Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
kembali


__ADS_3

(Nolan \= kepanjangan dari Nova dan Dylan ya?)


Othor lagi ngejar lomba update tim.. beri dukungan yang banyak ya say... terimakasih..


.


.


Happy reading..


.


3 bulan berlalu,,


Kaisha dan Keyzo sudah bisa merangkak kesana kemari.


bunyi klakson mengagetkan kedua bayi kembar berbeda jenis kelamin itu.


"Kakak pulang sayang..! ".Kaira menyemangati putra-putrinya yang tengah terdiam mendengarkan sesuatu.


mereka berdua menyeringai lebar merangkak berbeda arah keluar dari kamarnya,,


Kaira berdiri sambil bertepuk tangan meriah menyemangati kedua anak-anaknya.


"hei.. cucu-cucu granma. ".Mely tiba-tiba nongol dari lift berlari tak sabar mendekati cucu nya yang merangkak


Kaira tertawa cekikikan, Keyzo merangkak cepat ke arah lain biar tidak di gendong oleh Mely.


kaira tertawa terbahak-bahak melihat wajah menggemaskan Keyzo yang tak mau digendong mely.


"senang ya..? lari dari granma? ". goda Mely dengan gemas tingkah Keyzo


berbeda dengan Kaisha yang merangkak lurus kedepan mendekati tangga yang di pagar besi supaya sikembar kecil tak terjatuh.


Keyzo merangkak ke arah Lift hal itu membuat Mely tertawa lepas.


"sok bisa nekan lantai berapa heh?? ". ledek Mely


Keyzo terus saja merangkak dan tibalah di depan lift tapi Pasha lah yang muncul saat pintu lift kembali terbuka


"dhaadhadha dha...!! ". Keyzo merentangkan tangan kecilnya melihat Pasha


Kaira terkejut saat Pasha lah yang datang..


"Sayang...?? kamu kembali..? ". pekik Kaira dengan kaget


"tentu saja.. mana bisa aku tinggal di negara itu jika istri dan anak-anakku ada di negara ini". jawab Pasha tersenyum begitu tampannya sambil menggendong Keyzo


"hebatnya Keyzo tau daddynya pulang ya? ". puji Mely menggendong Kaisha yang tampak ingin di gendong oleh Pasha.


Pasha menggendong kedua anak-anaknya dan mencium kedua wajah mungil Keyzo dan Kaisha


tangan kecil mereka memain-mainkan hidung dan telinga Pasha, Kaira menutup mulutnya menahan tawanya sekuat tenaga melihat Kaisha menepuk-nepuk gemas bibir Pasha


"sayang? ". Mely segera mengambil alih Kaisha


Kaisha merengek tak mau lepas dari Pasha.


"pasti karna Kaisha nggak melihat daddynya beberapa hari ini mah..! maka nya dia jahat gitu, biasanya kan Kaisha nempel sekali sama daddynya..!! ". Kaira menjelaskan alasan Kaisha memukul mulut Pasha


Pasha terdiam sesaat lalu melihat Keyzo yang tampak menatap intens dirinya.


"waah...wah.. kamu rindu daddy sayang? ". tanya Pasha mengusap kepala Keyzo

__ADS_1


Keyzo yang tadinya terdiam menatap wajah Pasha kini menyeringai lebar hingga Pasha gemas menatap wajah lucu Keyzo.


Kaisha menangis minta di gendong Pasha,


"iya.. iya sayang.. ini daddy gendong ya? ". Pasha menggendong Kaisha.


Kaisha memeluk Pasha dengan tangan kecilnya tak mau lepas dari daddynya.


Mely mengusap sayang kepala Kaisha, "Kaisha nggak berubah..! baik Nova dan Kaisha sama-sama dekat dengan Pasha".


Kaira tersenyum manis lalu merentangkan tangannya ke Keyzo, Keyzo berpindah ke pelukan Kaira.


"tadi aku ke sekolah Nova dan Dylan ternyata mereka belum pulang sayang..!". Pasha berkata menatap lembut Kaira


"memang kenapa Hubby ?". tanya Kaira


"ya tuhan..! sayang.. aku sampai lembur beberapa hari kerja di Kota P tapi kamu malah nggak tau hari apa sekarang? "


Kaira mengerjabkan matanya dengan polos.


Mely yang tau situasi mereka menahan tawanya sekuat tenaga, ia bisa tebak pasti hari spesial Pasha dan Kaira tapi tidak tau hari apa ini.


"hari pernikahan kita sayang..!!". jawab Pasha dengan tatapan kesalnya


Kaira tersentak kaget lalu cengengesan sendiri.


"maafkan aku suamiku..! aku lupa hal itu karna anak-anakmu aku lupa semuanya".


Pasha menghela nafas panjang.


"iya sayang..! jangan marah sama Kaira dong.! kamu nggak tau bagaimana kesulitannya satu mansion ini dengan tingkah kedua iblis kecilmu ini". Mely melirik Kaisha dan Keyzo


Kaisha masih manja memeluk Pasha, begitu juga Keyzo yang tetap diam di gendongan Kaira.


"tapi Kaira bisa bawa Keyzo sama Kaisha mah". tolak Kaira


"membiarkan kamu membawa baby kembar? jangan harap mamah mengizinkannya sayang, mamah nggak segila itu membiarkan kalian pergi membawa keyzo dan Kaisha.. !".tatapan mengintimidasi Mely


.


.


alhasil Pasha dan Kaira keluar menjemput Nova dan Dylan.


"masih ada waktu 2 jam lagi". pasha melihat jam tangannya.


"emang kenapa? ". tanya Kaira tak faham


Kaira membulatkan matanya saat Pasha malah memutar jalan,


"Hubby ? kamu bawa aku kemana..?? "


Pasha menyeringai misterius, kaira masih panik dibawa tanpa tau arah tujuan Pasha


"perasaanku nggak enak! ". batin Kaira menebak


Kaira tak berkutik saat Pasha tiba di hotel Mattgroup.


"kenapa ke hotel? ". kesal Kaira


"kamu mau melakukannya disini? aku sih nggak masalah tapi kalau ada yang lihat mobil ini bergoyang bagaimana?? ". goda Pasha


Kaira membayangkan hal itu bergidik ngeri,

__ADS_1


"baiklah.. ayo selesaikan"


Kaira pasrah di genggam mesra oleh Pasha masuk ke dalam hotel.


"siapkan baju ukuran tubuh istriku ke kamar president suite nomor 1". perintah Pasha


"baik tuan muda". jawab para pekerja resepsionis dengan hormat ke Pasha dan Kaira


"jangan berlebihan ! aku hanya butuh penginapan". perintah tajam Pasha


pipi Kaira bersemu merah mendengar perkataan Pasha yang terbilang memalukan, siapapun akan tau maksud kata-kata Pasha, bahkan para resepsionis itu sekuat tenaga menahan rasa iri dan cemburunya pada Kaira masih bisa di tutupi dengan wajah manis mereka.


.


.


di kamar fasilitas terbaik hotel.


Pasha langsung menjalankan aksinya dengan liar ke Kaira, seolah semua kerinduannya selama 1 minggu ini di lepaskan detik itu juga.


setelah selesai menjalin cinta dengan penuh kerinduan, kaira dan Pasha keluar dari hotel dengan wajah Pasha yang berseri.


.


.


"daddy sekarang universerry pernikahan daddy sama mommy kita kemana? ". tanya Dylan yang tau hari penting ini.


Pasha melirik Kaira sedangkan Kaira mengalihkan pandangannya ke arah kaca jendela sambil tersenyum kecut karna lupa hari istimewa nya sekarang.


"kalian mau kemana sayang? ". tanya Pasha balik


"ada waterboom baru buka daddy ! nova pengen kesana". jawab nova antusias


"dimana itu? ". tanya Pasha


Dylan langsung beringsut kedepan dan menyetel arah tujuan mereka, Pasha pun mengikuti petunjuk google map.


setibanya di parkiran water boom, Nova berteriak semangat seperti sedang berada di tepi jurang.


Pasha mengusap kepala Nova, Kaira hanya menggeleng pelan kepalanya dengan tingkah Nova yang selalu ceria seperti biasa.


"kita kemana ya kak? ". nova bertanya pada Dylan


Dylan mengedarkan pandangannya lalu menunjuk jenis permainan yang terseram diatasnya.


"selamat datang di waterboom kami tuan muda, nyonya muda ada yang bisa kami bantu? ". tanya pemilik waterboom yang kebetulan datang ke tempat ini tapi sebuah keberuntungan berpihak padanya bertemu Pasha dan Kaira


"kami mau bermain paman". jawab Nova dengan ceria


"kami akan melakukan pelayan terbaik kami nona, permainan apa yang sekiranya menarik perhatian nona kecil? ". tanya sang pemilik dengan sopan tubuh sedikit condong dengan hormat.


"permainan itu paman". Nova menunjuk permainan yang ia mau


keluarga Pasha di antar ke arah puncaknya permainan itu, mereka bermain dengan balon besar dan naik diatasnya bersama-sama.


semua melayani keluarga ternama itu dengan baik dan hormat, bahkan Pasha yang sangat berwibawa bisa terlihat seperti hewan peliharaan didepan Kaira, betapa hebatnya Kaira bisa membuat Pasha begitu jinak pada nya.


bagaimanapun Pasha menolak bermain tapi kalau Kaira memberi perintah gagal lah penolakan Pasha.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2