Harimau Aulia

Harimau Aulia
Hutan sungai banyak


__ADS_3

Orang kota itu sedang duduk di rumah tempat mereka tinggal mereka sedang membicarakan tentang tanaman langka itu bagaimana cara mereka mendapatkan tanaman tersebut.


''Sebaiknya kita jangan kesana keberadaan tanaman ini sangat jauh, kalau pun ada kita sangat beruntung mendapatkannya, tapi kalau ternyata tanaman ini tidak ada kita bisa mati di hutan itu,'' ujar Naura.


''Kalau lo gak mau ikut, gak usah ikut biar kita saja yang pergi mencarinya,'' sahut Kenzo.


''Lo kenapa ngomong kegitu sih?'' tanya Kaila.


''Bayangin kalau kita mendapatkan tanaman ini, kita bisa kaya dan lo tahu gak tanaman ini bisa kita jadikan kosmetik ataupun parfum yang wanginya juga sangat langka,'' ujar Sadam.


Kenzo melihat Sadam meraka tersenyum dan saling tos 🤚, Naura tidak mempedulikan teman laki-lakinya itu dia berdiri dari duduknya dan berjalan menuju kamar Kaila pun mengikuti Naura.


''Lo kenapa?'' tanya Kaila duduk di samping Naura di atas tempat tidur.


''Kamu tahukan tempat itu sangat berbahya apa lagi itu di hutan yang belum pernah kita datangi,'' ujar Naura.


''Bagaimana kalau kita tanya sama Aulia dia pasti tahu dan dia juga banyak tahu tentang hutan,'' sahut Kaila.


Naura menganggukkan kepalanya, mereka pun kembali keluar dari kamar.


''Mau kemana kalian?'' tanya Kenzo.


''Ketemu Aulia mau tanya tentang tanaman itu,'' sahut Kaila.


''Kita ikut dong,'' ujar Sadam.

__ADS_1


Mereka pun pergi ke rumah Bu Lilis untuk menemui Aulia. Mereka melihat Bu Lilis sedang membersihkan halaman rumahnya.


''Itu neneknya Aulia ayo kita kesana,'' ujar Naura, '' assalamualaikum nek,'' ucap Naura.


''Waalaikumsalam, Naura ada apa ini kalian datang?'' tanya Bu Lilis sambil tersenyum.


''Kita mau ketemu dengan Aulia nek, apa dia ada di rumah?'' tanya Naura.


''Ada, ayo silahkan masuk dahulu biar nenek panggilkan Aulianya,'' ujar Bu Lilis.


Mereka anak kota itupun masuk kedalam rumah Bu Lilis mereka melihat sekeliling rumah keliatan begitu nyaman di dalamnya bersih dan juga rapi.


''Rumah ini keren banget kan, gue jadi nyaman banget,'' ujar Kaila.


''Iya nek,'' Sahut Naura.


Bu Lilis pun berjalan menuju kamar Aulia untuk memanggilnya. '' Aulia keluar sebentar ada yang cari kamu.''


''Siapa nek,'' sahut Aulia dari dalam kamarnya.


''Naura sama teman-temannya,'' ujar Bu Lilis.


''Naura, mau ngapain mereka kesini,'' batin Aulia, ''iya nek, Aulia akan temui mereka,'' ujar Aulia.


Aulia pun keluar dari kamarnya berjalan menuju mereka yang berada di ruang tamu.

__ADS_1


''Ada apa kalian mau ketemu dengan saya?'' tanya Aulia dengan sikap yang begitu dingin.


''Kita mau bertanya sama kamu, tentang tanaman ini,'' ujar Kaila memperlihatkan gambar tanaman itu kepada Aulia.


''Menurut kamu gimana, apa tanaman ini benar-benar ada?'' tanya Kaila.


Aulia melihat gambar bunga yang indah itu dengan tujuh warna yang berbeda di sekitar kelopak bunga itu.


''Tanaman ini sangat langka, saya pernah melihatnya sekali itupun kejadiannya sudah sangat lama,'' ujar Aulia.


''Benarkah dimana lo melihatnya?'' tanya Kaila begitu antusias bahagia dengan jawaban Aulia bawah dia pernah melihat bunga itu.


''Di sebuah hutan yang bernama sungai banyak, hutan itu cukup berbahaya disana banyak binatang buas seperti harimau dan yang lain-lainnya,'' ujar Aulia memastikan mereka tidak akan pergi kesana.


''Aku sudah bilang kita jangan pergi kesana tempat itu akan berbahaya buat kita,'' sahut Naura.


.


.


.


. ... BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA CERITA FIKSI

__ADS_1


__ADS_2