
"kenapa tidak juga melawan ku...?? " tanya dylan dengan nada meremehkan.
galang yang terpancing langsung menyerang Dylan, para penonton makin heboh menyoraki nama idola masing-masing..
Pasha sengaja lebih dekat dengan Dylan, kalau terjadi sesuatu Pasha akan naik dan tak peduli apapun Pasha akan membunuh galang dengan tangan Pasha sendiri..
Dylan seperti sengaja mempermainkan Galang,
"dasar bocah brengs*k...!! beraninya kau main-main dengan ketua mafia sepertiku...! " geram Galang dengan muka memerah
galang sejak tadi memukul dan menyerang Dylan terus tanpa ada henti tapi tak ada satupun pukulannya mengenai bocah kecil itu..
"aku benar-benar akan membunuhmu dengan tanganku sendiri...! " emosi galang kembali menyerang Dylan
Galang menendang Dylan dengan kekuatan penuh tapi dylan malah dengan sigap menendang balik kaki Galang hingga Galang terlempar beberapa meter dan mengenai pembatas ring perkelahiannya..
Galang terbatuk-batuk hingga mengeluarkan darah,
ia tak menyangka Dylan benar-benar kuat melebihi kekuatan dirinya, pantas saja bocah ini selalu menjadi sang juara bertahan dengan siapapun lawannya..
"aku terlalu meremehkan mu bocah.. " gumam Galang menghapus darah yang ada di mulutnya seperti menghapus air saja..
Dylan tersenyum miring dibalik maskernya, ia sengaja menutupi identitasnya karna tidak mau diketahui namun senyum itu sangat menakutkan bagi seorang musuh nya Dylan..
"kakak...semangat...!! semangat..!! yeeeyy.... kakak semangat...!! " teriak Nova begitu heboh melebihi kehebohan fans-fans kakaknya.
Pasha benar-benar kagum dengan keahlian beladiri Dylan, sungguh tak wajar bagi anak seusianya.. jika Dylan menjadi boss Mafia selanjutnya sudah pasti Dylan akan di takuti musuhnya..
"Kaira...!! lihatlah kamu sangat istimewa bisa melahirkan anak-anakku yang sangat luar biasa, aku sebagai daddy kandung mereka sungguh menakjubkan rasanya...! " batin Pasha antara takjub dan kagum dengan kepandaian anaknya dalam mengontrol emosi lawannya..
sementara Matt juga menyemangati Dylan, Kaira menutup kedua telinganya di pelukan Mely.
"belum selesai juga mah..? " tanya Kaira dengan takut..
"belum sayang..! bahkan ronde pertama aja belum selesai. " jawab Mely mengelus kepala Kaira
"Kaira takut ma...! " bisik Kaira di pelukan Mely
Mely memeluk Kaira lebih erat, "semua akan baik-baik aja...! "
Kaira tak tau berkata apa lagi, jika Kaira memilih ia tidak mau menonton aksi anaknya...
"kenapa kamu takut sayang..? mamah ingat kamu pernah melihat anak-anakmu berkelahi melumpuhkan anggota the xylver.. !" tanya Mely tak mengerti..
"sekarang berbeda mah..! ini sangat sah
dylan kalau di pukul bagaimana? perkelahian ini mempertaruhkan hidup dan mati.. Kaira juga tidak bisa mencegah keinginan Dylan, hobynya mengoleksi piala emas yang selalu membuat namanya bersinar. "
Nyonya Mely akhirnya mengerti, "percayalah nak..!! Dylan akan baik-baik saja.. "
"Kaira juga mengharapkannya mah..! " gumam Kaira dengan pelan..
Dylan tak banyak melakukan penyerangan tapi ronde pertama sudah membuat Galang kelelahan, tenaganya habis terkuras melawan 1 anak kecil saja, sungguh lelucon yang sangat patut di tertawai, jika kekasihnya tau insiden ini galang pasti akan di putuskan karna malu..
__ADS_1
"berani sekali bocah itu mempermainkanku...! " gumam Galang dengan nafas naik-turun tak beraturan..
"yeeey...!! kakak hebat...!! " teriak Nova begitu semangatnya..
Pasha tidak tau cara menyemangati anaknya jadi ikut-ikutan menyebut nama anaknya saat para fans meneriaki nama anaknya..
Dylan melambai ke para fans membuat para fans menjerit histeris, dylan benar-benar memiliki aura bintang jika di situasi seperti ini..
"apa kau tidak tau cara menghajar orang anak kecil...? kenapa dari tadi kau mengelak dan mengelak..? " tanya Galang meledek
Dylan tersenyum sinis dibalik maskernya..
"ku ujarkan kau cara menjatuhkan lawan di ring perkelahian..! kau datang padaku dengan hati yang diselimuti dendam,, di dunia kami ini mengendalikan emosi yang paling terkuat.. "
Galang tak terima..
"jangan menceramahiku bocah kecil kau seharusnya jadi penceramah saja..! jangan padaku...!"
di detik-detik terakhir barulah Dylan menyerang Galang dengan kekuatannya yang masih penuh sebab sejak awal Dylan hanya menghindar tanpa mengeluarkan kekuatan, sementara Galang sudah kewalahan saat ini karna benar-benar lelah melawan Dylan yang tak ada lelahnya..
galang menangkis tangan Dylan tapi dylan malah mengangkat kaki kecilnya dan menendang Galang dengan segala kekuatannya hingga galang terlempar keluar dari ring pertandingan, galang pingsan di tempat karna tendangan Dylan benar-benar sangat kuat..
"monster...!! " gumam Galang sebelum memejamkan matanya dan akhirnya pingsan begitu saja..
fans berteriak heboh begitu bahagia idolanya menang dalam perkelahian itu,, Pasha melihat arah Panji,
panji langsung mengerti dan membawa galang yang tak sadarkan diri kesuatu tempat..
Kaira baru berani melihat ke arah Dylan, ia bersyukur anaknya baik-baik saja..
Nova berlari memasuki ring tanding kakaknya tadi lalu memeluk dylan begitu girang..
"kakak sangat hebat...!!" pekik Nova begitu senang..
Dylan tersenyum saja, "kakak memang sangat hebat dek..! "
Nova mengangguk lalu beralih ke Pasha yang merentangkan tangannya di tempat, Dylan langsung berlari ke arah Pasha lalu melompat memeluk Daddynya..
hening...!!
banyak yang terbelalak melihat seorang Pasha memeluk idola mereka..
"daddy bangga padamu nak..! " puji Pasha berbisik..
Dylan tersenyum girang di pelukan Pasha, ada rasa bahagia di hatinya dapat pujian dari daddynya..
Nova malah menempel di punggung Pasha, ia juga gadis kecil yang sangat suka dimanja apalagi Pasha sangat memanjakannya begitu juga granma dan granfa nya..
mata semua orang seperti mau keluar dari sarangnya bagaimana bisa kedua anak kecil itu memeluk seorang Pasha. .
"boleh saya tau tuan muda pasha? bagaimana anda bisa dekat dengan sang juara kami...?? " tanya MC pria begitu sopan..
"mereka berdua anak-anakku..!! " jawab Pasha tanpa beban..
__ADS_1
duaar....!!
"anak...? "
"tuan muda Pasha punya anak..? "
"tapi kalau di pikir-pikir masuk akal juga..? "
"ya ampun...!! anak tuan muda Pasha..? anak angkat atau anak kandung ya...? "
banyak gosip-gosip di sekitar Pasha, para anggota the Xylver yang menyamar menjawab dengan bisikan kalau Kedua anak kembar itu memang darah daging Pasha..
Dylan dan Nova melambai-lambai ke Kaira, nyonya besar dan Tuan besar Melviano di lantai atas..
Dylan mendapatkan piala emas murni lagi, mendali emas, sertifikat berharga..
Pasha bertepuk tangan, Nova melompat girang di depan Pasha, ia tak kalah heboh menyemangati kakak tersayangnya.
"boleh kami melihat wajah tuan kecil Melviano..?? " tanya MC pria begitu sopan..
Dylan mengangguk lalu membuka maskernya, semua orang terbelalak sempurna, tenggorokan mereka terasa kering melihat wajah Dylan yang sangat mirip dengan Pasha..
"kenalkan namaku Dylan Mahardika Melviano..! " perkenalan diri Dylan begitu gagah bagi seorang anak kecil seperti Dylan..
Nova berlari ke atas panggung dan berdiri disamping Dylan, ia juga melepas cadarnya..
"kenalkan nama aku DianNova dharmadhatu Melviano...! " senyum manis Nova begitu menggemaskan..
tapi mata semua orang terbelalak melihat wajah kedua anak kembar itu, siapa yang bakal mengira anak kembar nan hebat itu ternyata keturunan keluarga Melviano..
mereka penasaran siapa wanita yang bisa melahirkan anak seorang Pasha Melviano..
"waaah... tuan muda Pasha versi kecil imut dan cantik ya..?? " kata canggung dan sopan MC..
Alex sudah tau hal itu, ia sebenarnya juga tak percaya dengan kebenaran itu tapi tak bisa dipungkiri wajah Dylan benar-benar mirip Pasha..
menurutnya Pantas saja anak sekecil Dylan begitu tangguh, kuat dan mengagumkan ternyata daddynya seorang Raja di kota ini, wajar saja menurut Alex..
sementara Matt dan Mely menghapus air matanya yang menetes..
"terimakasih Sayang...!! " ucap Nyonya Mely ke Kaira menangkup pipi Kaira yang tertutup cadar..
Kaira malah tidak menyadari apa maksudnya..
Nyonya Mely menciumi wajah Kaira yang melahirkan keturunan darah Melviano ..
"mamah..?? kenapa sih..? " geli Kaira di cium bertubi-tubi oleh mertuanya..
Matt mengelus kepala Kaira, kaira adalah menantu teristimewa bagi nya bisa melahirkan Dylan dan Nova..
.
.
__ADS_1