Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
tuhanku tuhanmu juga !!


__ADS_3

Pasha membawa Kaira dan anak-anaknya ke Parkiran lalu menyuruh semua keluarga kecilnya untuk masuk..


"maafkan aku...!! " ucap Pasha menggenggam tangan Kaira.


Kaira mengangguk pelan yang artinya ia memaafkan Pasha walau Kaira tidak tau buat apa permintaan maaf Pasha itu.


sikembar di belakang menonton saja dengan tatapan polos mereka ke orangtuanya..


Matt dan Mely membawa mobil lain, di belakang mereka ada mobil Elis..


"sepertinya aku belum ada waktu yang pas menyakiti mereka...!" gumam Elis dengan marahnya..


"Pasha.! apa yang kurang dariku? aku ini sangat sexy cantik dan banyak pria yang menggilai tubuhku kenapa kau enggak..? kau malah jatuh cinta pada wanita seperti dia... " Elis memukul-mukul setir mobilnya..


mobil keluarga Melviano sudah meninggalkan parkiran, Elis pun mengikuti mereka dengan jarak cukup jauh supaya tidak ada yang tau...


dan tak lama kemudian banyak mobil logo bintang laut di plat semua mobil itu mendahului Elis hingga dia harus mengalah..


"aku bisa mati balas dendam sekarang.! Pasha banyak bawa pasukan. " panik Elis...


saat ada simpang di depannya segera Elis menghidupkan lampu sen mobilnya lalu berpisah arah dengan mobil-mobil menyeramkan itu..


"aku tidak boleh bertindak gegabah! aku harus bisa membuat rencana mulus tanpa diketahui oleh Pasha nantinya.. !"


.


.


"masuklah ke kamar kalian sayang...! daddy mau bicara hal penting dengan mommy kalian... " pinta Pasha mengelus kepala si kembar.


"iya Daddy...! " sahut Nova


Dylan mengangguk patuh lalu pergi kekamarnya membawa piala emas dan piagam kemenangannya, Nova juga ikutan ke kamar Dylan demi melihat semua piala-piala Kakaknya yang sudah banyak mengisi seperempat dari lemari kacanya..


"waah... banyak sekali piala kakak..! Nova jadi pengen punya piala juga. " decak kagum Nova melihat lemari kaca kakaknya banyak piala beserta piagamnya di belakang piala-piala itu.


"iya bekerja keraslah untuk mendapatkan piala kemenanganmu di lomba hacker minggu depan" ledek Dylan seperti biasa menggoda adiknya.


"iya... awas aja kakak iri sama nova ya..? " sungut Nova berjalan keluar kamar kakaknya sambil menghentak-hentakkan kakinya dengan lucu


"paman Alex nggak marah kan? kami tinggal gitu aja...? " gumam Dylan dengan polos.


tak lama Dylan membersihkan diri sendiri Matt sudah ada dikamar dylan..


"granfa...? " dylan mendekati Matt


"iya cucuku..! ayo sekarang istirahat.. ingat mommy mu tidak suka anak bolos sekolah" Matt menepuk ranjang Dylan


Dylan dengan patuh mendekati Matt dan tidur di pelukan granfa nya, Matt pun tersenyum mencium kening Dylan lalu memejamkan matanya..

__ADS_1


baik Matt maupun Mely tidur berpisah yaitu memilih tidur dengan cucu-cucu hebat mereka secara bergantian..


.


sementara Pasha dan Kaira ada di kamarnya sedang diam memikirkan pikiran masing-masing setelah membersihkan diri bergantian..


"sekarang aku mau tanya? kenapa kamu meminta maaf padaku..? " tanya Kaira penasaran


"karna ku kamu harus jadi perbincangan orang banyak walaupun begitu aku nggak bisa melepaskan kalian itu sebabnya aku minta maaf, maafkan aku sayang! " jawab Pasha dengan tulusnya. .


tangan Kaira ternyata sudah mengelus rahang kokoh Pasha..


"aku nggak apa-apa kok, asalkan kamu membuat anak-anakku bahagia aku bisa menanggung masalah apapun.. " tutur Kaira dengan senyum tulusnya juga


Pasha jadi mudah baper sejak mengakui jatuh cinta pada Kaira, tangan Pasha menyentuh wajah cantik Kaira dan terhenti di bibir Kaira yang selalu saja membuatnya merasa tertarik..


"tidak bisakah kamu cepat memperbaiki panti asuhan tempat tinggalku dulu..? kalau tidak bisa biar aku yang mengambil alih lagian aku tidak tahan melihat panti asuhan tempat aku tinggal bermasalah. "


Pasha mengerutkan keningnya "dari mana kamu tau sayang. ?"


"apanya..? "


"rumah pantimu dalam masalah. !" jelas Pasha


"oh... bukankah banyak berita di akun sosmed ku.. tentu saja aku tau. " jawab Kaira mendengus kesal..


"aku tau kamu banyak uang sayang, belum lagi penghasilan anak-anak kita...! bisakah aku membuatkan mereka ATM anak-anak supaya mereka memiliki uang sendiri kamu sangat menakjubkan sayang bisa membuat kedua anak-anak ku begitu mandiri.. "


"aku tidak kepikiran kesitu ! tapi boleh aja...! "


"aku mohon terima ini...! " Pasha mengeluarkan blackcard nya lalu memberikannya ke Kaira..


Kaira menatap kartu limited itu cukup lama,


"terima sayang...! " pinta Pasha dengan sabar


"dengan ini kamu boleh menggunakan uangnya untuk apapun...! " sambung nya lagi


"termasuk memberikan uang itu sebagian ke Panti?" tanya Kaira


Pasha menarik tangan Kaira berjalan ke arah brankas uangnya di ruangan khususnya yang ada di kamarnya sendiri..


"buka sayang sandi nya tanggal ijab kabul kita" pinta Pasha ke kaira sambil mengelus kepala Kaira.


dengan ragu-ragu Kaira membuka brankas itu dan memasukkan sandinya lalu brankas itu terbuka, Pasha membuka brankas itu supaya lebih lebar


Kaki Kaira terasa lemas melihat banyaknya uang di brankas Pasha..


"gunakan uang ini untuk rumah panti mu sayang.. aku tidak mau kamu menunggu lama di bank menunggu pencairan..! uang ini milikmu.. "

__ADS_1


"Pasha kau Gila..?kenapa uang ini semua untukku.?" tanya Kaira malah tak percaya


Pasha tersenyum manis..


"aku tidak pernah menggunakan uang-uang ini untuk hal kebaikan sayang.. pakailah untuk apapun yang baik menurutmu.. uang kita tidak akan habis sampai 20 keturunan sayang..! "


Kaira tersenyum kaku, yah dia hampir lupa Pasha seorang Milyader atau bahkan lebih tinggi dari itu..


"bawa Panji saat kamu ke Panti sayang..! jika bukan dengan dia kamu pergi aku tidak aman melepasmu..! "


"Panji..? " beo Kaira


"iya.. dia orang kepercayaanku, dia akan menghubungimu besok pagi !"


Kaira tersenyum devil..


"kamu yakin membiarkan aku menghabisi uang ini..?? " tanya Kaira memastikan


Pasha tersenyum lalu mengelus pipi Kaira


"habiskan sayang..! aku akan mengisi untuk kamu habiskan lagi..! "


Pasha tau Kaira tidak akan menggunakan uangnya untuk keperluan Pribadi pasti Kaira akan menggunakan uang itu untuk panti semua, sebab Rumah panti nya benar-benar sudah lama dan pada bocor semua kalau kehujanan, belum lagi banjir di beberapa tempat..


"baiklah...! terimakasih.. " ucap Kaira dengan tulus tanpa sadar memeluk Pasha


"aku ingin membeli lokasi baru untuk tempat tinggal anak-anak panti, membuatkan taman anak-anak supaya mereka bisa bermain..! aku punya cita-cita untuk membangun surga dunia untuk keluarga lamaku.. " curhat Kaira tanpa sadar..


Pasha yang tadinya membeku dipeluk Kaira tersentuh lagi dengan kata-kata tulus Kaira malah memikirkan kebahagiaan orang lain..


"pantas saja anak-anakku bisa begitu baik seperti malaikat kalau menolong orang ternyata ibu nya memang seorang malaikat tak bersayap..! " goda Pasha


Kaira tersadar dengan apa yang barusan ia lakukan, Kaira hendak melepaskan pelukannya tapi Pasha mengeratkan tangannya di pinggang Kaira..


"aku manusia apa maksudmu malaikat tak bersayap..? kamu mengejekku..?aku tau kalau aku ini sangat jahat jadi jangan sebut aku malaikat " kesal Kaira


Pasha terkekeh pelan lalu menggeleng kepalanya..


"kamu sangat menakjubkan sayang "


"hmm... aku akan menghabiskan uangmu untuk mereka lagian kamu pasti tau agama kan? harta yang manusia miliki sebagian milik fakir miskin dan anak yatim, kamu kaya raya tapi tidak pernah membersihkan hartamu dengan cara memberikannya pada anak yatim bukan..? "


Pelukan mereka terlepas..


"aku hanya manusia penuh dosa! apa aku pantas menyembah Tuhanmu..? "


Kaira melebarkan matanya mendengar perkataan Pasha yang jauh lebih mengejutkan


"Tuhanku Tuhanmu juga Pasha apa kamu tidak belajar agama dengan Nyonya terdahulu..?aku memang tidak kuat agama tapi setidaknya aku tau sedikit tentang agama."

__ADS_1


.


.


__ADS_2