Harimau Aulia

Harimau Aulia
Ancaman ratu ular


__ADS_3

''Pak apa yang terjadi di sungai itu pak? kenapa bapak diam saja seperti ini?'' tanya istrinya.


.DI LAIN TEMPAT.


Aulia duduk bersila di lantai kamarnya dia mulai berkonsentrasi Aulia dan Bara saling bicara dengan batin masing-masing.


''Apa yang harus kita lakukan sekarang. Siluman ular itu sudah mendapatkan mangsanya, sekarang ular itu sudah menguasai desa seberang,'' ucap Bara.


''Malam ini juga kita kesana jangan sampai siluman ular itu menguasai sungai tersebut lebih lama lagi, dan mencari mangsa lagi,'' sahut Aulia.


Aulia dan Bara segera pergi ke desa seberang mereka menuju sungai tersebut.


.DI LAIN TEMPAT.


Berapa warga pergi ke rumah ustadz Karim untuk meminta bantuan mencari korban hanyut. Padahal dua warga tersebut sudah di telan oleh ular besar itu, tapi mereka ingin memastikannya sekali lagi.


.RUMAH USTADZ KARIM.


''Assalamualaikum ustadz,'' ucap para warga sambil mengetuk pintu rumah tersebut.


Tidak lama ustadz Karim membuak pintu rumahnya.


''Waalaikumsalam, bapak-bapak ada apa? kenapa kalian datang beramai-ramai?'' tanya ustadz Karim bingung.

__ADS_1


''Kami ingin minta bantuan pak ustadz Karim untuk mencari warga kami yang hilang di sungai,'' ujar salah satu warga.


''innalillahiwainnailaihirojiun. Kapan kejadiannya?'' tanya ustadz Karim.


''Tadi magrib ustadz, kata istri seorang warga kami, mengatakan kalau suaminya pulang dari sungai itu tidak mau bicara tapi dia hanya mengatakan kalau teman-temannya hilang di sungai waktu hujan lebat tadi,'' ucap warga menjelaskan kejadian yang mereka dengar.


''Ya sudah ayo kita pergi kesana,'' ajak ustadz Karim.


Mereka pun segera pergi bersama-sama menuju sungai tersebut menggunakan obor yang mereka pengang untuk menerangi perjalanan mereka menuju sungai itu. Sampainya para warga dan ustadz Karim di sungai tersebut mereka mendengar suara pertarungan.


''Aulia kau jangan ikut campur dengan urusan kami!'' ucap siluman ular itu.


''Ini adalah urusan kami karena kalian sudah sudah mengganggu warga desa ini!'' sahut Aulia menatap mata ular tersebut.


Aulia dan Bara mengubah wujud mereka menjadi harimau putih mereka saling bertarung di sungai tersebut.


Warga yang menyaksikan pertarungan itu dari kejauhan mereka begitu terkejut melihat dua harimau putih itu adalah, Aulia dan Bara orang yang sangat mereka kenal.


Begitu juga dengan ustadz Karim tidak kalah terkejutnya melihat harimau itu adalah anak muda yang begitu dekat dengannya.


''Ustadz apakah kita tidak salah melihat kalau harimau putih itu adalah Aulia dan Bara, yang dahulu sempat di ceritakan kalau akan ada dua anak muda yang akan menjaga desa ini, mereka adalah Aulia dan Bara,'' ujar salah satu warga yang tetap fokus menatap Aulia dan Bara yang sedang bertarung dengan Siluman ular itu.


Ustadz Karim tidak bisa berkata-kata dia seperti membisu menyaksikan semua itu dengan mata kepalanya sendiri. Matanya mulai berkaca-kaca entah apa yang sedang di pikirkan oleh ustadz Karim sehingga membuat dirinya begitu bersedih.

__ADS_1


Pertarungan tersebut terus berlanjut hingga ular itu mati! hingga tubuh ular itu hancur dan dua warga yang menjadi korban ular tersebut muncul di permukaan sungai.


Setelah ular-ular itu mati sang ratu ular pun muncul sambil berkata, ''Saya akan membalaskan atas kematian murid dan anak saya ingatlah Aulia dan Bara kalian pasti akan mati! di tangan ku!'' ucap sang Ratu ular dia pun pergi menelusuri sungai yang airnya cukup besar itu.


Aulia dan Bara kembali mengubah wujud mereka menjadi manusia.


Para warga mendekati Aulia dan Bara.


''Aulia, Bara kami tidak menyangka kalau kalian berdualah harimau putih yang menjaga desa ini?'' tanya salah satu warga.


Aulia dan Bara begitu terkejut melihat para warga yang sudah mendekat ke arahnya.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG... jangan lupa vote like dan komentar subscribe

__ADS_1


jangan lupa minta update


__ADS_2