
''Apa? siluman itu mendekati kita pak?'' tanya sang istri pemilik rumah.
Sang suami pun memegang tangan istrinya untuk menjauh dari pintu tersebut. Sang suami menyuruh istrinya pergi minta bantuan kepada warga.
''Ibu pergilah minta bantuan kepada warga biar bapak menjaga pintu ini agar siluman itu tidak masuk ke rumah kita,'' ujar suaminya.
Sang istri pun menganggukkan kepala dia segera pergi meminta bantuan kepada warga setempat.
''Tolong-tolong!'' wanita itu terus berteriak meminta tolong kepada warga.
Namun tidak ada warga yang keluar dari rumah mereka. Karena desa itu sudah mulai sangat sepi dengan semak-semak di sekitar perjalanan.
''Tolong-tolong!'' wanita itu terus saja berteriak meminta tolong.
Tiba-tiba ada beberapa warga yang melintasi jalan itu mereka pun segera menghampiri wanita tersebut. Wanita itu sudah tidak sanggup lagi untuk berjalan karena dia sedang hamil besar.
''Ada apa? bu?'' tanya warga itu sambil mengarahkan kepala senternya ke arah semak-semak mereka berpikir ada sesuatu yang sedang mengejar wanita itu.
''Tolong suami saya pak, rumah kami di masuki Siluman pak,'' ujar wanita itu. Dengan keringat yang telah bercucuran di wajahnya.
''Ayo pak kita lihat,'' ujar para warga.
Mereka pun membantu wanita itu, dan mereka pun segera pergi ke rumah sang wanita tersebut.
''Pak tolong minta bantuan kepada warga lainnya,'' ujar seorang warga yang sedang membantu wanita itu.
Warga tersebut segera pergi mencari bantuan kepada warga lain.
__ADS_1
......DI DESA INDAH......
''Tolong-Tolong!'' teriak warga.
''Hai! kalian dengar tidak ada yang berteriak minta tolong!'' ujar warga yang ingin pulang ke rumahnya setelah menyaksikan latihan silat tersebut.
''Ada apa? pak?'' tanya warga.
''Tolong pak di desa seberang ada harimau masuk kedalam rumah warga pak,'' ujarnya.
Warga itupun merasa enggan ingin membantu karena takut yang di hadapi adalah seekor harimau.
''Maaf pak kami harus pulang,'' ujar warga itu. Meninggalkan warga seberang tersebut sendirian.
Warga itupun kembali mencari warga lainnya yang siap membantu mereka, di perjalanan warga itu bertemu dengan Bara dan Aulia karena mereka berdua juga ingin pulang ke rumah.
''Ada apa? pak?'' tanya Bara.
''Di desa seberang ada harimau masuk rumah warga,'' sahutnya dengan bibir gemetaran takut Aulia dan Bara juga menolaknya.
''Ayo pak kita kesana,'' ujar Aulia.
Mereka pun pergi ke desa seberang untuk membantu warga tersebut.
''Dimana rumahnya pak?'' tanya Bara karena perjalanan semakin gelap meraka hanya mengandalkan obor sebatang.
''Disana nak,'' sahut warga itu terus berjalan. Rumah warga tersebut jauh dari rumah warga lainnya dan sekitarnya penuh dengan semak-semak dengan pohon-pohon besar di sekitar rumah itu.
__ADS_1
Saat kami sampai di tempat tujuan dan kami segera masuk kedalam rumah warga tersebut bertapa terkejutnya kami melihat suami istri itu sudah tidak bernyawa lagi di tambah dengan seorang warga yang tadinya ingin membantu mereka dia juga ikut menjadi korban harimau itu.
''Innalillahi wa inna ilaihi rajiun," ucap mereka bertiga serempak melihat korban tergeletak dilantai rumah dengan bersimpah darah.
Warga-warga pun sudah mulai berdatangan ke rumah warga korban harimau tersebut untuk membantu memandikan dan menguburkan meraka.
''Bagaimana semua ini bisa terjadi pak kok kami bisa tidak mengetahuinya?'' tanya warga.
Warga yang mengetahui kejadian tersebut menceritakan bagaimana semuanya bisa terjadi.
''Tadi malam saya dan teman saya, baru pulang dari tempat latihan silat itu pak. Jadi saat kami pulang kami mendengar suara seorang wanita meminta tolong terus kami tolong katanya di dalam rumahnya ada harimau, dan saya di suruh sama teman saya untuk mencari bantuan, pas saya kembali ternyata mereka sudah menjadi korban harimau itu,'' jelas warga tersebut.
.
.
.
.
.
.
. BERSAMBUNG...
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA SEBUAH CERITA FIKSI
__ADS_1