
sementara di mansion gelak tawa nyonya ratu begitu menggema saat Sikembar kocar-kacir mencari chiko supir pribadi mansion ini..
teman-teman arisan Mely juga tertular dengan tawa senang Mely, mereka bahkan ikut gemas dengan kata-kata bocah kecil itu akan mematahkan tulang rusuk seorang tuan muda pasha..
"ayo om.. cepat antar kami ke kantor Daddy cepat om...! ". desak Dylan mendorong tubuh Chiko yang sedang makan roti
Nova juga menarik-narik tangan Chiko begitu tidak sabar..
"iya nona kecil, tuan kecil tapi kunci mobil om ada di meja tadi..! ". jawab Chiko
"Granma..? ". rengek Nova dan Dylan
"iya sayang.. iya.. Granma ambilkan..! ". kekeh Mely dengan cepat berlari ke meja tadi..
para pelayan tersenyum kikuk dengan kelakuan iblis kecil Pasha yang begitu berani memerintah Nyonya mereka malah menghormati chiko yang hanya seorang supir..
Eli sudah pulang sedari tadi karna tida kuat melihat kebahagiaan Mely yang memiliki cucu yang sangat jenius dan pintar..
Mely kembali membawa kunci mobil dan memberikannya ke Chiko,
chiko tentu mengambilnya dengan kedua tangannya tersenyum canggung karna nyonya nya yang mengambilkan kunci
"hei... cucu-cucu granfa ada disini..? ". Matt berjongkok di depan Sikembar..
"maaf Granfa kami sedang sibuk...! ". ucap sikembar dengan kompak lalu mengecup pipi Matt dikiri dan kanan dan melanjutkan aksi tarik-menarik tangan Chiko..
"granma juga mau..! ". rengek Mely
sikembar berlari kembali ke arah Mely dan melakukan hal yang sama lalu berlari lagi menarik mendorong Chiko yang tak sempat memberi hormat pada tuan nya..
"kenapa cucu-cucuku mah..? ". tanya Matt dengan penasaran
Mely tertawa cekikikan sendiri, teman arisan Mely juga tertawa kecil..
"mommy mereka meminta tolong pada sikembar untuk mengalahkan daddy nya ..". jawab Mely menggantung lalu kembali tertawa
"maksudnya..? ". tanya Matt tak mengerti
"Pasha mengurung Kaira di ruangan rapat Pah? mana ada perempuan yang tahan di ruangan rapat yang membosankan itu. ". jelas Mely
Matt akhirnya mengerti dan tertawa. "begitu ya? Son Vs Daddy.. "
.
setibanya di kantor sikembar berlari keluar dari mobil chiko..
"cepat Kak..! ". desak Nova
__ADS_1
Dylan mengangguk, mereka berlari memasuki gedung megah milik daddy mereka dan betapa terkejutnya sikembar melihat semua karyawan tengah menyambut nya bersamaan trio the Xylver (Panji, Ramzi dan Mars)
Panji tak heran lagi dengan wajah kedua anak-anak Pasha, sedangkan Ramzi, Mars dan yang lainnya syok melihat wajah Pasha versi imut itu..
"dimana Mommy Om..? ". tanya Nova dengan kesal ke Panji
"mari tuan kecil.. nona kecil..! ". ajak Panji
Nova dan Dylan berjalan cepat menarik-narik tak sabar tangan Panji hingga beberapa orang yang tersadar dari cengo nya mulai gemas dengan tingkah 2 anak kecil memiliki wajah yang sangat mirip tuan muda mereka.
Ramzi dan Mars mengekori dengan langkah seperti robot, ada beberapa karyawan kantor yang di dalam lift melebarkan matanya melihat wajah sikembar, mereka dengan cepat keluar dari lift tanpa diusir oleh tangan kanan Pasha itu..
satu gedung di perusahaan Matt Group heboh dengan anak kembar yang memiliki wajah yang sama dengan tuan muda mereka, siapa yang akan percaya kalau sikembar bukan anak pasha.? hanya dengan melihat saja mereka sudah tau tanpa dijelaskan.
"Mommy...? ". teriak Dylan dan Nova menggedor-gedor pintu yang tak dijaga
"tuan kecil.. nona kecil bukan disitu ruangan rapatnya..? ". selah Ramzi takut-takut
"terus dimana om..? ". tanya sikembar dengan polos mendekati Ramzi
Ramzi membeku melihat kedua bocah kembar itu yang terlihat seperti bocah kecil pada umumnya, siapa yang akan percaya kedua bocah kembar ini pernah membuat nya masuk rumah sakit..
Mars tersenyum kaku dengan wajah memucat, ia menatap ngeri ke Nova benar-benar iblis kecil versi imut nan menggemaskan..
"ayo tuan kecil.. nona kecil..! ". ajak Panji
Pasha kan memiliki benih luar biasa siapa wanita yang bisa mengandung anak tuan muda mereka apa perempuan yang di gendong oleh Tuan muda mereka tadi? begitulah tanya-tanya para sekretaris memiliki paras yang cantik itu..
Sementara Ella membersihkan toilet dan mendengar gosip-gosip panas itu, Ella sampai meninggalkan pekerjaannya berlari kelantai 20 tempat Kaira dikurung oleh atasan mereka..
"mommy..? ". teriak Nova dan Dylan di depan pintu
semua petinggi Matt Group menoleh keasal suara, syok itulah raut wajah mereka melihat wajah anak-anak Kaira..
"sayang? hajar Daddy kalian! ". tunjuk Kaira ke Pasha berkacak pinggang di meja rapat itu
"daddy...? ". teriak Nova dan Dylan berlari ke Pasha hingga Pasha berlarian mengelilingi meja Rapat saat dikejar oleh anak-anaknya yang hebat itu..
"hajar sayang... mommy sampai kelaparan disini..!". kompor Kaira bertepuk tangan heboh melihat Pasha yang berlari dari kejaran anak-anaknya..
sementara bola mata bawahan pasha hanya mengikuti tuan muda mereka yang tidk seperti tuan muda yang mereka kenal..
"aku akan mematahkan tulang rusuk Daddy jadi 8 !". teriak Nova dengan tangan terkepal diudara hingga begitu lucu
"biar kakak yang patahkan dek, kamu menjambak rambut Daddy aja..! ". titah Dylan
masih sempat-sempatnya mereka berdebat hendak menghajar daddy mereka, Ella di depan pintu menjatuhkan rahangnya melihat hal itu..
__ADS_1
"kepung sayang..! ". titah Kaira
Kaira juga melompat membantu anak-anaknya untuk menghajar Pasha..
Pasha tertawa melihat kedua anaknya dan Ibu dari anak-anaknya tengah berkomplot menargetkannya. cukup lama aksi kejar-kejaran terjadi akhirnya mereka bisa menangkap Pasha..
Nova manjat di punggung kokoh Pasha seperti monyet menggigit dan menjambak rambut daddy kandung mereka, sedangkan Kaira mengunci tangan Pasha supaya tidak bisa melawan dan Dylan meninju-ninju perut sixpack Daddynya..
"beraninya daddy kurung mommy hah..? mau mati ditangan kami iya..? ". bentak Nova dengan kesal menjambak kepala daddynya..
"ini buat daddy.. kami akan membunuh daddy dengan tangan kecil kami..! ". geram Dylan begitu asiknya meninju perut daddynya..
Kaira yang bahagia bisa menghajar pasha tertawa terpikal-pikal di belakang Pasha, ia bukannya marah malah tertawa di tengah-tengah mereka..
yang lainnya hanya mematung dengan mata yang hampir keluar dari tempatnya..
Ella dengan cepat berlari hendak melerai Kaira, dibuat syok lagi mereka dengan Ella yang hanya seorang pekerja rendahan di kantor ini tengah ikut campur masalah boss besar mereka..
"Kaira ku mohon aku masih butuh kerjaan ini..? Nova.. Dylan aunty masih butuh kerjaan bahkan Aunty belum gajian masa udah dipecat sih karna kalian hah..? ". gerutu Ella sifat aslinya keluar
Kaira langsung melepaskan tangan Pasha dan menunduk didepan Ella, sikembar juga menghentikan aksinya juga melakukan hal yang sama seperti mommy mereka menunduk merasa bersalah pada Ella..
"kamu Kaira bagaimana bisa bertindak se ekstrim ini..? kepalaku sudah mau pecah saat kamu ngidam sikembar, sekarang kamu buat aku mau dipecat..? kamu mau aku pergi dari sini iya? ". omel Ella berkacak pinggang
Sementara yang lainnya menganga lebar melihat orang rendahan seperti Ella berani memarahi seorang Nyonya muda Pasha..
Pasha tersenyum tipis..
"apa ngidam Kaira..? "
Kaira dan sikembar kompak melirik tajam Pasha seolah tak boleh ikut campur masalah mereka lalu beralih lagi ke Ella dengan tatapan berbeda. bagaimanapun Ella kalau udah marah
sangat menyeramkan bagi mereka bertiga main ancam pergi dari mereka..
"asal anda tau ngidam tuan Kaira itu main ular kobra saat ngidam sikembar, manjat tebing? ya Allah dan banyak hal gila lagi, beraninya dia ngidam ingin menaiki hewan buas singa betina yang lagi mengandung juga katanya sama sepertinya.. aku sampai gila sendiri mengatasinya..! ". jawab Ella frustasi tanpa sadar di depan banyak orang..
yang lainnya mendengar perkataan Ella jatuh pingsan,,
dan kebanyakan lemas sendiri, trio the Xylver sampai saling berpegangan satu sama lain kalau mereka tidak saling pegangan bisa terbang mereka dengan sekali tiupan angin saja.
.
.
Ella dan Kaira serta Dylan dan Nova hidup bersama jadi kalau Ella mengancam pergi udah pasti Kaira takut.
.
__ADS_1
.