
Saat di tanya oleh Kenzo Sadam hanya diam saja, entah apa yang terjadi hingga Sadam tidak menjawab perkataan Kenzo, Kenzo melihat jam di ponselnya saat itu pukul jam 2.30 menit malam, Kenzo kembali menaruh ponselnya sambil membalikkan tubuhnya melihat ke arah Sadam yang telah berdiri di sudut jendela, Kenzo merasa khawatir dan takut melihat tingkah Sadam yang aneh.
Kenzo pun bangun dari tempat tidur dia berjalan mendekati Sadam yang berdiri di dekat jendela, Kenzo begitu terkejut saat melihat wajah Sadam menjadi pucat basi seperti tidak memiliki darah sedikit pun, matanya memerah dan melotot ke arahnya.
''Sadam lo kenapa?'' tanya Kenzo sambil mundur beberapa langkah dari Sadam, ''sadam lo kenapa?'' tanya Kenzo lagi dengan kata yang sama.
Kenzo pun lari keluar kamar dia datang ke kamar Naura dan Kaila. Dia mengetuk pintu kamar Naura begitu kuat sehingga Naura dan Kaila terbangun karena ketukan pintu yang begitu keras.
''Naura, Kaila bangun cepat buka pintunya!'' teriak Kenzo sambil terus mengetuk pintu dengan kuat.
''Ada apa?'' tanya Naura setelah membuka pintu.
''Sadam kerasukan,'' sahut Kenzo.
''Apa!'' ujar Naura
Kaila pun langsung bangun dari tempat tidurnya setelah mendengar bahwa Sadam kerasukan.
Mereka pun mendekati Sadam Kaila bergidik ngeri melihat Sadam seperti itu.
''Sadam sadarlah ini kami teman-teman lo,'' ujar Kenzo.
__ADS_1
Kaila dan Naura saling berpelukan Sadam berjalan mendekati mereka. Dia mencekik leher Kenzo dengan kuat.
''Sadam lepaskan! Kenzo, lepasakan!'' ujar Naura dan Kaila.
''Tolong-Tolong'' Naura berteriak sekeras mungkin agar warga mendengar teriakannya.
Berapa warga pun terbangun setelah mendengar teriakkan Naura termasuk Aulia yang rumahnya tidak jauh dari tempat itu.
''Pak tolong pak, tolong teman saya,'' ujar Naura semakin ketakutan.
Kenzo hampir kehabisan nafas, karena Sadam tidak melepas cekikannya. Berapa warga datang membantu Kenzo
Aulia pun datang dengan segera ke rumah itu untuk membantu mereka.
Aulia memukul dada Sadam membuat Sadam melepaskan tangannya dari leher Kenzo, kini tangan Sadam beralih ke leher Aulia.
''Sudah saya bilang, berikan kitab itu kepada saya, kalau tidak saya akan menghabisi mereka satu-persatu,'' ujar Sadam.
Aulia tahu yang merasuki Sadam adalah siluman bayangan Aulia membacakan ayat kursi sambil meletakkan telapak tangannya di atas kepala Sadam Aulia terus membaca ayat sampai siluman bayangan itu keluar dari tubuh Sadam.
Sadam berteriak sangat kuat hingga siluman bayangan itu keluar dari tubuhnya Sadam pun jatuh pingsan semua orang yang ada didalam rumah itu melihat siluman bayangan itu keluar dari tubuh Sadam seperti asap hitam.
__ADS_1
Naura melihat ke arah Aulia karena Aulia kesakitan sambil memegang lehernya, Naura pun mencoba mendekati Aulia dia ingin membantu Aulia.
''Mas kamu gak apa-apakan sini aku bantu,'' ujar Naura.
''Tidak usah saya tidak apa-apa,'' sahut Aulia.
Warga membantu mengangkat Sadam dan Kenzo dan membaringkan tubuh mereka di ruang tamu rumah itu, mereka belum juga sadar dari pingsannya.
''Kenapa? semua ini bisa terjadi, apa yang sudah kalian lakukan?'' tanya salah satu warga.
''Kami tidak melakukan apa-apa pak, kami semua tidur di kamar masing-masing tiba-tiba kami mendengar teman kami berteriak jadi kami keluar untuk melihatnya,
ternyata salah satu teman kami kerasukan, '' jawab Kaila sambil menangis dia tidak menyangka belum seharian mereka di desa itu, sudah terjadi sesuatu.
.
.
.
. ...BERSAMBUNG...
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTAR VOTE BUNGA BINTANG FAVORIT TIPSNYA, HANYA CERITA FIKSI