
''Kenapa kalian berdua bisa disini? dari mana kalian tahu kalau kami ada disini?'' tanya Kenzo.
''Kami melihat tadi malam kalian keluar dari rumah tempat kalian tinggal,'' sahut Bara.
''Kenapa kalian berkeliaran di malam hari?'' tanya Sadam.
''Seharusnya yang bertanya itu kami bukan kalian ngapain kalian keluar di malam hari bukannya kami sudah memberitahu jangan keluar malam di desa ini!,'' ujar Bara.
''Sebaiknya kalian pulang,'' ujar Aulia.
''Kami tidak akan pulang sebelum kami menemukan tanaman itu kami sangat membutuhkannya,'' ujar Kenzo.
Mereka benar-benar keras kepala mereka tidak mendengarkan apa yang di katakan oleh Aulia dan Bara, mereka tetap ingin pergi ke hutan itu.
''Kalian tahukan di hutan ini banyak binatang buas apa kalian tidak takut?'' tanya Bara.
''Tidak, kami tidak takut, sebaiknya kalian pergi saja dari sini!,'' ujar Kenzo.
Kenzo dan Sadam pun kembali berjalan menyusuri hutan tersebut, bahkan mereka tidak tahu jalan menuju hutan sungai banyak itu. Tapi karena mereka keras kepala mereka tetap pergi mencarinya.
''Apa? kita pergi saja?'' tanya Bara.
''Gak, kita gak bisa meninggalkan mereka di hutan ini takutnya para siluman akan mengganggu mereka,'' sahut Aulia.
Aulia dan Bara pun mengikuti mereka dari belakang. Hari juga sudah mulai subuh matahari pagi mulai menerangi hutan itu.
__ADS_1
''Kenapa? kenapa kalian masih mengikuti kami?,'' tanya Kenzo.
''Udahlah Kenzo baguslah kalau mereka ada disini setidaknya kita mempunyai teman,'' sahut Sadam.
''Dengarkan apa yang di katakan sama temen kamu itu,'' ujar Bara.
''Oh iya, selama kalian berjalan di hutan ini apa kalian sudah bertemu dengan binatang buas?'' tanya Bara.
Kenzo dan Sadam hanya diam saja, tidak lama mereka pun menjawab pertanyaan dari Bara.
''Iya tadi malam kami sempat melihat seekor harimau sedang memakan binatang lain tapi gue gak tahu binatang apa yang dia makan,'' ujar Kenzo.
Bara dan Aulia saling tatap satu sama lain.
''Apa?, apa harimau itu melihat kalian?'' tanya Bara.
Kenzo dan Sadam merasa ke lelahan karena sudah begitu jauh berjalan di tengah hutan tersebut, tapi Bara dan Aulia tidak merasa lelah.
''Hai! istirahatlah sebentar, gue capek banget nih apa? kalian berdua gak merasa capek atau lelah gitu?'' tanya Sadam sambil duduk di bawah pohon besar.
Aulia dan Bara menganggukkan kepalanya mereka pun ikut duduk di bawah pohon besar itu.
''Aulia lo tahukan dimana letaknya hutan sungai banyak itu berada?'' tanya Kenzo.
Aulia menganggukkan kepalanya.
__ADS_1
''Gue jadi gak sabar sampai ke hutan itu, mudah-mudahan apa yang kita cari ada,'' ujar Sadam.
...DI DESA INDAH...
Kaila dan Naura mencari Kenzo dan Sadam yang dari tadi malam gak ada di rumah. Mereka begitu paniknya mencari Kenzo dan Sadam.
''Pergi kemana mereka?'' tanya Kaila.
''Gak tahu, apa? jangan-jangan mereka pergi ke hutan itu,'' ujar Naura.
''Mereka benar-benar keras kepala, di bilangin jangan pergi masih saja pergi, ayo Naura kita tanya sama neneknya Aulia mungkin saja Aulia tahu dimana mereka,'' ujar Kaila.
Naura menganggukkan kepalanya. Mereka segera pergi ke rumah Aulia, saat mereka sampai ke sana rumah itu kosong.
''Sepertinya Aulia sama neneknya udah pergi,'' ujar Naura.
''Kemana ya kira-kira mereka pergi,'' sahut Kaila sambil melihat-lihat ke dalam rumah Aulia.
.
.
.
.
__ADS_1
. ...BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA SEBUAH CERITA FIKSI