Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia

Cinta Pertamaku Seorang Bos Mafia
TVCX


__ADS_3

Kaira terbangun, ia menoleh kiri-kanan.


"suamiku...?? ". panggil Kaira dengan suara khas bangun tidur sambil celingak-celinguk kebingungan


Kaira mengerjab-ngerjabkan matanya lalu berjalan hati-hati ke lemari pendingin dikamarnya sambil memegang perutnya,


"haus sekali". gerutu Kaira dengan suara seraknya.


"sayang...? "


Kaira terlonjak kaget saat Pasha tiba-tiba memanggilnya, Kaira menoleh ke Pasha yang memakai piyama tidur pink nya tapi dilapis jas panjang warna maron terlihat manis di pandang Kaira


Kaira menutup lemari pendinginnya dan mendekati Pasha


"kamu dari mana suamiku.? ". tanya Kaira dengan manja memeluk Pasha sebisanya


Pasha mencium kening Kaira, "aku dari ruang kerja sayang...! "


Kaira mengangguk percaya,


"untung aja aku sempat ganti baju tadi..! kalau aku pakai piyama tidur keluar mansion bisa jatuh harga diri ku sebagai pemilik MattGroup yang diketahui benci warna merah muda". batin Pasha dengan lega


"kenapa menghela nafas..? ". tanya Kaira heran


Pasha tersenyum sambil menggeleng-geleng kepalanya.


"kamu tampan sekali suamiku.. kita wik.. wik yuk.. ". ajak Kaira dengan senyum manisnya


Pasha mengerutkan keningnya tapi bibirnya melengkung sempurna


"kamu nggak lelah sayang? ". goda Pasha


Kaira menggeleng-geleng cepat kepalanya


"siapa suruh kamu menggodaku...! "


Pasha tergelak keras mendengar perkataan santai Kaira,


"kamu benar-benar pandai membuatku tergila-gila padamu sayang...! ". seru Pasha mencubit kedua pipi Kaira


Kaira tak menjawab hanya tangannya yang sibuk bermain di perut sixpack suaminya.


.


.


Kaira memaksa suaminya ikut nonton TV padahal Pasha mengantuk, beginilah nasib Pasha kalau sudah habis bermesraan dengan Kaira pasti dipaksa tak boleh tidur.


"waah... Poppy dan Bastian sepertinya sudah saling mencintai". girang Kaira melihat siaran berita


Pasha menonton TV tapi matanya menyipit menekan rasa kantuknya.


"akhirnya sainganku udah nggak ada..! ".gumam Pasha


Kaira terkikik geli,


"kenapa kamu masih cemburu dengan dia.. ? kan dia sudah menikah dengan Poppy".


Kaira merangkul erat lengan Pasha, matanya terbuka lebar menonton siaran berita,


"suamiku mereka manis sekali.. lihatlah cara Bastian mengusap bahu Poppy..! ". Kaira dengan heboh menunjuk TV


Pasha menjatuhkan rahangnya..

__ADS_1


"kamu baper dengan perhatian bocah ingusan itu? aku bahkan lebih mesra padamu sayang..! kita adalah pasangan terfavorit di negara ini dan perlu kamu ingat.! semua perempuan di negeri ini iri padamu Nyonya Melviano ! "


Pasha tiba-tiba jengkel dengan pujian istrinya itu, bagaimana bisa istrinya memuji cara biasa Bastian memperlakukan poppy tidak sepertinya yang begitu luar biasa memperlakukan Kaira


Kaira tersenyum semanis madu hingga Pasha tak lagi bisa marah,


"ngantuk mu hilang kan? "


Pasha mendengus sebal, "rupanya kamu sengaja membuatku marah ya? "


Kaira terkikik lucu lalu menghadiahkan sebuah ciuman di pipi Pasha.


"maafkan aku suamiku..! karna aku kamu nggak bisa tidur nyenyak". ucap Kaira dengan nada merasa bersalah


Pasha tersenyum lembut lalu mengecup kening Kaira,


"aku mengerti sayang! kata dokter Haura kamu akan sulit tidur nyenyak di trisemester ketiga".


Kaira tersenyum manja dan kembali menonton TV.


"kenapa hanya Bastian aja di berita itu..? ". kesal Pasha


Kaira tertawa


"aku juga nggak tau kenapa di TV cuma mereka berdua..! "


Pasha yang frustasi segera mengeluarkan ponselnya, Kaira dibuat bingung apa yang dilakukan suaminya ditengah malam dengan ponselnya.


mata Kaira membelalak sempurna mendengar Pasha memarahi direktur siaran TVCX pasha menyebut nama pemilik berita siaran TV itu kini.


"Astagah...! ". Kaira memijit pelipisnya yang terasa berdenyut


"maafkan saya tuan muda..! saya fikir anda akan keberatan jika kami menyiarkan berita tuan muda dengan nyonya muda..! ". bela sang direktur dengan suara serak seperti baru bangun tidur


"baik tuan muda, saya akan melakukannya dengan baik ". jawab direktur TVCX dengan semangat membara


"ingat beritanya sampai pagi.. jangan ada iklan! istriku nggak bisa tidur". peringatan Pasha lagi


"baik tuan muda". jawab direktur TVCX dengan semangat '45


menyiarkan berita seorang Pasha Melviano adalah suatu kehormatan baginya, selama ini tak ada yang berani menyiarkan berita Pasha dan Kaira karna tidak mau di tuntut oleh Pasha, tapi diberi perintah begitu tengah malam begini tentu saja suatu berkah baginya.


Pasha mematikan panggilannya secara sepihak Pasha beralih ke Kaira


"sebentar lagi akan ada berita kita sayang..! sabar ya...? ". kata lembut Pasha mengelus kepala Kaira


Kaira tersenyum masam, ia lupa siapa suaminya yang bisa menutup sebuah perusahaan besar dalam hitungan menit.


"suamiku bukan manusia biasa..! kenapa dia bisa cemburu sama suami orang? apa dia fikir aku akan jadi pelakor? ". gerutu Kaira dalam hati


akhirnya berita Pasha dan Kaira muncul di siaran TVCX.


Pasha langsung merangkul mesra tubuh Kaira menghadap TV.


"bagaimana sayang..? ". tanya Pasha dengan bangga


Kaira tersenyum kikuk, "kamu sangat tampan..! "


Pasha menepuk-nepuk dadanya dengan bangga, mata Kaira melihat seksama betapa mesranya Pasha padanya di siaran berita di TV itu, kalau dilihat sekarang, Bahkan saat itu Kaira tak menyadari betapa manisnya Pasha padanya.


"apa Pasha memang selalu begitu padaku? pantas l saja semua wanita sangat iri denganku.. ternyata begitu cara Pasha memperlakukanku selama ini... aku sama sekali nggak sadar..! ". batin Kaira


Pasha yang tadinya bersemangat tiba-tiba ambruk di bahu Kaira, Kaira melirik suaminya dan tersenyum lembut.

__ADS_1


"baiklah suamiku..! aku akan membiarkanmu tidur saat ini.. semoga mimpi indah suamiku..! ". bisik Kaira mencium sayang kening Pasha


Kaira kembali menonton berita dan terus saja tersenyum saat berita tentangnya dan Pasha tak ada jeda iklannya sama sekali, rasanya ada hiburan tersendiri baginya.


.


"sayang...? maafkan aku yang ketiduran sayang..! ". panik pasha


Kaira terkekeh,


pasha mengerjab-ngerjabkan matanya dan mengucek-ngucek matanya.


"karna berita itu kamu selamat suamiku. terimakasih berkat permintaanmu tadi malam aku sangat senang walau nonton sendiri.. kamu harus memberi TVCX hadiah yang setimpal.. mereka membuat berita kita seperti film panjang,, aku sangat suka..! "


Pasha akhirnya mengerti dan tersenyum bangga dengan perlakuannya tadi malam.


"sana tidurlah lagi suamiku..! lehermu pasti sakit karna tidurnya nggak normal dari tengah malam". kaira memegang leher Pasha


Pasha meringis


"aah..maaf suamiku..! ayo aku antar ke ranjang !". ajak Kaira merasa bersalah


Pasha sangat bahagia diperlakukan begitu oleh Kaira padahal lehernya terasa mau patah.


"apa perlu aku panggil dokter suamiku..? ". tanya Kaira khawatir


Pasha menggeleng-geleng kepalanya.


"aku luruskan sebentar kepalaku pasti udah baik-baik aja.. bagaimana denganmu sayang? apa matamu benar-benar nggak ngantuk? "


"mataku sama sekali nggak ngantuk". jawab Kaira dengan matanya yang besar tak merasa mengantuk sama sekali


Pasha mengusap-ngusap perut Kaira, Kaira tertawa terbahak-bahak saat Pasha mengomeli anak dalam kandungannya.


"kalau mau dekat lahiran emang nggak bisa tidur suamiku..! sepertinya harinya sudah dekat". kata Kaira mengelus perutnya yang terasa turun


"tapi nggak ada tanda-tandanya sayang? ". tanya Pasha


Kaira menggeleng..


"sepertinya anak-anakku sekarang sama seperti Nova dan Dylan saat itu nggak membuatku kesakitan waktu mau lahiran tapi normalnya emang nggak bisa tidur aja".


Pasha mengangguk percaya, "maafkan aku sayang..! "


"jangan bicara begitu suamiku! dengan adanya kamu disini aku udah bahagia.. !". Kaira mengelus rahang Pasha


Pasha mengecup sayang punggung tangan Kaira.


"kemana kalungmu sayang? "


"aku simpan di kotak perhiasanku". jawab Kaira


"kenapa nggak dipakai? " tanya Pasha


"aku takut kalung cintamu hilang" jawab Kaira cepat


"jangan sampai hilang ya..? ". pasrah Pasha tak mungkin memaksa Kaira memasang kalungnya yang ada kaira curiga padanya


kaira mengangguk sebagai jawaban.


.


.

__ADS_1


__ADS_2