
Kaira terpaksa mengiyakan permintaan para koki itu,
.
.
"silahkan dimakan nyonya..! " pinta para koki dengan semangat melayani Kaira
Kaira masih canggung dengan perlakuan itu,
"kemana Rani dan Ella..? " tanya Kaira ke pelayan yang ada di belakangnya
"sudah berangkat bekerja Nyonya.. " jawab pelayan yang merasa ditatap oleh Kaira
Kaira beralih melihat jam dinding sudah menunjukkan jam 12 siang..
"ini semua karna pasha..! selalu saja membuatku kesal
apa kata teman-teman mamah? punya menantu bangun kesiangan? "
semua yang mendengar Kaira hanya tersenyum manis,
bayangan mereka malah berpikir melakukan yang tidak-tidak, padahal bukan itu maksud Kaira.
sementara Nyonya Mely dan tuan besar melviano begitu bahagia menunggu cucu-cucunya sambil memakan snack didalam mobil, mereka membeli banyak jajanan karna sikembar suka jajanan..
.
.
kini Kaira di kamarnya dan iseng membaca berita betapa terkejutnya Kaira dibilang simpanan tuan muda Pasha..
"Ya Allah .! ". pekik Kaira sampai terduduk lemas di sofa kamarnya bersama Pasha
tapi hanya beberapa detik lalu artikel itu hilang seperti ditelan bumi..
"loh.. ? mana beritanya..?? ". gumam Kaira belum sempat baca semua artikel itu..
"wanita simpanan..? ahahaha.. ingin rasanya aku mencabik-cabik mulut kalian hingga menjadi beberapa bagian.. beginikah nasib seseorang menjadi pembunuh? karna dendam dan sakit hati..??". oceh Kaira kesal lalu berubah penasaran.
Kaira benar-benar tak habis fikir kenapa dirinya bisa muncul di berita..?
"apa ini kelakuan wanita yang sama..? yang membakar rumah kami..? ehh.. aku lupa menemui pemilik rumah itu, Astagah. .! apa saja yang kau ingat Kaira..?? " gerutu Kaira
Kaira memakai penampilan tertutup lalu ia kembali memainkan ponselnya dan Kaira mematung di tempat ada berita miring lagi mengenainya..
"wanita simpanan tuan muda Pasha? menggoda tuan Pasha hingga nyonya terdahulu meninggal karna serangan jantung saat tau Pasha memiliki selingkuhan.. "
begitulah inti berita yang sedang trending topik
seperti sebelumnya berita itu kembali hilang seperti ditelan bumi..
Pasha mengirim pesan singkat..
"jangan keluar mansion...! wanita yang mengincarmu masih keliaran di luar sana...! "
"kenapa aku merasa Pasha berubah ya..? kok tumben ngirim pesan? biasanya nelfon terus hm...?? mungkin sedang sibuk di ruangan rapat.. "
__ADS_1
Kaira tak jadi keluar mansion, ia terus saja melihat berita mengenai dirinya yang terus bermunculan..
"wanita yang mengincarku..? " gumam Kaira tampak penasaran kenapa ada wanita asing mengincarnya.
"apa karna aku bersama Pasha..? jika dia suka Pasha aku akan dengan senang hati menyatukan mereka tapi itupun kalau Pasha mau.. sudahlah..! ngapain aku fikirkan masalah ini.? toh aku memang bukan simpanan kami sudah menikah..!! "
Kaira membekap mulutnya sendiri..
"apa barusan yang aku bilang? aku mengakui sudah menikah dengan Pasha..? pria yang satu itu suka sekali memaksakan kehendaknya. !"
Kaira kembali fokus baca berita tak sengaja dirinya melihat berita model top go internasional yang sedang naik daun..
lalu mata Kaira terbelalak melihat berita lainnya..
"apa hanya perasaanku aja ya.? Elis secantik ini ditolak Pasha? apa mereka punya hubungan serius ya. .?"
Kaira bisa melihat tatapan Elis seperti seorang wanita yang sangat tertarik pada lawan jenisnya saat berita Elis dan Pasha digosipkan berhubungan.
"dasar tuan muda bodoh... " umpat Kaira menyayangkan wanita cantik seperti Elis..
Image Elis yang dikenal ramah dan sopan pada siapapun membuat Elis selalu dikenal sebagai wanita baik hati bahkan rajin berdonasi di tempat-tempat tertentu padahal dunia selebriti itu sangat licik harus pandai bermuka 2, Kaira tidak berpengalaman ke situ..
sikembar tiba di kamarnya langsung meretas sesuatu dengan komputer baru Nova
"habisi saja pelakunya dek sebarkan ke semua media biar malu..! " perintah Dylan
"iya Kak.. berani sekali orang itu menyebut mommy wanita simpanan... "
jemari Nova begitu lihai mengotak-ngatik komputer baru pemberian daddynya, ia mencari jejak orang yang memposting berita itu..
"itu belum cukup kak.. Nova bakal buat mereka malu...! " senyum sinis Nova persis seperti iblis kecil yang penuh siasat..
Dylan mengangguk setuju,
"Nova dapat kak..!! " Pekik Nova sampai terperanjat dari duduknya..
Dylan yang terkejut hanya mengangkat satu kakinya, Nova memang suka mengejutkan orang terutama mommynya..
"apa..? " tanya Dylan membenarkan kursi Nova.
Nova kembali duduk dan tersenyum puas..
"Model Elis yang membayar penyiar berita untuk memposting berita mommy..! "
"Model Elis..?? apa dia pelaku yang sama..? " tanya Dylan penasaran.
"nggak tau Kak.. kita harus lapor ke daddy.. " seru Nova
Nova dan Dylan kompak berlari ke arah pintu namun pintu sudah dibuka dan sosok daddynya lah yang membukakan pintu itu
"kalian disini sayang..?? " Pasha masuk kekamar Nova dan mengunci pintu kamarnya..
"daddy Nova dapat berita penting..! " Nova menarik tangan besar Pasha
Dylan mendorong tubuh Pasha, Nova mempersilahkan daddynya duduk setelah itu Nova duduk dipangkuan Pasha yang malah mengecup sayang sisi kepala Nova..
"daddy jangan cium-cium lihat layar komputer Nova dong..! " gerutu Nova
__ADS_1
Pasha tersenyum lalu melihat arah tunjuk Nova, Dylan sibuk mencari berita mengenai Elis..
"Elis..? " gumam Pasha dengan dinginnya
"iya Daddy..! dia yang memerintahkan wartawan untuk buat berita seperti itu.. " geram Nova
"daddy akan buat karirnya hancur..! " Pasha hendak mengangkat tubuh Nova tapi perkataan Nova membuatnya terpaku
"apa hanya segitu daddy..? dia membuat mommy malu mengatakan mommy simpanan..! membuat nama mommy jadi jelek kita harus membalas dengan hal yang sama.. " kata Nova dengan seringai iblisnya
"ya daddy..! berita buruk tentang Model Elis tidak ada..! sepertinya image nya sangat baik ". sambung Dylan tak menemukan hal buruk apapun mengenai Elis
"Daddy harus apa..? " tanya Pasha tak mengerti
Pasha hanya tau cara membunuh dan menjatuhkan usaha lawannya,
"Nova bakal cari tau kelemahannya..! " seru Nova dengan serius.
Pasha jadi menurut lalu memperhatikan gerakan tangan anaknya mengotak-ngatik komputer, ia beralih ke Dylan yang tampak serius mencari berita tentang Elis,
"Anak-anakku begitu jenius dan hebat!! Kaira apa yang harus aku lakukan? aku cemburu pada Ella yang ada disisimu saat mengandung mereka.. dan aku juga iri pada Mark itu yang sangat kamu cintai bahkan sudah tak ada lagi didunia ini.. aku juga mau kamu mencintaiku sayang...! " batin Pasha
"Clear....!! " senyum puas Nova menekan tombol enter.
Pasha tersadar lalu melihat rekaman yang di dapatkan anak-anaknya, sungguh monster kecil yang sangat berbahaya jika menjadi musuh Pasha..
Pasha tersenyum puas lalu menutupi mata putri kesayangannya dan memerintahkan Dylan tak boleh melihat hal itu..
"kenapa Daddy..?? " tanya sikembar dengan kompak.
"mata kalian terlalu suci melihat hal ini sayang.. Daddy harap kalian mengerti..! " jawab Pasha
"apa itu hal kotor Daddy..? " tanya Nova dengan polos
"iya sayang.. ini bisa membuat wanita itu tak akan berani muncul atau hanya sekedar mengangkat kepala ke media.. " jawab Pasha
"Bagus Daddy..! lakukan sekarang.. Nova nggak boleh lihat kan..? " perintah Nova semangat
"ayo daddy kami nggak akan ngintip.. " sambung Dylan juga
"iya sayang..! sabar ya..? "
Pasha mengotak-ngatik komputer milik Nova cukup lihai dan mengirimnya ke Ramzi, dengan kiriman dari Pasha, bawahannya itu sudah faham maksudnya..
Nova memeluk daddynya memunggungi layar komputernya, sementara Dylan juga memunggungi mereka Dylan menonton berita Elis vidio kebaikannya dengan memberikan donasi ke orang susah..
.
.
.
Fighthing...!!
.
.
__ADS_1