Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
Launching


__ADS_3

setelah kembali ke Vila,, Pasha menyuruh seseorang membawa mobilnya ke kota, dan meminta orang itu untuk membawanya ke bengkel langganannya.


mereka semua naik helikopter, betapa girangnya Keyzo dan Kaisha dengan suara berisik helikopter itu.


.


.


setibanya di mansion, Mely dan Matt sudah menunggu mereka di halaman depan mansionnya, mereka menyambut cucu-cucu nya.


"baru 2 hari ditinggal mama sama papa kayak ditinggal 2 tahun aja. " celutuk Pasha


Mely memukul kepala anaknya dan berubah manis memeluk Nova dan Dylan, Matt entah sejak kapan sudah mengambil Keyzo dari tangan Pasha.


Mely mengambil Kaisha yang kegirangan, mata Kaisha memancarkan kebahagiaan yang besar,, hingga Mely gemas sendiri.


"mah.. pah.. sepertinya baby kembar suka berpetualang! mereka sama sekali nggak tertidur saat jalan-jalan ke puncak". tutur Pasha dengan serius


Kaira mengangguk membenarkan.


"ada waktunya sayang.. nanti kalau Kaisha dan Keyzo sudah berumur 7 bulan atau 1 tahun udah pasti mamah membiarkan kalian membawanya kemana aja". Mely berkata dengan serius sambil membawa cucu menggemaskannya.


Kaira terkekeh melihat wajah kusut Pasha, padahal dirinya lah yang paling senang bisa bawa Kaisha dan Keyzo keluar, tapi kenyataannya Pasha lah yang paling senang.


Dylan tersenyum tipis lalu meninggalkan keluarganya, Nova berlari riang memasuki mansion ada hal yang harus dia kerjakan.


"ayo kita masuk..! ". bujuk Kaira


Pasha mengangguk patuh seperti anak kecil yang pasrah di seret ibunya, mereka melihat betapa senangnya Mely dan Matt mendengar celotehan Keyzo dan Kaisha seolah menceritakan pengalamannya saja.


"apa mama mengerti bahasa mereka? ". tanya Pasha dengan heran


"tentu saja, mamah seorang ibu". jawab Kaira menarik lengan Pasha berjalan masuk Lift.


"kenapa Keyzo dan Kaisha nggak dibawa? ". tanya Pasha tak terima


"hei.. kamu nggak mengerti bagaimana sayangnya mamah sama papa ke baby kembar? selama 2 hari tidak melihat baby kembar menurutmu bagaimana perasaan mereka? ".


Pasha bungkam seketika, "baiklah.. aku akan biarkan mama dan papa bersama anak-anak kita".


Kaira hanya menggeleng kepalanya, "kamu ini biarkan Keyzo dan Kaisha merasakan kebahagiaannya memiliki kakek.. itu akan membentuk pribadi yang baik buat anak-anak kita..!"


"tapi Nova dan Dylan baik-baik aja", Pasha teringat anak sulungnya


"kamu fikir mereka bahagia waktu kecilnya? aku berusaha menjadi seorang ibu? ayah? kakek sekaligus neneknya tapi pada kenyataannya mereka tetap menanyakan kakek dan neneknya.. mereka ceria dan terlihat baik-baik saja karna nggak mau aku sedih..! bahkan mereka membencimu juga karnaku..!! jujur selama itu aku menyalahkanmu dan mencaci makimu setiap aku kesulitan..! "


"aku harus bekerja disaat-saat hamil demi mendapatkan uang untuk biaya persalinanku".


"jangan teruskan...! ". Pasha memejamkan matanya

__ADS_1


Kaira yang keasikan cerita menoleh ke Pasha, dan tertegun melihat Pasha tengah memejamkan mata dan terlihat pipi Pasha basah.


"maaf sayang..! aku nggak bermaksud begitu". Kaira jadi merasa bersalah


Pasha menggeleng pelan kepalanya dan berkata dirinya baik-baik aja, "kamu membenciku saat itu ya? "


"aku memang membencimu karnamu aku harus menanggung aib yang seharusnya tanggung jawabmu juga tapi semua kebencianku hilang sejak kedatangan Mark".


"jangan katakan nama pria lain padaku". peringatan Pasha


Kaira mengatup bibirnya dan menahan senyum nya, Pasha terlihat lucu saat cemburu.


"apa kamu nggak mau tau kenapa aku mencintainya hmm? ". goda Kaira


Pasha melototkan matanya, Kaira langsung angkat tangan dengan cengiran cantiknya.


"dasar pencemburu! ". umpat Kaira dengan gemas.


Pasha menarik tangan Kaira tanpa menyakiti istrinya yang tengah tertawa lepas, pasha membawa Kaira ke kamar mandi Kaira yang tadinya gemas langsung berubah Pias.


Pasha tersenyum puas melihat kekalahan Kaira, "aku selalu diatasmu sayang! jangan remehkan aku walaupun aku sangat cemburuan seperti katamu"


"ampun sayang..! aku salah jangan lakukan hal ini ya...? ". bujuk Kaira memelas


Pasha mengabaikannya


"hei.. kenapa kamu suami pembuli istri hah?? ". amuk Kaira


"kenapa kamu memprovokasinya Kaira..?". batin Kaira menyesali diri


"hukuman bertambah 1 jam lagi". kata Pasha membuat Kaira terkulai lemas tapi Pasha dengan sigap menahan tubuh Kaira dan menciumi kening, hidung, pipi dan bibir Kaira.


kalau di kamar mandi bersama Pasha 1 jam lamanya ditambah 1 jam lagi, itulah yang membuat Kaira lemas.


.


.


hari launching produk lipstik perusahaan Bastian pun tiba.


Kaira dan Pasha datang ke acara pembukaan itu , mereka disambut hangat oleh tuan rumah kedekatan Kaira dan Poppy jadi sorotan para tamu undangan kedua perempuan beruntung di negara ini memiliki Pasha dan Bastian.


jika Pasha pilihan pertama para wanita manapun maka Bastian adalah pilihan kedua.


"kamu cantik sekali Poppy..! apa karna produk kecantikan suamimu? ". goda Kaira


Poppy terkekeh, "iya juga sih kak! tapi kebahagiaanku yang membuatku bersinar seperti ini dan kakak hanya melihatku apa kakak nggak berkaca? kakak makin cantik dan kencang aja tuh". sambil menekan-nekan pipi Kaira yang makin kencang.


Kaira tersenyum menonyor kening Poppy dengan pelan,

__ADS_1


"maaf nyonya.. boleh saya minta foto kalian berdua untuk majalah? ". tanya seorang wartawan sopan


Kaira dan Poppy saling pandang lalu mengangguk sebagai persetujuan, senyum wartawan itu terbit seketika.


Kaira dan Poppy merapat dan tersenyum manis hingga para lebah pun melihat mereka dengan takjub dan kagum, Bastian dan Pasha yang dasarnya cemburuan langsung berjalan cepat kearah istri-istri mereka.


Kaira dan Poppy terlonjak kaget saat ada tangan yang melingkar di pinggang mereka, Poppy menoleh cepat ternyata memang suaminya Kaira sudah tau pelakunya aroma khas Delima Pasha sangat dikenalinya.


"kami ikutan nggak masalahkan? ". desis Pasha memaksakan senyumnya


"apa kau mau kutendang dari aula ini? ". desis Bastian juga.


Glek..!


Kaira dan Poppy segera menjelaskan maksud Wartawan itu, Pasha dan Bastian tentu menyetujuinya dengan syarat diri mereka juga harus muncul.


wartawan itu malah senang seperti ketiban durian runtuh saja (artinya rezeki nomplok).


.


mereka menikmati acara sampai acara gunting pita di gelar, Kaira di rangkul mesra oleh Pasha


"mana Ella sama Ramzi? ". tanya Kaira


"mereka meminta maaf nggak bisa datang! kamu kan tau Ella udah hamil besar". jawab Pasha


Kaira mengangguk mengerti jadinya, "mereka terlihat bahagia ya? aku senang sekali melihat hal itu".


"hmm! "


"kamu juga senang? ". tanya Kaira sumringah


"hemmm"


"jawaban macam apa itu? " kesal Kaira memberengut.


"hmm? ". Pasha menaikkan alisnya sebelah.


"sekali lagi jawab hmm.. hmm? aku jewer nih..? ". ancam Kaira


Pasha tersenyum, "hmmm! "


Kaira melebarkan matanya dan langsung saja Pasha mengeluarkan jurus mautnya memberi tanda hati dengan jari telunjuk dan ibu jarinya sambil mengedipkan matanya dengan nakal.


Kaira terbelalak apalagi mendengar teriakan para wanita-wanita kelas atas yang diundang dalam acara launching perusahaan Bastian.


"Hubby kamu". Protes Kaira terpotong saat Pasha mengecup bibirnya dengan singkat


muka kaira memerah seketika, ia ingin mencari lubang semut dan bersembunyi disana malah Pasha yang tersenyum manis tanpa malu dan tidak merasa salah, padahal sudah buat para wanita kejang-kejang karna cemburu.

__ADS_1


.


.


__ADS_2