Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
adegan manis dipagi hari


__ADS_3

Pasha mendekati wajah Kaira hendak menciumnya tapi Kaira memutar tubuhnya kesamping seperti sengaja menghindarinya, Pasha jadi mengecup pipi Kaira


Kaira mengerutkan keningnya merasa tidurnya terganggu


"Kaira...?? "


"unnngghh....!! " racau Kaira terlalu malas membuka matanya..


"jadi makanan yang aku beli untukmu bagaimana.?" gumam Pasha tak habis fikir


Pasha menggendong Kaira berjalan menuju ranjangnya lalu merebahkan tubuh Kaira dengan hati-hati..


Pasha tersenyum melihat wajah damai Kaira yang terlelap, tangannya mengelus pipi Kaira..


"kenapa malam pertamaku begini sayang.? apa kamu sengaja menolakku.? "


Pasha benar-benar tak mengerti Kaira, bagaimana bisa dirinya di tolak padahal Pasha pria yang sangat di idamkan oleh kebanyakan wanita, gadis bahkan siapapun itu, tapi kenapa Kaira begitu keras menolaknya membuat Pasha kesal saja biasanya wanita yang kesal karna penolakan Pasha sekarang dia mendapatkan karmanya


Pasha ikut berbaring disamping Kaira dan memeluk Kaira dengan posesif,


.


.


di tempat lain seorang wanita mengamuk tidak Karuan..


"kau yakin Pasha membawa wanita jal*ng itu ke KUA...? "


"iya Nona.. sangat yakin"


"aaakkkkh....!! brengsek,, apa kurangnya aku hah..? kenapa wanita jal*ng itu bisa hamil anak Pasha..? kenapa...? kenapa...?? " jeritnya Frustasi


wanita itu terus saja menjerit sampai tenang sementara bawahannya hanya diam sambil memejamkan mata kalau menutup telinga hanya memancing amarah nona nya saja.


"aku akan mencabik-cabik perut wanita itu dan memindahkan isinya ke tubuhku supaya aku bisa hamil anak Pasha..! Ahahahahhh.... tunggu saja balasanku Jal*ng. ..."


"huh... Aku benci situasi ini.. lagian tubuh seindah ini siapa yang berani menolakku.? hanya Pasha saja menolakku padahal kami sudah dikawinkan lewat pembuahan anak di labornya.. tapi tetap saja dia jual mahal tidak mau mengajakku sekali saja untuk bermalam.. "


"apa wanita jal*ng itu lebih seksi dariku.? hingga Pasha bisa men*dur*nya..? rencanaku gagal total apa gunanya aku menyewa pembunuh bayaran dari golongan putih hah..? tidak ada gunanya sama sekali.. hanya buang-buang uangku saja.. "


"Nona Elis..!! " sapa bawahannya


"apa..? " bentak Elis dengan emosi


"pembunuh bayaran dari golongan putih sudah musnah dalam satu malam Nona..! " jelas bawahannya seorang wanita


"APA...?? " pekik Elis tak percaya


"bagaimana bisa??" tanya nya lagi

__ADS_1


"saya juga tidak tau Nona sepertinya mereka dibantai oleh satu komplotan Mafia terkuat di negara ini.. "


"siapa mereka..? apa pembunuh bayaran golongan putih bermasalah dengan mafia itu..? " tanya Elis tak mengerti


"sepertinya begitu Nona !" jawab Chaca bawahan Elis yang selalu menjalankan perintah Elis supaya tidak ketahuan siapapun..


Elis seorang Model papan atas, tubuhnya seperti gitar spanyol memang dibentuk sedemikian rupa oleh dokter bedah terbaik di negara K, siapapun yang melihat tubuhnya pasti jiwa pria manapun itu dipastikan akan meronta menginginkan tubuhnya..


tapi dari sekian banyak Pria yang Elis temui hanya Pasha yang tak memintanya untuk bermalam dengannya, itu membuatnya tertarik hingga mulai beredar gosip dirinya dekat dengan Pasha tapi tuan muda nan tampan itu tak peduli sama sekali..


"sekarang tugasmu cari celah untuk mendapatkan wanita itu.. ! jangan sampai Pasha tau aku nggak mau karirku hancur karna dia sangat berkuasa.. " perintah Elis


"baik Nona..! " jawab Chaca lalu izin mengundurkan diri dari hadapan Elis


Elis pun mengibaskan tangannya, saat Chaca tak lagi terlihat Elis tersenyum jahat..


"aku menginginkan apa yang kau punya jal*ng hanya karna kau memiliki 2 anak Pasha bukan berarti kau pemenangnya kita lihat siapa yang akan dipilih Pasha nantinya.. "


dengan percaya dirinya Elis yakin bisa menakhlukkan seorang Pasha, walaupun Pasha pria yang kejam dan tak berperasaan tapi Pasha bukan penjahat wanita..


Pasha masih punya hati,,


jika wanita manapun tak mencari masalah dengannya tapi kalau Pasha sudah disinggung maka kematian lah yang Pasha inginkan tak peduli dia wanita atau bukan..


sementara Kaira dan Pasha terlelap sampai pagi


Paginya Kaira terbangun lalu menggeliat merasakan tubuhnya berat seperti ditimpa sesuatu, Kaira mengucek matanya lalu melihat kebawah..


Kaira hampir saja menjerit, beruntung Kaira dengan cepat membekap mulutnya sendiri supaya tidak berisik


"kamu udah bangun sayang..? " tanya Pasha dengan suara seksinya kas bangun tidur


Kaira melebarkan matanya, karna pasha sudah terbangun Kaira memindahkan tangan Pasha dengan buru-buru hingga Pasha membuka matanya.


"kenapa..? " tanya Pasha malah heran dengan wajah bantalnya yang terlihat sangat tampan


Kaira melihat tubuhnya dibalik selimut dan bajunya masih utuh, Pasha memperhatikan hal itu dan melihat raut lega istrinya itu..


"kamu takut aku memakanmu istriku..? " tanya Pasha menekankan kata istri pada Kaira


Kaira tersenyum canggung, "maaf.. aku belum terbiasa denganmu "


Pasha bangkit dari tidurnya dan dengan sigap mengangkat tubuh Kaira..


"akkkh.. Pasha kau mau bawa aku kemana..? " pekik Kaira dengan panik


Pasha tersenyum misterius hingga mata Kaira hampir keluar dari tempatnya, Pasha malah suka melihat hal itu makin menggoda Kaira yang menggemaskan baginya yang selalu bisa membuatnya merasa tertantang..


Kaira berusaha melepaskan diri dari gendongan Pasha saat dirinya dibawa ke kamar mandi..

__ADS_1


"siapkan air mandiku sayang..! " pinta Pasha dengan gemas


"hanya itu kan? " tanya Kaira memastikan


Pasha mengangguk sebagai jawaban


"turunkan aku terlebih dahulu.! " pinta Kaira


Pasha menurunkan Kaira dengan hati-hati, Kaira membenahi rambutnya terlebih dahulu lalu dengan lihainya menyanggul rambutnya, pasha memperhatikan itu sambil tersenyum begitu tampannya..


Kaira mengisi bathup kamar mandi pasha lalu mengambil pewangi Pasha yang tak berubah dari 7 tahun yang lalu, Kaira menuangnya sampai habis lalu membuang botolnya ke tong sampah terdekat nya..


"udah.. silahkan masuk tuan muda..! " pinta Kaira menunduk ala pelayan hingga Pasha gemas sendiri langsung menarik Kaira ke dalam bathUp nya..


Kaira yang kaget tak bisa apa-apa saat Pasha menariknya hingga jatuh ke bath Up, hanya berteriak panik saja namun saat tubuhnya basah Kaira memejamkan matanya dengan kesal..


Pasha juga masuk ke bathUp itu sambil memperhatikan bentuk tubuh Kaira yang tercetak..


"kau mau mati ditanganku ya..? " bentak Kaira dengan tangan mengudara begitu lucu


Pasha tertawa terpikal-pikal melihat hal itu tapi Kaira melihat arah tatapan Pasha tadi, Kaira langsung melindungi Asetnya..


"dasar mesum..! " umpat Kaira


"buka sayang...! " perintah Pasha


Kaira menggeleng kepalanya, mata Kaira makin melebar saat Pasha membuka baju Pasha sendiri Kaira dengan cepat melihat arah lain bagaimanapun dirinya juga wanita normal yang suka melihat tubuh Pasha yang sangat bagus..


"ayo buka..! apa mau aku yang buka..? " goda Pasha


"jangan gila Pasha...! " ancam Kaira


"tapi aku sudah melihat tubuhmu sayang.. "


Kaira membelalakkan matanya "apa Katamu..? "


"malam itu aku melihatnya dengan jelas kamu memiliki tanda lahir dipaha sebelah kanan kan? "


wajah Kaira tidak tau semerah apa lagi saat ini, malam itu Kaira memakai masker jadi wajar Pasha tidak ingat wajahnya..


"tidak perlu malu sayang.. buka bajumu cepat. " kekeh Pasha hendak melepaskan baju Kaira


tapi Pasha kembali tertawa terbahak-bahak merasakan pukulan Kaira di dadanya sambil mengomel tidak karuan


"dasar mesum..!! beraninya kau minta aku lepaskan baju.? apa kau fikir aku wanita murahan hah? aku akan membunuhmu..! "


begitulah teriakan Kaira masih asik memukul dada Pasha berkali-kali, tapi Pasha seolah batu tak merasakan pukulan itu malah gemas dengan omelan Kaira, kenapa dia suka saat Kaira memanggilnya mesum? Pasha sudah gila karna Kaira..


.

__ADS_1


.


__ADS_2