah honey.. kekuatannya juga sangat berbahaya" jawab Alena yang kemudian segera bergerak menjauh kembali bersama Kirana.

__ADS_1


Edward kini sudah berdiri kembali di hadapan Kenan yang berusaha menyembunyikan kekacauan kekuatan tenaga dalam yang ada di tubuhnya, dengan tersenyum miring Edward kini bersiap menyerang kembali.


Pertarungan pun kini terjadi kembali, kali ini lebih dahsyat dan begitu cepat, Edward telah menemukan titik kelemahan yang tidak di sadari oleh Kenan, hingga dengan kekuatan penuh Edward melancarkan serangan, "Rasakan ini Kenan!!" Teriak Edward.


Kenan akhirnya terjatuh dengan teriakan yang menyakitkan, dan kemudian dia berusaha bangkit kembali dan mempersiapkan tenaga dalamnya dengan tubuh yang terseok-seok, "Aku akan melawan mu Edward, jangan kau kira aku akan menyerah!!" Teriak Kenan penuh dendam dan amarah.


"Bagus, semakin besar kau gunakan tenaga dalam mu, maka tubuhmu akan semakin cepat untuk hancur" batin Edward, dan beberapa saat kemudian.


Kenan berteriak Kesakitan, tubuhnya terasa terbakar hebat, bahkan Awan hitam berselimut api yang sempat dia gunakan untuk menyerang Edward kini berubah menggulung dirinya sendiri.


Terlihat betapa mengerikan keadaan Kenan saat ini, tubuhnya memerah dan jeritan kesakitan terus diteriakkan, tubuhnya bergetar, dan beruntung Edward segera menyadari sesuatu akan terjadi.


Edward sangat terkejut melihat hal itu, sementara dirinya segera berdiri tegak mengamati apa yang terjadi, hingga akhirnya menyadari sesuatu. "S-hit!, Dia akan meledak dan bisa menghancurkan tempat ini" batin Edward yang kemudian segera melesat menjauhkan diri.


"Kai, Faro..segera bawa semua keluar dari sini!!" Teriak Edward mengejutkan Kaisar dan Alfaro yang sedang bertarung melawan musuh-musuhnya.


"Ada apa Ed?!" Teriak Alex.


"Tempat ini akan meledak, kita harus segera pergi, cepat..!, Semuanya Mundur..!" Teriak Edward memberikan perintah ke anak buah yang dibawanya.


"S-hit!" Alex segera melesat keluar dari Tempat itu sambil membawa beberapa anak buahnya yang terluka parah dan masih hidup untuk segera di selamatkan.


Sementara Alena dan Kirana sangat terkejut ketika Edward sudah menyambar keduanya, membawanya terbang dan melesat keluar dari tempat itu.


Detik berikutnya..


BOOM


Ledakan dahsyat pun terjadi.


Ayo waktunya VOTE VOTE VOTE.. Jangan lupa ya, ditunggu juga HADIAH, LIKE, dan KOMENnya.

__ADS_1


Ketik: Sinho Channel di YouTube, untuk menikmati Cerpen-cerpen karya Author yang tak kalah seru.


Bersambung.


__ADS_2