Harimau Aulia

Harimau Aulia
kembalinya siluman bayangan


__ADS_3

''Aku tidak percaya ini, Aulia mereka yang berbuat salah tapi kenapa keluarga ku yang kena imbasnya!'' ucap Bara.


''Kita akan cari tahu, kenapa mereka melakukan ini,'' jawab Aulia.


Aulia dan Bara pun segera turun dari pegunungan itu. Mengikuti dua orang dukun itu ternyata mereka tinggal di desa balik bukit. Pantas saja mereka tidak pernah terlihat di desa indah. Dukun itu masuk ke dalam sebuah gubuk.


''Apa yang akan dilakukan oleh mereka didalam gubuk itu?'' tanya Bara.


''Entalah, ayo kita lihat lebih dekat lagi, agar kita tahu apa yang mereka lakukan,'' ucap Aulia.


Mereka pun berjalan mendekati gubuk tersebut, disana Aulia dan Bara. Mendengar dua dukun itu sedang berbincang. Bagaimana caranya agar Bara dan Ayahnya bisa pergi dari desa itu.


''Apa maksud mereka yang ingin mengusir ku dari desa?'' tanya Bara.


''Apa mereka berdua, sudah tahu kalau kita harimau. Tapi jika mereka tahu kenapa hanya kau saja yang mereka usir?'' tanya Aulia.


''Bagaiaman mereka bisa tahu, kalau aku seorang harimau,'' ucap Bara.


''Jika kita tidak berhasil mengusir Bara dan Ayahnya maka kita berdua akan mati! di santap siluman itu!'' ucap dukun.

__ADS_1


''Terus kita harus bagaimana? apa yang harus kita lakukan, agar siluman itu tidak menghabisi kita,'' ucap temannya.


Bara sudah tidak tahan lagi ingin menghajar dua dukun itu, dia langsung mendobrak pintu gubuk tersebut hingga lepas dari tempatnya.


''Kau!, ngapain kau kesini dari mana kalian tahu tempat kami?'' tanya salah satu dukun itu.


''Kalian pikir, sulit bagi kami untuk menemukan kalian!'' ucap Bara mendekati dukun itu.


''Berani sekali kalian berdua bersekutu dengan siluman ular, apa yang akan siluman itu berikan kepada kalian? hingga kalian berani ingin mengusir ku dari desa ku sendiri,'' ucap Bara.


''Kami akan mendapatkan ilmu kesaktian, dan kekuatan yang luar biasa, kami ingin menghancurkan harimau-harimau yang telah mengganggu desa kami,'' jawab dukun itu.


''Karena Ratu sanca bilang, kamulah salah satu harimau itu,'' jawab dukun tersebut.


Tiba-tiba saja dua dukun itu menyerang Aulia dan Bara, padalah Aulia dan Bara tidak ingin menyerang mereka, mereka hanya ingin bicara baik-baik agar dua dukun itu tidak terus bersekutu dengan siluman ular.


Mereka bertarung didalam gubuk tersebut hingga gubuk tersebut hancur berantakan sebab mereka bertarung di dalamnya. Dukun itu melemparkan bambu runcing ke arah Bara hingga membuat tangan Bara terkena bambu itu.


Bara pun sangat geram dia melemparkan ilmu sihirnya ke arah dua orang dukun itu, dukun itupun terluka. Namun secara tiba-tiba dukun itu menghilang entah ke mana.

__ADS_1


''Ke mana perginya mereka?'' tanya Bara.


''Siluman bayangan telah melindungi mereka,'' ucap Aulia.


''Aku akan mengejar mereka bersama siluman itu!'' ucap Bara.


''Jangan, biarkan saja mereka pergi tidak perlu di kejar, sebaiknya kita pulang ke desa,'' ucap Aulia.


Bara menganggukkan kepalanya, mereka pun segera pergi dari tempat tersebut. Sampainya di rumah, Aulia langsung membaringkan tubuhnya di atas tempat tidur. Matanya fokus menatap langit-langit kamar entah apa yang sedang di pikirkannya olehnya malam itu. Hanya dia yang tahu.


''Siluman bayangan, dia sudah kembali pasti dia akan menuntut balas kepada ku, dia kembali pasti ada yang dia inginkan,'' batin Aulia.


.


.


.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2