Harimau Aulia

Harimau Aulia
siluman buaya penjaga sungai


__ADS_3

Mereka pun melihat ke arah yang di tujukan Aulia dimana elang itu hinggap elang tersebut sedang membersihkan sayap-sayapnya di atas pohon tinggi itu.


''Gila elang itu sangat besar, kalau lo jual di kota pasti harganya sangat mahal apa lagi. Elang tersebut sangat jinak,'' ujar Sadam yang masih menatap elang itu.


''Tidak elang itu tidak untuk di jual, jika kamu ingin menjual cari saja yang lain,'' sahut Aulia sambil berjalan mendului mereka.


''Hahahah... Bisa marah juga dia,'' ujar Sadam.


*****


Akhirnya mereka berempat pun sampai ke desa indah Naura dan Kaila mendekati mereka dengan wajah marah.


''Kalian dari mana saja ha? kenapa kalian pergi tidak memberi tahu kami, kita sudah mencari kalian kemana-mana!'' ujar Naura.


''Iya, kalian dari mana saja kenapa? kalian pergi tanpa memberitahu kami setidaknya kami berdua gak khawatir seperti ini?'' tanya Kaila.


Naura dan Kaila menangis dan bahagia melihat teman-temannya pulang dengan selamat dari hutan itu. mereka pun berpelukan satu sama lain.


''Udah kita kan udah pulang sekarang, kalau kita kasih tahu kalian pasti kalian berdua akan minta ikut, maka dari itu kita gak kasih tahu,'' sahut Sadam.


Aulia hanya menatap Naura yang sedang menangis dia menatap Naura begitu tajam entah apa yang sedang di pikirkan oleh Aulia saat dia menatap Naura hanya dia yang tahu isi hatinya.


Kaila melihat ke arah Aulia yang tengah menatap Naura matanya tak berkedip melihat Naura.


''Ya sudah ayo kita pulang,'' ujar Kenzo mereka pun pulang ke tempat tinggal mereka. Aulia dan Bara kembali pulang ke rumah mereka masing-masing.

__ADS_1


''Aulia kamu dari mana saja nenek sudah mencari kamu kemana-mana kenapa? saat kamu pergi tidak memberitahu nenek,'' ujar Bu Lilis.


''Maaf nenek kemarin Aulia harus menemani orang kota itu ke hutan, agar mereka tidak membuat masalah! lagi di desa kita ini,'' sahut Aulia.


''Maksud kamu mereka pergi ke hutan tanpa sepengetahuan warga desa?'' tanya buk Lilis.


Aulia hanya menganggukkan kepalanya.


''Itu bisa bahaya buat mereka,'' ujar buk Lilis.


''Iya nek, mereka pergi ke hutan sungai banyak maka dari itu Aulia dan Bara mengikuti mereka,'' sahut Aulia.


''Apa? bukankah di hutan tersebut sangat berbahya dan di sana juga ada yang bilang kalau tempat itu ada siluman buaya dan ular!'' ujar buk Lilis.


''Nenek pernah mendengar tentang sungai banyak tersebut dari orang tua nenek dahulu makanya nenek tahu tempat itu berbahaya,'' sahut Buk Lilis.


****


''Kalian menemukan apa saat di hutan tersebut?'' tanya Kaila kepada Sadam dan juga Kenzo.


Kenzo pun membuka tasnya dan mengeluarkan beberapa tanaman dari hutan tersebut yang selam ini mereka cari.


''Ini kami mendapatkan tanaman ini di hutan itu,'' ujar Kenzo.


''Wow! kalian berani sekali ke hutan itu sampai mendapatkan tanaman ini,'' sahut Kaila sambil memegang tanaman itu.

__ADS_1


''Iya untungnya ada Aulia dan Bara kalau gak ada meraka mungkin saja kami sudah mati di sana,'' sahut Sadam.


''Apa? Aulia juga pergi ke hutan itu?'' tanya Naura.


''Iya kami juga gak tahu kenapa Aulia dan Bara tiba-tiba sudah ada di hutan itu, kalian tahu tidak meraka benar-benar aneh,'' ujar Sadam.


''Terus kenapa? kalian bilang kalau kalian akan mati?'' tanya Kaila.


''Karena kami bertemu dengan harimau di sana, iih benar-benar sangat menyeramkan,'' ujar Sadam bergidik ngeri membayangkan kejadian itu.


.


.


.


.


.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPS HANYA SEBUAH CERITA FIKSI.


Ada apa dengan elang tersebut. Dukung terus ya ceritanya biar kita ke lanjutkan tentang elang teman baru Aulia

__ADS_1


__ADS_2