
"coba jelaskan lagi apa maksud kalian? ". pinta Mely dengan serius
"menurut mama siapa pelayan yang bisa masuk ke hotel kita? ".tanya Rani malah tak menjawab pertanyaan Mely
"kenapa Kaira tidak mengatakan apa-apa sama kita..? kenapa dia langsung kabur membawa cucuku hah? apa salah kita? ".gumam Mely berjalan gontai ke sofanya..
"papa akan bantu melacak keberadaan Kaira itu ". Matt berlari menaiki tangga saking buru-burunya dia lupa ada Lift..
"mama sendiri yang menjodohkan kakak dengan kak Nabila.. pasti karna itu kak Kaira kabur tidak mau jadi pengacau rencana mama, asal mama tau kak Kaira itu orang baik mah ". jawab Rani yang seolah mengerti hati Kaira
"kalau mama tau mama nggak akan menikahkan Pasha dengan Nabila! mama benar-benar berharap kalau Kaira lah yang mengandung anak Pasha.. berarti dia perempuan istimewa yang bisa mengandung anak Pasha... kalau mama tau dari awal mama pasti tidak akan menyia-nyiakan waktu selama 7 tahun terakhir kita.."
Mely tampak begitu berharap kalau Kaira lah yang mengandung cucu-cucu nya,,
"kalau iya mama mau berbuat apa..? ". tanya Rani serius.
"apa lagi? mama akan memohon padanya untuk menjadi menantu keluarga mamah cucu-cucu mamah pasti sudah besar... ya Tuhan ku mohon pertemukan aku dengan darah keturunan Melviano.. "
"tapi Rani merasa kak Kaira pasti sudah menikah". gumam Rani sangat pelan tapi masih bisa didengar oleh Mely
"wanita mana yang menolak menjadi menantu keluarga Melviano? mama yakin dia pasti mau "
"jangan terlalu percaya diri mah! Kak Kaira itu bukan penggila status nyonya di rumah kita Mah, kalau Kak Kaira memang menginginkan posisi itu pasti dia sudah membatalkan pernikahan kakak dengan kak Nabila tapi dia malah kabur dimalam hari membawa janinnya tanpa sepengetahuan kita, bahkan Kak pasha pun tidak tau siapa yang dia hamili malam itu! "
"kak Kaira orang yang sangat baik mah Rani yakin banyak pria yang akan menerimanya apa adanya? mustahil dia belum menikah apalagi Kak Kaira wanita berpendidikan di universitas terbaik di kota kita.. !"
Mely terdiam mendengar penjelasan Rani yang benar adanya..
"lalu kita harus bagaimana? ". tanya Mely begitu lemas
"kita nggak punya pilihan lain mah? kak Kaira membesarkan anaknya sendiri bersama suaminya, jadi mustahil anak nya menginginkan keluarga kaya raya sementara mereka hidup dalam kesederhanaan selama 7 tahun ini semua tergantung dengan pilihan kak Kaira.. dia yang memiliki hak untuk anak yang dibesarkannya...! "
Mely menangis seketika,
Rani memeluk Mamahnya dengan erat..
"kita sudah terlambat mah! mungkin inilah akhir dari garis keluarga Melviano kak pasha nggak akan punya keturunan dari perempuan manapun tapi kak Kaira pasti sudah memiliki keluarga yang utuh, kita tidak berhak masuk di kehidupan mereka ma? kalau pun mama mau bertemu cucu mama mungkin itu tergantung dengan izin kak kaira "
"tapi dia wanita yang sangat istimewa.. dia memiliki hal yang tak dimiliki wanita manapun,, pasti Kaira bisa memiliki anak lagi apa dia tidak bisa memberikan anaknya hiks.. hiks.... "
Rani hanya menggeleng kepalanya dipelukan Mely "mamah terlalu kejam kalau melakukan hal itu?"
sementara Pasha sudah ada di Hotelnya dan sibuk mengotak-ngatik cctv 7 tahun yang lalu..
__ADS_1
"semoga aku menemukannya..! ". gumam Pasha memijit pelipisnya yang terasa pening mencari data 7 tahun yang lalu..
sampai pagi pasha mencari cctv setiap sudut ruang presidenf suite..
"dia benar-benar gadis yang cerdas. ! bahkan bisa menyembunyikan wajahnya dari cctv ". gumam pasha baru kali ini dirinya memuji kemampuan seorang wanita..
"apa dia melihat kejadian malam itu? saat aku membunuh teman sekamarnya? ". pasha dibuat pusing sendiri dengan masalah yang menimpanya..
di ruangan Matt..
"yakin kau tidak menemukan nya..? ".tanya Matt dengan mata panda nya..
"sangat yakin tuan? sepertinya datanya di sembunyikan oleh orang yang sangat hebat dan kemampuannya melebihi kemampuan saya.. saya tidak bisa menemukan data online nya ". jawab seseorang dari sebrang..
Matt pun mengucapkan terimakasih lalu berjalan gontai ke ruang tamu..
"siapa yang bisa menyembunyikan data pribadi wanita itu? pasti dia tau semua ini akan terjadi? dia sangat cerdas mencari orang yang bisa menyembunyikan data nya.. "
Matt tersenyum miris melihat Rani tertidur di sofa dan Mely tampak tak bisa tidur, wajah Mely makin tirus dengan mata pandanya..
"mah..? "
"pah? bagaimana? ". tanya Mely berdiri dari duduknya dan menatap suaminya penuh harap
Matt menggeleng kepalanya sambil menghela nafas kecewa..
"dia benar-benar nggak mau menunjukkan diri ke kita Pah? apa dia nggak lihat berita kalau keluarga Melviano tidak memiliki keturunan? kenapa dia menyembunyikan cucuku? hiks.. hiks... "
Matt memeluk istrinya dengan raut wajah sedihnya, selama 7 tahun mereka menginginkan cucu jadi beginilah gilanya mereka saat tau Kaira mengandung anak pasha..
"ini salah mama pah ! jika saja mama nggak menjodohkan pasha dengan Nabila pasti Kaira nggak akan lari membawa cucu kita! ". isak Mely begitu menyesali diri..
"jangan bersedih mah..! papa janji akan menemukan mereka diacara pesta besar kita nanti.. "
"bagaimana caranya pa..? ". tanya mely penasaran
"papa akan buat rencana! ". jawab Matt
"pesta itu pasti sangat ramai nantinya bagaimana cara papa buat rencana? menemukan nya aja belum tentu bisa ? ". tanya Mely penasaran..
"rencana papa sangat brilian.. kamu akan tau nanti, lihat saja apa yang papa lakukan demi bertemu dengan Wanita itu.. sekalipun papah bersembah sujud padanya akan papah lakukan itu tanpa ragu didepan banyak orang jika itu harus"
Mely mengangguk setuju..
__ADS_1
"Mama juga akan meminta maaf padanya.. setidaknya biarkan Kita memberikan Semua yang kita miliki untuk cucu kita pa.. "
"bagaimana jika cucu kita perempuan? ". tanya Matt
"laki-laki atau perempuan terserah pah! asalkan dia darah daging pasha mama tak akan mempermasalahkannya.. ". jawab Mely begitu yakin.
keluarga Melviano disibukkan dengan masalah Kaira yang tak ditemukan..
sementara seorang gadis kecil tengah menatap laptopnya yang ada sebuah peringatan ada yang berusaha mengambil data mommy nya..
"dasar cunguk. ! berani sekali kau mengambil data mommy ku!! langkahi dulu kemampuanku ini.. ahahaha... orang ini pasti sedang menderita karna komputernya terkena Virus perusak file.. semua data pentingnya akan hilang.. !"
"siapa suruh mencari masalah denganku KO dilawan...!! ". celoteh Nova dengan bangganya..
"sayang..? ". panggil Kaira
"mommy..! ". Nova menoleh ke kaira dan segera menutup laptopnya..
Kaira tersenyum lembut..
"ayo kita makan siang sayang? semuanya udah nunggu.. "
"eeh.. udah jam makan siang ya mom..! hehe... Nova yang imut tingkat dewi meluncur..! ". Nova berlari melewati Kaira yang terkekeh gemas dengan kelakuannya..
Kaira melihat laptop Nova lalu menutup pintu kamar anaknya..
"kenapa lama sekali tuan putri..? ". ledek Dylan dengan raut wajah kesalnya sebab dirinya sudah kelaparan.
Nova tertawa cekikikan, Ella hanya menggeleng kepalanya dengan tingkah kedua anak kembar itu yang terkadang akur terkadang kebalikannya..
"waah... mommy masaknya banyak banget..! Nova yang imut bisa gendut kayak teman sekelas nova.. nova nggak mau gendut "
"makan saja sayang.. lagian ini makanan sehat jadi nggak akan bikin gemuk". jawab Kaira mengelus kepala putrinya
mereka berdoa sebelum makan..
"ok... saatnya si dewi KO yang imut beraksi!". girang Nova memainkan sendok di tangannya begitu lihai..
yang lainnya tak heran lagi melihat hal itu
jadi pada sibuk makan saja setelah membaca doa makan..
Kaira makan sambil menyiram kuah di nasi anak-anaknya.. Kaira sangat tau malaikat kecilnya suka makanan yang ada kuahnya tidak suka makanan kering kecuali nasi goreng..
__ADS_1
.
.