SELEMBAR KERTAS

SELEMBAR KERTAS
Episode 144


__ADS_3

Langkah seorang wanita yang sedang berjalan cepat dan lebih tepatnya sedikit berlari masuk ke dalam ruang kerjanya, "Ya Tuhan.. gara-gara laki-laki gila itu aku harus secepatnya kesana" batin seorang wanita cantik yang tak lain adalah Louise.


Tepatnya Jam tujuh lebih 30 menit, Louise sudah berlarian menuju ke kantornya dengan maksud untuk absen masuk kerja lalu kemudian ijin menyelesaikan masalahnya dengan pemilik perusahaan Nolan Company untuk menjawab pernyataan cintanya.


"Maaf..kok ruangan tuan Alfaro kosong?" Tanya Louise masing ngos-ngosan.


"Pak bos tadi telpon, datang agak siang, ada kepentingan keluarga katanya, nona Louise "


"What.?, Lalu pekerjaannya?" Tanya Louise masih mode terkejut.


"Tentu saja nona Louise yang harus meng handel nya dulu, begitu tadi pesan pak bos"


"Oh ya Tuhan.. kenapa hari ini kacau sekali, sudahlah..aku akan selesaikan satu-satu, yang paling meresahkan akan aku tangani dulu" batin Louise yang kemudian segera berlari keluar setelah pamit untuk meminta waktu satu jam sebelum akhirnya nanti bekerja.


Sambil membawa mobilnya dengan kecepatan yang lumayan kencang, dirinya berkonsentrasi dan berdoa semoga tidak terlambat sampai di ruangan kerja seorang Christopher Nolan.


Louise segera berlari menuju keruangan kerja Christopher karena waktu yang dijanjikan sudah lewat lima menit dan itu artinya dia jelas saja terlambat, "Semoga Chris belum nekad pergi ke Eagle Company, aku bisa gi-la!" batin Louise yang langsung membuka pintu ruang kerja Christopher begitu saja.


Dan pemandangan pagi yang membuat mata Louise membulat tak percaya, susah payah dan penuh perjuangan dia sampai di ruang kerja Christopher, malah disuguhi pemandangan dua insan yang saling berpelukan, tentu saja membuat pikiran Louise seketika Ambyar.


Sedangkan Christopher yang tidak menyangka akan kedatangan Louise dengan tiba-tiba, ikut terkejut melihat wanita yang ditunggunya sedang melihatnya terpaku diambang pintu.


"Louise..?!" Ucap Christopher yang masih me-meluk seorang wanita.


"Maaf.." sahut Louise cepat.


KLEK


Louise langsung menutup pintu dan melangkah menjauh dari tempat itu.


Christopher yang menyadari posisinya, segera melepaskan pelu-kannya dari tubuh sahabatnya yang tak lain adalah Zahra.


"Maaf Chris" ucap zahra.


"Tidak apa-apa, aku akan mengejar Louise..tunggu disini Ra" teriak Alfaro yang sudah berlari keluar ruangan.


Louise makin mempercepat langkahnya sambil merasakan sakit didalam hatinya, "Breng-sek..sia-lan..kenapa aku percaya saja kata-kata Christopher gi-la itu, harusnya aku tidak berlarian pagi-pagi karena mencemaskan perkataannya, dan sampai disini..malah pelu-kan sama wanita itu.. menyebalkan..!!" Teriak Louise begitu kencang di ruang parkiran.


Christopher yang mendengarkan teriakan Louise, segera berlari ke arahnya, namun jarak yang terlalu jauh, tidak membuat Christopher bisa mengejar Louise yang sudah masuk ke dalam mobil dan melesat pergi.

__ADS_1


"Louise..!!, Tunggu...!!" Teriak Christopher percuma.


Dan dengan usaha yang sia-sia, akhirnya Christoper tidak bisa berbuat apa-apa, dengan langkah cepat akhirnya Christopher masuk ke dalam ruang kerjanya di mana sudah ada Zahra disana.


"Bagaimana?" Tanya Zahra.


"Aku akan mengejar nya ke Eagle Company" ucap Christopher yang sudah bersiap mengambil jas dan kunci mobilnya.


"Aku ikut!" Sahut Zahra.


"Tidak usah, biar aku nanti yang menjelaskan salah paham ini, kau kembalilah bekerja, aku akan memberimu kabar nanti" jawab Christopher yang kini sudah berlari meninggalkan ruangan kerjanya.


*


Sementara itu Alfaro dan Kirana yang baru saja sampai di perusahaan terkejut saat Louise berjalan di depannya begitu saja tanpa menyapanya sama sekali, "Ada apa dengan Louise, pagi-pagi sudah menampakkan pemandangan yang aneh?" Tanya Kirana.


"Entahlah.." jawab Alfaro yang juga terkejut melihat sikap Louise yang tidak seperti biasanya.


Alfaro masuk kedalam ruangan bersama dengan Kirana, hari ini Kirana sengaja ikut ke perusahaan Eagle Company karena ada kerjasama perusahaan dengan Agensi nya.


Belum lima menit keduanya duduk berbincang, tiba-tiba saja di kejutkan dengan suara bantingan pintu yang membuatnya terjingkat.


BRAK


Alfaro mengangkat kedua bahunya tanda tidak tau, lalu kemudian beranjak dari tempat duduknya dan keluar dari ruangan kerja untuk mengetahui apa yang tengah terjadi diluar.


"Ada apa ini?, Christopher?" Ucap Alfaro terkejut mendapati Christopher sudah berdiri dengan wajah cemas didepan pintu ruangan kerja Louise yang sudah tertutup rapat.


"Iya..bisa membantuku untuk membuat Louise membuka pintu dan mau mendengarkan penjelasan ku?" Sahut Christopher meminta pertolongan Alfaro.


"Louise?, Jadi yang membanting pintu tadi Louise?, Memangnya ada apa dengan kalian?" Tanya Alfaro makin tidak mengerti.


"Panjang..bisa kau buat aku masuk atau Louise keluar dan mau menemui ku?, Ini darurat" mohon Christopher lagi.


Alfaro menarik nafas panjang, kemudian melangkah mendekati pintu ruangan kerja Louise dan mengetuk perlahan, "Louise, ini aku..buka pintunya, ada yang mau aku tanyakan!" Teriak Alfaro.


Dan pintu itupun terbuka perlahan, seketika Louise masih terkejut saat melihat Christopher ternyata ada di belakang Alfaro, namun dengan cepat Alfaro menahan pintu saat Louise ingin menutupnya kembali.


"Ini perusahaan.. bersikap profesional lah, dan jangan buat keributan, kalau ada masalah bicarakan baik-baik, atau aku tidak segan memberikan mu peringatan!" Ancam Alfaro yang sebenarnya ingin membantu keduanya segera menyelesaikan masalahnya.

__ADS_1


"I iya Tuan Alfaro..maaf.." ucap Louise yang tidak berani membantah perkataan Bos nya.


"Baik, aku yang masuk atau?" ucap Christopher.


"Masuklah, ruangan Louise lengkap dengan alat peredam suara, selesaikan masalah kalian dan jangan keluar sebelum selesai, bikin runyam saja..!" Ucap Alfaro yang sebenarnya tau akan maksud Christopher Nolan.


Dengan cepat Christopher langsung melangkah maju dan masuk kedalam ruangan kerja Louise, Alfaro tersenyum penuh arti, lalu segera bergegas pergi untuk masuk kembali ke ruang kerjanya.


Kirana yang sudah menunggunya dengan cemas segera bertanya dengan apa yang terjadi, "ada apa honey?"


"Ada dua manusia yang lagi kas-maran dan disertai kemarahan" jawab Alfaro membuat Kirana langsung mengerutkan kening, tanda masih bingung mencerna kata-kata Suaminya.


Alfaro tersenyum lalu menarik kembali Istrinya untuk duduk disebelahnya, Kirana masih mengamati ekspresi wajah Alfaro yang makin membuatnya penasaran.


"Kenapa.. lupa kalau punya suami yang tampan seperti ku?" Ucap Alfaro bercanda.


"Ish..bukan.. maksud kamu tadi apa honey, jangan bikin orang penasaran" sahut Kirana.


Alfaro terkekeh, lalu kemudian menjelaskan apa yang tengah terjadi, dimana ada Christopher yang tengah cemas menyelesaikan masalah dengan Louise di ruangan kerjanya.


Hingga kemudian Alfaro mendengar pintu diketuk oleh salah satu pegawainya dan mengabarkan bahwa Zahra datang ingin bertemu dengan nya, sepasang suami isteri itu melihat satu sama lain, seakan saling bertanya apa maksud dari kedatangan Zahra.


Setelah mendapat anggukan dari Kirana, Alfaro segera memerintahkan pegawainya untuk mempersilahkan Zahra masuk, dan tampak wanita itu terkejut saat melihat Kirana ada disana.


"Maaf..kalau saya mengganggu, sebaiknya lain waktu saja saya berkunjung" ucap Zahra.


Kirana tersenyum lalu berdiri dan mendekat, "Tidak apa-apa Nona Zahra, saya hanya sebentar berada disini, silahkan duduk" ucap Kirana mempersilahkan.


Zahra yang ingin pamit pergi, akhirnya mengurungkan niatnya karena tidak enak hati, dan akhirnya dia memutuskan untuk tetap disana dan duduk di depan Kirana dan juga Alfaro.


"Ada yang bisa saya bantu Nona Zahra?" Tanya Alfaro kemudian.


"Iya.. begini..gimana ya, saya jadi tidak enak mengatakan nya" jawab Zahra yang bingung sendiri.


"Apa keberadaan saya mengganggu apa yang akan anda sampaikan Nona Zahra?" Tanya Kirana kemudian.


Alfaro menatap tajam ke arah Kirana, seolah memberikan kode untuk tetap di tempat dan jangan berani beranjak, apalagi meninggalkan ruangannya.


Ayo waktunya VOTE VOTE VOTE.. Jangan lupa ya, ditunggu juga HADIAH, LIKE, dan KOMENnya.

__ADS_1


Ketik: Sinho Channel di YouTube, untuk menikmati Cerpen-cerpen karya Author yang tak kalah seru.


Bersambung.


__ADS_2