Harimau Aulia

Harimau Aulia
mimpi panjang


__ADS_3

''Dimana ke beradaan mereka sekarang kek?'' tanya Aulia.


''Kalau soal ke beradaan mereka kakek tidak tahu, tapi kakek pernah dengar kalau mereka tinggal di dalam hutan rimba sana. Tapi tidak ada seorang pun yang bisa masuk ke hutan tersebut, hanya saja..


''Hanyan saja apa kek?'' tanya Aulia.


Pak Rahman kembali menatap istrinya.


''Tolong ceritakan semuanya sama Aulia kek,'' ujar Aulia yang masih penasaran dengan kelanjutan cerita itu.


''Jika ada orang yang bisa masuk ke hutan itu dengan selamat maka yang bisa hanyalah keturunannya saja,'' ujar Pak Rahman.


Aulia hanya menganggukkan kepalanya bahwa dia mengerti dengan cerita itu.


''Jika mereka benar-benar ada, kenapa mereka tidak datang untuk menjaga desa ini dari bangsa Harimau kuning?'' tanya Aulia menatap kakek dan neneknya bersamaan.


''Kalau soal itu kakek tidak mengetahuinya, kenapa kamu sangat ingin tahu dengan cerita ini?'' tanya Pak Rahman.


''Hanya ingin tahu saja kek,'' sahut Aulia, ''ya sudah kek, nek, Aulia mau ke kamar dulu,'' ujar Aulia sambil berjalan menuju kamarnya. Di kamar pun Aulia masih memikirkan cerita kakeknya itu, bahwa Harimau putih itu ada. Dia begitu penasaran ingin mengunjungi hutan tersebut, tapi Aulia juga tahu bahwa kakek dan neneknya, tidak mungkin akan mengizinkan kalau dia pergi ke sana.

__ADS_1


Malam itu Aulia bermimpi tersesat di dalam hutan, dalam mimpinya itu Aulia sangat ketakutan.


''Tolong-tolong apakah ada orang di sini siapa pun tolong aku,'' teriak Aulia dalam mimpinya Aulia terus berjalan mencari jalan keluar dari hutan itu. Dia terus berjalan sehingga dia sudah terlalu jauh masuk kedalam hutan, keringatnya terus bercucuran di wajahnya. Tiba-tiba Aulia di datangi segerombolan Harimau belang kuning Aulia tidak tahu harus lari kemana.


''Siapa kalian pergi jangan mengganggu saya,'' ucap Aulia kepada harimau-harimau itu.


''Kamulah orang yang kami cari selama ini,'' sahut harimau itu bicara.


''Siapa kalian kenapa? kalian bisa bicara?'' tanya Aulia semakin ketakutan.


''Iya bahkan kami juga bisa menjadi manusia seperti kamu,'' sahut harimau itu.


Aulia pun berlari semakin kencang harimau pun terus mengejar dari belakang, mereka mengaum begitu keras dan terus mengejar Aulia.


''Pergilah dari sini cucuku tempat ini tidak aman untuk mu,'' ujar suara tanpa wujud itu.


''Siapa di sana perlihatkan wujud mu jangan menakuti saya,'' sahut Aulia tapi suara itu tidak lagi terdengar olehnya.


pertarungan pun selesai, harimau putih mendekati Aulia, Aulia yang masih lelah karena berlari dengan napas yang masih naik turun malah di hadapai oleh harimau lainnya.

__ADS_1


''Ya Allah tolong hamba dari mahluk-mahluk ini,'' batin Aulia.


''Jangan takut kami tidak akan menyakiti mu, tutuplah mata mu wahai anak muda kami akan mengantar mu pulang,'' ujar harimau itu. Tanpa pikir panjang Aulia segera menutup matanya. Tidak lama Aulia pun terjaga dari mimpi panjangnya itu, dia mengusap wajahnya dengan kasar yang penuh dengan keringat.


''Ya Allah mimpi apakah ini?'' batin Aulia dia menoleh ke arah jam yang ada di kamarnya saat itu, jam menunjuk pukul 2.00 malam Aulia keluar dari kamarnya menuju sumur yang berada diluar rumahnya. Dia ingin mengambil air wudhu untuk melasanakan salat tahajud saat dia kembali ke rumah dia melihat seseorang berbaju serba putih sedang menatapnya dengan tersenyum Aulia melihat sosoknya, dia merasa takut karena waktu itu masih di tengah malam.


''Siapa di sana?'' tanya Aulia tetapi orang itu hanya diam saja, tidak lama orang berbaju putih itupun menghilang, Aulia bergegas masuk ke dalam rumahnya dia langsung menutup pintu dan menguncinya, setelah masuk ke kamar dia melaksanakan salat tahajudnya tidak lama setelah selesai salat dia mendengar lagi seseorang memanggil namanya.


''Aulia-Aulia,'' suara itu memanggil dirinya.


Aulia pun menoleh kiri dan kanan tidak ada orang sama sekali di sana. Dia juga melihat di sudut-sudut ruang kamar karena merasa takut Aulia pun berzikir agar dia tidak lagi mendengar suara itu.


.


.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS, HANYA CERITA FIKSI


__ADS_2