Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
daddy terbaik!


__ADS_3

.


.


"pulang dengan kami Kaira...! ". pinta Nyonya Mely memelas


Kaira terdiam saat semua keluarga Melviano memintanya pindah ke rumah mereka, Kaira tersenyum canggung ke Pasha,


"aku nggak akan melakukan apapun pada mu Kaira sebelum dirimu menjadi milikku seutuhnya baik secara agama maupun hatimu ". Kata Pasha yang tau alasan Kaira ragu untuk ke mansionnya.


Ella hanya diam tanpa bicara, ia malah jadi pendengar setia mereka,,


Dylan dan Nova hanya saling pandang, kalau mommy mereka menolak tentu tak bisa apa-apa.


Kaira menarik nafas berat..


"Ya Allah !! apa rencanamu sesungguhnya jika aku Egois aku melukai hati semua orang tapi Jika aku menerimanya apa kata orang-orang nantinya...? aku benar-benar tidak pernah menggoda tuan pasha dengan alasan anak-anakku! ". batin Kaira dilema


Kaira tersentak kaget saat tangannya di genggam oleh Nova dan Dylan,


"apa kita cari rumah lain aja mommy..? ". tanya Dylan yang mengerti situasi Kaira


"kami nggak apa kok mommy..! ". ujar Nova dengan polos


Kaira tersenyum lembut ke anak-anaknya itu


"apa yang membuatmu ragu nak? ". tanya Matt penasaran


Kaira beralih ke Matt, lalu menarik nafas sebelum berbicara


"saya hanya belum sanggup mengatasi apa yang mereka katakan.? saya tidak pernah mendekati kalian dengan anak-anak saya, sungguh...!! ". jelas Kaira


"apa yang kamu katakan Kaira..? bukankah kami yang mendekatimu? kami yang menangkapmu.? semua itu kami yang lakukan, kenapa kamu bisa berfikir begitu hmm?? ". cecar Mely dengan nada selembut mungkin supaya Kaira berubah fikiran


"kakak nggak akan tidur sekamar dengan Kak Pasha kok..! nanti Kak Pasha kami usir suruh tidur di tempat lain". kata Rani tiba-tiba


Pasha hanya memperhatikan Kaira yang masih ragu, mereka bersiap-siap akan keluar dari rumah sakit


Kaira malah melebarkan matanya ke Rani lalu beralih ke Pasha,,


"tidak perlu memperlakukan kakak seperti itu rani.. "


"terus kenapa kakak ragu? ". tanya Rani dengan kesal..


Kaira memejamkan matanya..


"baiklah..! "


Akhirnya mereka semua lega mendengarnya, sikembar tersenyum lebar begitu senangnya karna mommy mereka dalam incaran orang yang belum tau identitasnya, bisa jadi orang itu akan melakukan hal yang lebih gila lagi untuk itu mereka butuh kekuasaan Daddy Pasha untuk melindungi mommy tersayang.


Pasha tersenyum tipis melihat Kaira yang dilema, sebenarnya apa yang ada di otak kecil Kaira,, Entah pasha harus bilang Kaira bodoh atau apa? kenapa menolak ajakan keluarganya? sungguh wanita yang unik fikir Pasha


"daddy...? " . Dylan berlari ke arah Pasha dan membantu Pasha berdiri

__ADS_1


nyonya Mely terkekeh bercampur gemas begitu juga yang lainnya, hanya Ella yang senyam-senyum sendiri..


"Nova ke Daddy ya Mom? ". izin Nova mendongak ke Kaira


Kaira mengangguk sambil mengelus kepala Putrinya.. Nova berlari ke arah Pasha dan membantu daddy mereka di sisi lain..


hati Pasha menghangat dengan perlakuan anak-anaknya itu,


"ayo Kak..! " ajak Rani


Kaira mengangguk bersamaan Ella ada disampingnya, mereka berjalan bertiga sambil bercengkrama lucu menceritakan masa kecil kedua malaikat kecil itu, Ella yang rempong begitu antusias hingga Rani tertawa terbahak-bahak, Mely yang penasaran juga ikutan.. sepanjang perjalanan mereka tertawa saja hanya Kaira yang malu-malu..


Matt di belakang sikembar yang memapah Pasha,


"aku sama sekali nggak menyangka bakal punya cucu-cucu hebat seperti mereka..!". batin Matt tersenyum lebar..


"apa daddy akan bekerja..? ". tanya Nova penasaran


"hmm..! besok Daddy akan bekerja.. ". jawab Pasha mengelus kepala Nova


"apa dada Daddy nggak sesak lagi? ". tanya Dylan


"udah mendingan son..! ". jawab Pasha mengelus kepala Dylan juga.


"daddy boleh protes nggak? tapi daddy janji jangan pingsan ya..? atau sakit kepala..? ". cecar si imut Nova


Pasha tersenyum kikuk dan mengangguk patah-patah


"nanti didalam mobil aja Dek.. kalau disini daddy pingsan kita nggak bisa angkat.. " gerutu Dylan


sikembar hanya menatap polos kedua pria itu yang sedang perang tatap-tatapan..


mereka di lihat orang-orang yang ada di rumah sakit,


Syok? siapa yang tidak akan berfikir sikembar bukan anaknya Pasha.. lihatlah bagaimana miripnya kedua bocah itu dengan Pasha, semua orang sibuk dengan gosip-gosipnya..


"kalian malah makin dekat dengannya..? ". kata sinis seorang wanita dengan pakaian tertutupnya..


ia tersenyum menakutkan..


"akan aku buktikan dengan siapa kau bersaing wanita jal*ng...!". gumam wanita itu menatap tajam sosok Kaira yang bercadar.


Pasha dan sikembar memiliki naluri yang kuat, mereka merasakan ada menatap benci Kaira, dengan kompak mereka menatap situasi, wanita itu segera bersembunyi dengan tangan terkepal..


"apa perasaan Dylan aja ya.? "


"nggak Kak Nova juga merasakan! ". sambung Nova


"Daddy juga...! "


"kalian bicara apa sih..? ". tanya Matt malah tak faham


mereka bertiga kompak menggeleng sungguh menggemaskan bagi orang yang melihatnya tapi tidak bagi Matt malah memicing curiga ke putranya..

__ADS_1


.


.


setibanya di Mansion Kaira dikejutkan dengan semua pelayan dan anggota the Xylver berjejer rapi entah menyambut siapa..


dan mata Kaira melebar dengan canggung saat semua orang yang ada di mansion menyambutnya begitu hangat...


sikembar tak peduli malah membantu Daddy mereka berjalan, sepertinya jiwa arogan Pasha memang mengalir di darah mereka berdua malah Kaira yang tak nyaman dengan perlakuan para bawahan pasha..


"bisakah kalian bekerja saja sebagai mana mestinya saja? ". tanya Kaira dengan gugup


"baik Nyonya..! " jawab mereka serentak lalu memutar badan dan pergi dari situ


mereka semua mematuhi perkataan Kaira seolah boss saja disini (padahal emang iya😂😂).


"ayo sayang..! " ajak Mely


"ayo Kak...! " ajak Rani menggandeng tangan Ella


mereka jadi teman dekat saja, Ella yang rempong benar-benar membuatnya selalu tertawa Rani sangat suka orang yang lucu seperti Kaira dan Ella..


Ella tak bisa apa-apa, Kaira sangat dekat dengannya kalau Ella menolak untuk kemari maka Kaira juga akan menolak ikut mereka, Ella sangat mengenal sosok Kaira dan sikembar..


di ruang tamu..


"Daddy kenapa belikan Nova boneka besar yang begitu banyak? ". tanya Nova dengan khas merajuknya..


Dylan hanya diam sambil mengunyah kue-kue di meja, benar-benar iblis kecil yang tak takut akan apapun..


yang lainnya mendengarkan saja pembicaraan Pasha dan Nova


"terus kamu suka apa sayang? ". tanya Pasha


"kalau Boneka itu kesukaan Mommy dan Aunty


kalau Nova enggak.. Daddy kalau sayang Nova belikan Komputer yang mahal dong? kan Daddy tau Nova seorang Hacker imut sejagat raya.. ". oceh Nova begitu imutnya


mereka semua menganga lebar hanya Kaira yang pucat pasi dengan permintaan putrinya itu, Kaira ingin bicara tapi Ella dan Rani memegang tangannya, alhasil Kaira jadi diam ..


"baiklah.. daddy akan belikan! " jawab Pasha


Nova langsung melompat memeluk Pasha..


"daddy terbaik...!! "


Pasha mengelus kepala Nova yang sangat menggemaskan itu..


Kaira memejamkan matanya lalu saat membuka mata bersitatap dengan Pasha,, iq terkekeh melihat tatapan Kaira yang seperti berbicara


'jangan membelikannya kami sudah punya komputer di negara E.. tinggal bawa aja..? '


entah Kenapa Pasha bisa mengerti Kaira tapi Pasha malah tersenyum lebar pura-pura tak mengerti ..

__ADS_1


.


.


__ADS_2