
malam harinya Pasha dan Kaira masih terjaga menjaga baby kembar yang benar-benar rewel di malam hari.
Kaira malah dengan senang hati menimang Keyzo sebab berdua dengan Pasha malah terasa ramai apalagi Kaira bisa mendengar bagaimana komunikasi Pasha dengan Kaisha.
Keyzo sedang meminum asi nya sedangkan Kaisha minum dodot bayi yang di dalamnya ada asi Kaira, Kaisha begitu tenang di nyanyikan lagu oleh Pasha yang lagi viral itu ke Kaisha.
bahkan mata Kaisha mengerjab-ngerjab menatap daddynya yang tersenyum menyanyikannya lagu itu.
"dari mana kamu bisa berpikir menyanyikan lagu itu sayang? ". tanya Kaira dengan gemas tapi tubuhnya menimang Keyzo yang masih menyus*
"darimu sayang". jawab Pasha menatap penuh cinta permata kecilnya yang mengerjab-ngerjab lucu.
Kaira terkekeh, "dasar penggoda"
Pasha tak mengelak malah membusungkan dadanya dengan bangga hingga Kaira menggeleng-geleng kepalanya.
"nanti siang bangun ya sayang? kakek sama nenek kemari..! jangan bobo ya? ". pinta Pasha mengusap-ngusap kening Kaisha
mata Kaisha hanya mengerjab-ngerjab seolah sedang mengenali orangtuanya.
Pasha yang gemas mencium kening Kaisha yang memiliki mata biru laut sepertinya begitu juga Keyzo,
"bunda dan ayah akan kemari sayang? ". tanya Kaira berbinar
Pasha mengangguk.
"katanya bunda membuatkan baju hangat untuk baby kembar dan Nova dan Dylan, bunda mu jadi suka merajut sayang"
"aku juga pengen merajut tapi nggak ada waktu buat itu". cengir Kaira
"lebih tepatnya nggak mau kan? " tebak Pasha
"kok bisa tau? ". tanya Kaira berlagak polos hingga Pasha gemas sendiri dengan tingkah Kaira
"kamu sangat bisa menggodaku sayang". kata Pasha dengan senyum manisnya
Kaira tersenyum
"kan suaminya penggoda jadi istrinya harus pandai menggoda dong"
"hanya padaku..! kalau sampai kamu menunjukkan wajah manismu sama pria lain? habis kamu sayang"
Kaira tergelak.. "dasar cemburuan, posesif gila "
Pasha malah mengangguk membenarkan,
"karna aku takut ada pria yang jatuh hati padamu"
"kalau ada berarti bukan salahku kan? apa salah jika aku sangat cantik dan menggemaskan?? "
"bicara seperti itu lagi sayang? aku makan kamu habis-habisan setelah melewati iklan-iklan berikut". wajah serius Pasha
Kaira tergelak keras dengan candaan Pasha, begitulah mereka saling menggoda satu sama lain kalau sedang bertugas menjaga baby twins.
jam 5 pagi akhirnya Baby kembar bisa tertidur nyenyak dan tidak rewel lagi,
"ayo kita ke kamar sayang? ". ajak Pasha
Kaira memicing curiga menatap suaminya, Pasha yang tak sabar langsung menggendong Kaira yang memekik kaget.
"hei.. mau apa sayang? aku belum selesai masa nifasku.. kamu masih berpuasa". pekik Kaira seperti tau arah fikiran suaminya.
"aku akan lakukan dengan cara lain".kata Pasha membuat Kaira membulat tak percaya
Pasha mengunci kamar mereka lalu membaringkan Kaira di ranjangnya.
"Sayang..? kenapa harus sekarang? bertahanlah sampai bulan depan ya? ".bujuk Kaira
Pasha menyeringai dan hal itu membuat Kaira merinding,
"apa lagi yang dia pelajari? ". batin Kaira
__ADS_1
"tenang aja sayang! aku melakukannya dengan cara berbeda, siapa suruh kamu menggodaku tadi malam hmm? "
Kaira menggeleng-geleng kepalanya..
"aku nggak menggodamu sayang aku hanya bicara saja "
Pasha terkekeh
"kenapa kamu takut sayang? bahkan kamu sendiri sangat puas dengan pelayananku bukan? "
muka Kaira memerah mendengarnya..
"bagaimana caramu melakukannya kalau bukan begituan? aku belum bisa melayanimu sayang masa nifasku masih ada 1 bulan lagi".
Pasha terkekeh..
"28 hari lagi"
"apa..? kamu menghitungnya? ". tanya Kaira tak percaya
"tentu saja". jawab Pasha
Kaira memekik saat Pasha membuka baju tidurnya dan Pasha membungkam bibir Kaira dengan serbuan mautnya.
Kaira terpaksa membiarkan Pasha melepaskan hasratnya dengan cara aneh, walaupun tidak tau bagaimana cara Pasha melakukannya sementara kaira belum bisa melakukan hubungan bad*n dengan suaminya.
.
.
Kaira melihat tubuhnya di dalam selimut hanya bagian atasnya aja yang polos.
Pasha malah asiknya memainkan gun*ng kemb*rnya,
l Kaira mendesah pasrah sudah menebak banyak tanda kepemilikan di tubuhnya kini.
"dasar mesum! ". umpat Kaira menekan-nekan pipi Pasha
"apa dia punya kelainan sekarang? ". batin Kaira berdecak pelan.
Kaira membiarkan Pasha melakukan kesenangannya,
"tidurlah sayang? ". suara serak Pasha membuat Kaira terkejut.
"dengan tak berbaju atas begini? kalau Dylan dan Nova masuk gimana? ". kesal Kaira
"pasti mereka tidur sayang.. kan sekarang masih hari libur mereka". jawab Pasha
"lagian aku mengunci kamar kita jadi nggak akan ada yang bisa masuk ". sambungnya lagi
Kaira diam saat Pasha memeluk tubuhnya dengan posesif, kaira memejamkan matanya merasakan wangi tubuh Pasha.
"delima ku.. ". gumam Kaira
Pasha mencium sayang puncak kepala Kaira, "tidurlah sampai bunda datang sayang".
Kaira mengangguk, "sayang? "
"hemm? ".sahut Pasha dengan lembut
"mataku berat sekali"
"iya aku tau.. tidurlah sayang". Pasha mencium puncak kepala Kaira lagi.
.
.
siang harinya Arabela dan Lexy datang ke Mansion dan menghadiahkan Nolan baju hangat.
"cantiknya? ". puji Arabela mengusap pipi Nova
__ADS_1
Dylan mengibas-ngibaskan sweater hangatnya tidak ingin ada debu menempel di baju pemberian neneknya.
"suka sayang? ". tanya Arabela mengusap kepala Dylan disamping Nova
"suka Nenek". jawab Nova dan Dylan kompak
Lexy tersenyum saja melihatnya.
"setiap ada waktu senggang nenek kalian selalu saja merajut dan merajut buat baju untuk kalian bahkan kakek pun nggak dibuatkan"
semua yang mendengarnya tertawa kaira tak bisa apa-apa hanya diam di pelukan Mely.
Arabela memukul dada bidang Lexy hingga siempunya pura-pura meringis.
"jangan banding-bandingkan kalian". desis Arabela dengan malu
Nova memamerkan jaket rajutnya ke Pasha..
"Daddy? Nova cantikkan? ". pamernya dengan senyum menggemaskannya
Pasha terkekeh mengusap pipi Nova, kaira menggeleng kepalanya pelan melihat jiwa narsis putri kecilnya memang mirip Pasha.
Dylan di peluk dan disayang Arabela, sedangkan Nova sedang asik pamer sama Daddy, granma dan granfanya.
"bunda melihat baby kembar ya sayang? ". izin Arabela
"iya bunda..! ayo Kaira temani". Kaira bangkit
Pasha dengan cepat menggendong Kaira dan meletakkannya di kursi roda, semua yang melihatnya terkekeh sedangkan Kaira sendiri yang malu disini.
Nova sekarang pamer sama Granfa nya..l
"kamu emang si imut sejagat raya sayang". Matt mengusap kepala Nova
Nova menyeringai lebar dan memutar tubuhnya seperti tuan putri..l
.
akhirnya satu keluarga memasuki kamar Baby twins.
"waaah... dedek kembar bangun mommy.. daddy". Dylan berkata sambil menatap mata kedua adik-adiknya yang tak menangis.
Kaira menatap Pasha, ia teringat tadi malam saat Pasha bilang ke baby twins untuk tidak tidur siang ini,
"baby kembar mendengarkan permintaan Pasha tadi malam? ". batin Kaira dengan takjub.
Arabela menggendong Kaisha lalu menimangnya Lexy juga mengambil alih Keyzo, kedua bayi mungil itu mengerjab-ngerjab lucu.
Nova berdecak kagum melihat bola mata adik-adiknya.
"mata mereka mirip kami mommy". Nova memegang tangan Kaira yang duduk di kursi roda
Kaira mengecup sayang tangan mungil itu, "karna kalian memiliki daddy yang sama".
Nova melompat-lompat senang Dylan juga ikut tersenyum tulus..l
"ternyata baby kembar memiliki mata yang sama dengan kami". gumam Dylan dengan senang
baby twins sama sekali tidak rewel di gendong sana-sini oleh keluarga Pasha dan Kaira, malah terlihat begitu senang dengan perlakuan itu.
Pasha pun terharu melihat kedua bayi mungilnya, betapa bahagia nya mama dan papa nya bercengkrama dengan kedua baby mungil itu.
Nova berlari mendekati kakaknya.
Kaira mendekati Pasha dan memegang tangan Pasha yang langsung berjongkok dan mencium tangan itu tanpa melihat saja ia tau kalau yang menggenggamnya adalah Kaira.
.
.
.
__ADS_1