
Pasha menggendong Nova yang sangat manja itu, berbeda dengan Dylan yang hanya di elus aja kepalanya sudah senang, harga diri Dylan terlalu tinggi di gendong ditempat yang ramai apalagi disekolahnya.
Pasha mengelus kepala Dylan "Halo boy...! "
Dylan tersenyum saja..
"ayo kita masuk son.. daddy akan bawa kalian kesuatu tempat..! " ajak Pasha dengan semangat
Dylan mengangguk lalu menggandeng tangan mommynya berjalan terlebih dahulu ke mobil daddynya, Pasha mengekori mereka sambil berceloteh dengan putri kecilnya yang sangat bawel..
didalam mobil..
"kenapa kakakmu makin dingin aja sayang..? " tanya Kaira heran melihat putranya yang tak banyak bicara itu..
"ooh.. kakak cuma malas aja mommy.. biasalah mommy..! suaranya sangat emas. " edek Nova
"Dylan nggak apa mommy..! cuma dylan merasa udah besar aja.. " jawab dylan mengelus pipi Kaira
Kaira mencium tangan kecil sosok malaikat nya itu
"apa kalian banyak teman sayang...? " tanya Kaira
"ini karna ulah Daddy..! " sungut Nova langsung memanyunkan bibirnya
"kenapa daddy sayang..? " tanya Pasha tak mengerti dengan wajah polosnya seperti tak bersalah sama sekali..
"kenapa sayang..? mommy akan menghukum daddymu.. " tanya Kaira dengan manis tapi melirik tajam suaminya..
Pasha menggeleng-geleng kepalanya
"tidak ada yang mau berteman dengan nova mommy daddy...! " jawab Nova dengan kesal
"hah..?" cengo Pasha
Kaira mengerjab-ngerjabkan matanya tanda tak faham..
Dylan hanya melipat kedua tangannya tanpa berniat ikut campur pembicaraan mereka, entah kenapa Dylan nggak peduli siapa yang mau berteman dengannya.. toh dia hanya butuh adiknya aman, mencari teman yang jujur dan tulus sangat sulit.
"mereka terlalu menghormati Nova seperti anak putri Raja aja, kalau Nova bergabung dengan anak perempuan mereka menunduk hormat lalu membubarkan diri dengan wajah pucat.. terus sama kayak yang pria Nova jadi pengen meninju mereka semua ..." adu Nova dengan raut wajah menggemaskannya..
Pasha tersenyum lalu mengusap kepala Nova yang duduk disampingnya sementara Dylan dan Kaira di belakang nya..
"ancam aja mereka sayang..! " saran Pasha
"apa yang kamu ajarkan padanya..!! " bentak Kaira
Pasha tersenyum kikuk ke istri galaknya itu..
Nova tertawa cekikikan padahal tadi dia sedang ngambek..
"sayang..! mommy percaya kamu akan menemukan teman yang baik, hanya saja buktikan pada mereka kalau kamu anak yang baik tidak seperti yang mereka takutkan..! " tutur lembut Kaira
"kalau mereka nggak tulus mommy..? " tanya Nova penasaran
__ADS_1
"kamu tinju aja sayang..! " selah Pasha
Kaira memukul kuat dada bidang Pasha hingga si empunya meringis dengan senyum tak berdosanya
"kenapa kamu hanya mengajarkan hal buruk pada anakmu hah..? " desis Kaira dengan pelototan tajamnya dibalas cengir tampan Pasha.
Kaira kembali beralih ke putri kecilnya..
"kalau mereka tidak tulus buktikan saja ketulusanmu sayang...! beri saran yang baik dan kamu selalu ada untuknya dan mommy yakin mereka akan membalas hal yang sama.. "
"mencari yang tulus sangat sulit mommy..! " sambar dylan yang sedari tadi diam
"mommy percaya kalian bukan anak yang mau di bodohi sekalipun mereka artis cilik tapi anak-anak mommy sangat pintar pasti bisa membedakan mana yang baik dan yang jahat ? iya kan? "
Nova tersenyum manis dan mengangguk-ngangguk setuju, Dylan tersenyum tulus lalu mengecup punggung tangan Kaira seperti kebiasaan daddynya
"hei.. son.. itu hal yang daddy lakukan? kamu CoPas ya..? " (Copy Paste \=Meniru ) tanya Pasha dari kaca mobilnya
Dylan hanya tersenyum tipis tanpa peduli omelan daddynya yang tengah cemburu padanya
"kamu sih..! suka melakukannya di depan anak-anak.. kamu kan tau sendiri anak-anakmu jenius, lain kali kalau kamu lakukan hal yang lebih Dylan akan menirunya " Kaira malah mengomeli Pasha balik..
Pasha membayangkannya bergidik ngeri
"itu apa mommy...? " tanya Nova menunjuk plastik yang ada di depan mobil Pasha
"kue kesukaanmu sayang..! " Pasha mengambilnya dan memberikannya ke Nova
betapa senangnya Nova ia langsung menyambar kue coklatnya, Dylan tampak menginginkannya lalu menengadahkan tangannya ke Nova..
Nova mengambil 2 lagi tapi mulutnya begitu penuh lalu memberikan plastiknya ke Dylan, barulah Dylan kehilangan sikap arogannya, kini hanya seperti bocah 7 tahun yang sedang makan kue
Kaira mengelus kepala Dylan yang sibuk memakan kue buatannya, Pasha terkekeh melihat anak-anaknya yang suka makan kue buatan Kaira padahal dirinya juga begitu..
"daddy mau 1 ?" Pasha menegadahkan tangannya ke Dylan, lucunya Dylan malah memberikan sebelah kue yang sudah di gigitnya hingga Kaira tertawa terpikal-pikal..
Dylan malah tak peduli, Pasha tersenyum masam tapi memakannya juga
setibanya di Restaurant yang baru buka Kaira menyuruh anak-anaknya mencuci tangan di Wastafel terdekatnya
Pasha seperti bodyguard menjaga ketiga orang penting dalam hidupnya
"udah...! ayo kita masuk.. " ajak Kaira
Kaira menggandeng kedua tangan malaikat kecilnya, Pasha menggenggam tangan kecil Nova..
"NoLan Food...? " gumam Kaira keheranan
Pasha tersenyum..
"ini Restaurant yang akan kamu kelola sayang atas nama anak-anak kita..! "
Kaira melebarkan matanya "apa...? kok bisa..? "
__ADS_1
"kita bicara di dalam ya..? " bujuk Pasha
mereka berempat jalan memasuki NoLan Food,
Kaira dan yang lainnya di sambut hangat oleh semua pelayan Restaurant beserta manager yang di percaya oleh Mars untuk Nyonya muda nya..
sikembar berlarian melihat Akuarium raksasa yang isinya banyak ikan-ikan cantik..
"kalian juga suka ikan hias sayang.? " tanya Pasha baru tau apa yang disukai anak-anaknya
"kami sangat suka daddy..! " jawab keduanya serentak tapi mata mereka fokus ke arah ikan-ikan hias itu..
"sudah aku bilang Pasha..! mereka duplikatmu.. " gerutu Kaira
Pasha tersenyum langsung memeluk Kaira jadinya hingga muka Kaira memerah malu di lihat para pelayannya
"Pasha lepas...! " desak Kaira
"maaf sayang..! aku lupa situasi.. " cengir Pasha
Kaira memutar bola matanya dengan malas mendengar alasan Pasha
"kenalkan pak Bimo ini istri ku AsKaira yang akan menjadi atasan kalian.. " Pasha beralih ke Manager restaurantnya
"selamat datang Nyonya Muda..! " ucap semuanya serentak..
Kaira tersenyum manis, ia memang pernah ingin punya restaurant sendiri semenjak anak-anaknya tak mengizinkannya bekerja, Kaira lebih senang di dapur memasak ini dan itu untuk keluarga sederhana nya
"terimakasih atas sambutan kalian semua.. " ucap Kaira dengan sopan pula
"Restaurant Nolan Food ini belum di buka sayang karna belum ada menu makanannya.. kamu harus memantau mereka apa saja yang harus di masak..! ini mereka ber7 Koki baru mu yang banyak prestasinya ". kata Pasha
Kaira menyapa ramah mereka dan mohon bantuan kerja samanya
Pasha tersenyum mengelus kepala Kaira, ia bukan orang bodoh yang tak mengerti Kaira sangat suka hadiahnya
"daddy...! mommy..? boleh kami melihat sekeliling..? ". tanya Nova dengan mata berbinar semangat
"hati-hati sayang..! tapi dalam waktu 10 menit kalian harus kembali dan datang ke ruangan VVIP kelas 1 Ok..? daddy tidak mau kalian kelaparan "
"Ok Daddy..! " jawab Nova semangat
"jaga adikmu sayang..! " teriak Kaira
"siap mommy..! " jawab Dylan
Pasha tersenyum ke arah Dylan dibalas acungan jempol Dylan hal itu membuat pasha tergelak, bagaimana bisa ia memiliki putra yang sangat pintar seperti Dylan..
.
.
.
__ADS_1