Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
kekacauan (part. 1)


__ADS_3

Bonus buat readers setia Author.. hehe.. jangan lupa dukungannya ya..? Happy Reading...!!


.


.


Dylan langsung bersalto hingga terbang di udara dan menendang 5 pria berbadan besar hingga terlempar beberapa meter..


"aakhh...!! ".pekik mereka semua kesakitan.


Dylan mendarat dengan mulus.


"giliran Nova kakak..! ".seru Nova menyeringai lebar..


Nova berlari ke tengah anggota mafia the Xylver yang waspada dengan gerakan Nova.. Nova juga tak mau kalah dengan salto hebat kakaknya,, Nova menunjukkan aksi hebatnya dengan cara mematahkan sendi tangan lawannya, paha, betis dan tulang rusuk musuhnya..


Rani melebarkan matanya dengan kemampuan anak kembar itu yang sangat hebat di umurnya yang masih sangat kecil..


"ya tuhan.. cucuku hebat sekali.. ".puji matt dengan tatapan tak percaya..


Pasha melihat anak buahnya sudah jatuh terkapar tak bisa bergerak, bisa Pasha tebak mereka semua patah tulang,, Panji melongoh bodoh melihat aksi kedua bocah kembar itu


Mely menatap kedua anak kembar itu dengan berkaca-kaca.


"kamu yakin mereka nggak akan membunuh kita..?".tanya Ella serius ke Kaira


"aku tidak takut lagi.. sekalipun aku mati aku berharap kedua anak-anakku membunuh monster itu.. jika dia tega membunuh darah dagingnya sendiri maka jangan salahkan takdir jika anak kandung membunuh ayahnya sendiri..! ". jelas Kaira terlihat tak takut melihat aksi hebat anak-anaknya..


"aku tidak punya pilihan lain..! ". gumam Pasha segera berjalan cepat ke Kaira lalu menggendongnya seperti karung beras.


"aakkkh...!! ". pekik Kaira dengan mata melotot kaget dia tau aroma tubuh Pasha yang bau Delima..


"mommy..! ". pekik Nova dan Dylan segera berlari mendekati Kaira..


sementara Ella, Rani membelalakkan mata terkejut dengan aksi Pasha.. Mely dan Matt mendekati Pasha ..


"sayang.. bantu mommy...!! ". Kaira menggapai tangan malaikat kecilnya..


"lepaskan mommy kami pembunuh... ".teriak Nova memukul-mukul punggung Pasha.


Pasha hanya diam,, "entah apa yang kau katakan pada anak-anakku hingga mereka membenciku..! "


"apa yang aku katakan..? aku hanya mengatakan pada mereka kalau kau tidak pernah mengharapkan mereka hadir di dunia ini.. lepaskan aku.. Aku bukan lagi pelayanmu.. lepasssss.....!! ". jerit Kaira menendang-nendang angin sementara tangannya masih berusaha menggenggam tangan kedua malaikat kecilnya.


para penonton hanya melototkan mata dengan ekspresi bermacam ragam, sekarang tuan rumah pesta ini berhambur mengekori Pasha yang tengah membawa Kaira..

__ADS_1


"lepaskan mommy kami...!!.atau aku akan mematahkan tulangmu ". ancam Dylan menarik-narik baju Pasha..


Nova juga menarik baju dan memukul Pasha,, alhasil mereka menggantung di kedua kaki Pasha, sementara Pasha begitu kuat membawa 2 anak-anaknya seperti menarik barbel beserta menggendong ibu dari anak-anaknya..


"Panji kau urus anak buah kita yang terluka, bawa kerumah sakit dan aku akan bayar tanggungannya sampai sembuh.. aku mendengar suara retakan tulang mereka. ". Perintah Matt ke Panji


"b.. baik tuan.. ". jawab Panji menutup rahangnya yang sedari tadi menganga..


Rani merangkul Ella untuk mengikuti nya,, Mely sangat senang dengan ide Pasha yang membawa Kaira hingga kedua bocah kembar itu tak berkutik malah menempel di kaki Pasha seperti hewan Panda saja, beberapa orang yang melihat hal itu tentu syok melihatnya..


Kaira memekik meminta melepaskan diri dari punggung kokoh Pasha..


"turunkan aku... turunkan....!! ". jerit Kaira sedari tadi


"lepaskan mommy kami..!! ". pekik Nova juga


"aku akan memberimu pelajaran.. lepaskan mommy kami ". teriak dylan


Pasha membawa Kaira ke mobilnya, bersamaan kedua bocah kembar yang menempel seperti perangko di kaki Pasha..


"papah yang nyetir Pasha..! ".seru Matt


Pasha mengangguk.. Pasha menurunkan Kaira dengan hati-hati dan memaksanya masuk kedalam mobil tapi tangan pasha melindungi kepala Kaira..


melihat mommy mereka masuk tentu Nova dan Dylan berhambur memasuki mobil, Mely memasuki mobil Pasha duduk disamping supir..


"pesta nya bagaimana..? tapi kami belum sempat makan.! ". tanya Ella dengan malu


"nanti koki kami akan masakkan menu makanan yang enak untuk kakak dan Kak Kaira serta anak-anak kak Pasha ". jelas Rani dengan senyum lebarnya hingga terlihat begitu cantik..


Ella tersenyum kikuk,, "orang kaya raya menghamburkan uang untuk pesta tapi mereka malah menyia-nyiakan hal itu dengan meninggalkan acara itu hanya karna Kaira dan sikembar.. !"


di mobil Pasha, Kaira berusaha untuk berontak dan beberapa kali mencoba membuka pintu mobil supaya dirinya bisa keluar..


"apa perlu dylan hancurkan kaca nya mommy? ". tanya Dylan dengan serius.


"iya sayang.. tapi jangan sampai tanganmu terluka..!". jawab Kaira setuju


Mely menoleh kebelakang saja, Pasha hanya memperhatikan mata Nova yang tengah menatap tajam dirinya..


hanya sekali pukul saja kaca mobil pasha hancur oleh Dylan.


"kalian tidak akan bisa kabur dariku..! ". ucap Pasha memeluk pinggang Kaira dengan erat.


"lepaskan aku..!! sayang bantu mommy! . pinta Kaira ke Nova.

__ADS_1


Nova mengangguk, sementara Dylan berusaha membuka pintu mobilnya supaya terbuka..


Nova menggigit tangan Pasha, Pasha memejamkan matanya..


"kau tidak berhak memeluk istri orang tuan Pasha.. !lepaskan aku...!! ". bentak Kaira dengan emosi


Nova yang lelah menggigit segera beralih melangkahi Paha Mommy nya dan memanjat tubuh Pasha menjambak rambut pasha hingga cadarnya terlepas..


Mely berusaha memisahkan perkelahian mereka dan terbelalak melihat wajah Nova yang sangat mirip dengan Pasha hanya versi perempuan imut.


"lepaskan mommy ku.. mommy ku hanya milik Daddy Mark.. aku akan merontokkan rambut mu..! ".emosi Nova menjambak dan menggigit kepala Pasha seperti monyet pada umumnya..


Matt sampai sempoyongan bawa mobil melihat wajah Nova.. siapa yang akan percaya kalau Nova bukan bagian dari mereka tanpa tes DNA pun dunia sudah tau nova dan dylan adalah darah asli keturunan keluarga Melviano..


"tolong.. tolong saya pak.. bu...!! ". jerit Kaira melihat polisi berjaga-jaga di jalan yang mereka lalui.


para polisi itu bukannya membantu malah bergetar ketakutan saat Kaira berada di dalam mobil ketua boss besar logo mobil bintang laut yang mereka ketahui adalah tuan muda Pasha .


"kenapa mereka bukannya membantu kita mommy..?? ". tanya dylan dengan bingung


"kita diculik mom.. kenapa mereka malah takut sama penculik? ". kesal Dylan


"itu karna mereka sangat berpengaruh sayang.. maafkan mommy sayang kita jadi tertangkap oleh monster itu..! ". Kaira memeluk Dylan dengan erat mereka menatap Pasha yang tampak kesakitan di serang brutal oleh Nova..


"sayang kemari...! ". pinta Kaira


Nova langsung menghentikan aksinya dan menatap polos mommynya.. Kaira melebarkan matanya saat wajah Nova tak memakai cadar..


"cadarmu mana sayang? ". tanya Kaira


Pasha langsung mendongak dan matanya membola melihat paras Nova yang sangat mirip dengannya..


Nova segera menutupi wajahnya dan berjalan santai lalu sengaja dirinya menginjak paha pasha dengan sekuat tenaga, Pasha memejamkan matanya menahan rasa sakit itu.. beruntung pasha sangat kuat terhadap racun, pukulan atau apapun, itu sebabnya anak-anaknya nggak normal..


Mely menangis sesegukan melihat Kaira, betapa senangnya dirinya akhirnya benar-benar memiliki cucu..


Mereka tiba di mansion megah keluarga Melviano,,


saat mobil itu tak lagi dikunci , Dylan dengan cepat membuka pintu mobilnya dan hendak lari..


tapi Pasha sudah mengangkat tubuh Kaira terlebih dahulu..


"aahhh.. lepaskan aku...!! Dylannn... ". teriak Kaira


Dylan dan Nova tak punya pilihan lain selain berlari mengikuti Pasha dan sekali lagi menempel di kaki daddy kandungnya itu.. Mely dan Matt juga berlari mengekori Pasha,, dengan raut wajah senang bercampur haru

__ADS_1


.


.


__ADS_2