
''Aku masih tidak percaya keliatannya Gavar itu masih muda ternyata dia sudah menikah dan punya anak, apakah anak itu akan menjadi manusia harimau juga seperti Gavar?'' tanya Bara.
Aulia menggelengkan kepalanya bahwa dia tidak tahu tentang itu apakah anak itu akan menjadi harimau atau tidak.
''Sepertinya kita juga harus berhati-hati dengan anak itu takutnya dia akan berbuat kacau desa ini apa lagi anak itu keturunan harimau kuning dia akan menjadi musuh kita!'' ujar Bara.
''Aku tidak tahu apakah dia akan menjadi musuh kita atau tidak, karena dia juga masih kecil mungkin dia juga tidak mengerti apa itu harimau jadi-jadian,'' sahut Aulia.
MALAM HARINYA
Bara pulang ke rumahnya saat itu Bara sedang tertidur pulas di kamarnya. Tetapi tiba-tiba saja dia terbangun karena ada seseorang yang memanggilnya untuk pergi ke hutan, Bara pun menghilangkan dirinya secara tiba-tiba dia sudah berada di sebuah hutan dimana orang itu memanggilnya untuk datang.
''Siapa kau kenapa? kau menyuruhku datang kemari?'' tanya Bara sambil melihat sekeliling hutan.
''Gantala-Gantala apakah kau sudah melupakan saya seorang harimau yang hampir saja kau menghabisi dan lihatlah saya sekarang, saya belum mati!'' ujarnya sambil tersenyum miring.
''Aidan kau masih hidup!'' ujar Bara terheran-heran melihat ke arah Aidan, Bara melihat Aidan seperti memiliki ilmu yang sangat kuat dalam dirinya.
__ADS_1
''Ternyata kau masih ingat dengan nama saya, itu sangat bagus, dan iya saya memanggil kau datang karena saya ingin menghabisi mu!'' ujarnya sambil mengeluarkan ilmu tenaga dalamnya dan melemparkannya ke arah Bara.
Untung saja Bara dengan cepat menghindari sihir itu dan tidak mengenai dirinya mereka berdua mulai bertarung di hutan tersebut mereka bertarung begitu sengit antara mati dan hidup.
Sayangnya Bara terkena ilmu tenaga dalam Aidan membuat Bara terluka.
''Hahahah!... Sekarang ini kamu bukanlah tandingan ku, kau akan mati di tangan ku!'' ucap Aidan sebelum Aidan mengeluarkan ilmunya.
Bara langsung menghilang dari sana, karena dia sudah cukup terluka hingga dia tidak mampu untuk melawan kekuatan Aidan.
Bara mendatangi rumah Aulia dia sudah tidak kuat lagi untuk berdiri tegak, Aulia yang tadinya tidur dia segera bangkit dan merangkul tubuh Bara, Aulia membaringkan Bara di atas tempat tidurnya.
''Dia kembali,'' sahut Bara sambil mengerang kesakitan.
''Siapa dia?'' tanya Aulia.
''Dia adalah Aidan cucu dari Bagaskara, dia kembali untuk membalaskan dendamnya kepada ku!'' ucap Bara.
__ADS_1
Aulia belum tahu siapa Aidan dan apa yang membuat Aidan ingin membalas dendam kepada Bara.
''Kenapa dia ingin membalas dendam kepada mu, bukannya dia tidak kenal kamu?'' tanya Aulia.
''Aulia, aku ini memiliki satu jiwa dengan dua raga, kenapa kau bisa lupa itu,'' sahut Bara.
''Terus kenapa? ada apa sebenarnya di antara kau dan Aidan itu apakah kalian pernah memiliki masalah sebelumnya?'' tanya Aulia.
''Iya dahulu saya sempat bertarung dengan Aidan karena dia ingin memangsa manusia, saat itu saya melihat kejadiannya. Sebab itulah kami bermusuhan sampai sekarang waktu itu dia hampir kehilangan nyawanya karena pertarungan tersebut. Sekarang ini dia kembali untuk membalaskan dendamnya kepada saya,'' ucap Gantala.
Permusuhan ini akan berlangsung sampai kapanpun bahkan sampai salah satu dari mereka akan mati.
.
.
.
__ADS_1
BERSAMBUNG
kasih semangat buat saya