Assassin Cantik dan CEO Arrogant

Assassin Cantik dan CEO Arrogant
Ep. 93


__ADS_3

Kaila segera berlari menghampiri Leon yang berdiri terdiam menatap ke arah Luna,


“kak Leeooon” Kaila segera memeluk tubuh kakaknya, mata indahnya tampak berkaca-kaca merasa lega terbebas dari ancaman bahaya. Leon tersadar dari lamunan membalas memeluk tubuh Kaila sambil membelai lembut rambut adiknya, perlahan dia melepas pelukan Kaila dan memastikan tidak ada luka atau cedera apa pun di tubuh adik semata wayang.


Leon menghela nafas lega saat melihat adiknya dalam keadaan baik-baik saja,


“Hah.... Bagaimana keadaanmu? Apakah ada yang terasa sakit atau terluka?” tanya Leon memastikan sekali lagi. Kaila menggelengkan kepalanya,


“Kaila baik-baik saja kak, hanya merasa sedikit pusing karena mereka sempat memberi Kaila obat bius, kak Hugo ... Kak Adam” Kaila menyapa Hugo dan Adam yang menghampiri. Mereka berdua bergantian memeluk Kaila yang sudah di anggap seperti adik mereka sendiri, Adam dan Hugo tersenyum hangat pada Kaila.


“ selamat siang Tuan Muda Leon, “ sapa seorang polisi menghampiri mereka sambil mengangkat sebelah tangan memberi hormat pada Leon yang langsung menganggukkan kepalanya, polisi lainnya menangkapi para penjahat yang sudah babak belur dan terkena peluru Luna.


“kami.... “ salah satu dari polisi itu hendak bertanya pada Leon, namun ucapannya terhenti saat seorang polisi berpangkat menghampiri dan menegurnya.


“Kamu!!!” panggil senior polisi itu dengan melangkah cepat dan berdiri di hadapan juniornya. Polisi senior itu mengangkat sebelah tangan memberi hormat padanya yang langsung di angguki oleh Leon.


“Kamu kenapa malah di sini? Bantu yang lain meringkus para penjahat itu ” ujar Polisi berpangkat itu,


“tapi bang?” belum juga polisi itu berbicara, senior itu menatap tajam ke arahnya dengan mengode untuk tidak banyak bicara. Senior polisi itu melangkah menghampiri Leon dengan memberi tersenyum canggung,


“maafkan junior saya tuan muda Leon, kami akan segera menyelesaikannya” ujar Polisi senior itu sambil mendorong-dorong juniornya menjauh dari Leon dan lainnya.


Kesuksesan dan kontribusi keluarga Leon sangat berpengaruh dalam sistem pemerintahan kerajaan negara IN, dari keluarga kerajaan hingga para aparat dan kemiliteran sangat begitu menghormati keluarga Leon.


***


Bos penjahat terlihat sangat kelelahan dan nyaris pingsan, polisi bertindak cepat dengan menghubungi ambulance untuk membawa bos penjahat itu.


Sembari menunggu ambulance datang polisi melakukan pertolongan pertama agar Bos penjahat itu tidak kehilangan darah begitu banyak, penjahat yang babak belur di paksa masuk ke dalam mobil patroli. Mata Luna menatapi bos penjahat sambil terus mengingat tato di lengannya, Kiandra yang berada di sampingnya menatap heran dengan diamnya Luna.


“kenapa Lun?” tanya Kiandra ikut menatap ke arah bos penjahat itu.


“tato itu? Sepertinya pernah ku lihat” ujar Luna terus memperhatikan lengan dari bos penjahat itu. Kiandra ikut memperhatikan tato itu, sekilas ingatan tentang informasi target dari pekerjaan mereka terproyeksi di memorynya.

__ADS_1


“ahaa... aku ingat, tato itu...” belum selesai Kiandra berujar seorang polisi menghampiri mereka untuk meminta keterangan. Polisi itu sempat tertegun menatap ke arah Luna dan Kiandra, sebuah senyuman tersungging di wajah Polisi menyapa hangat dan ramah.


Leon melihat ke arah Luna yang sedang berbicara dengan salah seorang polisi yang memiliki paras lumayan tampan, aura kegelapan segera menyelimuti sekeliling Leon melihat polisi yang sesekali tersenyum ke arah Luna. Mereka bertiga terlihat akrab dan terlibat dalam pembicaraan yang di selingi dengan canda tawa, tidak hanya sampai di situ tindakan dan tatapan mata polisi itu terlihat begitu berbeda pada Luna.


Hal itu semakin membuat Leon merasa tidak nyaman dan menatap tajam ke arah mereka bertiga, Sikap Leon tidak luput dari perhatian Kaila yang merasa heran saat melihat kobaran api kecemburuan dari kakaknya. Matanya mengikuti ke arah tatapan Leon menatap tajam pada dua orang gadis dan seorang polisi yang terlihat sesekali bercanda juga tertawa bersama.


Kaila heran kembali menatap ke arah Leon dan ingin bertanya pada kakaknya, tapi dia diam dan tidak berani mengganggu demon king yang sedang terbakar api kecemburuan. Dia lalu melihat ke arah Hugo dan Adam yang berdiri di samping kanannya, tatapan itu langsung di mengerti oleh Adam dan Hugo. Mereka tidak begitu saja memberikan jawaban atas tatapan penuh tanya Kaila,


“kak Adam?!” Panggil Kaila dengan pandangan mata penuh selidik. Adam melihat ke arah Kaila yang menunggu jawaban darinya,


“hmmm... lebih bagus kamu tanya langsung ke orangnya” ujar Adam,


“nanya ke kak Leon?!” Kaila menatap ke arah Leon yang di kelilingi aura kecemburuan tingkat dewa dengan langkah besar melangkah menghampiri Luna dan Kiandra.


“bagusan Kaila ngomong ama singa dari pada ngomong ama demon king yang lagi ke bakar” ujar Kaila seolah dapat melihat kobaran api di seluruh tubuh Kakaknya,


“begitu juga dengan kami” ujar Hugo menyetujui ucapan spontan Kaila.


Senyuman manis tersungging di wajah Luna saat berbicara akrab dengan polisi juga Kiandra, aura dingin, gelap dan mencengkam terasa sangat kental di rasa oleh Kiandra dan polisi itu. Mereka berdua merasa sangat merinding dan bergidik bersamaan,


“Kalian kenapa?!” Tanya Luna menatap Bingung dengan sikap keduanya.


“nggak tahu kenapa ni punggung kerasa dingin banget. kamu nggak ngerasa dingin, Lun?” ujar Kiandra sambil melihat ke arah langit yang cerah.


“benar kata kamu Kiandra, padahal cuaca terasa hangat dan tidak berangin” ujar polisi itu sambil mengangkat kedua tangan menadah merasakan udara di sekelilingnya. Luna melihat ke arah langit lalu ke sisi kanan dan kirinya, dia melihat Leon yang berdiri tepat di sampingnya dengan kedua tangan saling berpangku menatap tajam ke arah mereka.


Polisi dan Kiandra ikut melihat ke arah ke mana Luna melihat,


Ooo Pantasan cuacanya langsung berubah.... gumam Kiandra dalam hati menatap sambil tersenyum canggung ke arah Leon yang melayangkan tatapan setajam samurai.


Luna kebingungan menatap ke arah Leon yang memberikan tatapan tajam ke arah polisi yang berada di samping Kiandra,


“Leon... ada apa, sayang?” tanya Luna dengan santai, Leon segera menghampiri dan merangkul posesif pinggang ramping perempuan cantik itu. Polisi itu terkejut saat Luna menyapa Leon dan memanggilnya dengan mesra,

__ADS_1


Sayang?! jadi...mereka... gumam polisi itu dalam hati menatap ke arah Kiandra yang seakan tahu dan bisa menebak apa yang di pikirkannya, Kiandra langsung menganggukan kepalanya menjawab pertanyaan. Polisi itu semakin takjub melihat tingkah laku Leon,


Leon merasakan dan memilih mengabaikan keberadaan pistol Luna yang tersimpan di balik jacket kulit di belakang punggung, kecemburuannya sangat terlihat jelas. Leon langsung mengecup lembut pipi kanan Luna, sengaja memberi tahu pada dunia status Luna yang begitu spesial baginya.


“sayang?! Kamu baik-baik saja?” tanya Leon mendekatkan keningnya ke kepala Luna setelah mengecup pipi dengan sayang, gadis cantik itu tampak menatapnya Bingung.


Tindakan Leon sukses membuat semua orang terkejut kecuali Kiandra yang sudah tahu hubungan mereka, Luna menatap heran ke arah Leon yang melayangkan senyuman hangat sehangat mentari kepadanya dan pandangan menusuk ke arah polisi itu.


“sayang... kamu nggak apa-apa kan? Ada apa dengan kamu?” bisik Luna berdiri sangat dekat dengan Leon yang memperlihatkan raut wajah kesal. Tingkah dan Tindakan Leon terlihat begitu menggemaskan bagi Luna yang membayangkannya seperti anak kecil terlihat kesal saat mainan kesukaannya di rebut.


“jangan tersenyum dan jaga jarak dengan pria selain aku” bisik Leon semakin merangkul erat pinggang Luna, menariknya hingga mereka sangat dekat.


“Haaa” Luna melongo tidak habis pikir dengan sikap cemburu Leon.


**********


dear para reader yang baik, rajin menabung dan murah hati....


*M****ohon maaf karena Author baru mengupdate karya-karya Author, di karenakan beberapa minggu sebelumnya Author dalam masa pemulihan dan rasa shock dari kehilangan 2 tante author yang pergi mendahului kita semua.


Maaf author malah curhat... 🤭🤭🤭


Tetap Terus dukung karya Author dengan cara like, vote dan tipnya.....ya.... plisss🙏🏻🙏🏻🙏🏻


jangan lupa juga kasih rate dan comment nya yang positif agar Author semakin semangat💪🏻💪🏻💪🏻 buat menulisnya...✍️✍️✍️


jangan lupa setelah membaca tekan icon tombol ibu jarinya untuk terus mendukung karya Author... plisss 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


( Π_Π )


makasih..... tetap semangat 💪🏻💪🏻💪🏻


❤️❤️❤️❤️❤️ for all***...

__ADS_1


__ADS_2