
“selain cowok breng**k, ternyata lu cowok arrogant dan narsis yang pernah gue temui (bergerak berusaha melepaskan tangan dan hendak mendorong Leon) lepasin tangan lu...” ujar Luna tidak senang. Wajah Leon mendekat ke arah telinga Luna, sikap romantis itu sukses membuat seluruh kaum hawa di dalam aula termasuk Hana iri bercampur dengki.
Mereka semua tidak terima jika cowok idaman mereka jatuh ke tangan Luna yang mereka anggap sebagai perempuan yang tidak benar.
“terima kasih atas pujiannya, aku hanya akan menunjukkan sifat breng**k ini pada dirimu saja” ujar Leon tersenyum nackal, membuat gadis dalam pelukannya semakin kesal.
“lepasin kagak” bentak Luna dengan suara sedikit berbisik, gadis cantik itu sengaja tidak mengeraskan suaranya agar tidak menarik perhatian netizen yang sudah sangat membenci dan jijik padanya. Mata indah berwarna biru itu terbuka lebih lebar seolah memperingati Leon untuk tidak melangkah lebih jauh.
Luna sudah akan bersiap mendorong Leon tapi di urungkannya, kekuatan dari fans apalagi fans Fanatik sangat menakutkan. Luna sedikit merinding saat membayangkan gadis-gadis yang mengidolakan Leon beraksi anarkis, para fans fanatik bisa dengan mudah melukai seseorang jika idola mereka terganggu tentunya dengan cara langsung maupun hanya melalui verbal. Dia lebih memilih menghadapi Ratu yang sedang merajuk saat tidak di ajak bermain atau menghadapi musuh-musuh berbahaya lainnya, dari pada para Fans fanatik yang bisa saja bertindak nekat.
Kiandra yang berdiri di antara Sarah dan Dion tengah memperhatikan suasana romantis antara Sahabat dan idolanya.
Dari yang aku liat, sepertinya tuan muda Leon memiliki perasaan yang sangat besar pada Luna. Kyaaa... aku benar-benar akan sangat senang jika Mereka berdua bisa bersama gumam Kiandra dalam hati sambil tersenyum ke arah pasangan itu.
Kembali terdengar dengungan komentar negatif yang di lontarkan oleh kaum hawa, mereka sangat tidak senang dengan kedekatan Luna pada cowok idaman mereka.
“Dasar ja**ng... lepasin calon suami gue?!”
“ suami gue udah kena guna-gunanya cewek lacknut ntu, kagak bisa di biarin ni”
“dasar cewek gatel, udah punya daddy hidung belang di luaran sana masih aja gaet idola kami”
Komentar negatif netijen masih berdengung dengan keras membuat Leon tidak senang dan menatap tajam ke semua mahasiswa dan mahasiswi yang masih membicarakan tentang Luna cs. Tangan merangkul posesif pinggang Luna lalu menariknya untuk lebih mendekat ke arahnya, tentu saja hal itu mendapat perlawanan dari gadis cantik dengan kedua tangannya berada di dada bidang pria tampan itu.
Pandangan Leon begitu menusuk dan mengintimidasi semua yang ada di dalam ruangan itu.
“beraninya kalian menghina dan mencaci maki calon Nyonya muda keluarga Willson?” bentak Leon membuat semua yang berada dalam aula terkejut.
__ADS_1
“WHAAAAAAAAAT” Hana dan seluruh orang di dalam aula tidak terkecuali Luna cs menatapnya terkejut saat mendengar apa yang di katakan oleh Leon. Mulut semua orang terbuka lebar terkecuali Kiandra yang tersenyum senang mendengar pernyataan Idolanya dan Luna yang menatap dengan sorot mata yang tajam.
Hana sangat terkejut saat mendengar pernyataan mantan tunangannya, selama ini tidak pernah sekali pun Leon akan bertindak seperti yang di lakukan saat ini terhadap dirinya. Dia pun nyaris pingsan namun tubuhnya Langsung di tahan oleh para bodyguardny sangking marahnya saat Leon memperlihatkan sikap yang sangat berbeda saat mereka bersama dulu.
“lu gila ya, sejak kapan gue jadi calon nyonya muda lu, kalo mimpi...” omelan dengan sedikit berbisik tapi terhenti saat jari telunjuk Leon mendarat di bibirnya, dia menatap kesal ke arah pria yang masih merangkul pinggangnya. Perlahan wajah Leon mendekat ke telinga Luna yang masih berusaha untuk membebaskan diri.
“semenjak malam indah itu, aku sudah memutuskan hanya kamu yang layak menyandang status nyonya muda Willson” bisik Leon di telinga dan mengecup lembut pipi Luna. Sontak hal itu membuat Luna semakin kesal, dia pun langsung menendang tulang kering kaki sebelah kanan Leon.
“Aww....ssssh....” pelukan Leon terlepas dari pinggang ramping Luna tapi tangan kirinya masih memegangi pergelangan tangan kanan gadis itu, sedangkan tangan lainnya memegangi kaki yang kesakitan. Semua yang melihat bisa merasakan rasa ngilu dan sakit yang di rasakan Leon, tentu saja Luna berusaha untuk melepaskan tangan Leon dari pergelangan tangan yang terlihat mulai memerah.
Rektor dan semua yang hadir di sana melihat tingkah mesra juga kedekatan itu langsung percaya jika mereka berdua memiliki hubungan spesial, Luna lagi-lagi berusaha untuk melepaskan tangannya yang di pegang erat Leon. Tentu saja tidak semudah yang di pikirkannya, tangan kekar itu menguatkan pegangannya sambil kembali menarik Luna untuk mendekat ke arah Leon.
Rasa sakit pada kaki yang sudah di tendang Luna mulai berkurang, pemilik mata tajam itu mendekatkan kepalanya kembali ke telinga Luna dengan membisikkan sesuatu hingga membuat mata biru menatap tajam ke arah Leon.
Hana yang melihat adegan di depan matanya semakin merasa sesak nafas dan pening di kepalanya,
Breng**k.... Cewek pe**n. Dia dengan mudahnya bisa menggaet laki gue, eh tunggu sebentar... Hal ini bisa gue manfaatin gumam Hana dalam hati, timbul niat jahat di hatinya. Dia pun segera mengambil kesempatan untuk membuat suasana Aula menjadi panas,
“wah.. wah... Nyari metong ini cewek. Seenak jidatnya aja memutar balikkan keadaan” ujar Kiandra kesal tingkat dewa.
"kalo ada nominasi buat cewek kayak si mak Lampir, bakalan menang telak die. pinter membalikkan keadaan padahal sebelumnya anak-anak udah pada nge hujat dia, sekarang malah berbalik mendukung ntu mak lampir" ujar Sarah merasa sangat kesal.
Suasana di bawah panggung mulai bergemuruh dengan komentar negatif yang semakin tidak enak di dengar. Alex segera menyuruh body guard untuk melindungi Leon dan Luna, para body guard segera berdiri membelakangi dan melindungi Leon dan Luna.
Alex segera menghampiri tuan mudanya yang terlihat sudah emosi tingkat maksimum terlebih pada Hana yang seenaknya memutar balikkan fakta kebenaran. Para netizen terutama kaum Hawa paling sensitif dengan hal-hal yang berbau pelakor, seakan ingin menelan bulat-bulat Luna saat itu juga.
“Tuan muda... Keadaan sudah tidak terkendali sebaiknya anda membawa nona Luna keluar dari aula ini sebelum semuanya...” belum selesai Alex berbicara pintu Aula kembali terbuka.
__ADS_1
Kriiieeeek.... ceklek....
Seseorang yang tidak lain adalah Jason berdiri di depan pintu bersama dengan kolega-kolega besar Nandra Corp. Semua yang ada di aula itu terdiam dan termenung saat melihat kedatangan Jason.
“Eh... Bukannya itu permilik dari Nandra corp. Yang terkenal itu”
“Wah kejadian yang langka ni, orang-orang besar di dunia bisnis berkumpul di kampus kita”
“mimpi apa gua semalam nggak hanya orang terkaya nomor satu aja, orang-orang berpengaruh Lainnya juga ada di sini?!”
Semua orang terlihat sangat senang dengan kedatangan para orang berpengaruh di negara IN, mereka juga mengira jika Jason adalah pemilik dari Nandra corp.
Jason....loh.... mereka semuakan kolega Nandra corp. kenapa mereka ada di sini? tunggu sebentar... sikap santai Luna tadi... oooo sekarang aku mengerti.... Akan ada tontonan bagus ni gumam Kiandra saat melihat Jason dan lainnya.
Hana sempat menatap ke arah pintu masuk dan melihat Simon yang juga baru datang di temani kedua sahabatnya. Ternyata Silvia dan Abby tidak pergi meninggalkan Hana sendirian, walaupun dalam hati mereka masih kesal dan marah dengan tindakan Hana. Namun bagi mereka berdua Hana masih sangat berguna, mereka yang hendak akan kembali masuk ke kampus tidak sengaja Berpapasan dengan Simon yang baru saja datang.
**********
dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....
Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻
jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️
jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
( Π_Π )
__ADS_1
makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻
❤️❤️❤️❤️❤️ for all...