
Kaira sangat bahagia di Mol bersama Ella dan Rani.
"kakak ipar beli piyama warna pink..? " tanya Rani menahan tawanya sekuat tenaga.
"kenapa..? kakak suka warna pink..! " tanya Kaira heran,
"apa kak Pasha nggak pernah bilang apa-apa..? " Rani bertanya serius ke Kaira
Kaira menggeleng kepalanya tak tau, Ella menaikkan alisnya ke Rani bertanya ada apa. Rani menyeringai lebar.
"Kak Pasha benci warna pink..! kalau ada pekerjanya pakai map warna pink.. ia akan buang map itu tanpa ingin tau isinya". jelas Rani di selingi tawa kecilnya yang terlihat cantik.
"benarkah..? tapi selama ini kakak makai apapun warna pink dia nggak... hmmm? " Kaira menggantung kata-katanya mengingat sesuatu.
"kenapa pakai warna itu sayang..? " tanya Pasha tak suka dengan warna baju yang Kaira pakai.
"Karna aku suka suamiku.. emang kenapa..? "
tanya Kaira heran.
beberapa kali Pasha selalu bertanya kenapa memakai baju warna pink, silikon hp warna pink, boneka pemberian Nova dan Dylan warna pink dan pemberian Nova yang diberikan Pasha warna biru.
Rani tertawa cekikikan sambil mencubit pipi Kaira, "baru sadar ya kakak ipar..? " Godanya
Ella menggeleng-geleng pelan kepalanya, ia mencari Piyama tidur untuk dirinya juga, ella punya penghasilan sejak bekerja dengan Rani.
Kaira tersenyum kikuk, lalu sebuah ide terlintas dibenaknya.
"aku akan membuatnya memakai piyama berwarna pink supaya sama denganku..! " ide brilian Kaira dengan seringai nakalnya.
"hah..? " cengo Rani
Ella sampai menjatuhkan piyama yang ia pegang tadi saking syoknya dengan perkataan Kaira.
"serius kakak ipar..? nanti kalau kak Pasha marah gimana...? ". tanya Rani khawatir
"iya Kaira..! jangan mengada-ngada..! mana mungkin tuan Pasha mau memakai piyama warna pink..! " sambung Ella tak percaya.
"aku bisa membuatnya memakai piyama tidur pemberianku".Kaira menyeringai mengusap perut datarnya
Ella dan Rani menganga lebar,,
"kak.. tolong carikan piyama couple'an warna merah muda ya kak..! " pinta Kaira dengan ramah
"ba.baik nyonya". jawab pelayan toko
beberapa pelayan toko membawakan piyama warna merah muda berbagai bandrol, yang pasti harganya mahal sebab dari bahan kain sutra terbaik.
"yang mana yang bagus ya..? " gumam Kaira mondar-mandir memperhatikan semua piyama tidur di pegang oleh pelayan toko.
"yang ini seksi Kakak ipar..! pasti Kak Pasha tergila-gila..! " tunjuk Rani.
Kaira mengusap kepala Rani dengan gemas, "nikah aja sana biar tau enaknya?? "
__ADS_1
Rani mengerucutkan bibirnya,
"ini bagus Kaira..! " Ella menunjuk piyama pilihannya.
"kenapa kalian suka yang terbuka sih..? dia yang enak lah !" gerutu Kaira keceplosan
"tapi ini pink nya manis banget kakak ipar..! " rayu Rani seolah dialah yang berdagang.
"yang ini bagus Kaira.. aku jamin kamu bakalan suka dari pada yang ditunjuk Rani lebih seksi". rayu Ella
kaira menoleh ke arah Ella dan Rani yang memilih piyama sesuai selera mereka.
"kalau gitu aku pilih keduanya deh.. kayaknya emang bagus ". Kaira akhirnya memilih keduanya.
"iya Kakak ipar.. uang kak Pasha sangat banyak, sudah lama kakak ipar menikah dengan kak Pasha baru kali ini menggunakan uang nya..! pasti kak Pasha seneng banget ya..? " goda Rani
Ella tertawa cekikikan saja.
"aku sering menggunakan uangnya tapi nggak untuk diri aku sendiri". jawab Kaira mengkode pelayan toko untuk menggesek kartu pemberian suaminya.
.
"kenapa beli piyama lagi disini.? " tanya Rani penasaran
"kakak ingin beli piyama untuk malaikat-malaikat kecil kakak Rani... !" jawab Kaira mencubit hidung Rani
Rani nyengir kuda,
"Rani lupa udah punya keponakan ! "
Rani dibuat bingung mengikuti siapa, ia baru menyadari ada Umay dan Arla yang menjaga Kaira alhasil Rani juga tak mau kalah ia akan membelikan keponakan nya barang-barang brandit.
"jaga kakak ipar ya Kak..! kita bisa dipenggal oleh kak Pasha kalau sampai kakak ipar tergores kuku kucing". teriak Rani ke pengawal Kaira
arla dan umay menyahut dengan sopan dan tegas seolah tak perlu meragukan tugas mereka.
"waah..
lucunya..! cantik-cantik kan Arla..? Umay..? "
tanya Kaira memperlihatkan piyama imut ke pengawalnya yang sudah seperti teman baginya.
"lucu nyonya...! pasti nona kecil suka". jawab Arla tersenyum
"tuan kecil juga suka apapun pemberian nyonya". timpal Umay.
"iya.. kalian sudah mengenal anak-anakku ya..? mereka itu belahan jiwaku... dimana pun aku belanja pasti mengingat mereka". ujar Kaira tanpa melihat Umay dan Arla
Kaira sibuk dengan pilihannya.
"ih.. lucu-lucu banget tau..! Nova sayang.. kamu pasti suka sama pilihan mommy ! "
"ada yang lebih lucu lagi nyonya". kata pelayan toko dengan sopan
__ADS_1
"oh ya..? dimana kak..? " tanya Kaira berbinar
Umay dan Arla mengekori Kaira, barang-barang mereka belanja tadi ditinggal aja nanti akan dibawa anggota the Xylver yang menjaga Kaira dari jauh.
selesai berbelanja mereka semua makan di restaurant yang ada di mol itu, Kaira memanggil semua anggota the xylver yang sedang menyamar menjaga Kaira mereka kaget saat Kaira sadar di awasi.
"cepat kemari kalau kalian mau menjagaku harus makan dong...! ayo cepat !". kesal Kaira
"ba.. baik nyonya..! " jawab mereka serentak
"kalau nggak nyaman duduk disini duduk disana aja..! aku traktir ya..? makan yang banyak..! " pinta Kaira dengan senyum lebarnya.
Ella dan Rani sejak tadi menjatuhkan rahang saat Kaira tau ada yang mengawasi mereka bahkan Rani pun tak sadar diawasi tapi Kaira tau, insting Kaira sangat kuat pikir nya.
"tuan Pasha sangat menjagamu Kaira..! jadi jaga kandunganmu baik-baik ya..? " kata ella dengan serius
"iya aku akan jaga anaknya dengan baik Ella, sama seperti aku menjaga sikembar dulu". jawab Kaira tersenyum manis
"apa anak kakak ipar kembar lagi..? " tanya Ella tiba-tiba
Umay dan Arla hanya jadi pendengar yang baik..
"dokter nggak ada mengatakan apapun tapi katanya emang ada yang beda di kandungan kakak, katanya kemungkian anak kembar karna sel telurnya ada 2 tapi satu lagi masih belum jelas.. !" jawab Kaira mengelus-ngelus perutnya.
"wajar lah Kaira, kan kandunganmu masih 2 minggu..
masih sebesar telur cicak mungkin". celutuk Ella
"husssh.. enak aja benih anak kak Pasha dibilang telur cicak.. nggak bagus..! " Rani memukul lengan Ella
"loh... emang iya kan..? ntar kalau udah 1 bulan kandungan Kaira baru jelas anak diperut Kaira ada berapa ! "
Rani dan Ella malah berdebat gara-gara sitelur cicak dan si benih berharga.
"hei.. hei.. hei.. kenapa jadi bahas telur cicak sama benih berharga sih..? makan cepetan !". ujar Kaira menengahi.
Arla dan Umay ingin tertawa terbahak-bahak kini tapi bisa apa mereka hanya bawahan, apa yang dikatakan Rani dan Ella benar adanya. tapi berdebat hal itu kan lucu sementara kedua nya benar.
sitelur cicak yang berharga kan selesai masalah keduanya.
tapi Ella dan Rani malah kekeuh dengan pendirian mereka, satu si telur cicak dan satu si benih berharga.
anggota the xylver makan besar karna Kaira, mereka semakin bersemangat menjaga Kaira sebenarnya mereka mampu membelinya tapi beda rasanya kalau atasan yang traktir.
.
.
.
emang kalau gratisan enak cuy... haha.. Nae mau dong...!!
😂😂😂
__ADS_1
.
.