Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
membujuk Ella


__ADS_3

" dan hal yang paling gila lagi Kaira ngidam masak Rusa yang dia buru dengan tangannya sendiri. tangannya seperti tangan iblis, aku sampai pingsan di tempat saat Kaira yang penakut begitu berani memburu rusa, sekarang lihatlah anak nya jadi iblis kecil yang begitu berani kalau mommy nya udah di tangkap...! "


"anda juga tuan..? kenapa anda mengurung sahabat saya..? apa anda tidak bekerja? apa uang hasil rapat ini anda dapatkan? saya dengar hasil rapat ini akan mendapatkan uang 15 Milyar lalu kenapa anda menahannya? saya tau anda orang kaya raya... tapi anda jangan bermain-main dengan kedua iblis kecil ini dengan mencari masalah pada mommy mereka ..!bahkan mereka pernah mematahkan tangan preman yang berani menampar mommy mereka.. "


Pasha mengerjabkan matanya saat Ella mengomelinya, hal itu mengingatkannya pada 1 sosok yaitu kakak laki-lakinya Jhonson


sementara yang lainnya menahan nafas dengan keberanian Ella mengomeli tuan muda mereka..


"maafkan aku Ella..!! ". ucap Kaira merasa bersalah


"Aunty maafkan Dylan ya..? ". sambung Dylan memegang tangan Ella


"maafkan Nova Aunty!". sambung Nova juga


Kaira memeluk Ella yang memijit pelipisnya berusaha meredam amarahnya, sikembar juga memeluk pinggang Ella berusaha membujuk Aunty mereka..


"Aunty jangan kabur ya..? Nova sayang Aunty..! "


"iya dylan juga sayang Aunty, jangan kabur dan jangan marah ya Aunty..? "


"kamu dengar Ella mereka menyayangimu bukankah kamu ingin punya anak seperti mereka..? setidaknya dengarkan mereka.. ". bujuk Kaira dengan memelas


Ella menarik nafas panjang masih memijit kepalanya yang terasa berdenyut.


"ini kebiasaanku kalau udah marah ...!". gerutu Ella menyesali diri


dirinya pasrah kalau Pasha memecatnya sebab begitulah Ella sejak dahulu, kalau udah marah bahkan presiden atau raja pun berani dilawannya...


"kami akan minta maaf sama Tuan Daddy supaya Aunty tidak dipecat ya..? ". kata Nova membujuk


"Tuan Daddy jangan pecat Aunty kami ya..? ". memelas Nova ke Pasha


Pasha menahan senyumnya saat Nova memanggilnya tuan daddy..


"Aunty selalu dipecat di semua perusahaan kalau kerja karna membela kami yang selalu bertengkar, Aunty memang menyeramkan kalau marah... ". bujuk Dylan juga..


"iya sayang... Daddy tidak akan pecat aunty kalian..! "


ucap Pasha meralat panggilan sikembar dengan. serius..


Nova dan dylan memeluk Aunty mereka sama dengan Kaira..


"ayo kita makan..! ". ajak Ella mengusap kepala Kaira yang tadi mengeluh karna kelaparan


Kaira mengangguk patuh, mereka meninggalkan semua orang yang tengah cengo melihat kedekatan mereka..


Pasha tersenyum lalu mengibaskan tangannya ke semua bawahannya, mereka yang tersadar segera beranjak dari kursi masing-masing dan keluar dengan wajah memucat..


Pasha berlari kecil mengekori keluarga kecil yang membuatnya iri itu, seorang pasha bisa iri pada bawahannya saat tau dari Ella kalau Kaira suka ngidam ekstrim mengandung anaknya Pasha jadi menghormati Ella yang tanpa lelah menjaga ibu dari anak-anaknya..

__ADS_1


sementara karyawan Pasha menunduk hormat ke Pasha dan keempat orang yang tengah berpelukan itu sekarang tidak akan ada lagi yang merendahkan Ella sebab Kaira dan sikembar terlihat begitu dekat dengan Ella seperti seorang kakak bagi Kaira..


"kamu ngapain ngikutin kami? ". tanya Kaira dengan kesal ke Pasha sebab Karna pasha lah Ella memarahi mereka bertiga..


"aku juga lapar..! ". jawab Pasha dengan muka temboknya tak tau malu


Kaira mendengus kesal tapi ditatap tajam oleh Ella langsung saja nyalinya menciut dan memeluk Ella lebih erat..


Pasha tersenyum saja melihat hal itu,


"berarti dia sangat berarti bagi Kaira dan kedua anak-anakku...! ". batin Pasha mengerti..


Awalnya pasha udah menerima lamaran kerja Ella dikantornya tapi di suruh Papa nya lagi tentu sudah pasti menurutinya..


.


.


"ayo makan darling..! ". rengek Kaira mengelus tangan Ella berusaha membujuk..


Ella menghela nafas,


"Aunty lihat ini telur bulat kesukaan Aunty, Nova kasih deh..! jangan kabur yaa? ". cengir Nova begitu imutnya memberikan telur bulatnya ke Ella


"Aunty mau minum juss kan? ini juss jeruk kesukaan Aunty tadi Dylan pesan antriannya panjang loh..! ". Dylan baru datang membawa segelas juss buat Ella


padahal Dylan baru datang diantrian, semua karyawan yang mengantri malah memberi jalan untuknya Dylan yang polos hanya mengucapkan terimakasih pada semua orang hingga karyawan Pasha gemas dengan tingkah sopan Dylan yang berbeda dari Pasha ..


"apa kalian tidak menganggapku disini..? ". tanya Pasha dengan nada sedikit cemburu


"diam....!! ". ketus Kaira, dan sikembar kompak begitu galak ke Pasha lalu berubah saat bersitatap dengan Ella..


Pasha tersenyum lebar, entah mengapa ia merasakan yang namanya kehangatan keluarga yang sesungguhnya..


Kaira dan sikembar sibuk membujuk Ella tak memperhatikan orang-orang yang menatap mereka, apalagi ada Pasha di meja mereka..


.


.


"Ayo kita gotong royong dan bisa pulang cepat..! ". ajak Kaira dengan setia menunggu sahabatnya,


Kaira dan sikembar membantu kerjaan Ella


Pasha udah berapa kali bilang ke Ella untuk pulang tapi Ella nggak mau di istimewakan, alhasil beginilah jadinya..


"Kakak ambilin airnya..? ". perintah Nova dengan ekspresi seriusnya terlihat menggemaskan


"iya.. iya.. ini airnya belum juga penuh..! ". sungut Dylan memukul-mukul kran air yang tidak bersalah itu..

__ADS_1


Pasha menganga lebar melihat Dylan begitu kuatnya membawa 2 ember besar berisi air untuk Ella dan Nova..


Kaira yang bertugas menyapu kini sapunya tiba di kaki Pasha..


"minggir tuan terhormat..! ". usir Kaira dengan segala hormat hingga Pasha tersenyum gemas menatapnya..


Kaira yang tidak dapat jawaban mendorong-dorong kaki pasha sampai si tuan muda nan kaku itu tak punya pilihan selain meloncat-loncat kesamping dengan kelakuan Kaira yang tak ada sopan-sopannya dengan dirinya..


"jangan dekat-dekat Ok..? ". kata Kaira menyilang tangannya menunjuk area pel nya..


Pasha tertawa cekikikan Kaira tak memperdulikan tawa tampan Pasha yang malah dicap gila olehnya, sementara para karyawan pada sibuk mengintip keluarga yang tengah jadi perbincangan satu kantor itu..


Ella jadi terkenal di kantor ini, di kantor ini diterapkan tidak pakai cadar, itu sebabnya Ella tidak pakai cadar demi pekerjaan barunya, sebelumnya karyawan kantor selalu menghina dan mengerjai Ella dengan sering mondar-mandir ke toilet hingga Ella harus membersihkannya berkali-kali..


sekarang mana ada yang berani sama Ella lagi, Ella memang berpendidikan tapi umur Ella terlalu malas membuatnya bekerja mengandalkan otak lebih suka mengandalkan tenaga..


"udah siap Aunty...!! ". girang Nova


Dylan sibuk menyusun ember-embernya biar tak merusak mata, Kaira kini mengelap lantai bersama Ella..


Pasha sampai tersentuh melihat Kaira dan kedua anak kembarnya, bagaimana bisa Kaira mendidik anak-anaknya menjadi anak luar biasa yang suka menolong orang lain..


"tuan kecil dan nona kecil bekerja tuan muda? ". tanya Ramzi segera mengatup rahangnya yang terbuka


"luar biasa.. mereka sangat kompak". gumam Mars tersenyum menarik


"aku bahkan tidak bisa melakukan pekerjaan itu,


Kaira sangat hebat dan wanita yang luar biasa yang pernah aku kenal hingga anak-anakku bisa mengerjakan pekerjaan itu padahal mereka adalah pewaris MattGroup.. ". gumam Pasha merasa malu dengan dirinya sendiri yang suka semena-mena selama ini..


"bahkan bekerja begitu saja pun mereka terlihat bahagia...! ". gumam Panji menyahut.


"aku sangat mengagumi ibu dari anak-anakku..! ". gumam Pasha tanpa sadar tersenyum ke arah Kaira yang matanya begitu serius mengelap lantai yang basah..


Trio the Xlyver menganga kearah Pasha dan saling pandang mengerti satu hal, tuan muda mereka telah jatuh cinta pada Kaira


"Aku sudah gila..! bagaimana bisa Kaira terlihat begitu sexy saat berkeringat di dahinya itu.. !". batin Pasha menertawakan dirinya sendiri..


Cadar Kaira sampai tercetak karna keringatnya, sungguh terlihat lebih indah dipandang mata Pasha.


.


.


Nae :


Kaira pakai cadar untuk melindungi wajahnya supaya tidak di kenali Pasha bukan karna kuat agama padahal Pasha sudah mengenalnya.


.

__ADS_1


.


__ADS_2