
...Masih di desa seberang, Aulia dan Bara pergi ke sungai tersebut, mereka ingin memastikan apakah siluman ular itu masih berada di sana. Atau tidak...
...''Apa yang ingin dilakukan siluman ular itu di desa ini?'' tanya Bara sambil melihat sekeliling sungai tersebut....
...''Siluman itu hanya menginginkan kita berdua. Dengan cara menyakiti warga desa,'' sahut Aulia....
...''Tapi untuk apa mereka mengganggu warga desa seberang? bukankah mereka bisa mendatangi kita kenapa harus menyakiti warga?'' tanya Bara....
...''Mereka juga menginginkan kitab harimau putih, jika kita tidak memberikannya maka mereka akan menyakiti warga desa seberang dan juga desa kita,'' sahut Aulia....
...''Jadi apa yang harus kita lakukan sekarang, apa kita harus menyerahkan kitab itu agar mereka berhenti mengganggu manusia,'' ucap Bara menatap Aulia....
...''Kita tidak mungkin memberikan kitab harimau putih itu kepada mereka, kita semua bisa mati dihabisi oleh mereka!'' sahut Aulia....
...''Aulia kau harus sadar!, kita masih punya keluarga aku harus melindungi orang tuaku bukan hanya warga desa saja yang perlu kita lindungi, dan kau masih punya seorang nenek yang juga harus kau lindungi! jika sesuatu terjadi kepada mereka bagaimana!'' ujar Bara....
...Aulia tidak bisa berkata-kata apa yang dikatakan oleh Bara memang benar dia juga harus melindungi neneknya dia tidak mau kehilangan neneknya, seperti dia kehilangan kakeknya pak Rahman yang di habisi oleh Harimau kuning....
...''Apa yang sedang kau pikirkan?'' tanya Bara....
__ADS_1
...Aulia hanya menggelengkan kepalanya dia duduk di tepi sungai tersebut menatap desarnya arus sungai Bara juga ikut duduk bersama Aulia di sungai itu. Bara mengubah wajahnya menjadi Gantala....
...''Sebaiknya kita harus memberitahu guru tentang semua kejadian ini kalau tidak kita semua akan dalam bahaya,'' ucap Gantala....
...''Apa yang harus kita katakan kepada kakek, saat saya berhadapan dengannya saya seperti harimau lemah tidak bisa berbuat apa-apa untuk desa ini,'' sahut Aulia....
...''Kita jangan menyerah saya yakin guru mengerti dengan keadaan desa ini,'' sahut Gantala....
...Satu jam berlalu Aulia dan Bara pulang ke rumah mereka masing-masing, Aulia masuk ke dalam kamarnya dia mulai melaksanakan salat magrib di kamarnya. Tidak lama setelah salat magrib Aulia duduk bersila dia mulai berkonsentrasi Aulia ingin mengunjungi hutan terlarang untuk menemui kakeknya. Dia mengeluarkan ilmu raganya bayangannya langsung keluar dari tubuhnya....
...Meskipun hanya bayangan, Aulia tetap masih bisa menjadi harimau dia pergi ke hutan terlarang sendirian tanpa di temani oleh Bara. Tetapi Aulia tidak tahu kalau Bara juga akan pergi ke hutan terlarang tersebut. Setelah Aulia sampai ke hutan itu Bara pun datang. Mereka berdua segera mengubah wujud mereka....
...''Aku di suruh datang oleh kakek mu,'' sahut Bara....
...Mereka berdua pun berjalan memasuki sebuah ruangan dimana Raja Agra sudah menunggu mereka berdua....
...''Kalian berdua sudah datang, silahkan duduk,'' ujar Raja Agra mempersilahkan mereka untuk duduk di depannya, Aulia dan Bara pun segera duduk....
...''Apa yang ingin kakek sampaikan kepada kami?'' tanya Aulia menatap lurus ke arah kakeknya....
__ADS_1
...''Apa kalian telah menghabisi nyawa putra anak siluman ular?'' tanya Raja Agra....
...Aulia dan Bara menganggukkan kepala mereka. Mereka mengiyakan perkataan dari Raja Agra bawah mereka sudah menghabisi anak siluman ular Ratu Sanca tersebut....
...''Ratu Sanca sudah bertemu dengan ku dan dia berkata tidak akan melepaskan kalian berdua!'' ujar Raja Agra....
.
.
.
.
.
.
BERSAMBUNG..
__ADS_1
jangan lupa vote like komen tonton iklannya dan jangan lupa minta update