Harimau Aulia

Harimau Aulia
wilayah hutan mati


__ADS_3

Setelah mengucapkan amarahnya kepada Aulia dan teman-teman Aulia, Aidan dan Gavar dan semua temannya pergi meninggalkan hutan tersebut.


DI DESA INDAH


Ayah Bara termenung di rumahnya sebab dua hari Bara tidak berada di rumah, Pak Sury sudah mencari ke mana-mana bahkan dia mencari Bara di rumah Aulia. Namun, Aulia juga tidak berada di rumahnya.


Begitu juga di desa sebrang orang tua Gahni mencari Gahni yang belum juga di temukan ke beradaannya, ke dua orang tua Gahni menangis kepada warga sebrang memohon untuk membantu pencarian Gahni. Tetapi, lagi-lagi warga itu tidak mengetahui keberadaan Gahni saat ini, kepala desa sebrang juga sudah memperintahkan warga lainnya untuk mencari keberadaan Gahni tapi hasilnya tetap nihil.


''Pak kades ke mana lagi kita harus mencari keberadaan Gahni?'' tanya seorang warga setempat.


Pak kades tidak tahu harus mencari Gahni ke mana lagi, pak kades sudah menyuruh warganya mencari Gahni ke hutan dan juga di sungai bahkan ke desa-desa lainnya bahkan satupun tidak ada yang tahu.


''Pak, bagaimana kalau kita kasih tahu pak Musim tentang kejadian ini, mungkin beliau bisa mencari tahu keberadaan Gahni saat ini,'' ucap seorang warga.


''Benar pak, mungkin pak Musim tahu dia kan seorang paranormal di desa kita ini,'' sahut yang lainnya.


''Iya juga ya, kenapa kita bisa melupakan pak Musim,'' ucap warga.


''Baik kalau seperti itu, kita pergi ke rumah pak Musim nanti malam, sekarang kita bubar dahulu,'' ucap pak kades sebrang.

__ADS_1


Semua orang pulang ke rumah mereka masing-masing termasuk orang tua Gahni.


DI RUMAH BARA


kedatangan ustadz Karim untuk menemani pak Sury karena dia sendirian di rumahnya sebab Bara sendiri belum tahu keberadaannya entah dimana.


''Pak ke mana lagi saya harus mencari Bara, pak?'' tanya pak Sury.


''Entahlah pak saya sendiri juga tidak tahu, saya juga ada dengar warga sebrang juga ada yang menghilang sama seperti Bara saat ini tidak tahu dimana,'' ucap ustadz Karim.


Pak Sury menarik napas panjang, dia sudah kehilangan sang istri dan sekarang Bara tidak tahu dimana.


''Pak apa tidak sebaiknya kita tanya sama orang pintar,'' ucap pak Sury.


''Baik pak terimakasih sudah berkunjung ke rumah saya,'' ucap pak Sury.


Pak Sury berjalan menuju kamar Bara dia membuka pintu kamar itu dan duduk di tepi ranjang tersebut.


''Bara kau ke mana nak? kenapa saat kau pergi tidak memberitahu ayah lebih dulu,'' ucap pak Sury, pak Sury pun segera pergi dari kamar Bara dan menuju kamarnya.

__ADS_1


HUTAN MATI


Akhirnya, Aulia dan Bara dan juga murid-murid lain sampai di wilayah hutan mati tempat para siluman macan kumbang, di sana Aulia bertemu dengan bangsa macan kumbang yang sedang berjaga-jaga di wilayah tersebut.


''Siapa kalian? dari mana asal kalian? apa kalian tidak tahu ini adalah wilayah hutan mati, tidak sembarangan manusia yang bisa memasuki wilayah ini!'' ucap salah satu macan kumbang yang berwajah ganas.


''Panggilkan Elgar untuk saya, beritahu dia bahwa saya ingin bertamu di wilayahnya,'' ucap Aulia penuh dengan sopan santun.


''Cepat panggilkan tuan Anda kemari, jangan buat kami menunggu,'' ucap Bara.


''Sombong sekali kau ini!'' jawab macan kumbang.


''Sekali lagi saya katakan, suruh Elgar keluar untuk menghadapi saya, atau saya yang akan memaksanya keluar!'' ucap Aulia.


''Berani sekali kau berucap seperti itu kepada tuan kami, habisi meraka!'' perintah macan kumbang kapada teman-temannya.


.


.

__ADS_1


.


BERSAMBUNG


__ADS_2