Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
kediaman Melviano


__ADS_3

kemesraan terus berlanjut sampai Acara benar-benar selesai acara selesai pun mereka makan bersama-sama barulah kembali ke rumah masing-masing.


tak ada yang berani mendekati kaira ataupun Pasha sebab kemesraan pasangan itu sudah membuat nyali siapapun menciut.


di mobil.


"sayang..? ". Pasha meraih tangan Kaira dan menciumnya.


"hmm? " Kaira menoleh dengan tanda tanya


"apa ada kamu mau sayang? seperti perhiasan atau apapun? ". Tanya pasha dengan lembut


Kaira mengerjabkan matanya lalu tersenyum manis hingga deretan giginya terlihat.


"kenapa tersenyum begitu hmm? aku serius loh"


Pasha begitu asik mengecup punggung tangan Kaira.


"aku hanya mau kamu selalu ada untukku hubby! ". seru Kaira


"yang lain? ". tanya Pasha dengan gemas.


Kaira menggeleng kepalanya, "belum ada..! semua perhiasan terlimited edition itu aku nggak membutuhkannya..! aku hanya butuh kamu selalu ada untukku dan selalu sehat, bersama-sama kita membesarkan anak-anak ".


Pasha menepikan kendaraannya melepas seatbeltnya Kaira tetap tersenyum.


"kamu selalu menggodaku sayang? ". gemas Pasha mencubit kedua pipi Kaira


Kaira tersenyum makin lebar dan ikutan mencubit hidung Pasha, "kamu membuatku bahagia selalu hubby.! semua cinta dan kesabaranmu benar-benar menyentuh hati terdalamku..! jika kamu menghianatiku aku akan membunuhmu"


Pasha tergelak, "dengan senang hati! tapi jika kamu jatuh cinta sama pria lain akan aku kurung kamu selalu sayang".


"kamu fikir aku perempuan apaan? ". tanya Kaira tak terima


"bukankah kamu jatuh cinta padaku karna pandangan pertama? ". goda Pasha


Kaira langsung bungkam dan tak bisa lagi menyelah perkataan Pasha


"saat itu kamu seperti pangeran tampan berkuda putih..! kamu menolongku, mata biru mu membuatku tenggelam padahal tatapan itu sangatlah dingin!". gumam-gumam Kaira pelan sambil melihat arah lain


Pasha tersenyum, "aku memang memiliki wajah setampan Pangeran bahkan lebih"


Kaira melebarkan matanya, "dasar raja narsis..! "


"hmm kalau aku nggak memuji diriku sendiri siapa lagi yang memujiku?? ". kekeh Pasha


"banyak yang memujimu? bisa begadang kamu semalaman kalau kamu buat akun sosmed dan pastinya komentarnya banyak".


"aku nggak peduli..! kamu aja sayang". acuh Pasha


"bukankah kamu mau di puji? ". tanya kaira menggoda


"hmm.. tapi aku nggak butuh pujian dari orang asing ! hanya butuh pujian dari orang-orang tercintaku".


Kaira tersenyum sambil geleng-geleng kepala, "kamu sudah benar-benar pandai menggoda".


"apa mau aku goda? ". tawar Pasha


Kaira menggeleng kepalanya pelan,


"nanti aku bisa masuk rumah sakit". tolak Kaira dengan penuh penekanan.


Pasha mengerutkan keningnya lalu bertanya, "maksudnya sayang? ". tanya Pasha


"kamu terlalu tampan suamiku..! apa kamu nggak faham bagaimana berbunga nya perempuan di goda pria tampan? di goda pria tampan aja buat perempuan melayang apalagi digoda laki-laki kelewat tampan".


Pasha tergelak mendengar penjelasan Kaira.


"ayo kita pulang! ", ajak Kaira dengan sedikit jengkel


Pasha mengusap kepala Kaira lalu memasang seatbeltnya tawa nya belum juga selesai.


"kenapa ketawa terus sih? ". tanya Kaira dengan kesal.

__ADS_1


"begini rasa nya di puji oleh orang tercinta! benar-benar bahagia". jawab Pasha


Kaira memajukan bibirnya hingga terlihat begitu menggemaskan Pasha menusuk-nusuk pipi Kaira.


setibanya di Mansion mereka disambut oleh Nova dan Dylan.


"loh.. kok cepat pulangnya sayang? ",tanya Kaira menunduk menatap kedua anaknya.


"iya mommy guru ada rapat penting". jawab Nova dengan ceria


Dylan mengangguk membenarkan.


Pasha menggenggam tangan Nova dan menatapnya penuh kehangatan, "apa kalian udah makan? "


"udah daddy..! nenek sama kakek datang membawa makanan restaurantnya". jawab Nova dengan semangat


"oh ya? apa bunda dan ayah mommy datang hubby? ". tanya Kaira menatap Nova dan Dylan bergantian.


"iya mommy.. ! mereka sedang bermain dengan baby Keyzo dan Kaisha !". jawab Dylan


"ayo kita masuk". ajak Kaira


mereka memasuki mansion terdengar gelak tawa semua orang, tawa menggemaskan Keyzo dan Dylan membuat siapapun tersenyum mendengarnya.


"bunda ayah..? ". Kaira berjalan cepat mendekati kedua orangtua nya.


"hei..sayang..! bunda banyak bawa makanan". Arabela membawa Kaisha dan mencium pipi kiri-kanan Kaira.


"iya bunda.. Ayah..! ". Kaira berjalan ke arah Lexy dan memeluknya.


"kenapa nyonya Melviano? kok tumben begitu manja hmm ? ". goda Lexy


"ternyata benar apa yang menantu bunda katakan ya? Kaira merindukan kami". kekeh Arabela


Kaira beralih ke Pasha yang melihat arah lain, Kaira kembali menatap Kedua orangtuanya, "iya.. Kaira memang kangen".


Arabela menyerahkan Kaisha ke Pasha lalu mereka saling berpelukan dengan Kaira.


"suamimu sangat pengasih sayang! dia menyuruh kami datang karna kamu sangat merindukan kami". ujar Arabela


yang lain melihat Kaira bersama orangtuanya tersenyum tulus.


"Pasha memang suka ngasih kejutan sama Kaira bunda..! terkadang Kaira juga tak bisa berkata-kata di buatnya". tutur Kaira memeluk Kedua orangtuanya dengan manja.


Dylan tersenyum begitu juga Nova yang tengah memeluknya.


"Nova senang kak..! mommy nggak pernah sedih lagi ataupun bekerja! karna Daddy selalu ada buat mommy..! ". Nova memeluk Dylan dengan manja


"iya dek..! bahkan mommy nggak takut gelap lagi". jawab Dylan


"memang benar kata orang-orang kak! orang yang sakit akan sembuh jika orang yang menyakitilah yang menyembuhkannya".


Dylan mengangguk


"tugas kita melindungi baby kembar dek..! karna kita nggak tau kapan orang perusak kebahagiaan kita datang..! "


"ck...!! kasihan daddy banyak saingannya ya? mereka mencoba mencari tau data-data pribadi dedek kembar kak". oceh kesal Nova


"hmm...! lebih baik mencegah dari pada mengobati..! dengan menyembunyikan identitas Baby kembar, maka semua akan baik-baik aja". kata Dylan dengan santai.


"hmm." jawab Nova membenarkan.


Kaira menggendong Kaisha yang merentangkan tangannya ke dirinya hingga semua orang gemas.


"yah.. Keyzo juga minta di gendong mommy nya nih". Mely mendekati Kaira


Pasha juga berada disamping Kaira,


"sama daddy ya son? mommy mu sedang menggendong adikmu! berat badan kalian bisa membuat mommy mu lelah jika menggendong kalian sekaligus"


Keyzo dengan girang berpindah ke Pasha.


semua orang tertawa terbahak-bahak, mereka begitu senang melihat kelucuan Baby twins.

__ADS_1


Dylan dan Nova duduk disofa sambil makan cemilan enak,


"apa sayang? apa...? hmm?? ". Kaira menatap Kaisha dengan gemas


"momm.. mom.. mom.. momm! ". Kaisha memainkan dagu lancip Kaira.


Kaira mencium tangan Kaisha dengan sayang, "iya ini mommy sayang..! nah ini daddy, ayo panggil..!! "


"da..da.. da. da... "


Semua orang tertawa lucu,


"iya sayang.. ini daddy..! ". Pasha mengecup sayang kening Kaisha.


Keyzo sedang menyandar di bahu Pasha, kehangatan seorang ayah sangat membuatnya tenang baik bersama Daddy ataupun bersama Mommynya membuat Keyzo dan Kaisha senang.


"cucu-cucu kita sangat pintar..! mereka sama pintarnya dengan Nova dan Dylan". seru Matt dengan bangga


Mely membenarkan sambil merentangkan tangannya ke Nova dan Dylan, Nova membawa cemilannya dan mendekati Mely duduk di pangkuan Mely, Matt mengusap kepala Nova.


Dylan tetap di tempatnya, Arabela dan Lexy yang duduk di samping mereka mengusap kepala Dylan.


Pasha dan Kaira saling tatap penuh cinta, mereka saling meradu kening dan melihat ke arah semua keluarganya.


"aku senang sekali hubby! ". seru Kaira dengan nada pelan


"kamu pembawa kebahagiaan pada kami sayang! dengan membawa 4 anak yang istimewa dari rahim istimewa mu..! ". bisik Pasha


Kaira tersenyum lalu mencium pipi Pasha, "mereka hadir karna benih berhargamu"


"iya.. ini kerja sama kita berdua". seringai mesum Pasha


Kaira melebarkan matanya lalu melihat ke arah Kaisha yang memiringkan kepala menatap nya begitu polos.


"Hubby..? " desis Kaira dengan geram


Pasha seakan tau kalau putri kecilnya itu tidak akan mengerti maksud pembicaraannya malah dirinya merapat ke Kaira dan mencium pelipis Kaira.


Kaira menghela nafas panjang merebahkan sisi kepalanya di bahu suami tercintanya, Pria yang Kaira takuti sebelumnya kini telah menjadi orang yang paling bisa membahagiakannya dengan anak-anaknya.


"mesum nya sih tidak bisa hilang tapi tetap saja aku mencintaimu cinta pertamaku yang seorang Bos Mafia kejam ". batin Kaira tertawa ke arah Pasha.


Pasha juga ikut tertawa melihat kedua baby twinsnya serta Nova dan Dylan yang sedang bersama kedua orangtua mereka.


"kalian adalah kebahagiaan terbesarku...! ". batin Pasha tersenyum bahagia lalu mencium puncak kepala Kaira seorang wanita yang bisa memberinya keturunan.


.


.


.


The End...


.


.


Terimakasih atas dukungan sayang-sayangku semua...! berupa dukungan apapun yang Othor nggak bisa jelasin semua...!


dan satu hal lagi Othor senang kalau kalian suka sama karya othor yang masih belajar.! ada kesalahan kata mohon maaf ya..?


cerita Cinta pertamaku seorang Bos Mafia telah tamat dengan ending memuaskan.


walaupun ada yang kesal dengan karakter Kaira tapi Othor sendiri faham kenapa Kaira jadi pribadi yang egois sebelumnya..sekarang mereka sudah bahagia saling menerima kekurangan masing-masing..


Ada yang penasaran? apa othor bakal lanjut season 2 ? kayaknya seru sih..!!


tapi Othor pending dulu ya? Othor mau istirahat mencari ide yang bagus buat cerita generasi kedua.


terimakasih sayang-sayangku semua,, sampai jumpa di Novel selanjutnya..


😘😘😚

__ADS_1


.


.


__ADS_2