Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
bangga


__ADS_3

ke esokan harinya semua siaran berita hanya memunculkan berita tentang sosok KO yang membuat pengakuan ternyata WNI, berita KO hebat ada dimana-mana tak ada yang tau sosok KO yang mereka puji habis-habisan hanya seorang anak kecil berusia 7 tahun..


sementara sosok yang mereka puji-puji sedang berangkat sekolah dengan mood yang baik..


"ckk...!! " decak pelan Dylan melihat adiknya yang sedang gembira


"apasih kak..! " sungut Nova mendengar kakaknya berdecak pelan.


"jangan sampai kak Riska mu dan Kak Rina tau kamu adalah KO...! " bisik Dylan


"iya kakakku tersayang...! Nova tau.. " Nova berjinjit memeluk kakak laki-lakinya dengan gembira


"mereka kembali". bisik Dylan


Nova yang mengerti masih memeluk kakaknya dengan senang,


"salam nona kecil, tuan kecil..! " tunduk hormat Riska dan Katrina (dipanggil Rina).


Dylan hanya mendehem persis seperti sikap Pasha yang arogan dan malas berbicara,


"eeh... kakak-kakak udah datang..! " cengir Nova dengan polosnya..


Riska dan Katrina tersenyum tipis, mereka tak bisa menutupi rasa kagum pada 2 sosok anak yang harus mereka lindungi, sikembar Melviano ini memiliki aura nya tersendiri bagi mereka, bahkan 2 pengawal utusan pasha ini nggak bisa percaya dengan tingkah polos sikembar sebab mereka tau dibalik tingkah polos itu ada siasat licik.. Kaira sendiri yang memperingati mereka..


"silahkan masuk nona kecil..! " pinta Riska


"mari tuan kecil..! " seru Katrina dengan sopan


Nova berjalan dengan bibir mengerucut lucu, sebenarnya mereka tidak nyaman ada pengawal tapi bisa apa kalau daddy nya yang memberi perintah,


Dylan malah bersikap acuh tak acuh..


di kelas Dylan dan Nova dihebohkan dengan gosip mengenai KO, Nova bertingkah biasa aja seolah dirinya tak tertarik sama sekali dengan berita itu.


semenjak identitas mereka di ketahui tak ada anak-anak yang berani berteman dengan Nova, mereka sangat takut sekaligus menghormati Nova dan Dylan.. alhasil Nova hanya bermain dengan kakaknya aja bersama 2 pengawal mereka.


"silahkan istirahat anak-anak...! " kata bu Vio dengan senyum manisnya..


semua anak-anak menyahut lalu berhamburan keluar dari kelas, Nova mendekati kakaknya..


"kakak ayo kita makan..! " ajak Nova mengeluarkan bekal makan siang yang disiapkan oleh mommynya.


Dylan juga mengeluarkan kotak makan siangnya tapi Nova lah yang membuka nya sebab kakaknya itu sedang sibuk membaca buku mengenai ilmu beladiri.


"kakak simpan dulu buku daddy nanti kotor..! " gerutu Nova


"daddy nggak akan marah.. bahkan daddy memberikan senjata kesayangannya sama kakak apalagi hanya sebuah buku..! " elas Dylan tak peka maksud adiknya itu..

__ADS_1


Riska dan Katrina masuk ke kelas dimana tak ada anak sekolah satupun sebab mereka makan dikantin.


"tuan kecil.. nona kecil minta untuk makan bersama". jelas Riska yang mengerti maksud Nova


"oh..! " Dylan menutup bukunya.


Katrina meletakkan buku itu di tempat yang aman supaya tidak kotor lalu berdiri menunggu Nova dan dylan makan siang.


"kakak Riska dan kak Katrina makan aja sana.. !!" perintah Nova dengan pipinya yang menggembung penuh makanan


Riska dan Katrina tau apa yang dikatakan Nova,


"tapi nona kecil...!" selah Riska


Dylan menatap tajam kedua pengawalnya hingga Riska bungkam dan Katrina tetap diam tak berani bicara.


"apa kalian meragukan kemampuanku menjaga adikku...? " tanya Dylan dengan nada menusuk


"tidak tuan kecil..! " jawab keduanya serentak,


mereka berdua mengakui kehebatan Dylan,


"makanlah.... aku akan menjaganya bagaimana kalian bisa melindungi adikku kalau perut kalian kosong.. !" kata dylan lagi dengan pedas.


kata-kata dylan memang benar..


"hmm...? " mereka gugu gagap sendiri..


Nova mengeluarkan uang jajannya dari tas


"ambil kak.. nanti minta sama daddy uang makan kakak berdua ya..? " Nova menyodorkan uang ratusan ribu ke Riska


Riska ingin menolak sekali lagi tertohok dengan kata-kata tajam Dylan yang tak terima penolakan.


"benar-benar tuan muda pasha versi kecil...!" batin Riska dan Katrina kompak..


mereka berdua pamit undur diri untuk mengisi perut mereka..


Dylan dan Nova bukan tidak punya uang makan dikantin tapi Kaira sangat menjaga pola makan anak-anaknya dan kesenangan tersendiri baginya.


uang jajan sikembar di berikan oleh Granma, granfa mereka.. sementara kalau sama Pasha mereka hanya meminta hal-hal yang aneh tak sesuai umur mereka tapi Pasha selalu mengabulkan permintaan anak-anaknya..


"tabungan Nova langsung berlimpah ruah kak.. Nova yakin bisa beli pesawat 2 tahun kemudian..! " kata Nova menunjukkan ATM anak-anak yang berwarna hitam artinya pemilik ATM itu punya sejumlah uang yang sangat besar.


"kakak punya kan..? coba lihat punya kakak..? " pinta Nova antusias


Dylan hanya pasrah mengeluarkan ATM nya sama seperti Nova sebab daddy mereka membuatkan khusus untuk mereka, bukan uang dari Pasha melainkan penghasilan mereka sendiri.

__ADS_1


Kaira memberikan semua penghasilan anak-anaknya ke Tabungan sikembar.. dan Kaira punya penghasilan sendiri dari Restaurant Nolan Food.


Nova yang cerewet selalu mengajak kakaknya mengoceh sedangkan Dylan menanggapinya tersenyum, menjawab singkat.


"kamu minta apa sama daddy dek..? " tanya Dylan menutup kotak bekal siangnya juga punya Nova.


Dylan membersihkan meja nya sementara Nova tampak berpikir.. kakaknya mungkin dingin tapi kalau bersama Nova dan Mommynya, Dylan tidak sedingin yang dikira semua orang.. Dylan hanya bocah imut yang arogan didepan orang asing..


"nova minta liburan ke luar negri... !" girang Nova


Dylan tersenyum saja mendengarnya..


"kakak dukung kan..? nova udah lama pengen jalan-jalan keluar negri dengan keluarga yang lengkap..! "


Dylan mengangguk sebagai jawaban hingga Nova memekik senang..


di perusahaan Matt Group pasha juga berbaik hati membuat karyawan yang ada di perusahaannya makan besar tanpa mengeluarkan uang sedikitpun, semua karyawan begitu senang walau tak mengerti kenapa Pasha begitu senang saat ini hingga mentraktir mereka semua.


"tuan muda..! " salam Trio the xylver kompak..


"apa tugas kalian sudah selesai..? " tanya Pasha


"masih di usahakan tuan muda...! " jawab Panji yang dapat tugas dari Kaira yang juga perintah tuan mudanya..


"kerjakan lebih cepat.. bukankah kalian mau liburan supaya dapat kekasih dan menikah...! "


Ramzi dan Mars tersenyum haru akan perhatian Pasha.. sebelumnya mereka tidak pernah merasakan kebaikan Pasha.. setiap hari mereka semua bekerja dan bekerja supaya Pasha bisa melepaskan rasa kesepiannya beberapa tahun ini


"baik tuan muda". jawab ketiganya serentak..


"tuan muda.. apa yang terjadi ? kenapa tuan terlihat bahagia hari ini...? " tanya Mars memberanikan diri.


Pasha sumringah mendengar pertanyaan Mars.


"anakku Nova memenangkan posisi pertama hacker terbaik tadi malam.. !" jawab Pasha dengan bangga


brukh...!!


Mars dan Ramzi hampir saja terjatuh tapi dengan sigap Panji menahan tubuh kedua rekannya itu


"kalian tidak tau saja...!! anakku itu seorang hacker yang hebat...! dia akan menjadi penguasa dunia IT terbaik sepanjang masa...! ahahaha...!! "


trio the Xylver membuka rahang mereka lebar dengan ekspresi sulit diartikan.. antara percaya dan tidak percaya.


anak seperti nova bisa menduduki posisi Top hacker terbaik tahun ini yang masih sangatlah muda..


.

__ADS_1


.


__ADS_2