
Video itu tengah memutar dan memperlihatkan sebuah scene yang terlihat di ambil secara diam – diam, kening Hana berkerut saat melihat video yang masih belum di pahaminya. Tepat di salah satu bagian video membuat Hana terkejut dan kembali mengulang memutarnya, mata Hana terbuka lebar saat memperhatikan dengan seksama raut wajah dari orang – orang yang ada dalam rekaman itu.
“kalau kamu tidak bisa melakukannya, biar aku saja. Demi keselamatan cucu ku biar aku yang menanggung semua dosa ini” ujar salah seorang pria yang ada dalam rekaman itu. Hana sangat mengenal pria yang ada di dalam rekaman video itu,
“Bukankah ini grandpa dan daddynya Leon?!” ujar Hana termangu dengan rekaman video itu. Dia terus memperhati dan mendengarkan pembicaraan dalam rekaman video itu, rasa penasaran bergejolak di hatinya dengan kedua file yang berisi identitas sepasang suami istri.
Hana bertanya – tanya dalam hati mengapa papinya menyimpan file dari dua orang asing yang tidak memiliki hubungan apa pun dengan keluarganya, matanya terpaku kembali pada video itu yang kini di pahami olehnya jika video itu di ambil secara diam – diam oleh Simon.
“tapi Dad, ini salah... mereka juga memiliki keluarga yang menunggu mereka di rumah” ujar Raymond merasa tidak tega, dalam rekaman itu terlihat jelas tangan hingga bajunya berlumuran dengan darah yang terlihat mengering.
“kondisi cucuku lebih penting saat ini, kamu mungkin bisa melihat Leon yang sekarat dan sewaktu – waktu bisa meninggal di meja operasi. Tapi aku tidak, aku bisa melakukan apa saja termasuk memberikan jantungku pada penerus keluarga Willson” ujar daddy Raymond membulatkan tekadnya.
“Dad... ini salah. Aku sudah mencederai dan berbuat salah pada mereka saat aku tidak sengaja menabrak mobil mereka dan sekarang...” Ucapan Raymond terhenti saat beberapa perawat keluar dari sebuah ruangan sambil mendorong sebuah bankar. Di atas bankar itu terbaring seseorang yang sudah tertutup dengan selimut putih rumah sakit,
“bagaimana dengan keadaannya?” tanya Raymond dengan perasaan bersalah dan penyesalan.
“maaf tuan kami sudah berusaha semampu kami untuk menyelamatkan perempuan itu, tapi dia sudah menghembuskan nafas terakhirnya dalam perjalanan ke rumah sakit” ujar salah seorang perawat, hal itu membuat Raymond terkejut dan merasa lemas di sekujur tubuhnya. Hana melihat wajah Raymond yang tergambar jelas Rasa bersalah dan penyesalan, dia mulai memahami isi video itu jika Raymond sudah menghilangkan nyawa seseorang.
Daddy Raymond menghampiri perawat itu dengan raut wajah serius.
“bagaimana dengan hasil tesnya?” tanya daddy Raymond yang langsung mendapat tatapan tidak percaya dari putranya. Perawat itu saling berpandangan dan mengerti dengan apa yang di maksudkan oleh daddy Raymond, mereka tahu jika saat sekarang penerus keluarga Willson tengah di rawat dengan penyakit jantung yang serius.
Di saat perawat akan menjelaskan, seorang dokter datang menghampiri mereka dengan beberapa berkas di tangannya. Dokter itu dengan raut wajah serius menghampiri daddy Raymond yang memiliki harapan besar untuk kesembuhan cucunya,
“Bagaimana?!” tanya daddy Raymond penuh harap. Dokter itu sejenak menatap ke arah para perawat dan Banjar yang berisi jenazah, dia lalu meminta para perawat untuk mendorong bankar yang berisi jenazah itu ke ruangan khusus.
Raymond tidak percaya dengan apa yang telah di lakukan oleh daddynya,
“Dad?!! “ ujar Raymond yang masih bersikeras menolak rencana daddynya, tapi daddy Raymond sama sekali tidak peduli. Baginya saat ini adalah keselamatan Leon yang terbaring di ranjang rumah sakit dengan kondisi kritis, dokter itu menatap ke arah Raymond sejenak namun pandangannya segera di alihkan oleh Daddy Raymond.
__ADS_1
“Jangan hiraukan dia, bagaimana hasilnya? “ tanya daddy Raymond sudah tidak sabar.
“hasil dari tesnya, jenazah perempuan itu hanya menunjukkan lima puluh lima persen kecocokan. Sedangkan pasien pria yang kritis itu menunjukkan kecocokan delapan puluh lima persen, namun kondisi pria ini masih bisa.... “
“laksanakan dokter?!!” perintah daddy Raymond membuat semua yang ada di sana terkejut mendengarnya.
“maaf tuan besar, anda yakin?!” ujar dokter itu terlihat ragu.
“jangan banyak bertanya, segera lakukan operasi transplantasi ini. Semakin cepat di laksanakan akan semakin baik untuk cucu ku”
“tapi tuan ini...” Dokter itu terlihat ragu dan tidak berani mengambil langkah lebih jauh lagi, matanya menatap ke arah Raymond yang langsung menghampiri daddynya.
“tapi dad, itu tidak baik. Ini sudah termasuk tindakan kriminal, bukan hanya aku yang sudah menabrak mobil mereka hingga mereka berdua celaka tapi sekarang kita mengambil jantung pria itu tanpa persetujuan darinya dan keluarganya... aku... aku...”
“kamu pilih menyelamatkan putra mu atau membiarkannya mati di atas meja operasi? sekarang pilihan itu ada di tangan mu Ray” ujar daddy Raymond menatap tajam ke arah putranya. Raymond mengalami dilema, dia ingin Leon selamat dan sembuh seperti sedia kala.
Namun mengambil jantung seseorang tanpa persetujuan itu adalah salah, terlebih apa yang di lakukan oleh daddy Raymond yang mengambil kesempatan melakukan tes pada pasangan yang tidak sengaja bertabrakan dengannya.
“aku tahu ini salah, tapi kita sudah tidak memiliki pilihan lain. Kamu sendiri bisa melihat bagaimana kondisi Leon, kita tidak bisa menundanya lagi”
“tapi dad, bagaimana dengan keluarga dan... “
“hal itu aku yang akan mengaturnya, kamu fokus dengan keselamatan Leon. Serahkan segalanya pada daddy” ujar daddy Raymond, dia lalu menatap ke arah dokter itu dan segera memerintahkan untuk melaksanakan operasi Leon cucunya.
Hana termenung saat melihat rekaman video itu, dia sama sekali tidak percaya dengan apa yang di lihat dan di dengarnya. Hana juga menemukan rekaman suara yang ada pada folder lainnya,
“ tuan besar, untuk biaya menutup mulut dan menghancurkan barang bukti itu sangat lah mahal. Uang yang anda tawarkan ini tidaklah seberapa dengan pekerjaan yang aku lakukan”
“apa yang kamu mau?!”
__ADS_1
“tiga puluh persen saham dari perusahaan Alden W, juga kepemilikan beberapa perusahaan di bawah nama ku. Untuk orang terkaya nomor satu tentunya bayaran itu sangat lah kecil bukan, tuan Besar?”
“ baiklah, aku akan mengatur semuanya. Tapi semua bukti yang ada harus segera kamu hancurkan, jangan sampai media dan dunia tahu dengan apa yang terjadi. Jika semua ini tercium oleh media kamu orang pertama yang akan aku kirim ke malaikat maut”
“tuan tenang saja, serahkan semuanya pada saya. Semuanya akan beres”
Rekaman suara itu berhenti, Hana masih terdiam menatapi layar laptop itu. Jari jemarinya kembali menggerakkan anak panah itu pada informasi berikutnya, Hana semakin terkejut dengan informasi yang di ketahuinya.
“jadi pasangan yang tidak sengaja di tabrak oleh daddy Leon itu adalah putri dan menantu dari tuan Baron, tunggu sebentar.... tuan Baron ini....” Hana melihat sebuah artikel yang menampilkan foto Baron yang tengah berkabung, wajahnya mengingatkan Hana akan sosok kakek Luna saat mereka bertemu pertama kalinya. Dia sangat jelas mengingat bagaimana ekspresi yang tergambar jelas dari raut wajah papinya.
Pada artikel lainnya Hana menemukan fakta yang sangat mengejutkan, sepasang suami istri itu ternyata memiliki seorang putri dan tentu saja hal ini hanya diketahui oleh daddy Raymond dan Simon.
“ternyata pasangan ini memiliki putri, namanya Luna Freya... Luna.... Luna... “ mata Hana terbuka lebar saat menyadari isi dari flashdisk itu. Dia meraih file yang di bawanya dan memperhatikan foto yang ada di sana, jantung Hana berdebar keras saat mengetahui apa yang selama ini di simpan rapat oleh papinya.
“jadi.... kematian orang tua Luna ada hubungannya dengan daddy dan grandpa Leon, aku benar – benar tidak menyangka hal sebesar ini.. tunggu sebentar, daddy Leon tentunya mengetahui hal ini.... Dan pernikahan Leon dengan Luna....” Hana tersenyum smirk saat sebuah ide cemerlang muncul di benaknya, dia sangat berterima kasih pada papinya yang masih menyimpan bukti tentang kesalahan dan dosa keluarga Willson.
......................
dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....
Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻
jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️
jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
( Π_Π )
makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
__ADS_1
❤️❤️❤️❤️❤️ for all...