Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
seperti putri bangsawan


__ADS_3

.


.


Pasha berlari memasuki Mansionnya, ia mengabaikan tundukan hormat pelayan padanya,, Pasha langsung ke kamar Mely..


"mah..? " Pasha menutup pintu dan menguncinya..


Pasha mendekati Mely yang ada di balkon,


"apa maksudnya ini nak...?" tanya Mely menunjukkan gulungan kecil balasan dari Arabela


"kami punya siasat mah..! coba Pasha lihat apa balasan mama Kaira itu..? " tanya Pasha menengadahkan tangannya.


Mely memberikan gulungan kertasnya Pasha membukanya.


"mari kita bekerja sama..! saya juga menargetkan adik saya yang membuat saya berpisah dengan anak saya..! " begitulah inti surat yang dikirimkan Arabela


Pasha membakar surat itu lalu menulis balasan kecil dan meletakkan di kaki merpati, barulah merpati putih itu terbang tinggi setelah mendapatkan balasan.


"kenapa kamu membakar suratnya..? " tanya Mely kebingungan


"kita nggak tau ada mata-mata atau enggak di mansion ini mah.. Pasha hanya waspada dari pada kecolongan ". jawab Pasha berbalik dari Mely


"kamu mau kemana nak..? " tanya Mely


"Pasha mau ajak Kaira ke perusahaan Mah ". jawab Pasha meninggalkan Mely yang masih belum puas dengan jawaban Pasha.


Mely hanya menghela nafas panjang,


Pasha memasuki kamarnya dimana Kaira sedang vidio call dengan Bimo manager Noland Food restaurant nya Kaira.


"sayang...?? " Pasha duduk disamping Kaira


Bimo langsung gerogi lalu segera menjelaskan semua masalah kecil yang ada di restaurantnya yang sudah ditangani nya,


"kenapa jadi terburu-buru Bimo..? ini Pasha mau menunggu kok..!". jelas Kaira yang tau ketakutan manager nolan food itu.


Pasha bisa menutupi luka di tangannya dengan handiplast warna kulit, Kaira tidak menyadarinya sama sekali..


"sudah nyonya..! semua sudah selesai kami akan buat menu sesuai arahan Nyonya.. terimakasih atas waktunya Nyonya, Tuan..! " kata Bimo menunduk hormat pada Kaira dan Pasha


"eeeh...? "


Kaira menarik nafas dalam-dalam saat panggilan vidio Bimo terputus..


"kenapa kamu kemari Pasha..? bukannya kamu lagi bekerja ya..? " tanya Kaira dengan sabar.


"ikut aku sayang...! " seru Pasha dengan sumringah nya..


Kaira menaikkan sebelah alisnya, "kemana..? "


"perusahaanku..! kamu mau buat kue disana..? " tanya Pasha


Kaira tampak berpikir sejenak.

__ADS_1


"ayolah sayang...! aku nggak bisa bekerja dengan fokus melihatmu selalu didalam rumah...! aku nggak pernah memenjarakanmu sayang"


Kaira tersenyum, "mau aku traktir makan? "


"traktir makan apa ?" tanya Pasha dengan raut wajah bingung.


" apa aja yang kamu mau Pasha... rekening tabunganku membengkak karna foto prawedding kita..! " jawab kaira tersenyum manis.


Pasha mengerjabkan matanya, uang Pasha sangat banyak mana pernah dia di bayarin makan sama orang lain, hatinya tergelitik saat Kaira akan membayarkannya makan.


"kenapa kamu nggak simpan aja uangnya sayang..? " tanya Pasha dengan lembut mengusap kepala Kaira...


Kaira tersenyum lebar..


"aku ingin membalas perlakuanmu.. setelah itu kamu harus belikan anak-anak yatim makan besar saat pindah ke rumah baru".


Pasha mengerutkan keningnya lalu melihat raut wajah Kaira yang tampak sedang bernegoisasi padanya.


"kamu bayarin aku makan tapi aku juga harus belikan anak-anak yatim makanan? begitu sayang.? " tanya Pasha


Kaira mengangguk-ngangguk..


"mau ya..? aku pakai blakcard mu lagi..! " raut wajah menggemaskan Kaira


Pasha tergelak keras mendengar Kaira sedang izin padanya menggunakan blakcard nya.


"uangku emang udah banyak Pasha tapi aku belum sanggup membelikan mereka makanan yang mahal.. kan kamu tau sendiri berapa banyak anak-anak panti, kalau aku belikan makanan biasa kan udah biasa.. ". keluh Kaira mengerucutkan bibirnya.


"blackcard itu milikmu sayang.. dan juga kamu berbisnis denganku? uangku uangmu juga sayang, nggak perlu izin dariku untuk menggunakannya..! "


"jadi benar uangmu uangku juga..? "


Pasha yang gemas mencubit kedua pipi Kaira, "iya sayang...! uangku uangmu juga.. !"


"aku nggak akan izin lagi menggunakannya padamu..? kamu keberatan kalau aku main pakai aja...? "


"ya Tuhanku.!! kenapa kamu sangat istimewa sayang...? gunakan uangku untuk apapun.. sejak kalian datang di mansion ku uangku selalu mengalir seperti sungai besar sayang.. belum lama ini aku memenangkan tender 15M dengan perusahaan terkenal di negara F berkat ide brilian yang diberikan oleh sikembar pada ku...! "


"15 ...Mil..yar? " beo Kaira tergagap.


"iya". jawab Pasha


"sampai 20 keturunan aku jamin kita nggak akan kekurangan sayang...! aku bekerja untuk kalian..! semenjak aku tau kalau aku memiliki keturunan, uang yang aku kumpulkan selama ini akhirnya berguna".


"ayo kita ke perusahaanmu terus kamu harus makan siang denganku lalu aku akan belikan makan enak untuk anak-anak yatim yang mau pindah ke rumah baru...! ". ajak Kaira dengan semangat.


Pasha terkekeh dan mengangguk setuju.


.


.


Kaira menemani Pasha bekerja sampai siang, setelah itu mereka makan siang di restaurant termahal yang Pasha mau, di restaurant Nolan Food lumayan jauh dari jalan menuju panti jadi cari yang dekat.


"i.. itu tuan muda Pasha..? ".bisik seorang wanita dari kalangan menengah melihat Pasha menggenggam tangan seorang wanita cantik dengan mata bening yang terlihat indah.

__ADS_1


"selamat datang tuan muda...! nyonya muda.. suatu kehormatan bagi kami dengan kedatangan anda tuan muda..! ". salam manager terengah-engah


Kaira hanya melihat keindahan restaurant itu..


"apa ini restaurant langgananmu Pasha..?" tanya Kaira


"iya sayang..! " jawab Pasha merangkul pinggang Kaira


hal itu membuat beberapa pengunjung terbelalak.. ada yang berani memotret mereka Pasha bukannya tidak tau tapi satu-satunya cara membuat Kaira tetap bersamanya adalah dengan menunjukkan Kaira ke publik.. Kaira adalah nyonya Melviano jadi tidak akan ada yang berani merampas Kaira darinya walaupun itu harus menguasa Kota A.


"antar kami di tempat biasa..! " pinta Pasha dengan datar


"baik tuan muda". jawab mereka serentak segera memberi jalan untuk Pasha dan Kaira.


Pasha membawa Kaira yang masih fokus melihat desain restaurant nan elegan terkesan mewah itu.


.


.


"waaah... tempat apa ini...? " pekik Kaira berlari ke arah Balkon semilir angin membuat pasmina nya berkibar..


Pasha tersenyum lalu mengambil buku menu yang dipegang oleh Manager restaurant.


"sayang... kamu mau makan apa..? " tanya Pasha memberikan buku menu nya.


Kaira membuka buku menu itu, salah satu pelayan mendekati Kaira dengan membawa sebuah buku kecil dan pulpen mencatat apa yang Kaira mau.


"apa ini enak..? " tanya Kaira ke Pasha


Pasha menjelaskan semua makanan yang ada di buku menu itu.


"aku mau pesan yang ini tapi juga penasaran sama yang ini..! " gumam Kaira


"pesan kedua nya...! " jawab Pasha


"kamu fikir perutku karet apa..? kalau nggak habis gimana? mubazir dong.. " gerutu Kaira


"kita makan berdua sayang... atau dibungkus kamu bawa pulang juga nggak apa..! aku juga akan memesan makanan ini untuk sikembar...! "


Kaira tersenyum ke Pasha.


"terimakasih kamu selalu mengingat Nova dan Dylan...! "


"tentu saja sayang...! mereka adalah jantung dan hatiku". jawab Pasha mengelus pipi Kaira


"terus aku apa..? " tanya Kaira tak sadar


"kamu separuh jiwaku sayang". jawab Pasha begitu manis hingga semua yang mendengarnya meleleh termasuk manager restaurant yang laki-laki.


"issh.. gombal.. " kesal Kaira kembali fokus dengan buku menu nya.


berita Pasha memiliki keturunan dari wanita istimewa sudah dikenal publik, bahkan resepsi pernikahan Kaira dan Pasha sudah diketahui, foto prawedding dan undangan telah tersebar luas.. para warganet memuji kecantikan Kaira seperti seorang putri bangsawan..


.

__ADS_1


.


__ADS_2