Terjebak Cinta Mantan

Terjebak Cinta Mantan
Bab 72 Karaoke yuk!


__ADS_3

Sepanjang perjalanan semuanya terdiam dengan pemikirannya masing-masing, hingga akhirnya Oryza bersuara.


"Kia, aku minta maaf dengan kejadian tadi. Aku harap kamu tidak berpikir terlalu jauh," ungkap Oryza


"Bahkan dia menyesal tadi tidak sengaja memelukku," bisik hati Kia


"Iya gak papa Pak! Namanya juga kecelakaan," ujar Kia datar


"Elah Pak Oryza minta maaf segala, segitu menikmati juga," cibir Vio


"Ck! Kamu jangan asal ngomong deh, Vio!" sahut Oryza


Vio hanya mencebikkan bibirnya mendengar apa yang Oryza katakan. Sementara Kia, terus memalingkan mukanya melihat ke luar jendela mobil


"Kia, nanti kita pergi karaoke yuk! Rasanya aku pengen ngomel-ngomel sama cowok munafik," sindir Vio


"Boleh Vi! Pulang kerja ya! Sayang Icha gak bisa ikut, nanti ajak aja anak marketing itu biar rame," sahut Kia antusias saat mendengar karaoke, karena memang biasanya dia selalu meluapkan emosinya dengan bernyanyi di karaoke saat sedang sedih.


"Kalian suka karaoke?" tanya Oryza heran


"Kenapa tidak, tapi awas saja kalau Pak Oryza bilang si mantan gebetan itu," ancam


Vio


Oryza hanya mengangkat bahunya acuh mendengar ancaman dari Vio.


Tak lama kemudian, mobil sudah memasuki parkiran restoran yang terlihat banyak sekali mobil yang berjejer rapi di sana.


Vio dan Kia bergegas keluar setelah mobil terparkir rapi meninggalkan Oryza yang masih di dalam mobil.


" Ck...ck...ck... Udah dikasih tumpangan ninggalin lagi," gerutu Oryza pelan.


Tak urung Oryza pun segera menyusul kedua gadis yang sudah pergi meninggalkannya di parkiran. Namun saat masuk ke dalam restoran, dadanya bergemuruh saat netranya melihat Kia yang sedang berpelukan dengan lelaki lain sedangkan Vio hanya diam saja di sampingnya.


"Cihhh! Katanya menyukaiku, tapi malah berpelukan ditempat umum," decih Oryza


Oryza langsung mempercepat langkahnya, dan dengan sengaja menabrak bahu laki-laki yang sedang memeluk Kia.


"Heyy bung! Kalau jalan pake mata jangan asal tabrak aja," gerutu orang yang memeluk Kia


"Sudahlah Jen! Dia atasan aku, orangnya emang kadang sensian," terang Kia


"Mungkin dia cemburu lihat kamu perlukan sama Jenny, Kia." Vio pun menebak asal. "Mungkin dikiranya Jenny cowok kali," ujar Via dengan cekikikan.


"Abis kamu Jen, penampilan kho kayak cowok banget. Tapi kamu ganteng Jen pake baju kayak gini," ujar Kia


"Ya udah, nanti aku jadi pacar boongan kamu aja Kia. Gue jadi penasaran gimana reaksi cowok itu," ujar Jenny sahabat Kia dan Vio semasa kuliah dulu.


Merasa Kia dan Vio malah asyik mengobrol, Oryza yang sudah akan meniti jembatan penghubung pun berbalik lagi menghampiri Kia dan Vio.

__ADS_1


Grep


Oryza langsung mencengangkan tangan Kia dan langsung menyeret Kia agar mengikutinya.


"Sok-sokan bilang gak suka sama Kia, cemburu kan liat Kia sama cowok lain," cibir Vio


Setelah berpamitan dengan Jenny, Vio pun segera menyusul Kia yang masih diseret oleh Oryza sampai gazebo tempat Icha menunggunya.


*****


Seperti yang sudah direncanakan oleh kedua gadis itu, Sepulang kerja Vio dan Kia segera bergegas menuju tempat karaoke yang pemiliknya salah satu penyanyi dangdut tanah air.


Sementara Oryza yang mengetahui rencana kedua gadis itu, diam-diam mengikutinya dengan terlebih dahulu memberitahu Kevin.


"Coba kalau Icha ikut, pasti Al kebakaran jenggot," gumam Oryza


Sesampainya di sana, Oryza langsung menanyakan kepada resepsionis nomor room yang ditempati kedua gadis itu. Namun usahanya nihil karena dia tidak menemukan nama keduanya di dalam daftar pengunjung, sehingga Oryza terpaksa mencari ke tiap room karaoke dengan mengintip dari kaca kecil yang ada di pintu.


"Akh sial, kenapa juga harus cari mereka berdua," umpat Oryza kesal karena sudah lima belas menit tapi tidak menemukannya juga.


Tak berapa lama Kevin datang menemui Oryza yang memutuskan untuk menunggu Kevin di dekat meja resepsionis.


"Udah ketemu rooms-nya?" tanya Kevin


"Boro-boro ketemu, cape iya." Dengan menghembuskan asap dari mulutnya, Oryza menjawab pertanyaan Kevin.


"Udah tanya dia?" tunjuk Kevin pada resepsionis


"Kenapa gak ditunjukin photonya?" tanya Kevin


"Mana aku punya photo mereka ogeb," jawab Oryza jengah


"Ck! Bukannya kalian berteman di sosmed? Pasti ada photo mereka ogeb," decih Kevin


"Anjrit, kenapa gak kepikiran ke sana," sungut Oryza


Mereka segera menghampiri resepsionis dan menanyakan keberadaan kedua gadis yang sudah membuatnya kelimpungan dengan memperlihatkan photo kedua gadis itu.


Namun betapa kaget keduanya saat melihat Vio dan Kia sedang mengapit lelaki ganteng yang tadi bertemu dengan Oryza di restoran.


"Sialan kecolongan!!" umpat Kevin


Sementara Oryza hanya diam mematung melihatnya. Hatinya mencelos melihat pemandangan di depannya. Mau tarik tangan Kia, dia gak punya hak. Karena masalah pribadi di luar wewenangnya. Jika dibiarkan, hatinya merasa tidak ikhlas.


Sementara Kevin segera menarik paksa tangan Vio untuk mengikutinya.


"Kevin lepasin! Kebiasaan banget sih suka narik-narik tangan orang terus," gerutu Vio


Sedikitpun Kevin tidak menggubris apa yang dikatakan oleh Vio, hingga sampai mobil barulah dia melepaskan tangannya.

__ADS_1


"Masuk!!!" perintahnya


Melihat raut wajah Kevin yang mengeras, Vio pun langsung mengikuti apa yang disuruhnya.


Setelah melihat Vio masuk ke dalam mobil, Kevin pun langsung menyusul dan melajukan mobilnya keluar dari parkiran tempat karaoke.


Keduanya membisu, bergelut dengan pikirannya masing-masing, hingga suara handphone itu menghidupkan suasana diantara keduanya.


πŸ“±"Hallo ada apa?"


πŸ“²"Mana berkas yang kuminta? Kenapa lama sekali?"


πŸ“±"Sorry!!! Aku segera kesana"


Klik!


Kevin segera menutup sambungan teleponnya, mengingat dia sedang membawa mobil.


Kevin pun langsung membelokkan mobilnya menuju ke rumah Al.


"Kita ke rumah Al dulu ya!" ajak Kevin


"Memang kamu mau ngajak aku ke mana?" tanya Vio


"Ke suatu tempat yang tidak pernah kamu kunjungi," ujar Kevin


Sesampainya di rumah Al, Kevin langsung turun dari mobilnya yang kemudian diikuti oleh Vio


Vio begitu senang karena pada akhirnya dia bisa main ke rumah bos besarnya, yang berarti akan bertemu dengan sahabatnya, Icha.


Saat sampai di ruang tamu, Vio dibuat takjub dengan interior rumah Al yang bergaya klasik.


"Kamu tunggu disini dulu ya! Aku mau ke ruang kerja Al," pesan Kevin


"Iya nggak papa Kevin, yang lama ya!" ujar Vio


Kevin langsung meninggalkan Vio sendirian di ruang tamu namun sebelum dia masuk ke ruang kerja Al, dia meminta Icha yang berpapasan dengannya untuk menemani Vio dulu di ruang tamu


Icha yang akan pergi ke dapur untuk mengambil minum pun, akhirnya menyetujui permintaan Kevin dengan senang hati, karena dia akan bertemu dengan sahabatnya yang berarti dia akan bergosip ria.


"Vio, kamu beneran jadian sama Kevin?" tanya Icha


"Engga kok! Dianya aja yang maksa," jelas Vio


"Beneran juga nggak papa kali, Vio. Agar kita nanti bisa double date," ujar Icha


...*****...


...Happy reading...

__ADS_1


πŸ‘‰Next part


__ADS_2